Rabu, Mei 30

PEMANFAATAN MANAJEMEN SDM SERTA OPERASI PRODUKSI PADA BISNIS


PEMANFAATAN MANAJEMEN SDM SERTA OPERASI PRODUKSI PADA BISNIS

ABSTRAK
Sumber Daya Manusia adalah individu yang peranannya sangat diperlukan oleh suatu perusahaan sebagai suatu penggerak didalam organisasi tersebut, dimana mereka aset yang terpenting didalam perusahaan maka dari itu mereka harus dilatih serta dikembangkan kemampuannya untuk mencapai profit yang lebih maksimal . Adapun Manajemen Sumber Daya Manusia juga memilki arti  sebuah ilmu yang mengatur mengenai suatu hubungan dan peranan tenaga kerja secara efektif dan efesien sehingga dapat memaksimalkan tujuan bersama.
Fungsi dari adanya Manajemen Sumber Daya Manusia ialah
1.      Fungsi Majerial          : Planning, Organizing, Dirrecting, dan Controlling
2.      Fungsi Operasional    : Pengadaan karyawan, Pengembangan, Pengintegrasian, Pemeliharaan, Kompensasi, dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
Proses Produksi adalah kegiatan untuk menciptakan atau menambahkan kegunaan suatu barang atau jasa dengan menggunakan faktor-faktor yang sudah ada seperti tenaga kerja, mesin, bahan bakar dan dana.
Manajemen Proses dan Produksi adalah serangkaian kegiatan yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi outpoot.
Kata kunci: sumber daya manusia, manajemen sumber daya manusia, proses produksi, manajemen proses produksi.  


PENDAHULUAN
Perkembangan industri yang semakin pesat saat ini, membuat persaingan semakin ketat antar perusahaan yang ada di dunia. Segala upaya dilakukan untuk menjadi yang terbaik. Manajemen yang baik menjadi kunci kesuksesan dunia industri saat ini baik itu manajemen produksi, pemasaran, sumber daya manusia dan keuangan. Manajemen berhubungan dengan suatu usaha untuk mencapai sasaran- saran tertentu dengan jalan menggunakan sumber-sumber yang telah tersedia dengan sebaik-baiknya, sumber yang paling penting dalam setiap organisasi adalah Sumber Daya Manusia (SDM). Suatu perusahaan yang bertujuan untuk menghasilkan barang dan jasa mempunyai kesempatan bertahan dan maju jika perusahaan itu mempunyai SDM yang tepat. Sedangkan organisasi adalah rangkaian kajian penataan kerja, pengaturan kerja, penyusunan dan pembagian kerja dan usaha kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan tersebut. Dan Perusahaan dalam melaksanakan kegiatan menggunakan faktor produksi, alam, skill, teknologi, ketrampilan, tenaga kerja dan lain- lain. Salah satu faktor yang paling penting adalah teknologi yang tidak dapat berjalan sempurna bila tidak didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Sebagai pendorong sumber daya manusia untuk bekerja adalah motivasi, yaitu minat dan dorongan berasal dari diri karyawan yang sangat besar pengaruhnya terhadap produktivitas kerja karyawan, hal ini sering disebut motivasi kerja. Hal ini menunjukkan bahwa selain kualitas SDM, untuk meningkatkan produktivitas kerja juga diperlukan motivasi agar karyawan dapat mencapai hasil yang memuaskan berarti memberi semangat karyawan untuk bekerja dengan baik. Motivasi dikatakan sebagai kebutuhan yang disubutuhkan individu dalam melalukan segala sesuatu.
Sedangkan Manajemen operasional merupakan satu fungsi manajemen yang sangat penting bagi sebuah organisasi atau perusahaan. Bidang ini berkembang sangat pesat terutama dengan lahirnya inovasi dan teknologi baru yang diterapkan dalam praktik bisnis. Oleh karena itu banyak perusahaan yang sudah melirik dan menjadikan aspek-aspek dalam manajemen operasi sebagai salah satu senjata strategis untuk bersaing dan mengungguli kompetitornya. Dalam kewirausahaan, manajemen operasi pun diperlukan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan perubahan atau inovasi produk untuk menjadi lebih baik lagi. Seiring perkembangan industri yang semakin maju perusahaan juga dituntut untuk memberikan kualitas yang terbaik baik dalam produk maupun jasa yang dihasilkan tetapi tidak melupakan dampak lingkungan yang terjadi dari segala aktivitas perusahaan.


MASALAH
Banyak sekali para pembisnis ataupun anggotanya tidak mengetahui bagaimana suatu Manajemen Sumber Daya Manusia berfungsi didalamnya. Dan mereka juga tidak mengetahui bagaimana suatu Manajemen Proses dan Produksi. Maka dari itu kami akan membahas itu didalam tulisan yang kami bikin.

PEMBAHASAN
Apa itu Sumber Daya Manusia?
Menurut Sadili Samsudin (2010: 1)
SDM atau sumber daya manusia adalah orang-orang yang merancang dan menghasilkan barang atau jasa, mengawasi mutu, memasarkan produk, mengalokasikan sumber daya finansial, serta merumuskan seluruh strategi dan tujuan organisasi. Sehingga dapat diartikan bahwa, SDM adalah aset yang dimiliki bank untuk melakukan segala aktivitas operasional bank. Dalam tugasnya, SDM diarahkan oleh sebuah manajemen yakni Manajemen Sumber Daya Manusia.

2 alasan penting mengapa Sumber Daya Manusia itu penting!
1.      Mempengaruhi efisiensi  serta efektivitas organisasi
2.      Merupakan pengeluaran utama organisasi dalam menjalankan bisnis

Apa itu Manajemen Sumber Daya Manusia?
Menurut Mangkunegara (2007: 2)
“Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan suatu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pelaksanaan dan pengawasan terhadap pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pemisahan tenaga kerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi”.

Apa saja Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia?
1.      Staffing (mengatur keanggotaan)
Dalam fungsi ini ada tiga kegiatan penting yang termasuk yaitu perencanaan, penarikan, juga proses seleksi. Contohnya dapat diambil dalam kegiatan utama yang dilakukan oleh dapartemen sumber daya manusia. Semakin banyaknya perusahaan yang berdiri, semakin banyak pula sumber daya manusia yang dibutuhkan. Inilah yang membuat manajemen sumber daya manusia berfungsi di mana memiliki tugas untuk menyediakan, menyaring, memilih, dan semacamnya.

2.      Evaluasi
Manajemen sumber daya manusia mempunyai fungsi lain yaitu evaluasi. Evaluasi di sini termasuk dalam melakukan pelatihan juga penilaian. Dapartemen sumber daya manusia wajib bertanggung jawab akan pengadaan sumber daya manusia dalam perusahaan tersebut.

3.      Penggantian dan Keputusan
Fungsi manajemen sumber daya manusia ini berurusan dengan penggatian akan kinerja yang telah dilakukan oleh para sumber daya manusia di mana berhubungan juga dengan kepuasan yang diterima perusahaan. Departemen sumber daya manusia memiliki tugas untuk membuat perkembangan atas struktur gaji yang baik, sementara pihak manajer memiliki tugas berupa pemberian gaji tersebut. Kedua pihak yang meliputi manajemen sumber daya manusia ini harus melakukan koordinasi yang baik.

4.       Pelatihan dan Penasehat
Manajemen sumber daya manusia juga memiliki fungsi sebagai pelatih sekaligus penasehat. Pihak departemen bertanggung jawab untuk membantu pihak manajer dalam membuat program-program pelatihan baik untuk calon karyawan, karyawan baru, atau juga karyawan lama demi menghasilkan kinerja yang lebih berkualitas.

5.       Membangun Relasi
Manajemen sumber daya manusia berperan penting juga memiliki tugas untuk membangun relaasi seperti melakukan negosiasi dengan pihak perserikatan pekerja. Departemen harus berperan aktif berupa mencari jalan persetujuan antara perusahaan dengan serikat pekerja, juga membantu untuk menghindari datangnya keluhan.

6.       Menciptakan Kondisi Aman dan Sehat
Manajemen sumber daya manusia mempunya fungsi yang keenam yaitu sebagai pencipta kondisi yang aman dan sehat. Aman dan sehat maksudnya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan beresiko seperti kecelakaan yang dialami perkerja. Departemen bertanggung jawab untuk melakukan pelatihan khusus seperti bagaimana keselamatan kerja, memperbaiki kondisi yang dapat membahayakan pekerja, dan membuat program kesehatan untuk pekerja. Selain itu wajib juga untuk selalu membuat laporan setiap terjadi kecelakaan kerja.

7.       Mendalami Masalah
Pihak dapartmen sebagai menejemen sumber daya manusia memiliki fungsi sebagai pencari solusi dari masalah-masalah yang terjadi atau personnel research. Contoh masalah yang sering terjadi di antaranya para pekerja atau karyawan tidak hadir dan terlambat datang terlalu sering. Mereka harus mendalami masalah tersebut dan memikirkan apakah kebijakan yang selama ini ditetapkan sudah tepat atau kurang, yang dapat dilakukan tentu mengumpulkan berbagai informasi yang terkait dan menganalisisnya.

8.       Pengintegrasian
Maksudnya dari integrasi di sini ialah menyatukan kepentingan perusahaan dengan kebutuhan karyawan. Kalau integrasinya bagus tentu kerjasama akan lebih menguntungkan lagi untuk kedua pihak.

9.       Pemeliharaan
Maksudnya dari integrasi di sini ialah menyatukan kepentingan perusahaan dengan kebutuhan karyawan. Kalau integrasinya bagus tentu kerjasama akan lebih menguntungkan lagi untuk kedua pihak.

10.   Pemberhentian
Yang ini biasa disebut PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja. Seperti namany, untuk memutus atau mengakhiri kontrak atau hubungan kerja antar perusahaan dengan karyawan yang biasanya disebabkan oleh suatu hal yang menyebabkan hak dan kewajiban antar perusahaan dengan karyawan berakhir.

Apa itu Manajemen Operasi?
Menurut Sofjan Assauri (2008: 12)
mengatakan bahwa: “Manajemen Produksi dan Operasi yaitu kegiatan yang mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan sumber-sumber daya yang berupa sumber daya manusia, sumber daya alat dan sumber daya dana serta bahan, secara efektif dan efisien untuk menciptakan dan menambah kegunaan (utility) sesuatu barang atau jasa”.

Kerangka Keputusan Manajemen Produksi dan Operasi!
Kerangka keputusan ini mengatakan bahwa operasioperasi mempunyai 5 (lima) tanggung jawab keputusan utama, Menurut Sofjan Assauri (2008:24), sebagai berikut :
1.      Proses
Keputusan-keputusan dalam kategori ini menentukan proses fisik atau fasilitas yang digunakan untuk memproduksi produk berupa barang dan jasa. Keputusan ini mencakup jenis peralatan dan tekhnologi, arus dari proses penentuan lokasi fasilitas dan lay-out, serta pemeliharaan mesin dan penanganan bahan baku.

2.      Kapasitas
Keputusan kapasitas dimaksudkan untuk memberikan besarnya jumlah kapasitas yang tepat dan penyediaan pada waktu yang tepat. Kapasitas jangka panjang ditentukan oleh besarnya peralatan atau fasilitas fisik yang dibangun.

3.      Persediaan
Keputusan ini menyangkut dalam produksi dan operasi, mengenai apa yang dipesan, berapa banyak pesanannya dan kapan pesanan dilakukan. Para manajer itu mengelola sistem logistik dari pembelian akan bahan baku, barang dalam proses dan persediaan barang jadi.

4.      Tenaga Kerja
Manusia merupakan bidang keputusan yang sangat penting. Hal ini karena tidak akan terjadi proses produksi dan operasi tanpa adanya orang atau tenaga kerja yang mengerjakan kegiatan menghasilkan produk, berupa barang atau jasa.

5.      Mutu
Fungsi produksi dan operasi ditandai dengan penekanan tanggung jawab yang lebih besar terhadap mutu dan kualitas dari barang yang dihasilkan.



CONTOH KASUS
Sukanto Tanoto

Memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) negara secara optimal dan mampu mendatangkan profit tentu bukan hal yang mudah. Banyak sekali hal yang perlu dipertimbangkan agar dapat memanfaatkan SDA tanpa menimbulkan kerugian bagi negara. Pengolahan yang baik didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) akan mewujudkan pengelolaan SDA negara secara optimal. Dari sekian banyak pebisnis yang mampu melakukan hal tersebut, salah satunya adalah Sukanto Tanoto. Dialah sang pebisnis sukses yang merajai sektor kertas dan kelapa sawit di Indonesia.
Setelah memutuskan untuk pindah dari Belawan ke Medan, Sukanto melanjutkan bisnis onderdil mobil dan mulai mengembangkan bisnis seputar general contractor dan supplier. Awal mula Sukanto terjun ke bisnis general contractor ketika ia bertemu dengan Sjam, pejabat Pertamina dari Aceh. Saat itu Sukanto langsung mengiyakan tawaran untuk berbisnis di bidang contractor. Ia sempat membangun rumah dan instalasi pipa di Pangkalan Brandan serta sempat pula membangun lapangan golf di Prapat.
Sukanto tak hanya puas dengan bisnis contractor yang digelutinya. Ketika situasi impor kayu lapis dari Singapura ke Indonesia menghadapi hambatan, ia lantas berinisiatif mendirikan perusahan kayu yang diberi nama CV. Karya Pelita pada tahun 1972. Disaat belum ada pebisnis Indonesia yang memproduksi kayu lapis, Sukanto menjadi pelopor produsen kayu lapis yang kemudian mereguk kesuksesan. Ia kemudian mengubah nama perusahaannya menjadi Raja Garuda Mas pada tahun 1973 dan mulai mengekspor kayu lapis bermerek Polyplex buatannya ke sejumlah negara di kawasan Eropa dan Timur Tengah.
Sukses dengan bisnis kayu lapis asli buatan dalam negeri, Sukanto mulai merambah ke bidang bisnis pulp, kertas dan rayon serta mulai memasok bibit unggul pohon penghasil pulp ke Indonesia. Perusahaan yang bergerak di bidang pulp dan kertas tersebut diberi nama PT. Inti Indorayon Utama (IIU). Namun karena dinilai mencemari lingkungan danau Toba dengan limbah pulp , PT IIU tersebut sempat ditutup.
Kejadian ditutupnya PT. Inti Indorayon Utama menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi Sukanto. Ia lantas mulai mendirikan pabrik baru di Riau yang diberi nama Riau Pulp. Disana ia mulai membuka hutan tanaman industri dan mendirikan pabrik pulp yang konon kabarnya merupakan pabrik pulp terbesar di dunia. Di Riau, Sukanto juga mulai mengajak masyarakat setempat untuk membentuk komunitas pengembangan yang memprakarsai pembuatan jalan, penggemukan sapi, pertanian serta berbagai aksi bermanfaat lainnya.
Sukanto Tanoto kini memiliki banyak bisnis diluar bisnis pulp dan kayu lapis. Ia memiliki bisnis bank, bisnis properti serta perkebunan kelapa sawit. Sempat dinobatkan sebagai orang terkaya di Indonesia versi Forbes pada tahun 2006 tidak membuat Sukanto Tanoto berhenti untuk belajar. Bahkan tahun ini dengan kekayaan $ 2,2 miliar, ia masih bertahta di peringkat 7 orang di Indonesia.
Ia gemar sekali membaca buku dan selalu membawa buku kemanapun ia pergi. Tak jarang pula ia mengambil cuti untuk mengikuti berbagai kursus singkat. Ia menganggap dirinya adalah siswa profesional abadi yang tak akan pernah berhenti belajar untuk mendapatkan ilmu-ilmu dan inspirasi baru bagi kemajuan dirinya.
KESIMPULAN
Manajemen dalam suatu sistem bisnis sangat lah penting dilakukan. Karna dengan adanya manajemen semuanya menjadi terarah. Tak lupa juga, Sumber Daya Manusia juga sangat penting dikarenakan sebuah perusahaan akan digerakan oleh orang banyak yang memiliki kemampuan serta skill yang memadai. Maka dari itu Sumber Daya Manusia sangat diperlukan dan harus terus dilakukan pelatihan serta pengembangan agar dapat mencapai profit yang kita inginkan. Sumber daya manusia juga harus mengetahui bagaimana cara memproduksi dari suatu bahan yang sudah tersedia.   

DAFTAR PUSTAKA
https://www.maxmanroe.com/sukanto-tanoto-berbisnis-dgn-memanfaatkan-sda-secara-maksimal.html  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar