Sabtu, Maret 28

Emphaty Menemukan Ide Bisnis R29-Sapariyah


Usaha Bisnis AHA Fried Chicken didirikan oleh Pemiliknya pada awal Tahun 2020. Usaha ini dilatar belakangi dengan alasan si pemilik yang bosan menjadi karyawan, karena selama 25 tahun ia bekerja di Perusahaan Farmasi sebagai MD Toko (Manajer Display)
yang tugasnya mengecek ke semua toko yang bergabung dalam Perusahaan Farmasi tersebut dalam penjualan berdasarkan konsinyasi (titip jual). Awalnya si pemilik usaha cukup merasa senang dengan gaji yang didapat serta fasilitas yang diberikan oleh Perusahaan serta bonus setiap tahunnya jika penjualan mencapai target. Namun setelah dijalani semakin kesini penjualannya berkurang dengan banyaknya saingan bisnis yang jenis barangnya sama serta dapat memberikan harga yang sedikit miring (lebih murah) dibandingkan produk dari perusahaannya tempat ia bekerja.

Setelah kunjungan ke beberapa toko yang bekerja sama hasilnya pun sama dengan rata-rata penjualan dibawah target, Sudah beberapa kali memberi masukan saat rapat mengenai evaluasi penjualan namun tak ada perubahan. Akhirnya ia mencoba untuk tetap bertahan dengan manajemen yang ada. Waktu berjalan terus dan pada akhirnya terjadi perubahan belanja harga pokok pada produk yang dijual, akhirnya dengan terpaksa Perusahaan menaikkan harga jual pada toko-toko mitranya tersebut. Ia berpikir dengan harga lama saja penjualan lambat berjalan apalagi dengan adanya kenaikan harga, bisa ditinggalkan oleh penggunanya atau pembelinya. Benar saja seiring dengan perubahan harga akhirnya produk tersebut tidak laku dipasaran, dan sebagai MD merasa beban karena target penjualan tidak tercapai. Dengan posisi tersebut dan tuntutan kebutuhan rumah tangga (pribadinya) dimana memiliki anak 4 dan sangat membutuhkan biaya, akhirnya ia memutuskan untuk berhenti atau resign dari Perusahaan tersebut. Saya sangat berempathy karena disini saya dapat merasakan posisi bekerja kakak saya sebelumnya yang harus mempunyai target. Target sangat diperlukan dalam pemasaran dan menjadi tantangan bagi kita untuk mencapainya serta kepuasan jika target tersebut tercapai, namun dengan kondisi kaka yang memiliki anak cukup banyak hanya mengandalkan komisi atau bonus saja saya rasa tidak cukup. Saya dapat merasakan jika ada di posisinya.

Kebetulan kami adalah keluarga, Ia adalah kaka ipar saya. Saat dirumah ia bercerita panjang lebar ingin berencana membuka sebuah usaha. Dimana dia bisa kelola bersama istrinya dan dengan waktu yang tidak terbatas. Jika menjadi karyawan pasti ada batasan waktu bekerja. Ia berencana akan membuka sebuah ruko yang menjual makanan berbentuk ayam goreng dan minuman aneka rasa dengan merk AHA. Dimana AHA adalah nama singkatan dari anak anaknya. Dengan alasan banyak ibu rumah tangga yang bekerja atau berkarir tidak punya waktu luang untuk memasak, dan anak-anak sangat suka dengan ayam goreng. Saya setuju dengan alasan yang kakak kemukakan, karena saya sendiri seorang karyawati di Instansi Pemerintahan yang merasakan betul kurang memiliki waktu luang  memasak di sore hari untuk keluarga setelah pulang bekerja dan menurut saya ayam goreng sangat disukai oleh semua usia baik tua maupun muda dengan berbagai inovasi yang diberikan serta dapat masuk dalam berbagai kelas (atas, menengah, dan bawah). Saya bermusyawarah dengan suami dan hasilnya sepakat membantu memberikan sedikit modal untuk memulai usahanya. Akhirnya saya bersama kakak bekerja sama untuk membuka usaha di dekat rumahnya dan menyewa sebuah RUKO untuk menjual Ayam Goreng dan minuman aneka rasa yang kami beri nama AHA FRIED CHICKEN. Dengan membaca Bismillah usaha ini Resmi dibuka  awal Tahun 2020.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar