Kamis, April 11

Pengembangan Berfikir Kreatif dan Inovatif

PENGEMBANGAN BERFIKIR KREATIF DAN INOVATIF

Abstrak Suatu organisasi agar bisa bersaing dengan perusahaan lain maka perlu melalukan inovasi secara terus-menerus dalam berbagai aspek, baik produk, layanan, proses kerja, metode maupun lainnya. Salah satu modal untuk melakukan inovasi adalah adanya kreativitas. Keterkaitan antara keduanya yaitu kreativitas merupakan pengembangan ide-ide baru sedangkan inovasi adalah proses penerapan ide-ide tersebut secara aktual ke dalam praktek. Kreativitas merupakan interaksi antara potensi individu dengan lingkungan. Agar kreativitas berkembang di organisasi maka ada beberapa upaya yang dilakukan yaitu curah pendapat di dalam tim/kelompok kerja, gaya kepemimpinan yang mendorong kreativitas meliputi pengampilan keputusan partisipati, kepemimpinan transformasional, high exchange dan mengmbangkan kultur kreatif.

Kata Kunci :Kreatif, Inovasi

Menurut Coleman dan Hamman, berfikir kreatif adalah berfikir yang menghasilkan metode baru, konsep baru, pengertian baru, perencanaan baru, dan seni rupa.
Pengertian inovatif adalah sebuah daya untuk berfikir secara baru dengan melewati beberapa tahap dan syarat yang sudah di tentukan.

Syarat-syarat berpikir inovatif:
– Elastisitas yang tinggi
– Produktivitas yang tinggi
– Orisinalitas yang tinggi
– Sensitivitas yang tinggi.

 Ciri Berfikir Kreatif
Menurut Denny dan Davis:
1. Fleksibel, artinya luwes, tidak kaku harus mau menerima ide orang lain.
2. Tidak konvensional, artinya tidak lugu / apa adanya.
3. Eksentrik (aneh), artinya mempunyai pola pikir yang berbeda dengan orang lain.
4. Bersemangat, artinya mempunyai antusias yang tinggi
5. Berpusat pada diri sendiri
6. Berdedikasi, artinya memiliki keteguhan yang tinggi
7. Intelegen, artinya memiliki pemilihan yang tinggi

Sifat Berfikir Kreatif
Berdasarkan analisis faktor, Builford menemukan lima sifat yang menjadi kemampuan berfikir kreatif:
1. Fluency (kelancaran)
Kemampuan untuk menghasilkan gagasan
2. Flexibilty (keluwesan)
Kemampuan untuk mengemukakan bermacam-macam pemecahan atau pendekatan
3. Originality (Keaslian)
Kemampuan untuk mencetuskan gagasan dengan cara-cara yang asli, tidak klise
4. Elaboration (Perumusan Kembali)
Kemampuan untuk menguraikan kemampuan secara terinci
5. Redefinition (Perumusan Kembali)
Kemampuan untuk meninjau suatu persoalan berdasarkan perspektif yang berbeda dengan apa yang sudah diketahui oleh banyak orang.

Tahap-tahap Berfikir Kreatif
Dalam berfikir kreatif, terdapat tahap-tahap yang dilalui, mulai dari persiapan sampai dengan di peroleh hasil pemikiran. Menurut Rowlinson, berfikir kreatif melewati tahapan sebagai berikut:
1. Tahap Persiapan
Tahap untuk memperoleh fakta tentang persoalan yang akan dipecahkan.
2. Tahap Usaha
Tahap dimana individu menerapkan cara berfikir divergen(menyebar). Pada tahap ini, diperlukan usaha yang sadar untuk memisahkan produksi ide dengan menunda lebih dahulu adanya penilaian terhadap ide-ide yang muncul
3. Tahap Inkubasi
Tahap dimana individu seakan-akan meninggalkan (melepaskan diri) dari persoalan dan memasukannya kedalam bawah sadar (mengeraminya), sedangkan kesadarannya memikirkan hal-hal yang lain.
4. Tahap Pengertian
Tahap diperolehnya insight atau yang bisa disebut aba crlibnis. Ciri khas pada tahap ini adalah adanya surat penerangan (iluminasi) yang mendadak menyadarkan orang akan ditemukanya jawaban.
5. Tahap Evaluasi
Pada tahap ini ide-ide yang dihasilkan diperiksa dengan teliti serta dengan kritis memisahkan ide-ide yang kurang berguna, tidak sesuai ataupun yang terlalu mahal biayanya bila dilaksanakan.

Identifikasi Kreatifitas
Berdasarkan penelitian, kreatifitas dapat diidentifikasikan menjadi tiga tipe:
1. Menciptakan
Proses membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada
2. Memodifikasi
Mencari cara untuk membentuk fungsi-fungsi baru atau menjadikan sesuatu yang berbeda.
3. Mengkombinasikan
Menggabungkan dua hal atau lebih yang sebelumnya tidak saling berhubungan.
Orang yang kreatif tidak takut dengan sempitnya lapangan kerja, karena orang yang kreatif dapat menciptakan lapangan kerja untuk dirinya sendiri maupun orang lain.

ABSTRAK
Annisa imathoh,2009,”Pengembangan berfikir kreatif”
Adzikra Ibrahim,2019,”Pengertian inovatif dan kreatif”
https://pengertiandefinisi.com/pengertian-inovatif-yang-positif/https://pengertiandefinisi.com/pengertian-inovatif-yang-positif/
Eko Wahyudi,2013’’Pengertian kreatif”
https://www.kompasiana.com/ekogenshter/552feef86ea834b36b8b45ac/pengertian-kreatif-dan-inovatifhttps://www.kompasiana.com/ekogenshter/552feef86ea834b36b8b45ac/pengertian-kreatif-dan-inovatif

3 komentar:

  1. Nama : Avip Wijayanto
    Nim : 41617110053
    Dalam artikel ini diajarkan dalam menjalankan bisnis ataupun usaha agar mampu mengembangkan suatu produk ataupun cara pemasarannya . Setelah membaca juga dituntut agar mampu menciptakan produk dan mampu memodifikasikannya serta mampu mengombonasikan produk yang sudah diproduksi ataupun produk yang direncanakan.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. nama:yorgi ganda
    nim: 41916120058

    sebagai seorang wirausaha kita dituntut harus selalu kreative dan harus mempunyai inovasi baru setiap produk yang kita punya sehingga bisa menjadi suatu produk yang mencolok yauitu dilirik oleh konsumen sebagai barang yang tidak biasa, dijelaskan juga dalam artikelini tentang suatu proses kreatif

    BalasHapus