Sabtu, April 18

5 Output Design Thinking


Design thinking memberikan perbedaan baik dalam proses maupun hasilnya. Tentu hasil yang positif yang kami dapatkan sehingga, melalui artikel ini saya merasa wajib untuk membagikan ini kepada teman-teman terutama untuk yang sedang merintis dan mengembangan bisnis, atau sedang bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang industri kreatif. 

Design Thinking sendiri dipopulerkan oleh David Kelley dan Tim Brown pendiri IDEO – sebuah konsultan desain yang berlatar belakang desain produk berbasis inovasi. Kita bisa memanfaatkan design thinking untuk mengembangkan perusahaan ini baik itu startup maupun korporasi. Metode ini menggabungkan kebutuhan pengguna dan teknologi terbaru, maka implementasi design thinking akan melahirkan ide-ide baru yang inovatif dan solutif. Sebagai contoh platform GAMELAB.ID lahir karena proses design thinking. Platform ini tumbuh dengan baik dan positif seiring dengan inovasi-inovasi yang tim lakukan di dalamnya. 

ELEMEN PENTING DI DALAM DESIGN THINKING
1. People centered :
Perlu ditekankan bahwa setiap tindakan harus berpusat pada apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh user. Tanpa ada kebutuhan dan keinginan, maka solusi yang dibuat hanya akan memecahkan masalah orang tertentu saja impact yang ditimbulkan hanya seperti percikan api kecil. Hati-hati karena kita bisa-bisa hanya akan mengeluarkan energi besar untuk sesuai yang kecil.

2. Highly creative :
Kreativitas dibebaskan sebebas-bebasnya, tidak ada aturan yang kaku dan baku. Bahkan, sebaiknya berkolaborasi dari berbagai bidang yang berbeda untuk melahirkan solusi yang terbaik. 

3. Hands on :
Proses desain itu sendiri dilakukan dengan melakukan percobaan lain. Bukan hanya teori atau hanya sebuah gambar sketsa di atas kertas. 

4. Iterative :
Proses dilakukan dengan tahapan-tahapan yang dikerjakan secara berulang-ulang untuk improvisasi dan menghasilkan solusi terbaik. 

terdapat 3 sikap dasar yang harus ada di dalam proses design thinking yaitu : 
1. Experimentation
Sikap suka bereksperiman dan keluar dari yang sudah pakem (out of the box) bisa saja menghasilkan solusi-solusi yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Lakukan hal-hal yang diluar kebiasaan sehingga mendapatkan experience yang berbeda. Budayakan juga kepada anggota tim kita untuk suka bereksperimen dan melakukan hal-hal baru.



2. Testing & Iteration
Uji coba, uji coba dan terus uji coba... Kalau dalam pembuatan game kita mengenal istilah PLAYTESTING. Semakin banyak kita melakukan playtesting, maka game yang kita buat akan semakin teruji dari berbagai sisi. Di Educa Studio sendiri sebuah game bisa mengalami ratusan bahkan ribuan kali pengujian untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Iterasi adalah sesuai yang menjemukan, menjenuhkan dan bahkan membuat bosan, tetapi demi hasil yang terbaik harus dilalui.. Lakukan improvisasi sehingga tim tidak mengalami kejenuhan dalam iterasinya. 

3. Collaboration
Untuk memecahkan masalah-masalah yang kompleks, dibutuhkan kolaborasi dengan para ahli di bidangnya. Semangat kolaborasi harus terus digaungkan untuk menemukan solusi terbaik. Pola pikir kolaboratif menjadi WAJIB!

5 LANGKAH IMPLEMENTASI DESIGN THINKING
1.    Emptahize
Tahap pertama ialah untuk mendaptkan pemahaman empatik dari masalah yang ingin dipecahkan. Pada tahap ini dilakukan pendekatan terhadap customer kita. Apa sebenarnya yang diinginkan oleh mereka. Hal ini dapat dilakukan terjun langsung ke lapangan bertemu dengan mereka melakukan wawancara dan dapat juga bertindak seolah menjadi mereka. Agar permasalahan customer yang benar-benar ingin diselesaikan dapat berjalan dengan lancar.
Tujuan semua proses tersebut adalah agar Anda dapat benar-benar bisa berempati dengan penguna yang didasarkan pada cara pandang mereka. Dalam tahap ini Anda juga bisa berkolaborasi dengan ahli yang terkait untuk memperoleh informasi lebih banyak. Hingga akhirnya Anda akan mempunyai pengalaman pribadi. Ini penting untuk dilakukan guna mengecilkan asumsi serta memperbesar pemahaman Anda mengenai kebutuhan serta keinginan pengguna.





Gunakan Emhatize Map
Emphathy Maps adalah alat sederhana yang dikembangkan oleh Nielsen Group untuk memetakan kondisi pengguna.
·         Kuadran Says: Apa yang pengguna katakan dengan suara jelas dalam sesi wawancara atau studi kegunaan.
·         Kuadran Feels: Keadaan emosional pengguna yang biasa diwujudkan sebagai kata sifat dan kalimat pendek. Tanyakan pada diri Anda: apa yang membuat pengguna khawatir? Yang membuat mereka bersemangat?
·         Kuadran Thinks: Menangkap apa yang dipikirkan pengguna sepanjang pengalaman. Tanyakan kepada diri sendiri (hasil kualitatif yang dikumpulkan), apa yang memenuhi pikiran pengguna? Apa yang penting bagi pengguna? Berikan perhatian khusus pada apa yang dipikirkan pengguna, namun mereka tidak mau menyuarakan.
·         Kuadran Apakah (Does): Menyertakan tindakan yang dilakukan pengguna. Dari penelitian, apa yang dilakukan pengguna secara fisik? Bagaimana cara pengguna melakukannya?
Jika Anda tidak memiliki data apapun yang akan dimasukan ke dalam kuadran di atas, maka Anda memerlukan lebih banyak riset lagi sebelum melanjutkan dalam proses desain.


2. Define
Informasi yang telah dikumpulkan selama tahap Empathize, dianalisis dan disintensis untuk menentukan masalah inti yang akan diidentifikasi. Tahap define ini akan sangat membantu untuk menyelesaikan masalah customer karena telah dilakukan penetapan masalah.
Anda bisa membuat problem statement yang fokus terhadap penggunaan akhir sebagai gambaran anda bisa membuat definisi sebagai berikut. Bagaimana anda memperoleh pendapatan 5% pada target market bekerja. Namun versi yang benar adalah “bekerja memerlukan perangkat yang tepat guna mengembangkan skillnya sehingga hidupnya akan lebih mudah”.
Tahapan desain sendiri bisa membantu tim di dalam memahami berbagai macam permasalahan dengan lebih mudah. Dan bisa memikirkan ide yang dapat dijadikan solusi dari permasalahan tersebut. Ide hebat bisa berupa fitur baru di dalam aplikasi, fungsi-fungsi atau bentuk yang benar-benar eksperimental yang sebelumnya memang belum ada.
Analisis dan Sintesis
Menurut Tim Brown, IDEO, Bagaimana Berpikir Desain Mengubah Organisasi dan Menginspirasi Inovasi, bahwa analisis dan sintesis “sama pentingnya, dan masing-masing memainkan peran penting dalam proses menciptakan opsi. dan membuat pilihan.”
Analisis adalah memecah konsep dan masalah yang kompleks menjadi bagian yang lebih kecil dan mudah dipahami. Sintesis melibatkankan penyatuan puzzle secara kreatif untuk membnetuk seluruh ide.
Membuat Problem Statemen
Pernyataan masalah dalam Design Thinking sangat penting, karena akan mengarahkan Anda dan Tim Anda untuk fokus menemukan kebutuhan pengguna, menciptakan perasaan optimisme para anggota tim dalam membuat gagasan atau ide dalam tahap ideation. Rikke Dam dan Teo Siang menjelaskan bahwa Problem Statemen harus yang baik harus memiliki sifat –sifat sebagai berikut:


1. Berpusat pada Manusia.

Problem statemen harus sesuai dengan pengguna, kebutuhan mereka dan pengetahuan yang diperoleh tim. Bukan berfokus pada teknologi, atau spesifikasi produk.

2. Cukup luas untuk kebebasan kreatif.
Problem statemen tidka boleh fokus pada metode spesifik, mencantumkan persyaratan teknis, karena itu semua akan membatasi tim dan mencegah mereka untuk menggali nilai atau wawasan yang luas.

3. Sempit dan dapat dikelola.
Problem statemen tidak boleh terlalu luas, misalnya “Problemnya beraneka ragam”. Pernyataan masalah harys memiliki kendala yang cukup untuk membuat proyek dapat dikelola.


3. Ideate
Tahap berikutnya adalah mengumpulkan ide-ide solusi dari tim. Ada ratusan teknik dalam mengumpulkan ide-ide seperti Brainstorm, Brainwrite, Worst Possible Idea dan SCAMPER. Silakan gunakan yang mana yang memang efektif dan nyaman digunakan oleh seluruh anggota tim.
Mungkin akan muncul ratusan ide-ide sebagai alternatif solusi masalah yang akan kita pecahkan. Untuk mempermudah bisa mengelompokkan solusi-solusi ke dalam 3 kelompok yaitu feasibility (yang bisa dilakukan melalui teknologi), viability (pengaruhnya terhadap bisnis yang berjalan) dan desirability (yang diinginkan pengguna).  Ambil yang paling bisa dilakukan dahulu untuk masuk ke tahap berikutnya. 




4. Prototype
Proses pembuatan prototype itu sendiri akan saya bahas terpisah di artikel yang lainnya, intinya prototype sebagai alat kita mengujicobakan secara langsung kepada pengguna akhir. Prototype atau purwarupa bisa berupa apa saja tergantung ide solusi apa yang akan kita ujicobakan. Fokus pada proses yang akan dilakukan oleh pengguna akhir sehingga kita mendapatkan umpan balik yang sesuai. 
Kalau di dalam pengembangan boardgames, kita bisa mengembangkan purwarupa menggunakan pulpen dan kertas untuk menguji mekanik games dan mendapatkan umpan balik apakah board games tersebut benar-benar sudah sesuai dengan tujuan akhir. Kalau di dalam digital games atau aplikasi kita bisa membuat purwarupa berupa playable games dengan fitur utama yang akan kita ujikan.  Bisa jadi di dalam apps purwarupa kita menggunakan tampilan yang statis untuk menguji bagian user interface dan user experiences (UI/UX).

5. Test
Setelah purwarupa selesai, lakukan uji coba kepada pengguna akhir. Jangan lupa untuk selalu mencatat berbagai hal sehingga kita mendapatkan data yang cukup untuk mengambil keputusan. Pengujian dapat dilakukan berulang-ulang (iteration) sampai benar-benar ditemukan solusi terbaik untuk permasalahan yang ada. Kita bisa mengujicobakan banyak ide-ide yang ada di tahap ketiga untuk mencoba solusi baru atau bahkan menggabungkan beberapa ide sekaligus. 



Saya selaku ketua kelompok bisnis parfum , telah menerapkan 5 tahap design thinking tersebut ke dalam bisnis saya. Untuk detail prosesnya, silahkan lihat tulisan di bawah ini :

1.           Empathize
Parfum atau minyak wangi adalah campuran minyak esensial dan senyawa aromafiksatif, dan pelarut yang digunakan untuk memberikan bau wangi untuk tubuh manusia, objek, atau ruangan.[1] Jumlah dan tipe pelarut yang bercampur dengan minyak wangi menentukan apakah suatu parfum dianggap sebagai ekstrak parfum Oleh karena itu parfum digunakan untuk memperlihatan penampilan atau jati diri dan ciri khas seseorang.

2.           Define
Menjual parfum ini bisa dibilang lumayan susah. Dengan itu kami menjual parfum ini dengan kualitas yang baik dan design yang sangat menarik untuk menarik perhatian para pembeli lalu serta Aroma parfum memiliki variasi yang tidak terbatas jumlahnya. Campuran kadar wewangian yang sedikit berbeda dan menciptakan kualitas wangi yang berbeda serta tahan lama,
3.           Ideate
Dalam langkah menyelesaikan permasalahan yang telah dibahas pada tahap define, parfum Aldday ini memiliki beberapa soslusi yaitu : Berikut kami sampaikan bagaiman cara meracik Parfum refill dengan cara mudah dan kwalitas bagus :
Untuk meracik parfum tentu kita harus tau jenis parfum apa yang akan kita racik,madsudnya kita harus tau apa perbedaan ::Eau de parfume ,
Eau de toilette ataupun Eau de cologne .
Karena tanpa kita ketahuan parfum memiliki konsentrat yang berbeda-beda untuk tiap jenis atau great setiap parfum tersebut,pada umumnya konsumen hanya tau parfum itu harum dan tahan lama atau tidak terkadang konsumen juga tidak tahu apa itu tahan lama dan apa itu kuat karena secara garis besar tahan lama itu untuk parfum dengan konsentrat kandungan di dalamnya sedangkan kuat,untuk pengertian kuat pada umumnya konsumen kuat itu tahan lama padahal pengertian kuat dengan tahan lama sangat berbeda seperti yang barusan saya jelaskan di atas karena untuk setiap jenis merk parfum kekuatan aromanya berbeda-beda .
biasanya parfum jenis untuk perempuan rentan lebih halus,lembut dan gak begitu kuat sedangkan untuk parfum pria identik dengan aroma yang kuat atau nyegrak karena aktivitas kaum adam emang jauh lebih ekstrem di bandingkan aktivitas kaum hawa.

1: Eau de parfume , untuk jenis parfum ini sangat kuat dan tahan lama bisa sampai 1-2 hari bahkan lebih sampai pakian uda di cuci pun terkadang masih tersisa aroman wanginya karena di samping kandungan aroma konsentrat yang tinggi di dalamnya harganya pun juga jauh lebih tinggi di bandingkan jenis Eau de toilette atau Eau cologne,untuk bagi anda yang suka dengan jenis parfum ini tidak akan kecewa dengan hasil aroma yang di keluarkan,karena kepuasan anda hargapun tak ,menjadi masalah bagi anda

:2: Eau de toilette seperti yang saya lantunkan di atas untuk jenis parfum ini rentan lebih lemah atau kurang tahan lama ataupun kurang kuat, namun untuk kuat tidaknya tergantung jenis merk parfum masing-masing karena setiap jenis merk parfum memliki tingkat kekuatan atau konsentrat yang berbeda,untuk jenis satu ini Eau de toilette sangat marak di pasarkan di toko-toko atau swalayan-swalayan karena harganya yang relatif murah dan yang di jangkau oleh khalayak konsumen pada umumnya,untuk jenis Eau de toilette ini bisa bertahan sampai 5-8 jam tergantung tingkat jenis alkohol dan jumlah campurannya.

:3: Eau de cologne ,untuk jenis parfum ini yang sangat murah dan ramai di muka umum,karena dengan harga yang sangat terkau menjadikan konsumen disaat paceklik atau lagi sedikit penghasilan yang penting pergi bisa wangi orang memilih parfum ini,namun jenis parfum di khususkan untuk kontak langsung dengan tubuh atau kulit karena emang di rekomendasikan untuk tubuh karena dengan jenis alkohol yang sudah di teliti dan di khususkan untuk kulit sehingga tidak menyebabkan alergi atau luka pada kulit ( iritasi ) , namun untuk jenis parfum yang satu ini paling hanya bisa bertahan di dalam ruangan 2 jam apabila di lapangan atau luar ruangan hanya bertahan 1 jam karena di samping konsentrat yang palimng bawah campuran alkoholnya pun juga banyak sehingga menyebabkan je nis parfum yang satu ini tidak kuat dan tidak tahan lama,bagi anda yang mania parfum saya sarankan jangan memlilih dengan jenis parfum yang satu ini karena anda pasti akan kecewa dengan kwalitas yang di keluarkannya,



4. Prototype

Saat ini kami menjual parfum ni dengan cara melakukan promosi, memberikan discount serta menjualnya secara media online. Dan jika bisnis parfum semua ini berjalan dengan lancar kami akan membangun toko atau sebuah tempat  untuk kami menjual parfum tersebut .
5.Test
Inilah yang dihasilkan parfum  setelah melalui 5 proses design thinking :

·         Membuat inovasi / memberi kualitas pada parfum
·         Memasarkan produk
·         Membuat model bisnis baru
·         Menargetkan konsumen

Selanjutnya kami akan membahas mengenai apa saja 5 cara atau teknik  yang baik dan berkualitas untuk Anda ketahui sehingga bisa memastikan proses pembuatan parfum berjalan dengan lancar.
Ada lima teknik untuk memproduksi parfum:
-Teknik yang paling kuno adalah maceration,yakni penyatuan antara wewangian dan lemak melalui pemanasan.
-Teknik kedua, enfleurage,berupaya menyatukan wewangian dan minyak tapi dengan cara berbeda: penyerapan wewangian melalui lemak dan benzoin. Cara ini dapat menghasilkan parfum setara bunga sebelum metode distilasi dan ekstrasi banyak digunakan.Kedua teknik yang terakhir itu berbeda sepenuhnya dengan dua cara sebelumnya.

-Teknik ketiga, distilasi, berbagai bahan wewangian dimasukkan kemesin penyuling, lalu dicampur dengan air dan dipanaskan hingga mendidih. Melalui pipa berleher angsa, uapnya didinginkan dan menjadi cairan: air terletak di bagian bawah,sedangkan essensnya yang berupa minyak mengambang dibagian atas. Dari esens itu, biasanya kemudian dipisahkan. Namun, kadang-kadangair bercampur esens itu dijual dalam bentuk yang murni.
-Mengingat tidak semua bunga atau tanaman dapat didistilasi misalnya mawar centifolia, narcissus, atau mimosa. Karena itu, para ahli mengembangkanteknik keempat : ekstrasi. Bahan-bahan parfum tidak dilumatkan tapi dicampur dengan air dan diputar berulang-ulang hingga mengeluarkan pelarut.Pelarut ini kemudian ke ruang hampa udara,dipanaskan, dijadikan uap dan seterusnya sama dengan proses distilasi.

-Teknik ekspresi adalah teknik terakhir. Cara ini digunakan untuk mengekstraksi minyak sitrus dan buah-buahan semacam jeruk orange, lemon, dan mandarin. Minyak alami dari buah-buahan ini terdapat dalam kelenjar kecil dibagian kulitnya. Dengan pengupasan dan pemerasan, minyak yang merupakan esens wewangian dan air itu dapat keluar. Prisip yang sama diterapkan dalam pabrikasi parfum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar