Minggu, November 7

Global Entrepeneur

 

Nama              : Alfian Adhar

Kode Pebisnis : @S22-ALFIAN

 


Kewirausahaan Dalam Lingkungan Global

            Globalisasi juga merupakan suatu proses sosial dan budaya yang dimulai dengan berinteraksinya suatu bangsa dengan bangsa lain. Interaksi sosial budaya tersebut membawa pengaruh bagi bangsa-bangsa di dunia. Kebudayaan suatu bangsa menyerap berbagai pengaruh kebudayaan lain. Terjadi banyak penyerapan atas unsur-unsur budaya seperti nilai, adat istiadat, kebiasaan, kesenian, dan bahasa dalam suatu kebudayaan. Saat ini fenomena globalisasi mengalami proses percepatan, bangsa-bangsa di dunia saling berinteraksi dan bertukar kebudayaan.

Bagi perusahaan di seluruh dunia, globalisasi merupakan hal yang berhubungan dengan daya tahan, bukan merupakan suatu pilihan.

Indonesia, sebenarnya sudah sejak lama mempraktekkan globalisasi, ditandai dengan kebijakan industrialisasi di segala bidang sejak orde baru. Hal itu ditandai dengan banyaknya perusahaan atau investor asing yang menanam modal di Indonesia, seperti Freeport, Toyota Astra Motor, dan lain-lain.

Sayangnya tidak banyak pelaku bisnis yang dapat berpikir global. Kemampuan menghargai, mengerti dan menghormati perbedaan nilai, perilaku dan praktek bisnis perusahaan dan orang-orang di berbagai negara, inilah yang disebut berpikir global

Globalisasi pasar internasional sekarang ini cenderung meluas, menjadi rumit  dan sulit dilacak. Proses ini terjadi sedemikian cepat dengan kecenderungan aksi dari berbagai perusahaan raksasa multinasional (MNCs) dan dunia (global firms) mengadakan strategi usaha melalui integrasimerger maupun kegiatan usaha patungan dengan melintasi batas-batas teritorial antar negara.

Kepentingan bisnis mereka secara keseluruhan seringkali mengalahkan kepentingan dari perusahaan-perusahaan cabang yang mereka miliki maupun kepentingan partner dagang di negara berkembang.  Globalisasi pasar disamping memberikan dampak positif, tidak jarang menghasilkan pengaruh yang negatif untuk perekonomian Indonesia, perkembangan perusahaan menegah dan kecil dan keunggulan bersaing di sektor ekonomi atau industri tertentu.

Ketika pasar domestik mengalami kejenuhan dan pertumbuhan penjualan mulai melambat, perusahaan di semua industri menyadari semakin pentingnya usaha-usaha untuk mengembangkan bisnis di negara lain. Sebagai contoh, McDonald telah membuka restoran di Amerika Latin, Nike merancang sepatu sepak bola untuk masyarakat Brazil dan Wal-Mart menggoda para pembeli Cina melalui berbagai barang dagangan yang dapat dibeli dengan harga diskon.

Perusahaan yang telah berhasil menembus pasar internasional dan bersaing dalam era globalisasi ditandai dengan aktivitasnya seperti :

1.     Mereka membakukan dan memadukan aktivitas operasi-operasi perusahaannya di seluruh dunia dalam semua bidang fungsional manjemen, dengan penempatan SDM nya yang terbaik.

2.     Mereka memiliki kehadiran pasar produk/jasa yang dihasilkan perusahaannya di hampir seluruh penjuru seluruh dunia.

3.     Merek menjalankan operasi-operasi yang distandarisasikan di seluruh dunia dalam satu atau lebih bidang-bidang fungsional perusahaan untuk menjamin kualitas produk/jasa yang dihasilkannya, serta pelayanan baku (service quality) yang terbaik bagi para pelanggannya.

4.     Mereka selalu mengadakan perbaikan dan memajukan operasi-operasinya di seluruh dunia melalui investasi yang tidak sedikit dalam departemen Research and Development untuk berupaya menemukan inovasi-inovasi baru bagi operasi perusahaannya secara berkesinambungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.