Senin, September 20

Bisnis Kreatif dengan Dropshipper

disusun oleh :

(@S12-RADIUS)

Abstrak

Ide – ide menegenai bisnis di massa sekarang banyak yang bermunculan mulai dari desain grafis , pengangkatan kearifan lokal , pengembangan aneka ragam olahan makanan , dan ada salah satu ide berbisnis yang menarik perhatian banyak orang yaitu adalah ide dropshipper , tentunya dropshipper adalah salah satu ide atau gagasan yang tergolong ke dalam industri kreatif dan mungkin pada masa akan datang banyak yang akan memanfaatkan dan berkembang dengan sangat cepat

A. Pembahasan

 Dropship adalah sistem yang mulai banyak bermunculan dan berkembang dengan maraknya penjualan barang melalui internet. Dengan adanya sistem dropship, banyak pihak yang terbantu baik itu supplier, pembeli dan pihak yang melakukan dropship itu sendiri yang disebut dropshipper. Dropshipper tidak menyimpan stok barang, jadi jika seorang dropshipper mendapatkan order, ia akan langsung meneruskan order dan detail pengiriman barangnya ke pemasok/supplier yang menjual barang tersebut.

B.    Cara Memulai menjadi Dropshipper

hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan mencari supplier terlebih dahulu. Pastikan Anda menghubungi pihak supplier termasuk meminta ijin untuk membantu menjualnya. Bahkan Anda bisa melakukan perjajian bersama supplier. Supplier yang dipilih pastinya yang sudah terpercaya dan memiliki kualitas barang atau jasa yang bagus. Setelah menemukan barang yang pas dari supplier terpercaya, selanjutnya Anda dapat langsung menjualnya.

C.      Alur dari Dropshipper

 




 

 Alur saat kita menjadi dropshipper adalah

·         dengan dimulai dengan pembeli mengunjungi toko online kita yang dari pencarian kata kunci produk .

·         setelah pembeli merasa cocok dengan produk yang mereka sukai pembeli akan membeli produk tersebut dan melakukan proses pembayaran ke akun rekening kita

·         setelah terjadi transaksi kita sebgai penjual akan menghubungi ke distributor produk tersebut dan distributor melakukan pengiriman sesuai dengan alamat yang sudah ditulis di data penjualan yang tertera di toko online kita

·         selanjutnya pendistributor akan mengirim produk ke tempat pemebeli awal yang telah melkukan transaksi di toko online kita dan dala hal ini tanggungjawab sudah dialihkan di distributor.

D.     Perbedaan atara Dropshipper dengan Reseller




Reseller adalah sebuah model bisnis dimana penjual tidak harus mempunyai stok ketika bertransaksi dengan pelanggan. Namun seorang reseller harus sudah bekerjasama dengan pemiliki toko apabila ada pesanan datang. Dengan begitu, mereka bakal mendapatkan potongan harga tertentu karena sudah bekerja sama.

Seorang reseller akan membeli produk tersebut dengan harga yang telah ditentukan dan nantinya mereka akan jual lagi kepada pelanggan. Selisih harga tersebut menjadi profit yang menguntungkan bagi seorang reseller karena dia bisa menentukan sendiri berapakah harga produk yang harus diberikan.

Dropship adalah model bisnis dimana pihak ketiga bekerjasama dengan pemilik toko untuk menjualkan produk mereka. Namun, sang dropshipper tidak berhak untuk menentukan harga sebab sang pemilik produk yang akan melakukan pengiriman barang. Dengan kata lain, dropshipper hanya seorang perantara saja.

E.     Keuntungan dan Kerugian dari Dropshipper

Keuntungan

1)      TIDAK PERLU MODAL BESAR ATAU BAHKAN TANPA MODAL

Bisnis dropship terkenal sebagai bisnis dengan modal minim. Bahkan bisa jadi kita tidak perlu mengeluarkan modal berapapun jika menggunakan teknik marketing gratisan.

Karena tidak membutuhkan stok barang di toko kita, kita bisa menghemat pengeluaran untuk belanja bahan, gaji karyawan produksi, bahkan kita jadi tidak perlu keluar uang untuk gudang ataupun tempat produksi.

2)      TIDAK PERLU REPOT MENGURUS STOK BARANG

Stok barang sudah menjadi urusan supplier. kita bisa memfokuskan pikiran dan tenaga Anda untuk pemasaran dan list building.Supaya tidak terjadi miskomunikasi dengan supplier perihal stok barang, carilah supplier yang kompeten. Kalau bisa carilah supplier yang memang berpengalaman dalam supply barang untuk reseller dan dropship.Hindari supplier yang sifat produknya Pre Order, alias harus menunggu produksi dulu setelah customer membayar, baru barangnya dikirim. Pre Order justru memperlama proses delivery barang.

3)      BISA DIJALANKAN DI MANA PUN

Karena praktis, tinggal memasarkan produk orang lain saja, kita jadi memiliki waktu dan tempat yang sangat fleksibel untuk bekerja. kita bisa memulainya dari rumah kita sendiri, atau kita juga bisa mengerjakannya sambil nongkrong di kafe favorit kita atau sambil menunggu anak kita pulang dari sekolah.

Kekurangan

1) TIDAK MEMILIKI AKSES UNTUK MEMANTAU STOK PRODUK

Karena semua produk ada di supplier,kita jadi tidak memiliki kuasa untuk mengecek stok produk tinggal berapa di supplier. Bisa jadi pagi hari stok masih ada 100 pcs, sore harinya tinggal 50 pcs saja. Bisa jadi pagi masih ada, sore sudah Sold Out. Karena itu kita harus membiasakan diri dengan ketidakpastian semacam ini.

2) KEUNTUNGAN KECIL

Supplier biasanya memberikan keuntungan yang sangat kecil untuk dropship. Lain halnya jika kita bertindak sebagai Reseller (berartikita harus kulakan barang dari supplier untuk dijadikan stok di tempat kita) atau produksi produk sendiri.

Karena keuntungannya kecil, kita harus pandai-pandai dalam memasarkan. Sehingga dari keuntungan yang kecil tadi bisa diakumulasi menjadi keuntungan besar, seiring dengan meningkatnya jumlah barang yang terjual.

3)SULIT MENJUAL BARANG YANG BELUM PERNAH DIPEGANG

Karena barang ada di supplier, Anda bisa jadi tidak tahu bagaimana kualitas barang yang akan dikirim nantinya. Di sinilah kepercayaan kita dengan supplierkita harus diuji. Jika nanti ada cacat terbersit dari barang yang dikirim oleh supplier, kita harus bersiap menerima complain dan ganti rugi untuk customer.

Tapi sebelum menjalin kerja sama dengan customer, ada baiknya kita mencoba membeli barang supplier untuk dipakai sendiri. Tujuannya biar kita tahu seberapa cepat mereka mengirim barang, dan bagaimana kualitas barang itu sendiri saat sudah dipakai.

F.      Refrensi

1.      https://hot.liputan6.com/read/4426047/apa-itu-reseller-dan-dropshipper-pahami-cara-memulainya

2.      https://www.alona.co.id/bisnis/

3.      https://medium.com/@clodeo/apa-itu-dropship-mekanisme-dan-bagaimana-cara-memulainya-50f0d84b02b9

 

 

  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.