Rabu, Maret 25

Mind Mapping Inovasi Bisnis


Di buat oleh : Siska Amida
NIM             : 43118110287


Usaha Jasa pada Cuci Spokat






Jasa adalah kegiatan ekonomi yang menciptakan dan memberikan manfaat bagi pelanggan pada waktu dan tempat tertentu, sebagai hasil dari tindakan mewujudkan perubahan yang diinginkan dalam diri atau atas nama penerima jasa tersebut. Jasa sering dipandang sebagai suatu fenomena yang rumit. Kata “jasa” (service) itu sendiri mempunyai banyak arti, mulai dari pelayanan pribadi (personal service) sampai jasa sebagai suatu produk.

Jenis-jenis inovasi yang saat ini bisa digunakan oleh dalam bisnis jasa ini adalah :

1.    Inovasi marketing
a.             Cara memasarkan dan mengiklankan
Secara umum, karakter target konsumen bisnis ini merupakan orang-orang yang cukup up to date dengan informasi. Berdasarkan kondisi ini, juga bisa lebih spesifik menentukan strategi pemasaran yang lebih efektif. Selain menggunakan media sosial, bisa juga  menyebar brosur ke wilayah yang berpotensi, seperti kawasan kampus, area indekos pekerja usia dewasa muda, dan sebagainya. Bila memungkinkan, bisa pula memanfaatkan layanan  imooji yang sudah di bikin.

2.    Inovasi Teknikal
                    a. Teknik Pengawasan
-       Memiliki Bekal Pengetahuan Merawat Sepatu
Seseorang owner / Karyawan yang mengerjakan cuci sepatu tersebut harus mempunyai wawasan mengenai bagaimana cara merawat sepatu,  lebih dipahami dengan baik.  sebagai seseorang yang mengerti bagaimana cara melakukan maintenance terhadap barang kesukaannya maka jasa yang diberikan dalam bisnis yang ditawarkan pun tidak akan sembarang

b. Teknik pengerjaannya
-    Memilih Bahan dan Alat yang Sesuai
Pembersih yang digunakan tentu bukan deterjen sembarangan, pemilihan ini sangat didasari oleh setiap jenis sepatu yang akan dikerjakan. Salah sedikit saja  risiko kerusakan atau kecacatan sepatu tidak akan terhindarkan. Untuk membersihkan berbagai macam jenis sepatu harus menggunakan cairan tertentu yang memiliki kadar keasaman yang rendah supaya tidak mudah rusak atau hancur bahannya. Disamping itu juga harus menggunakan sikat khusus yang padat, kaku dan lembut. Setiap sepatu diperlakukan berbeda saat dibersihkan. Ini dikarenakan bahan sepatu yang berbeda-beda sehingga membutuhkan cara khusus untuk membersihkan dan merawatnya.
Demikian dengan alat-alat pembersih dan mesin pengering yang dibutuhkan. Perlu diketahui, tidak semua jenis sepatu bisa dibersihkan menggunakan mesin otomatis. Beberapa sepatu membutuhkan perawatan secara manual untuk tetap menjaga kondisi terbaiknya. Bahkan tidak sedikit pula proses laundry untuk sebuah sepatu memakan waktu hingga hitungan pekan.


3.    Pengembangan SDM
 Jasa cuci sepatu tersebut sangat bergantung kepada SDM yang terlibat, sehingga sangat sulit untuk mengendalikan kualitasnya, artinya hanya dapat dilakukan oleh produsen atau karyawannya saja sebab jasa cuci sepatu tidak semua orang dapat melakukannya dengan hasil atau produk yang memuaskan, maka dari itu karakteristik ini juga termasuk kategori jasa cuci sepatu yaitu karakteristik yang sangat bergantung kepada SDM (Heterogenity).dan lain-lain
Harus memahami perilaku konsumen, apa yang di inginkan konsumen dan bagaimana perasaan konsumen setelah menerima layanan jasa. Dengan demikian pemilik usaha dapat mengerti apa yang harus mereka tingkatkan agar konsumen mau melakukan pembelian dan selalu merasa puas sehingga akan kembali lagi untuk menggunakan jasa tersebut.

4.    Pelayananan
    -  Menghadirkan Nilai Lebih dalam Pelayanan
      Penting untuk menambahkan value lebih dari pelayanan yang diberikan dengan menentukan analisis terlebih dahulu. Nilai lebih yang ditawarkan tidak harus berupa harga yang lebih murah dibandingkan kompetitor. Sebisa mungkin, jangan sampai hanya karena mengejar harga murah lalu mengurangi kualitas yang seharusnya. sebagai kompensasi, bisa dengan  memberikan layanan antar-jemput sepatu, potongan harga bagi pelanggan baru dan loyal, dan lain-lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar