Kamis, Maret 28

Kreatif dan Inovatif dalam Berwirausaha

ABSTRAK
Kemampuan berpikir kreatif, sikap kewirausahaan dan motif berprestasi merupakan kemampuan yang sangat essensial untuk kehidupan, pekerjaan, dan berfungsi efektif dalam semua aspek kehidupan lainnya. Berpikir kreatif adalah cara – cara baru yang non konvensional untuk menemukan dan menggali ide baru yang berguna. Makalah ini memberikan penjelasan dan pedoman singkat  mengenai cara berpikir dan sikap tersebut, Para ahli fikir memberdayakan akar pikirnya dan kemampuan kreatifitasnya untuk menghasilkan sesuatu yang baru.


Maka dari itu bukan tidak mungkin bagi kita untuk memaksimalkan kemampuan kreatifitas kita, sehingga menghasilkan prestasi. Kemampuan berpikir kritisi dan kreatif sangat diperlukan mengingat bahwa dewasa ini ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan sangat pesat, dan memungkinkan siapa saja bisa memperoleh informasi secara cepat dan mudah dengan melimpah dari berbagai sumber dan tempat mana pun di dunia. Hal ini mengakibatkan cepatnya perubahan tatanan hidup serta perubahan global dalam kehidupan. Jika tidak dibekali dengan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, maka tidak akan mampu mengolah, menilai, dan mengambil informasi yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan tersebut. Oleh karena itu kemampuan berpikir kritis dan kreatif adalah merupakan kemampuan yang penting dalam kehidupan.

DEFINISI
Kreativitas adalah inisiatif terhadap suatu produk atau proses yang bermanfaat, benar, tepat, dan bernilai terhadap suatu tugas yang lebih bersifat heuristic yaitu sesuatu yang merupakan pedoman, petunjuk, atau panduan yang tidak lengkap yang akan menuntun kita untuk mengerti, mempelajari, atau menemukan sesuatu yang baru.  Orang yang kreatif adalah : terbuka terhadap pengalaman, suka memperhatikan melihat sesuatu dengan cara yang tidak biasa, kesungguhan, menerima dan merekonsiliasi sesuatu yang bertentangan, toleransi terhadap sesuatu yang tidak jelas, independen dalam mengambil keputusan, berpikir dan bertindak, memerlukan dan meng-asumsikan otonomi, percaya diri, tidak menjadi subjek dari standar dan kendali kelompok, rela mengambil risiko yang diperhitungkan, gigih, sensitif terhadap permasalahan, fleksibel keaslian, responsif terhadap perasaan, terbuka terhadap fenomena yang belum jelas, motivasi, bebas dari rasa takut gagal, berpikir dalam imajinasi, selektif.

Suryana (2003) menyatakan bahwa kreativitas adalah: “Berpikir sesuatu yang baru”. “Kreativitas sebagai kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk menemukan cara-cara baru dalam memecahkan persoalan dalam menghadapi peluang”. Kreativitas merupakan suatu topik yang relevan tidak hanya bagi wirausaha yang baru memulai, tetapi juga bagi bisnis dan kegiatan bisnis pada umumnya.

inovasi adalah suatu proses yang mengubah ide baru atau aplikasi baru menjadi produk yang berguna. Inovasi juga diartikan sebagai proses mengubah peluang menjadi gagasan atau ide-ide yang rumit bahkan inovasi berasal dari ide-ide yang sepele dan sejenis saja, asal merupakan yang baru dan baik dari yang telah ada. Sedangkan kemampuan inovatif seorang wirausaha merupakan proses mengubah peluang suatu gagasan dan ide-ide yang dapat dijual.

Menurut Suryani (2008:304), Inovasi dalam konsep yang luas sebenarnya tidak hanya terbatas pada produk. Inovasi dapat berupa ide, cara-cara ataupun obyek yang dipersepsikan oleh seseorang sebagai sesuatu yang baru. Inovasi juga sering digunakan untuk merujuk pada perubahan yang dirasakan sebagai hal yang baru oleh masyarakat yang mengalami. Namun demikian, dalam konteks pemasaran dan konteks perilaku konsumen inovasi dikaitkan dengan produk atau jasa yang sifatnya baru. Baru untuk merujuk pada produk yang memang benar-benar belum pernah ada sebelumnya di pasar dan baru dalam arti ada hal yang berbeda yang merupakan penyempurnaan atau perbaikan dari produk sebelumnya yang pernah ditemui konsumen di pasar.

7 Langkah Berfikir Kreatif dalam Kewirausahaan menurut Zimmerer

1. Persiapan (Preparation)
Persiapan menyangkut kesiapan untuk berpikir kreatif, dilakukan dalam bentuk formal, pengalaman, magang dan pengalaman belajar lainnya. Zimmerer mengemukakan tujuh langkah untuk memperbaiki pikiran kita agar dapat berpikir kreatif yaitu :

1. Hindari sikap untuk tidak belajar. Dalam setiap situasi selalu ada peluang untuk dapat dipelajari.
2. Belajar banyak. Jangan hanya mempelajari keahlian yang kita miliki karena bidang lain tidak menutup kemungkinan untuk bisa dijadikan sebagai peluang inovasi.
3.  Diskusikan ide-ide kita dengan orang lain.
4.  Himpun artikel-artikel yang penting.
5 Temui profesional atau asosiasi dagang dan pelajari cara mereka memecahkan persoalan.
6.  Gunakan waktu untuk belajar sesuatu dari orang lain.
7.  Kembangkan keterampilan menyimak gagasan orang lain.

2. Penyelidikan (Investigation)
Dalam penyelidikan diperlukan individu yang dapat mengembangkan pemahaman mendalam tentang masalah atau keputusan. Untuk menciptakan konsep dan ide-ide baru tentang suatu bidang, seseorang pertama-tama harus mempelajari masalah dan memahami komponen-komponen dasarnya.

3. Transformasi (Transformation)
Transformasi adalah mengidentifikasi persamaan dan perbedaan yang ada tentang infomasi yang terkumpul. Dalam tahap ini diperlukan dua tipe berpikir, yaitu berpikir konvergen dan divergen. Berpikir konvergen adalah kemampuan untuk melihat persamaan dan hubungan diantara beragam data dan kejadian. Sedangkan berpikir divergen adalah kemampuan melihat perbedaan antara data dan kejadian yang beraneka ragam.

4. Penetasan (Incubation)
Penetasan merupakan penyiapan pikiran bawah sadar untuk merenungkan informasi yang terkumpul. Pikiran bawah sadar memerlukan waktu untuk merefleksikan informasi.

5. Penerangan (Illumination)
Penerangan akan muncul pada tahap penetasan, yaitu ketika terdapat pemecahan spontan yang menyebabkan adanya titik terang. Pada tahap ini, semua tahap sebelumnya muncul secara bersama dan menghasilkan ide-ide kreatif serta inovatif.

6. Pengujian (Verification)
Pengujian menyangkut validasi keakuratan manfaat ide-ide yang muncul yang dapat dilakukan pada masa percobaan, proses simulasi, tes pemasaran, pembangunan proyek percobaan, pembangunan prototipe dan aktivitas lain yang dirancang untuk membuktikan ide-ide baru yang akan diimplementasikan.

7. Implementasi (Implementation)
Implementasi adalah transformasi ide ke dalam praktik bisnis. Zimmerer mengemukakan beberapa kaidah atau kebiasaan kewirausahaan yaitu :

A. Create, innovate, and activate yaitu ciptakan, temukan dan aktifkan. Wirausaha selalu memimpikan ide-ide baru dan bertanya “apa mungkin” atau “mengapa tidak” dan menggunakan inovasinya dalam kegiatan praktis.
B. Always be on the look out for the new opportunities, yaitu selalu mencari peluang baru. Wirausaha harus selalu usaha mencari peluang atau menemukan cara baru untuk menciptakan peluang.
C. Keep it simple, yaitu berpikir sederhana. Wirausaha selalu mengharapkan umpan balik dengan mungkin dan berusaha dengan cara yang tidak rumit.
D. Try it, fix it, do it, yaitu selalu mencoba, memperbaiki dan melakukannya. Wirausaha berorientasi pada tindakan. Bila ada ide, wirausaha akan segera mengerjakannya.
E. Shoot for the top, yaitu selalu mengejar yang terbaik, terunggul, dan ingin cepat mencapai sasaran. Wirausaha tidak pernah segan, mereka selalu bermimpi besar. Meskipun tidak selalu benar, mimpi besar adalah sumber penting untuk inovasi dan visi.
F. Don’t be ashamed to start small, yaitu jangan malu untuk memulai dari hal-hal yang kecil. Banyak perusahaan besar yang berhasil karena dimulai dari usaha kecil.
G. Don’t fear failure : learn form it, yaitu jangan takut gagal, belajarlah dari kegagalan. Wirausaha harus tahu bahwa inovasi terbesar berasal dari kegagalan.
H. Never give up, yaitu tidak pernah menyerah atau berhenti karena wirausaha bukan orang yang mudah menyerah.
I. Go for it, yaitu berusaha untuk terus mengejar apa yang diinginkan. Orang yang pantang menyerah selalu mengejar apa yang belum dicapainya.

PENTINGNYA INOVATIF
Jika seorang wirausaha ingin sukses dalam kegiatan usahanya, maka ia akan membuat produk dengan inovasi baru. Hal ini dikarenakan dalam dunia bisnis sekarang, produk-produk dan pelayanan tanpa adanya inovatif tidak akan berkembang dan tidak semakin sukses dalam berwirausaha. Keterlambatan melakukan inovasi terhadap produk akan membawa perkembangan dan perubahan dalam otonomi (Joseph Schumpeter).
Proses inovasi atau perumusan baru, baik pada usaha unit menengah maupun besar muncul disebabkan adanya proses khusus melakukan persiapan dalam penelitian dan pengembangan. Pada unit usaha kecil penemuan baru lebih banyak terjadi karena pengalaman atau secara tidak sengaja. Hasilnya dapat langsung ditetapkan dengan atau uji coba secara lanjut. Sikap kreatif akan mendorong anak mengadakan penemuan baru, misalnya pelajar kreatif dapat menggunakan barang –barang bebas untuk dibuat produk baru.


DAFTAR PUSTAKA

Hariyati, Ernani. 2011. Kreativitas dan Inovasi Berpengaruh Terhadap Kewirausahaan Usaha Kecil. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan. Vol.13. No.1. https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=inovatif+dalam+berwirausaha&btnG=#d=gs_qabs&u=%23p%3D6rRmHIVX_boJ

Anzelina, Tia Febri. 2016. 7 Langkah Berfikir Kreatif dalam Kewirausahaan Menurut Zimmer. http://tiafebrianzelina.blogspot.com/2016/11/7-langkah-berfikir-kreatif-dalam.html?m=1

Hanim, Nazlah. 2016. Sikap dan Berpikir Kreatif dalam Kewirausahaan. http://areailmuekonomi.blogspot.com/2016/02/sikap-dan-berfikir-kreatif-dalam.html?m=1

Anonym. https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://digilib.unila.ac.id/15763/17/BAB%2520II.pdf&ved=2ahUKEwjEru_0-aThAhWLL48KHVUnBeUQFjAHegQIAxAB&usg=AOvVaw19BaeTWP7jRaGUyxNT2q9_&cshid=1553780255730 Kristianto, Ari. 2013. Pengertian Inovatif. http://top-studies.blogspot.com/2013/11/pengertian-inovatif-kewirausahaan.html?m=1

10 komentar:

  1. nama : abdul hadi hadzami
    nim : 41318110064

    artikel di atas sangat bagus dan memotivasi, untuk menjadi penguhasa yang sukses butuh ide ide cemerlang dan dan mengembangkan ide ide tersebut karena kreativitas sangatlah penting bagi wirausaha

    BalasHapus
  2. Nama : cindy
    NIM : 43218110114

    Artikel ini sangat bagus, karena kita bisa mengetahui langkah-langkah dalam berfikir kreatif dan inovatif dalam menjalankan bisnis

    BalasHapus
  3. Nama : Fadjar Imaniar
    Nim : 43117010001

    Artikel ini sangat benar, baik dan bermanfaat.
    kemampuan berpikir kritis ,kreatif dan inovatif merupakan kemampuan yang penting dalam kehidupan kita.
    Jika tidak dibekali dengan kemampuan berpikir kritis kreatif,dan inovatif maka tidak akan mampu mengolah, menilai, dan mengambil informasi yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan tersebut.

    BalasHapus
  4. NAMA:ANENAYA NURUL AFIFAH
    NIM:43218110265

    Artikel ini sangat bagus dan artikel ini memberikan penjelasan dan pedoman singkat mengenai cara berpikir dan bersikap kreatif serta inovatif dalam berwirausaha.

    BalasHapus
  5. Nama : Sulistianto
    Nim : 41617110053

    Artikel ini cukup bagus, dimana artikel ini mengajarkan tentang bagaimana cara kreatif dan inovatif dalam berwirausaha.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Nama : Nurhadi Budi Santoso.Y
    Nim : 41617110063
    Artikel di atas sangat bagus.menurut saya ubahlah cara berpikir Anda dari negatif ke positif. Semakin positif cara berpikir Anda, membuat Anda semakin percaya diri dan optimis dalam mengembangkan sisi kreatifitas.

    BalasHapus
  8. Nama: Hana Kartika
    Nim: 42317110015
    Artikel yang cukup bagus, inti yang saya dapat berfikir harus betul2 gila dan diluar standart

    BalasHapus
  9. Nama : EZra Feroza
    NIM : 41617120059
    "Kemampuan berpikir kreatif, sikap kewirausahaan dan motif berprestasi merupakan kemampuan yang sangat essensial untuk kehidupan, pekerjaan, dan berfungsi efektif dalam semua aspek kehidupan lainnya."ktipan tersebut sangat bags karena kreatif bisa dilakukan semua aspek kehidupan.

    BalasHapus
  10. Nama : Saripudin
    Nim : 41617110111

    Menambah Wawasan Tentang berfikir kreatif dan inovatif.
    artikel yang bagus.

    BalasHapus