Sabtu, Oktober 30

STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PADA PERUSAHAAN

 Di Review Oleh : Siti Masitoh (@S19-SITI)


        I.            Latar Belakang

Pada dasarnya setiap perusahaan yang menghasilkan suatu barang atau jasa perlu kegiatan pemasaran, Karena pemasaran merupakan kegiatan pokok yang harus dilakukan Oleh setiap Perusahaan guna mencapai tujuan perusahaan itu sendiri. Setiap perusahaan yang menghasikan barang diharapkan selalu mengerti dan memahami apa yang terjadi di pasar dan apa yang menjadi keinginan konsumen, Di era globalisasi seperti saat ini, Munculnya persaingan dalam dunia bisnis tidak bisa dihindari lagi, adanya pesaing, Oleh karena itu Perusahaan dihadapkan dengan berbagai peluang dan ancaman, Baik yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri, Semakin sengitnya persaingan dapat dipicu oleh semakin majunya teknologi, salah satunya teknologi produksi, Kemajuan teknologi produksi berdampak pada sulitnya memperdakan antara produk – produk suatu perusahaan dengan perusahaan yang lainnya, Untuk itu hal yang perlu diperhatikan yaitu kebijaksanaan produk, harga , promosi, dan distribusi.

Kegiatan pemasaran suatu perusahaan memiliki beberapa tujuan yang hendak dicapai, baik tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang. Dalam jangka pendek biasanya untuk merebut hati konsumen terutama untuk produk yang baru diluncurkan. Sedangkan dalam jangka panjang dilakukan untuk mempertahankan produk-produk yang sudah ada agar tetap eksis. Secara umum, Memahami konsep pemasaran, maka perlu diperkenalkan suatu pemahaman mengenai konsep strategi pemasaran. Untuk menghadapi di dalam mendapatkan pelanggan, suatu perusahaan harus menyadari bahwa tidaklah muda tanpa ada sebuah tindakan nyata berupa kerja keras dengan menggunakan strategi yan tepat untuk meningkatkan jumlah pelanggan, strategi merupakan kunci penting terhadap keberhasilan sebuah perusahaan dalam meraih pelanggan.

        I.            Pembahasan

A.      Pengertian Pemasaran



Pemasaran merupakan proses kegiatan secara menyeluruh, terpadu dan terencana, yang dilakukan oleh sebuah institusi atau organisasi dalam menjalankan usaha agar dapat memenuhi kebutuhan pasar dengan cara membuat produk.Produk harus memiliki nilai jual, penetapan harga, selling, dan harus mendistribusikan-nya melalui kegiatan pertukaran untuk dapat memuaskan konsumen dan perusahaan.

B.      Strategi Pemasaran



Secara umum, strategi pemasaran merupakan sebuah upaya dalam memasarkan atau mengenalkan produk atau jasa kepada masyarakat. Menggunakan rencana serta taktik yang matang,sehingga tujuan dari strategi pemasaran bisa meningkatkan jumlah penjualan. Strategi pemasaran juga bisa diartikan sebagai rentetan usaha oleh perusahaan untuk mencapai suatu tujuan. Dalam prakteknya, strategi pemasaran memiliki peranan penting dalam meningkatkan nilai ekonomi sebuah perusahaan. Dalam sebuah bisnis, terdapat tiga faktor yang biasanya menjadi penentu harga jual sebuah barang atau jasa. Faktor tersebut adalah produksi, pemasaran, dan konsumsi. Berdasarkan faktor tersebut, pemasaran menjadi penghubung antara produksi dan konsumsi.

C.      Fungsi Strategi Pemasaran



Menilik dari penjelasan para ahli diatas, fungsi dari strategi pemasaran sebenarnya sudah cukup jelas. Namun, agar lebih memahami mengenai fungsi dari strategi pemasaran, terdapat empat garis besarnya.

 

1.  Bisa meningkatkan motivasi dalam melihat masa depan bisnis yang sedang dijalankan. Strategi pemasaran yang mengharuskan pelaku bisnis untuk dapat memperkirakan laju bisnis di masa depan, memberikan semangat dalam berusaha. Hal ini tentu sangat penting agar bisnis dapat berjalan dengan maksimal.

2.  Sebagai pengatur arah jalannya sebuah bisnis atau perusahaan. Dengan begitu, koordinasi tim pemasaran dapat berjalan dengan lebih efektif serta sesuai target.

3.      Menjadi alat bantu untuk meraih tujuan perusahaan atau bisnis, baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang.

4.     Adanya standar penilaian dari prestasi kerja dari para anggota di bidang usaha atau perusahaan tersebut. Dengan adanya standar penilaian tersebut, pengawasan mutu serta kualitas kerja akan menjadi lebih efektif.

D.     Tujuan Strategi Pemasaran



Melihat dari fungsinya diatas, strategi pemasaran umumnya memiliki tujuan yang beragam, di antaranya:

1.      Agar tim pemasaran dapat meningkatkan kualitas dari koordinasi antar individu yang ada didalamnya.

2.     Digunakan sebagai media ukur dari hasil pemasaran yang diukur berdasarkan pada standar prestasi yang sudah ditentukan sebelumnya.

3.      Sebagai dasar pemikiran dalam mengambil keputusan marketing atau pemasaran.

4.     Menjadi sebuah kegiatan untuk mengembangkan kemampuan sebuah bisnis untuk bisa beradaptasi.

E.      Bentuk-bentuk Strategi Pemasaran



Dalam bentuk situasi strategi pemasaran ini terdapat strategi acuan pemasaran, yang menetapkan komposisi yang terbaik dari beberapa hal komponen pemasaran, untuk dapat mencapai sasaran pasar yang dituju, dan sekaligus mencapai tujuan dan sasaran perusahaan. Adapun bentuk strategi pemasaran yaitu, Strategi Produk, strategi harga, strategi, penyaluran atau distribusi, strategi promosi, dan strategi pemasaran.

1)      Strategi Produk

Pengertian Produk

Bahwa produk adalah barang atau jasa yang dihasilkan untuk digunakan oleh konsumen untuk memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasannya. Segala sesuatu yang bisa ditawarkan kepada pasar untuk mendapatkan perhatian, dimiliki, digunakan atau dikonsumsi, yang meliputi barang secara fisik, jasa, kepribadian, tempat, organisasi dan buah fikiran. Jadi, produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada seseorang untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka.

Pengembangan produk

Pengembangan produk merupakan atau aktivitas yang dilakukan dalam menghadapi kemungkinan perubahan suatu produk kearah yang lebih baik, sehingga dapat memberikan daya guna maupun daya pemuas yang lebih. Jadi, kegiatan pengembangan produk ini merupakan suatu usaha yang direncanakan dan dilakukan secara sadar untuk memperbaiki produk yang ada atau menambah banyaknya ragam produk yang dihasilkan dan dipasrakan. Pengembangan produk dilakukan secara terus-menerus, dimulai dari dari produk apa yang dihasilkan perusahaan dan yang perlu diadakan, sampai kepada keputusan untuk menghilangkan atau mengeliminir suatu produk tertentu. Adapun faktor yang mendorong pengembangan produk adalah sebagai berikut:

1.      Terjadi kelebihan kapasitas dalam perusahaan yang perlu diperhatikan, sehingga untuk menghindarinya perlu dilakukan penganalisaan sebab dan berusaha mencari penyelesaianya dengan pengembangan produk

2.      Adanya hasil sampingan yang mungkin masih dapat dibuat dalam suatu jenis produk lain.

3.      Adanya usaha untuk menggunakan bahan yang sudah ada dalam memproduksi suatu produk yang mempunyai nilai yang tinggi.

Dalam pengembangan produk baru pada dasarnya bahwa proses pengembangan produk baru harus berasal dari penetapan seleksi strategi produk baru secara jelas.

2)      Strategi Harga

Harga yaitu jumlah yang harus dibayar pelanggan untuk produk itu. Harganya harus sesuai dengan pandangan tentang nilainya, supaya pembeli tidak beralih ke pesaingnya. Dalam penetapan harga perlu diperhatikan factor yang mempengaruhinya, baik langsung maupun tidak langsung. Faktor yang mempengaruhi secara langsung yaitu harga bahan baku, biaya produksi, biaya pemasaran, adanya peraturan pemerintah dan faktor lainya. Faktor yang tidak langsung, yaitu produk sejenis, potongan (discount) untuk para penyalur dan konsumen. Dalam strategi penetapan harga, disamping faktor tersebut di atas, perlu pula diperhatikan tujuan penetapan harga dan prosedur penetapan harga itu. Adapun beberapa tujuan penetapan harga yang diambil yaitu:

·         Memperoleh laba yang maksimum

·         Mendapatkan share pasar tertentu

·         Memerah pasara (market skimming)

·         Mencapai tingkat hasil penerimaan penjualan maksimum pada waktu itu.

·         Mencapai keuntungan yang ditargetkan

·         Mempromosikan produk

3)      Strategi Saluran (Distribusi)

Saluran distribusi merupakan saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan produk dari produsen ke konsumen atau industry pemakai. Pemillihan tempat distribusi yang tepat sangat penting dilakukan untuk memperluas pasar dalam mencapai keuntungan yang diinginkan.

4)      Strategi Promosi

Pengertian promosi

Dalam sebuah strategi pemasaran, promosi adalah kegiatan yang ditunjukan untuk mempengaruhi konsumen agar mereka dapat menjadi kenal akan produk yang ditawarkan oleh perusahaan kepada mereka dan kemudian mereka menjadi senang lalu membeli produk tersebut.

Alat dalam promosi

Adapun alat-alat yang dapat dipergunakan dalam mempromosikan suatu produk, yaitu:

·         Iklan (advertising) Merupakan bentuk strategi pemasaran dimana suatu penyajian dan promosi dari gagasan, barang atau jasa yang dibiayai oleh suatu sponsor tertentu yang bersifat non-personal. Media yang sering digunakan dalam iklan ini adalah radio, televise, majalah, surat kabar, dan lain sebagainya.

·         Penjualan pribadi (personal Selling) Merupakan penyajian secara lisan dalam suatu pembicaraan denga seseorang atau lebih calon pembeli dengan tujuan agar dapat terealisirnya penjualan.

·         Promosi penjualan (sales promotion) Merupakan bentuk strategi pemasaran dimana segala kegiatan pemasaran selain personal selling, iklan, dan publikasi, yang merangsang pembelian oleh konsumen dan keefektifan agen seperti pameran, pertunjukan, demontrasi dan segala usaha penjualan yang tidak dilakukan secara teratur.

·         Publikasi (publicity) Merupakan usaha untuk merangsang permintaan dari suatu produk secara non-personal dengan membuat, baik yang berupa berita yang bersifat komersial tentang produk tersebut di dalam media cetak atau tidak, maupun hasil wawancara yang disiarkan dalam media tersebut.

5)      Strategi Pasar

Pasar adalah arena pertukaran potensial baik dalam bentuk fisik sebagai tempat berkumpul dan bertemunya para penjual dan pembeli, maupun yang tidak berbentuk fisik yang memungkinkan terlaksananya pertukaran, karena dipenuhinya persyaratan pertukaran, yaitu minat dan citra serta daya beli.  Dengan demikian keberadaan pasar merupakan bentuk strategi pemasaran yang terbuka memberi kesempatan bagi masyarakat untuk mengambil bagian dalam menentukan harga. Sehingga harga di tentukan oleh kemampuan riil masyarakat dalam mengoptimalisasikan faktor produksi yang ada di dalamnya. 

F.      Langkah –Langkah Strategi

Untuk melakukan pemasaran perlu adanya langkah-langkah yang tepat agar nantinya stratategi pemasarannya mengena pada sasaran. Adapun bentuk dan langkah-langkah strategi dalam teori ini yaitu segmentasi pasar, targeting pasar, dan positioning. Yang dapat digambarkan seperti di bawah ini:

                            


 

                    

Keterangan gambar :

a.       Segmentasi pasar

Segmentasi pasar adalah kemampuan untuk memilah, mengelompokan, serta mendiagnosa system yang ada sehingga lahir satu kesepakatan untuk melangkah pada tujuan dari pemasaran ini. Segmentasi timbul karena adanya perbedaan dalam pemilihan kebutuhan konsumen. Konsumen membutuhkan produk dan jasa yang memuaskan kebutuhan mereka dengan harga yang bersaing. Perusahaan dapat membuat segmentasi dari pasar sasaran yang dituju dan membentuk karakter produk tersendiri. Kebijakan segmentasi pasar haruslah dilakukan dengan menggunakan ktiteria tertentu. Tentunya segmentasi ini berbeda antara barang industri dengan barang konsumsi. Namun dengan demikian secara umum setiap perubahan akan mensegmentasikan pasarnya atas dasar

1.       Segmentasi geografis

2.       Segmentasi Geografis

3.       Segmentasi Psikografis

b.      Strategi penentuan pasar sasaran (Targeting)

Strategi targeting adalah proses menyelesaikan target market yang tepat untuk memproduksi dan service dari perusahaan. Targeting juga dapat dikatakan sebagai stretegi untuk mengalokasikan sumber daya perusahaan secara efektif, atau dengan kata lain targeting am strategi pemasaran sebagai fitting strategy dari perusahaan. Target pasar dalam segmentasi pasar suatu perusahaan harus memperhatikan faktor-faktor dalam mengevaluasi pasar, evaluasi ini bertujuan untuk memutuskan berapa banyak dan mana yang menjdai sasaran pasara. Faktor tersebut antara lain yaitu:

1.       Ukuran dan pertumbuhan segmen

2.       Daya tarik structural segmen

c.       Strategi penentuan posisi pasar (positioning)

Penentuan posisi pasar adalah strategi untuk merebut posisi dibenak konsumen, sehingga strategi ini menyangkut bagaimana membangun kepercayaan, keyakinan, dan kompetisi bagi pelanggan. Penentuan pasar dalam strategi pemasaran merupakan salah satu hal utama dalam menciptakan atau mempertahankan loyalitas konsumen dengan cara meningkatkan kualitas produk.

 

        I.            Kesimpulan

Pemasaran suatu produk dapat dilihat dari kualitas produk, keunggulan dan cara promosi. Serta penentuan target pasar dan posisi pemasaran juga menjadi hal-hal yang diperhatikan dalam konsep strategi pemasaran. Dari beberapa hal diatas, peneliti menyimpulkan dengan menggambarkan dalam kerangka berfikir yang megemukakan tiga strategi pemasaran yang meliputi: segmentasi pasar, targeting dan positioning.

Penerapan strategi pemasaran tersebut memiliki tujuan utama yaitu untuk menciptakan loyalitas konsumen atau mempertahankan kepuasan pelanggan. Dikarnakan loyalitas konsumen merupakan tujuan pokok suatu industri untuk mendapatkan keuntungan. Maka dari itu produsen produk harus selalu melakukan beberapa cara dalam menciptakan loyalitas konsumen.




DAFTAR PUSTAKA 

https://sindunesia.com/pengertian-pemasaran-secara-umum/

https://www.cermati.com/artikel/pahami-strategi-pemasaran-agar-bisnis-berjalan-maksimal-simak-ulasannya

http://eprints.stainkudus.ac.id/692/5/5.%20BAB%20II.pdf

https://artikelpendidikan.id/strategi-pemasaran/

https://www.ilmu-ekonomi-id.com/2018/05/pengembangan-strategi-pemasaran.html 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.