Senin, Maret 30

Emphaty Ide Bisnis - KUIS 04


Nama                   : Annisa Nurfadhiilah
NIM                      : 41819010027
Kode Bisnis        @Q19-ANNISA


Emphaty Ide Bisnis




Empati (dari Bahasa Yunani εμπάθεια yang berarti "ketertarikan fisik") didefinisikan sebagai respons afektif dan kognitif yang kompleks pada distres emosional orang lain. Empati termasuk kemampuan untuk merasakan keadaan emosional orang lain, merasa simpatik dan mencoba menyelesaikan masalah, dan mengambil perspektif orang lain. Kata empati dalam bahasa inggris (Empathy) ditemukan pada tahun 1909 oleh E.B. Titchener sebagai usaha dari menerjemahkan kata bahasa Jerman "Einfühlungsvermögen", fenomena baru yang dieksplorasi oleh Theodor Lipps pada akhir abad 19. Setelah itu, diterjemahkan kembali ke dalam Bahasa Jerman sebagai "Empathie" dan digunakan di sana.
Definisi empati yaitu, empati adalah kemampuan dengan berbagai definisi yang berbeda yang mencakup spektrum yang luas, berkisar pada orang lain yang menciptakan keinginan untuk menolong sesama, mengalami emosi yang serupa dengan emosi orang lain, mengetahui apa yang orang lain rasakan dan pikirkan, mengaburkan garis antara diri dan orang lain.
Ide usaha (bisnis) adalah respon seseorang, banyak orang, atau suatu organisasi untuk memecahkan masalah yang teridentifikasi atau untuk memenuhi kebutuhan di suatu lingkungan (pasar, masyarakat). Mencari sebuah ide bisnis yang bagus adalah langkah awal untuk mengubah keinginan dan kreatifitas pengusaha menjadi peluang usaha/bisnis.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ide/gagasan adalah rancangan yang tersusun di pikiran. Ide/gagasan sama dengan cita-cita. Sedangkan bisnis/usaha dalam ilmu ekonomi, adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis berasal dari bahasa Inggris “business,” dari kata dasar “busy” yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Salah satu kunci kesuksesan memulai suatu usaha adalah adanya kemampuan menuangkan ide atau gagasan cemerlang yang kreatif dan inovatif dan mempunyai nilai ekonomi tinggi. Sebuah ide akan ditulis dalam suatu rencana usaha atau rencana bisnis yang merupakan langkah awal membangun sebuah usaha. .Ide merupakan konsep, pikiran dan pengetahuan, sebuah mental, pandangan, keyakinan atau rencana dari kegiatan-kegiatan usaha. Ide merupakan produk berfkir kreatif yang melibatkan penggunaan indra pendengar, penglihat dan perasa. Interaksi dari ketiga indera ini mendorong daya pikir seorang wirausahawan untuk menghasilkan ide. Sebuah ide bisnis harus rasional, artinya menurut pikiran yang sehat dan pertimbangan yang logis, serta masuk di akal.
Dalam artikel ini,  beberapa tips untuk ingin membangun sebuah bisnis baru yang berbeda, yaitu:
1.    Lakukan Riset sebagai Langkah Awal dalam Menemukan Ide Bisnis yang Berbeda
jika sudah pernah memiliki bisnis sebelumnya, maka pasti pernah melakukan riset. Namun, cobalah melakukan riset dengan sudut pandang yang berbeda dari sebelumnya.

2.    Cobalah Membuat Papan Ide dan Berita untuk Menemukan Ide Bisnis yang Berbeda

Setiap bisnis berawal dari ide. Bisa jadi, ide tersebut muncul setelah melakukan sebuah hobi atau bahkan hasil riset yang dilakukan sebelumnya.
Tulis semua ide yang muncul dalam pikiran tanpa terkecuali. Peta – petakan setiap point yang di tulis sampai menemukan ‘kata kunci’ yang lebih spesifik.

3.    Memperluas Networking

Dengan Anda memperluas networking, Anda akan memperoleh informasi tentang apa saja peluang yang sekarang mungkin datang.
Informasi yang Anda dapat bisa jadi sebuah inspirasi untuk ide bisnis yang berbeda.

4.    Tunjukkan! Apa yang Membuat Bisnis kita Berbeda?

Dalam mencari cara untuk menemukan ide bisnis yang berbeda, kita harus mengenali dulu siapa pesaing Anda.
Ketika  tahu siapa mereka, makan akan dengan mudah menemukan perbedaan antara bisnis kita dengan pesaing. Tonjolkan hal tersebut.
Sebagai contoh, iklan produk anda lebih unik dari produk pesaing. Yang terpenting disini adalah bagaimana caranya agar produk anda selalu diingat oleh target audience anda.
Spesifikasikan, apa yang menjadi kelebihan bisnis anda dari yang lainnya. Susun rencana anda untuk menyampaikan pesan kalau bisnis anda berbeda dengan yang lainnya.
Mungkin, menyampaikannya dengan cara yang unik akan menarik perhatian para target audience.

5.    Dahulukan Kepentingan Pelanggan

Ketika bisnis mulai berjalan, maka akan lebih banyak berhubungan dengan konsumen – konsumen.
Apabila terjadi suatu masalah seperti keluhan – keluhan konsumen atau sebagainya, segeralah cari jalan keluar.
Usahakan, selalu menjadi pendengar yang baik untuk para pelanggan. Biarkan para pelanggan menyampaikan apresiasi atau keluhannya untuk produk yang di jual.

Dengan begitu,akan mendapatkan sedikit masukan dari para pelanggan untuk menjadikan produk lebih baik lagi dan meminimalisir kesalahan.
Begitu juga dengan rencana untuk membangun bisnis baru, sehingga tidak akan terjebak pada lubang yang sama. 
DAFTAR PUSTAKA :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar