Senin, September 27

Membangun sebuah Bisnis harus menggunakan Etika Bisnis? Hmm.. Kira-kira Apa itu Etika Bisnis?

 ETIKA BISNIS

Oleh: IIP PURWASIH (@S20-IIP)




Tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, dalam dunia bisnis sendiri ada yang namanya etika bisnis, sebagai seorang pebisnis, tentunya hal ini sangat penting.

 

Yuk kita belajar tentang “Etika Bisnis” sama-sama!

 

Abstrak

Etika bisnis adalah tindakan yang dilakukan dalam kegiatan bisnis dengan tidak menyalahi aturan organisasi dan masyarakat. Dalam etika bisnis, setiap kegiatan harus dalam keadaan wajar dan sesuai dengan norma dan etika yang berlaku. Setiap tindakan bisnis harus dilandasi oleh moralitas dan prinsip kebenaran yang disertai dengan tanggung jawab. Dalam etika bisnis, tindakan bisnis yang dilakukan oleh individukelompok atau perusahaan tidak boleh sampai merugikan orang lain di luar kegiatan bisnis. Etika bisnis dikembangkan oleh masyarakat di tempat bisnis diadakan. Tujuan penerapan etika bisnis adalah memmudahkan pencapaian tujuan bisnis. Etika bisnis dilaksanakan dengan menggunakan metode yang diterima oleh logika dan bersifat estetika. Konsep-konsep etika bisnis mulai diterapkan sejak awal abad ke 21 Masehi. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.

 

 Pengertian Etika Bisnis menurut Para Ahli

1. Velasques, Menurut Velasques, etika bisnis adalah studi yang berfokus mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini juga berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan,perilaku bisnis, dan institusi.

·  2. Yosephus, sedangkan menurut Yosephus, etika bisnis adalah etika terapan, dimana dalam penerapan prinsip-prinsip moral umum pada wilayah tindak manusia di bidang ekonomi, terutama dalam industri bisnis. Menurut beliau sasaran etika bisnis adalah perilaku moral pebisnis yang melakukan kegiatan ekonomi.

·   3. Hill dan Jones, lalu, Hill dan Jones berkata bahwa etika bisnis merupakan suatu ajaran untuk membedakan antara salah dan benar. Di samping itu, etika bisnis juga memberikan pembekalan kepada setiap pemimpin perusahaan ketika harus mempertimbangkan untuk mengambil keputusan strategis yang terkait dengan masalah moral yang kompleks.

4. Steade Et Al, steade dan rekan-rekannya mengungkapkan bahwa etika bisnis adalah standar etika yang berhubungan dengan tujuan dan cara untuk mengambil suatu keputusan bisnis.

·   5. Bertens, selanjutnya, Bertens berpendapat bahwa etika bisnis mempunyai arti lebih luas dari ketentuan hukum yang telah diatur. Dari sudut pandang Bertens, etika bisnis merupakan standar yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan standar yang berlaku secara hukum. Hal ini karena dalam aktivitas bisnis seringkali akan menemukan wilayah abu-abu yang tidak diatur oleh ketentuan hukum ini sendiri.

·  6. Muslich, setelah itu, Muslich beropini bahwa etika bisnis adalah suatu pengetahuan tentang tata cara ideal pengaturan serta pengelolaan bisnis yang berfokus pada norma-norma serta moralitas yang berlaku secara umum.

·    7. Sumarni, terakhir, menurut Sumarni, etika bisnis terkait dengan masalah penilaian terhadap perilaku bisnis dan kegiatan yang mengacu pada kebenaran atau kejujuran berusaha. 

 

Prinsip Etika Bisnis

              Perusahaan yang menerapkan etika bisnis dapat diketahui melalui prinsip etika bisnis. Dalam etika bisnis terdapat prinsip-prinsip yang harus dipatuhi yaitu prinsip otonomi, kejujuran, keadilan, saling menguntungkan dan integritas moral. Prinsip otonomi merupakan kemampuan seseorang bertindak tanpa dipengaruhi oleh orang lain. Segala tindakannya berdasarkan pada kesadaran dirinya sendiri Prinsip kejujuran menekankan sifat terbuka dalam memenuhi syarat-syarat bisnis. Prinsip keadilan berarti bahwa segala kegaiatan dan penilaian terhadap bisnis harus diamati secara objektif, rasional, dan penuh tanggung jawab. 

             Prinsip saling menguntungkan berarti bahwa di dalam bisni tidak ada pihak yang dirugikan. Sedangkan prinsip integritas moral berkaitan dengan pemenuhan standar moralitas yang berlaku di masyarakat. Tidak terpenuhinya salah satu prinsip tersebut merupakan pertanda adanya pelanggaran etika bisnis. Prinsip yang cukup sulit diukur adalah prinsip inegritas moral. Pengukurannya harus menggunakan sudut pandang moral yang meliputi hati nurani, kaidah emas, dan penilaian umum. Hati nurani digunakan untuk menentukan pilihan dalam bisnis yang sesuai dengan keinginan pelaku usaha. Bisnis harus sesuai dengan kepribadian dari pelaku usaha dan tidak boleh bertentangan. 

             Kaidah emas merupakan tindakan moral yang menghargai orang lain dan tidak menghina orang lain. Sedangkan penilaian umum berarti bisnis dinilai mempunyai etika ketika dinilai baik oleh masyarakat.

 

Tiga pendekatan dasar dalam merumuskan tingkah laku etika bisnis, yaitu:

·       Utilitarian Approach: setiap tindakan harus didasarkan pada konsekuensinya. Oleh karena itu, dalam bertindak seseorang seharusnya mengikuti cara-cara yang dapat memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, dengan cara yang tidak membahayakan dan dengan biaya serendah-rendahnya.

·       Individual Rights Approach: setiap orang dalam tindakan dan kelakuannya memiliki hak dasar yang harus dihormati. Namun tindakan ataupun tingkah laku tersebut harus dihindari apabila diperkirakan akan menyebabkan terjadi benturan dengan hak orang lain.

·       Justice Approach: para pembuat keputusan mempunyai kedudukan yang sama, dan bertindak adil dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan baik secara perseorangan ataupun secara kelompok.

 

Tata Cara Etika Bisnis

Etika bisnis yang harus dipahami dan dilakukan para profesional, antara lain:

1.  Sebutkan nama lengkap, dalam situasi berbisnis, mitra sebaiknya menyebutkan nama lengkap saat berkenalan. Namun jika namanya terlalu panjang atau sulit diucapkan, akan lebih baik jika sedikit menyingkat.

2.  Berdirilah saat memperkenalkan diri, berdiri saat mengenalkan diri akan menegaskan kehadiran mitra. Jika kondisinya tidak memungkinkan untuk berdiri, setidaknya mundurkan kursi, dan sedikit membungkuk agar orang lain menilai positif kesopanan motra.

3.  Ucapkan terima kasih secukupnya, dalam percakapan bisnis dengan siapapun, bos atau mitra perusahaan, hanya perlu mengucapkan terima kasih satu atau dua kali. Jika mengatakannya berlebihan, orang lain akan memandang kalau mitranya sangat memerlukannya dan sangat perlu bantuan.

4.  Kirim ucapan terima kasih lewat email setelah pertemuan bisnis, setelah mitra menyelesaikan pertemuan bisnis, kirimkan ucapan terima kasih secara terpisah ke email pribadi rekan bisnis Anda. Pengiriman lewat email sangat disarankan, mengingat waktu tibanya akan lebih cepat.

5.  Jangan duduk sambil menyilang kaki, tak hanya wanita, pria pun senang menyilangkan kakinya saat duduk. Namun dalam kondisi kerja, posisi duduk seperti ini cenderung tidak sopan. Selain itu, posisi duduk seperti ini dapat berdampak negatif pada kesehatan.

6.  Tuan rumah yang harus membayar, jika mengundang rekan bisnis untuk makan di luar, maka sang mitralah yang harus membayar tagihan. Jika sang mitra seorang perempuan, sementara rekan bisnis atau klien, laki-laki, ia tetap harus menolaknya. Dengan mengatakan bahwa perusahaan yang membayarnya, bukan uang pribadi.

 


Tujuan Etika BisniS

1.   Meningkatkan kesadaran moral,sehingga pebisnis bukan saja memikirkan keutnungandan kegiatan operasional, tapi juga nilai dan sikap yang harus dimiliki. Dengan adanya car aini maka perselisihan dapat dihindarkan.  

2.   Membuat batasan-batasan bagi para pelaku bisnis, merupakan etika yang harus dimiliki. Pembatasan inilah yang membuat bisnis dapat berjalan sesuai standard dan menghindari kecurangan.

3.   Meningkatkan relasi yang baik dengan para stake holder. Dengan cara sederhana ini maka secara tidak langsung hubungan yang terjalin akan awet , dan terjaga.

4.   Memberikan motivasi kepada pelaku bisnis untuk dapat meningkatkan kemampuan. Karena adanya standard yang sudah berlaku, dan harus dipatuhi oleh seluruh pebisnis.

 

Manfaat Etika Bisnis Untuk Perusahaan

1.   Memiliki Reputasi yang Baik 

Perusahaan yang menerapkan etika bisnis seharusnya akan memiliki citra yang baik dan membuat pelanggan terus bertambah. Dengan cara ini perusahaan dapat berkembang dan mencapai target dengan sukses. 

2.   Menimbulkan Kepercayaan

Perusahaan yang memiliki kejujuran akan mendapatkan manfaat seperti kepercayaan dari konsumen. Bukan saja loyalitas, tapi mereka akan merekomendasikan bisnis tersebut kepada orang lain.

3.   Keuntungan Maksimal

Perusahaan yang telah menerapkan etika bisnis, akan membuat pelanggan percaya, dan  menghasilkan keuntungan yang lebih maksimal. Hal ini terjadi karena pelanggan telah menaruh kepercayaan penuh.

4.   Menjunjung Nilai Moral

Nilai moral selalu berkaitan dengan etika bisnis, bahkan memberi efek kepada perilaku dan moral karyawan dalam perusahaan. Nilai ini sendiri yang membuat perusahaan menjadi lebih unggul.

 

Mau Lihat Contih Etika Bisnis? berikut adalah Contoh Etika Bisnis

 

Berikut ini beberapa etika bisnis yang harus dilaksanakan dan dilakukan oleh para profesional, di antaranya adalah:

1.   Sebutkan nama lengkap

2.   Berdirilah ketika memperkenalkan diri

3.   Ucapkan terima kasih secukupnya

4.   Jangan duduk sambil menyilang kaki

5.   Tuan rumah yang harus membayar

Untuk setiap bisnis, ada prinsip yang memandu etika. Prinsip etika berfungsi sebagai pedoman dan pedoman bagi para pemimpin dan sejumlah karyawan.


Prinsip Etika Bisnis

·      Integritas

Kapanpun ada tekanan besar untuk melakukan yang benar dan tidak, prinsip etika bisnis akan menjadi pedoman. Pemimpin dan karyawan hanya perlu menunjukkan keberanian dan integritas pribadi untuk melakukan apa yang benar.

Karenanya, etika bisnis haruslah tegak dan hormat. Ini akan diperjuangkan dalam memutuskan apa yang dianggap benar atau tidak. Sehingga hal inilah yang akan melahirkan integritas dalam bekerja dan berprofesi.

·      Loyalitas

·      Untuk mendapatkan kepercayaan, dibutuhkan loyalitas. Untuk mendapatkannya memang perlu adanya persahabatan. Hubungan persahabatan sangat diperlukan di masa-masa sulit. Loyalitas akan diperoleh dengan dukungan dan dedikasi tugas yang ada.

·      Kejujuran

Setiap orang yang ada di perusahaan, harus menjaga sikap jujurnya, ketika menghadapi rutinitas pekerjaannya. Mereka juga harus jujur ​​dan tidak menipu atau menyesatkan informasi kepada orang lain.

·      Menghormati dan peduli

Ini adalah dua bentuk perilaku yang berbeda dalam organisasi. Tapi mereka bisa berjalan bersama, itu sebabnya mereka ditempatkan di bawah satu prinsip. Ketika seorang eksekutif beretika, dia berbelas kasih, baik hati, dan perhatian. Pemimpin perlu menunjukkan rasa hormat terhadap martabat, privasi, otonomi dan hak karyawan.

·      Keadilan

Kepemimpinan perusahaan tidak harus adil dalam segala hal. Meski begitu, pimpinan tidak boleh salah menggunakan kekuatannya. Dengan demikian, etika bisnis menghalanginya untuk mencoba dan tidak melakukan sesuatu, demi mendapatkan keuntungan apapun. Selain itu, pemimpin tidak boleh memanfaatkan setiap kesalahan atau kesalahan orang lain. Mereka harus toleran, berpikiran terbuka, mau mengakui kesalahan mereka sendiri. Pemimpin juga harus mampu mengubah keyakinan dan posisinya berdasarkan situasi.

·      Kepemimpinan

Pemimpin di mana pun, jika etis, harus menjadi panutan bagi orang lain. Mereka harus mampu menangani tanggung jawab dan menyadari peluang sesuai dengan tanggung jawab jabatannya. Para eksekutif ini akhirnya menjadi andalan bagi orang lain.

Etika bisnis dianggap sangat penting terutama pada masa-masa awal berdirinya perusahaan. Sampai saat itu bisnis atau perusahaan menghadapi perubahan. Demikianlah penjelasan dari saya mengenai Etika Bisnis semoga apa yang disampaikan dapat bermanfaat, terima kasih.

Kesimpulan

Pada dasarnya, di dalam dunia bisnis sendiri, salah satu elemen penting yang harus diperhatikan adalah etika. Selain itu etika sendiri tidak hanya mencakup aspek yang berkaitan tentang individu melaikan berkaitan juga dengan aspek perusahaan dan masyarakat. Selain itu, dengan memiliki etika bisnis yang baik, hal ini akan mendorong anda untuk mengembangkan lebih besar lagi bisnis yang anda bangun.

 

Reference:

https://id.wikipedia.org/wiki/Etika_bisnis

https://pintek.id/blog/etika-bisnis/

https://greatdayhr.com/id-id/blog/pengertian-etika-bisnis/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.