Minggu, Oktober 17

Pengelolaan Keuangan Dalam Berwirausaha


Oleh : Alwan Nurfadli @S13-ALWAN

 

Pengelolaan keuangan bisnis mencakup lebih dari sekedar menyimpan seperangkat buku yang akurat dan menyeimbangkan rekening bisnis. Pengelolaan keuangan bisnis adalah mengelola keuangan bisnis sehingga tidak mengeluarkan terlalu banyak uang dan tetap siap untuk semua pengeluaran, juga distribusi keuntungan.

Tanggung jawab pengelolaan keuangan memengaruhi semua aspek bisnis. Sebuah usaha yang menjual dengan baik namun memiliki pengelolaan keuangan yang buruk bisa mengalami kegagalan.

Pengelolaan keuangan yang baik juga akan mampu membantu pemilik usaha mengetahui kondisi perusahaan tentang seberapa efektif keuangan perusahaan dan bagaimana kondisi perusahaan kedepan.

Ada beberapa hal yang membuat manajemen keuangan menjadi hal yang penting untuk sebuah bisnis. Diantaranya adalah:

·         Mengetahui Pengeluaran Modal

Dengan pengelolaan keuangan yang baik Anda akan mengetahui saat melakukan pembelian aset yang menghasilkan pendapatan. Semua pertimbangan keuangan untuk belanja modal harus menyeimbangkan jumlah pendapatan yang akan dihasilkan aset dengan jumlah yang akan dikeluarkannya.

·         Mengelola Kas Operasional

Dengan mengelola arus kas dengan baik, Anda akan selalu memiliki cukup kas untuk membayar sewa, utilitas, telepon, asuransi, gaji karyawan dan persediaan. Untuk itu, Anda harus melihat ke depan dan melihat kapan piutang bisnis jatuh tempo dan bandingkan dengan tanggal jatuh tempo tagihan yang terutang.

·         Menurunkan Biaya

Salah satu tanggung jawab manajemen keuangan adalah menjaga biaya serendah mungkin. Anda dapat meminta vendor untuk harga yang lebih rendah, mengurangi jumlah karyawan yang, mengurangi penggunaan listrik, atau membeli persediaan secara massal.

·         Laporan Keuangan Untuk Evaluasi Bisnis

Banyak pengusaha yang salah mengambil langkah karena tidak adanya laporan keuangan. Dengan adanya laporan keuangan, pengusaha dapat lebih mudah mengevaluasi bisnisnya. Sekaligus membuat inovasi untuk mengembangkan bisnis lebih tepat sesuai informasi yang menyediakan dalam laporan keuangan.

Banyak para pengusaha masih sering mencampur-adukkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha yang sebetulnya menjadi kesalahan fatal untuk perkembangan usaha ke depannya. Lalu usaha yang susah payah dibangun runtuh perlahan.

Banyak pula dari kalian yang tak mengerti akan pentingnya menyusun manajemen keuangan. Meskipun usaha yang kalian jalani masih terbilang kecil, tak ada salahnya mulai memperbaiki pengelolaan keuangan tersebut.

Cara yang dapat dilakukan untuk mengelola keuangan dalam bisnis diantaranya adalah :

1.      Memisahkan Keuangan Pribadi dan Bisnis
Berada di susunan pertama, mengatur keuangan bisnis adalah dengan memberi sekat yang jelas antara uang pribadi kalian dengan hasil bisnis. Ini disebut sebagai biang keladi gagalnya suatu usaha, maka coba kalian lakukan cara ini.

2.      Menentukan Besar Keuntungan yang Ingin Dicapai
Langkah kedua dalam menyusun manajemen keuangan yaitu menentukan besar keuntungan yang ingin dicapai. Dari sini, kalian harus mulai merencanakan target. Terdengar ambisius? Tidak, usaha sekecil apapun pasti punya target tertentu supaya usaha berjalan lancar.

3.      Menyusun Rencana Anggaran dengan Detail
Bagian terpenting dalam kelangsungan sebuah usaha baik besar maupun kecil adalah menyusun anggaran secara detail. Anggaran dana yang kalian rencanakan dengan matang bisa menekan berbagai resiko pengeluaran yang memberatkan anggaran.

4.      Membuat Jurnal yang Sistematis
Selesai dengan rincian anggaran dana usaha, saat memulai bisnis kalian harus mampu membuat jurnal atau pembukuan keuangan yang rapi dan sistematis. Minimal arus kas berupa pemasukan dan pengeluaran dapat tercatat dan relevan dengan jumlah saldo di rekening.
 
5.      Mengelola Perputaran Kas
Ketika bisnis kecil kalian sudah berjalan, jangan melulu berpatok pada besarnya keuntungan yang diperoleh. Tapi kalian juga harus melihat beban atau tanggungan yang mesti dilunasi secepatnya seperti kredit atau utang dan persediaan barang dagangan.
 
6.      Mengawasi Laju Modal, Harta, dan Kredit
Ketika usaha kecil kalian menghasilkan keuntungan lebih dari apa yang kalian bayangkan, jangan dengan mudah menghamburkan uang yang terlihat mulai menggendut itu. Jangan pernah gegabah membelanjakan uang dengan mudah.

7.      Mempersiapkan Dana Darurat
Bukan hanya kelangsungan keuangan pribadi dan keluarga saja yang tidak bisa diprediksi. Tapi lika-liku usaha kalian yang meski kelihatannya baik-baik saja, segala kemungkinan terburuk bisa terjadi kapan saja.

8.      Mengembangkan Usaha
Menikmati keuntungan usaha merupakan bonus akhir apabila kalian telah berhasil melewati godaan keuntungan kecil di awal usaha. Namun tentu harus digunakan secara bijak dan sebisa mungkin menyisihkan keuntungan itu untuk perkembangan usaha.

Referance :

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-4-manfaat-laporan-keuangan-untuk-bisnis/

https://www.jurnal.id/id/blog/2017-kenapa-manajemen-keuangan-itu-penting-untuk-bisnis/

https://www.trusvation.com/9-langkah-menyusun-manajemen-keuangan-untuk-bisnis-kecil/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.