Jumat, Oktober 1

Kemampuan Literasi Adalah Solusi Young Entrepreneur Dalam Meningkatkan Ekonomi Produktif

 





Disusun Oleh :

Aziz Ramadhan (41619110026)

(@S11-AZIZ)




BAB I

PENDAHULUAN

 

PENGGUNA internet di Indonesia setiap tahun dilaporkan terus tumbuh dengan perkiraan saat ini mencapai 73% atau dengan 196 juta pengguna. Namun, pengetahuan teknologi yang masih rendah dan tenaga kerja yang kurang terampil dianggap menjadi kendala digitalisasi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

 

Pelaku UMKM sendiri sebanyak 64,2 juta menurut data Kementerian Koperasi, Usaha Keci, dan Menengah (KUKM). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Delloite Access Economics juga menunjukkan, 36% UMKM nasional masih menggunakan metode pemasaran konvensional dan hanya 18% UMKM yang dapat menggunakan media sosial dan website untuk mempromosikan produknya. 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

Masalah pengangguran merupakan masalah yang dihadapi oleh setiap Negara. Di Indonesia angka pengangguran terbanyak justru diciptakan oleh kelompok terdidik. Fenomena rendahnya minat dan motivasi pemuda Indonesia untuk berwirausaha dewasa ini menjadi pemikiran serius berbagai pihak, baik pemerintah, dunia pendidikan, dunia industri, maupun masyarakat. Berbagai upaya dilakukan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan terutama merubah mindset para pemuda yang selama ini hanya berminat sebagai pencari kerja (job joker).

 

Menurut Sukirno (1994), Pengangguran adalah suatu hal yang tidak dikehendaki, namun suatu penyakit yang terus menjalar pada lingkup masyarakat luas, hal ini dikarenakan banyak faktor yang mempengaruhinya seperti, sedikitnya lapangan pekerjaan yang menampung para pencari kerja, kurangnya keahlian yang dimiliki oleh para pencari kerja, kurangnya informasi yang dapat diakses dan budaya malas yang masih menjakiti para pencari kerja.

 

 

Kewirausahaan diyakini dapat menjadi faktor pendorong kemajuan suatu negara. Hal tersebut dapat dipahami karena sejumlah kecil wirausahawan dapat menciptakan lapangan pekerjaan kepada yang lainnya sehingga memberikan efek positif bagi perekonomian. Namun sebelum seseorang memulai atau menciptakan suatu usaha, harus dan wajib baginya dalam meningkatkan pemahaman kewirausahaannya terakit usaha apa yang akan dirintis, bagaimana cara mengelola, strategi apa yang dibutuhkan dalam menunjang keberhasilan, bagaimana mengantisipasi dan mengatasi problematika yang muncul dan lainnya. Disinilah pentingnya pengetahuan kewirausahaan yang dapat menjadi bekal sebelum memulai usaha.


Literasi digital


Literasi digital merupakan kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi dari berbagai sumber digital. Kompetensi literasi digital ini berguna untuk menghadapi ledakan informasi akibat munculnya internet, penggunaan internet pada masyarakat umumnya bervariasi, namun pada remaja internet bukan hanya digunakan untuk mencari informasi akademik melainkan juga untuk membangun relasi melalui situs jejaring sosial.

 

Gilster (Herlin, 2012) mengemukakan bahwa literasi digital adalah kemampuan menggunakan teknologi dan informasi dari piranti digital secara efektif dan efisien dalam berbagai konteks seperti akademik, karir dan kehidupan sehari-hari.

 

Dalam era digital yang pesat saat ini dapat mendorong enterpreneurship untuk membuka wirausaha dengan mudah dengan berbagai keuntungan dan kemudahan yang di dapatkan. Kementrian Kopreasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) pada tahun 2017 melansir sebanyak 3,79 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sudah memanfaatkan platform online dalam memasarkan produknya. Jumlah ini berkisar 8 persen dari total pelaku UMKM yang ada di Indonesia, yakni 59,2 juta.


Perkembangan teknologi informasi

 

Perkembangan teknologi informasi yang sedemikian cepat telah membawa dunia perdagangan pada sebuah arena baru yang dinamakan ekonomi digital yang merupakan tren bisnis sekarang dan masa depan. Ekonomi berbasis elektronik yang sering disebut ekonomi digital atau e-commerce mempunyai potensi besar di masa mendatang dan berperan penting menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Dalam era digital yang pesat saat ini mendrong enterpreneurship untuk membuka wirausaha dengan mudah dengan berbagai keuntungan dan kemudahan yang di dapatkan




Keberlanjutan Usaha Pedagang Pakaian Melalui Lterasi Kewirausahaan

 

 

           Pada konsep ini literas kewirausahaan memberikan pengaruh yang besar bagi keberlanjutan usaha yang terdapat pada 3 aspek yaitu pengetahuan, faktor yang mempengaruhi dan unsur pokok.

 

a.      Pengetahuan

Salah satu indikator yang ada pada literasi kewirausahaan adalah mengenai pengetahuan dasar kewirausahaan. Pengetahuan dasar kewirausahaan merupakan sebuah pemahaman mengenai berdagang atau berwirausaha yang dimiliki oleh seorang pedagang yaitu salah satunya mengenai cara mendirikan sebuah usaha, hal ini bisa diketahui sebelum melakukan atau mendirikan sesbuah usaha ataupun setelah mendirikan sebuah usaha

b.     Faktor Yang Berpengaruh

Dalam berwirausaha mempunyai faktor-faktor yang mempengaruhi, faktor-faktor yang berpengaruh terhadap literasi kewirausahaan adalah pembentukan pola pikir, pembentukan sikap, dan pembentukan perilaku. Selain dari beberapa hal tersebut faktorfaktor yang berpengaruh dalam berwirausaha sangat berkaitan dan penting yaitu modal, modal yang menjadi kebutuhan utama untuk mendukung sebuah usaha agar bisa terus berkembang, serta keterampilan juga menjadi hal penting agar menjadi startegi penjualan

c.      Unsur Pokok

Sebuah persaingan tentu ada dalam sebuah usaha Disebutkan bahwa beberapa karakter yang harus dimiliki bagi seorang wirausaha yaitu sabar, ramah, tidak mudah marah, pintar melakukan promosi barang

 

Keberlanjutan Usaha Melalui Literasi Digital



a.      Pengatahuan Dasar Digital

Pengatahuan dasar digital adalah sebuah pemahaman mengenai teknologi dan perkembangannya yang sudah memasuki dunia pemasaran, dengan melihat perkembangan teknologi saat ini yang begitu pesat membawa proses penjualan menjadi semakin canggih, hal ini tentu mempengaruhi proses jual beli antara penjual dan konsumen

 

b.     Evaluasi konten dan informasi

indikator selanjutnya adalah evaluasi konten dan informasi. Setelah membuat sebuah akun di sosial media seperti facebook, langkah selanjutnya adalah mengelolanya, akun yang digunakan untuk berdagang harus dikelola dengan baik

 

c.      Pencarian Internet

Hal penting selanjutnya adalah cara agar akun yang dibuat mudah ditemukan oleh pengunjung atau dalam pencarian internet, dikarena banyak pesaing maka perlu untuk melakukan cara agar akun mudah dalam pencarian atau mudah didapatkan.

 

 

 

 

BAB III



PENUTUP 

KESIMPULAN

 

1.         Literasi kewirausahaan mempengaruhi dalam keberlanjutan suaha. Dalam berwirausaha dibutuhkan pengetahuan mengenai kewirasuahaan, dan mengetahui faktor yang berpengaruh dalam berwirasuaha dan memiliki unsur pokok kewirausahaan yang mana kreatifitas, kesabaran diri dan keterampilan dalam menjalankan suaha.

 

2.         Literasi digital mempengaruhi keberlanjutan usaha. Dalam berwirausaha dibutuhkan pengetahuan mengenai digital, evaluasi konten serta pencarian internet untuk membantu pemasaran dan keamanan akun usaha.

 

   3  Keberlanjutan usaha. Dalam berwirausaha pengetahuan dasar dalam keberlanjutan usaha. Memiliki faktor pendukung dan faktor penghambat yang memicu pengusaha memperbaiki sistem dalam berwirausaha.

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

  1.Dessy nur amalia.’”Modul perkulihan kewirausahan 2  UMB

       2.Salsabila, F. (2019). Pengaruh Literasi Ekonomi Dan Literasi Digital Terhadap Perilaku Berwirausaha Sektor Kuliner Yang Terdaftar Pada Aplikasi Go Food Di Pasar Segar Kota Makassar (Doctoral Dissertation, Universitas Negeri Makassar).

3.Widyastuti, D. A. R., Nuswantoro, R., & Sidhi, T. A. P. (2016). Literasi digital pada perempuan pelaku usaha produktif di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Aspikom, 3(1), 1-15.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.