Minggu, September 12

MENGELOLA SDM BERKUALITAS PADA ORGANISASI

Direview Oleh :

Rohmah Fitriani  @S14-ROHMAH

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Setiap perusahaan tentu menginginkan tenaga kerja berkualitas, produktif, berkinerja tinggi, konsisten, loyal, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bisnis organisasi. Guna mendapatkan karyawan ideal semacam itu, HRD bekerja untuk mengoptimalkan manajemen sumber daya manusia sesuai rencana yang ditetapkan oleh manajemen perusahaan.

SDM merupakan patner pengusaha untuk mencapai tujuan organisasi. Dengan demikian SDM harus selalu meningkatkan kompetensinya, seiring dengan perkembangan era globalisasi. Agar dapat bersaing dalam persaingan bisnis perusahaan dituntut untuk memperoleh, mengembangkan, dan mempertahankan Sumber Daya Manusia yang berkualitas.

1.2 Rumusan Masalah

a. Apa yang dimaksud dengan Sumber Daya Manusia (SDM)?

b. Faktor yang mempengaruhi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)?

c. Mengapa mengelola Sumber Daya Manusia diawali dengan proses rekrutasi yang tepat ?

1.3 Tujuan

a. Apa yang dimaksud dengan SDM.

b. Mengetahui apa yang menjadikan faktor yang mempengaruhi kualitas SDM yang tepat untuk sebuah organisasi.

c. Bagaimana cara mengelola Sumber Daya Manusia yang tepat.

 

BAB II

PEMBAHASAN

2.1  Sumber Daya Manusia (SDM)

SDM secara mikro merupakan individu yang bekerja serta menjadi anggota suatu perusahaan atau institusi juga umum disebut dengan pegawai, buruh, karyawan, pekerja, tenaga kerja serta sebagainya. SDM secara makro merupakan suatu penduduk pada suatu negara yang telah memasuki usia angkatan kerja, baik itu yang belum bekerja atau juga yang sudah mendapatkan pekerjaan.

 


Tabel piramida penduduk untuk Statistik Indonesia 2020 dan 2025 menunjukkan angka usia kerja yang kita miliki mempunyai komposisi yang lebih banyak. Sehingga SDM memang dapat menjadi faktor yang diunggulkan untuk maju. Disamping banyaknya SDM yang dimiliki, harus ditunjang dengan kualitas yang signifikan untuk dapat bersaing di era Ekonomi Asean, dimana pesaingnya tidak hanya dari dalam negeri namun berkompetisi dengan warga negara luar.

2.2  Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas SDM

Adapun beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kualitas dari sumber daya manusia, diantaranya :

a. Pendidikan

Pendidikan yang baik itu dapat menghasilkan juga SDM yang baik. Jadi betapa pentingnya pendidikan dalam menghasilkan sumber daya yang berkualitas serta memiliki daya saing. SDM yang berkualitas tersebut dapat meningkatkan produktivitas di dalam bekerja sehingga tujuan dari sebuah organisasi-pun bsia dengan mudah untuk tercapai. Umumnya negara-negara maju itu memiliki tingkat pendidikan yang baik.

b. Lingkungan

Lingkungan sangat berpengaruh di dalam membentuk karakter manusia. Maka dengan keadaan lingkungan yang baik itu umumnya akan membentuk karakter manusia yang tentu baik juga, sehingga dapat/bisa menghasilkan SDM yang berkualitas serta mempunyai daya saing. Lingkungan yang berpengaruh membentuk karakter manusia misalnya ialah seperti lingkungan tempat tinggal, lingkungan pendidikan, lingkungan bermain, dan lain-lain.

2.3   Proses Pengelolaan SDM

Pengelolaan dan pengembangan SDM di perusahaan tidak hanya berhenti sebatas pengelolaan administrasi & remunerasi (absen, lembur, kontrak kerja, gaji, dsb). Namun, jika kita telaah lebih dalam, setiap praktik pengelolaan SDM sangat berpengaruh dalam menghasilkan SDM yang berkinerja tinggi di perusahaan. Siklus pengelolaan SDM pada umumnya merupakan tahapan dari:

a. Planning

Tahapan perencanaan merupakan hal paling penting bagi departemen HRD, karena disinilah awal mula penentuan keberhasilan program HRD. Perencanaan manajemen SDM perusahaan selayaknya selaras dengan Visi, Misi dan Sasaran Strategis (Strategic Goal) perusahaan. Dengan memahami “arah” yang akan dituju perusahaan, departemen HRD dapat menentukan kebutuhan-kebutuhan SDM yang dapat menunjang pencapaian tujuan & sasaran perusahaan. Tataran teknisnya adalah; Perancangan struktur organisasi perusahaan, Perencanaan Jumlah & kualifikasi karyawan (Man Power Planning), Job Deskripsi serta prosedur kerja seperti apa ayang akan digunakan oleh perusahan, kebijakan-kebijakan terkait manajemen SDM apa yang perlu dikembangkan, yang semuanya merupakan upaya untuk mendukung pencapaian sasaran strategis perusahaan.

b. Attaining

Mendapatkan SDM yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan pekerjaan. Untuk mendapatkan SDM yang berkualitas tinggi, sesuai kualifikasi yang dibutuhkan, serta sesuai dengan nilai-nilai perusahaan, dibutuhkan adanya sistem rekrutmen dan seleksi yang baik. Mencakup proses penentuan kualifikasi & standar kompetensi dibutuhkan, Publikasi untuk menjaring kandidat, system seleksi administrasi, system seleksi potensi & kompetensi, dsb. Semua hal tersebut sangat berkaitan dengan SOP rekrutmen perusahaan dan kompetensi bagian rekrutmen terutama dalam hal seleksi (psikotes, interview skill, negotiation skill, dsb). sistem hubungan industrial antara perusahaan dan karyawan seperti apa yang akan digunakan (PKWT dan sejenisnya).

c. Developing

SDM yang telah tersedia di perusahaan tentunya perlu dikembangkan potensinya agar dapat menghasilkan kinerja yang cemerlang, oleh karena itu proses penentunan rencana pelatihan melalui Analisa Kebutuhan Pelatihan (Training Need Analysis), penyusunan rencana pengembangan individu (Individual Development Plan), penyusunan Matriks Pelatihan karyawan sesuai posisinya, merupakan hal-hal yang perlu dikembangkan di dalam tahapan ini. Masih dalam tahap ini, pengembangan jalur karir pun menjadi suatu hal yang penting dikembangkan, hal ini berkaitan erat dengan program pelatihan. Dengan adanya jalur karir, perencanaan pelatihan & pengembangan menjadi semakin jelas arahnya.

d. Maintaining

Mengelola dan mempertahankan (retention) karyawan menjadi suatu hal yang penting dikarenakan perusahaan telah berinvestasi pada karyawan melalui program-program pelatihan & pengembangan. Untuk mempertahankan karyawan (yang berkualitas), HRD perlu mengembangkan system kompensasi & benefit yang kompetitif dengan industry sejenis. Seperti standar salary yang kompetitif, dan benefit lain yang dapat diberikan perusahaan kepada karyawan. Membangun iklim kerja yang kondusif juga merupakan hal penting dalam tahapan ini

e. Retaining

Merupakan gabungan antara mempertahankan atau mengeluarkan karyawan (rasionalisasi), mengeluarkan berarti dua hal ; memecat atau pension. Dalam hal ini departemen HRD perlu menyiapkan strategi yang safe dalam hal melepaskan karyawan dari perusahaan baik yang berupa rasionalisasi, pemecatan ataupun karyawan pensiun. Program seperti Pre Pension Program serta Talent Management dalam rangka menyiapkan suksesi para leader yang ada di perusahaan merupakan hal yang perlu dipersiapkan oleh departemen HRD.

2.4  Tujuan Pengelolaan SDM

Tujuan dari pengelolaan SDM sebagai berikut :

a. Untuk mengembangkan efektivitas kerja sumber daya manusia di dalam organisasi.

b. Memperbaiki kualitas tenaga kerja dalam suatu organisasi sehingga dapat memberikan kontribusi lebih kepada organisasi.

c. Memberikan aturan kerja yang efektif dengan produktivitas tinggi kepada organisasi.

d. Untuk menyeimbangkan antara tujuan masing-masing individu dan menyelaraskan nya hingga mampu bergerak dalam irama yang sama demi mencapai tujuan bersama yaitu tujuan perusahaan.

e. Untuk membantu para manajer fungsional dan manajer lini dalam mengelola seluruh tenaga kerja atau karyawan selaku sumber daya manusia dengan cara yang lebih efektif.

 


                                                                   Mindmapping


BAB III

KESIMPULAN

 

3.1 Kesimpulan

Pengelolaan SDM yang baik dapat berguna untuk perusahaan mewujudkan tujuannya. Dengan demikian SDM harus selalu meningkatkan kompetensinya, seiring dengan perkembangan era globalisasi. Agar dapat bersaing dalam persaingan bisnis perusahaan dituntut untuk memperoleh, mengembangkan, dan mempertahankan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Selain itu SDM merupakan aset perusahaan yang paling mahal dibanding dengan aset-aset lain karena SDM merupakan penggerak utama organisasi perusahaan.

 

DAFTAR PUSAKA

https://www.blj.co.id/2014/08/27/faktor-internal-dan-eksternal-dalam-mencetak-sdm-yang-berkualitas/

https://pendidikan.co.id/pengertian-sdm-fungsi-faktor-contoh-dan-menurut-para-ahli/

https://robierivai.wordpress.com/2012/09/26/siklus-manajemen-sdm-perusahaan/

https://www.karyaone.co.id/blog/manajemen-sumber-daya-manusia/

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.