Senin, November 1

 

STRATEGI PEMASARAN DI ERA DIGITAL

Oleh : Fahrudin @S04-Fahrudin

A.    Pengertian Pemasaran Digital

Pemasaran digital adalah salah satu strategi pemasaran untuk
mempromosikan sebuah merek dengan menggunakan media digital yang dapat
menjangkau konsumen secara tepat waktu, pribadi, dan relevan. Banyak teknik
dan praktek yang harus diterapkan dalam kategori pemasaran digital(online).
Dengan adanya ketergantungan pemasaran offline membuat bidang pemasaran
digital menggabungkan elemen utama lainnya seperti ponsel, SMS (pesan teks
dikirim melalui ponsel), menampilkan iklan spanduk, dan digital luar. Dengan
menggabungkan strategy pemasaran offline dan offline, maka kegiatan promosi
lebih maksimal.

Pemasaran digital ini terdapat beberapa faktor didalamnya yaitu faktor
psikologis,humanis, antropolgi, dan teknologi yang akan menjadi media baru
dengan kapasitas besar, interaktif, dan multimedia. Hasil dari era baru berupa
interaksi antara produsen, perantara pasar, dan konsumen. Pemasaran melalui
digital sedang diperluas untuk mendukung pelayanan perusahaan dan
keterlibatan dari konsumen.

Perkembangan teknologi telekomunikasi muncul sejak ditemukannya
telepon pada akhir abad ke-19. Setelah itu banyak ditemukan teknologi digital
seperti telepon, radio, televisi, faks, dan teleks. Pada tahun 1965, Stephen
Crocker dan Vinton Cerf di bawah supervisi Profesor Len Kleinrock, di sebuah
laboratorium di kampus UCLA (University of California Los Angeles), Amerika
Serikat, menemukan internet (interconnected-networking) dengan cara
menghubungkan dua buah computer dengan menggunakan kabel berwarna
abu-abu sepanjang 4,5 meter dan menguji cara baru pertukaran data dalam
sebuah jaringan. Yang kemudian menjadi embrio lahirnya internet, kemudian
pada tahun 1986, internet mulai dipergunakan secara terbuka untuk umum.
Perkembangan teknologi internet begitu cepat dan relative singkat. Hanya dalam
satu dekade terakhir saja, teknologi internet dapat memberikan layanan-
layanan dalam bentuk teks, foto, gambar/image, lagu/audio, filmvideo, dan
suara voice.

Strategi pemasaran E-Commerce dikembangkan dengan melihatnya
sebagai suatu bisnis dimana ada dua hal yang penting yaitu: memilih pangsa
pasar dimana perusahaan akan beroperasi dan mengembangkan bauran
pemasaran untuk setiap pangsa pasar yang terpilih. E-commerce adalah cara
pemasaran yang berbeda dari pemasaran tradisional (terlepas dari jenis
perusahaan itu sendiri) maka strategi pemasarannya perlu disesuaikan. Bauran
pemasaran yang digunakan adalah bauran pemasaran jasa yaitu: produk,
harga, tempat, promosi, orang, bukti fisik, dan proses.

B. Langkah-langkah Pemasaran Digital

Dalam aktivitas pemasaran digital terdapat istilah AIDA (Awareness,
Interest, Desire, dan Action), khususnya dalam proses memperkenalkan produk
atau jasa ke pasar (konsumen).

· Awareness (Kesadaran) Dalam ranah digital, pemasar membangun kesadaran konsumen dengan memasang iklan terlebih dahulu di media online.

· Interest (Ketertarikan) Ketertarikan muncul setelah membangun kesadaran pada konsumen. Sistem offline, konsumen langsung mencari informasi di pasar. Sistem online, konsumen mencari tahu tentang produk melalui mesin pencari (Google, Yahoo,dll) dan jejaring sosial facebook, twitter, dll).

· Desire (Keinginan) Timbul keyakinan pada konsumen sehingga berkeinginan untuk mencoba produk atau jasa. Sistem online ditandai dengan mencari keterangan lengkap tentang produk atau jasa melalui situs web.

· Action (Tindakan) Tahap terakhir sebagai penentuan dari pihak konsumen terhadap produk atau jasa.

C. Tipe Pemasaran Digital

1. Pemasaran Internet

* E-mail

Pemasaran melalui e-mail/surel disebut e-mail komersial. Penggunaan e-mail dalam bisnis dapat membantu pengiriman informasi (promosi) mengenai produk atau jasa pada receiver (penerima pesan). CAN-SPAM Act adalah sebuah hukum yang menetapkan aturan-aturan untuk e-mail komersial.

Persyaratan utama CAN-SPAM Act :

§ Dilarang menggunakan informasi header palsu atau menyesatkan, mengindetifikasi bisnis secara akurat.

§Dilarang menggunakan baris subjek yang menipu, baris subjek harus mencerminkan isi pesan.

§Identifikasi pesan sebagai iklan, iklan harus diungkapkan dengan jelas dan mencolok.

§Menyertakan lokasi keberadaan pengirim kepada penerima pesan, mengikutsertakan alamat yang valid berupa pos fisik. Pos tersebut harus  terdaftar pada Postal Service.  Memantau orang lain yang mengatas namakan perusahaan utama, menyewa perusahaan lain untuk menangani pemasaran e-mail harus  didasari atas tanggung jawab dengan mematuhi hukum yang berlaku.

* Sender Score

Sender Score adalah sebuah layanan gratis, di mana algoritma Sender Score
memberi rating terhadap reputasi setiap alamat IP server mail dengan skala
0-100. Dengan mengumpulkan data dari lebih 60 juta mailbox di ISP-ISP
besar mereka merekam apakah orang sering melakukanunsubscribe atau
melaporkan spam dari pengirim email tertentu, dan kemudian memberikan
skor pengirim berdasarkan pemantauan tersebut. Sender Score akan terus berubah tergantung pada kebiasaan mengirim email dan respon dari para
penerima.

Sender Score adalah sebuah angka penting untuk tetap berada di posisi
teratas, karena mail server akan sering memeriksa Sender Score sebelum
memutuskan apa yang akan mereka lakukan terhadap suatu email. Semakin
rendah Sender Score, maka semakin sulit untuk suatu email masuk ke inbox
seseorang. Ada banyak hal yang bisa berdampak pada keterkiriman email,
tetapi laporannya menyatakan bahwa 83% email tidak terkirim ke inbox,
disebabkan karena reputasi pengirim yang buruk.
2. Pemasaran tanpa internet

* SMS

Salah satu pesan teks melalui ponsel. Pemasaran ini dimulai sejak tahun
2000-an di beberapa negara seperti Eropa, Amerika Utara, dan Asia. Pada
tahun 2005 alat komunikasi seluler (ponsel) menjadi bentuk pemasaran yang
sah di seluruh dunia.

* Iklan banner

Iklan yang muncul ditempat-tempat contoh, spanduk.

D. Strategi Pemasaran Digital

Menurut Armstrong dan Kotler (2000:5), marketing adalah “A societal process by which individuals and groups obtain what they need and want through creating, offering and freely exchanging products and services of value with others”. Sedangkan pengertian Marketing strategy menurut Armstrong dan Kotler (2000:37), yaitu “The marketing logic by which the business unit hopes to achieve its marketing objective”. Menurut Guiltinan dan Paul (1992), definisi strategi pemasaran adalah pernyataan pokok tentang dampak yang diharapkan akan dicapai dalam hal permintaan pada target pasar yang ditentukan.

Selanjutnya Davud Cravens (2000 : 25), menjelaskan bahwa proses strategi
pemasaran meliputi:

a. Analisis Situasi (Situation Analisis)

Analisis situasi ini meliputi visi, struktur, dan analisis pasar, segmentasi
pasar, serta pengetahuan pasar untuk memadu perancangan suatu strategi
baru atau perubahan strategi yang sudah ada.

b. Perancangan Strategi Pemasaran (Designing Marketing Strategy)

Tahap analisis situasi dalam proses strategi pemasaran mengidentifikasi
peluang pasar, menggambarkan segmen pasar, mengevaluasi persaingan, dan
menilai kelemahan dan kekuatan perusahaan. Perancangan strategi pemasaran
meliputi market targeting dan analisis positioning, membangun hubungan
pemasaran, serta pengembangan dan perkenalan produk baru

c. Pengembangan Program Pemasaran (Marketing Program Development)

Tahap pengembangan program pemasaran ini meliputi portofolio produk
dan manajemen strategi merek, rantai nilai, strategi promosi dan harga.
d. Penerapan dan Manajemen Strategi Pemasaran (Implometing and Managing Marketing Strategy)

Tahap penerapan dan manajemen strategi pemasaran meliputi
perancangan marketing driven organization yang efektif, serta strategi
implementasi dan control.

1. Basu Swastha dan Irawan (2003 : 69), menjelaskan strategi pemasaran
dari setiap perusahaan sebagai suatu rencana keseluruhan untuk mencapai tujuan. Penentuan strategi tersebut dapat dilakukan oleh  manajer pemasaran dengan membuat tiga macam keputusan yaitu:

2. Konsumen yang dituju (Target Consumen), yaitu individu-individu/
kelompok tertentu yang harus dilayani oleh perusahaan dengan memuaskan.
3. Menentukan keinginan konsumen, yaitu mengumpulkan informasi dari
beberapa sumber untuk menentukan keinginan konsumen.
4. Marketing Mix, merupakan variable-variabel (produk, harga, promosi, dan
distribusi) yang dipakai perusahaan sebagai sarana untuk memenuhi
atau melayani kebutuhan dan keinginan konsumen.

Terdapat dua strategi pada pemasaran digital berdasarkan cara
pengiriman yaitu tarik dan dorong, masing-masing memiliki kelebihan dan
kekurangan.
Tarik
Pemasaran digital ini melibatkan konsumen untuk mencari, melihat, dan
mengambil informasi secara langsung melalui situs atau mesin pencari.
Konsumen berperan aktif dalam mencari informasi yang dibutuhkan, biasanya
terletak pada situs atau website, blog, audio streaming, dll.
1. Kelebihan:

· Tidak memerlukan teknologi canggih untuk mengirimkan konten, hanya
diperlukan untuk menyimpan atau menampilkannya.

· Tidak ada batasan dari segi konten atau ukuran berkas karena semua
ditentukan oleh konsumen.

· Kebebasan media yaitu perusahaan bebas menggunakan metode apapun
untuk menarik konsumen.

2. Kekurangan:

· Tidak ada personalisasi untuk menjaga pengunjung datang kembali.

· Bersifat pasif karena mengandalkan mesin pencari.

· Terbatasnya kemampuan untuk mengukur hasil pada konsumen.

Dorong

Pemasaran digital ini memberikan informasi kepada konsumen dengan melihat atau menerima iklan digital secara aktif. Informasi dapat datang dalam
bentuk email, panggilan ponsel, SMS (pesan teks dikirim melalui ponsel),MMS
(pesan multimedia), RSS (format feed web yang mendistribusikan berita dan
informasi), dll.

1.      Kelebihan:

· Memilih sasaran konsumen secara khusus.

· Pesan yang dikirim dapat disesuaikan dengan kriteria konsumen.

· Melakukan pelacakan rinci tentang pilihan konsumen.

2.      Kekurangan:

· Memerlukan mekanisme dalam pengiriman pesan.

· Pesan dapat dicegah oleh konsumen.

· Timbulnya isu privasi akibat konsumen tidak tertarik dengan email atau SMS yang bersifat promosi.

Solusi pemasaran digital

Solusi pemasaran digital meliputi penggunaan berbagai saluran
pengiriman yang meliputi teknik tarik dan dorong. Hal ini digunakan untuk
memperluas dukungan pelayanan perusahaan dan keterlibatan konsumen.
Perusahaan perlu menjadi adaptif dan responsif dalam memenangkan
konsumen. Pertahanan dalam paradigma baru ini, perusahaan harus membuat
komitmen yang kuat untuk pemasaran digital melalui investasi baru dalam
teknologi dan inovasi. Berakhir pada solusi pemasaran yang ideal berupa
mencapai, retensi, dan pendapatan.

Aturan dalam pemasaran digital:

· Menargetkan satu segmen dan menciptakan komunitas virtual.

· Memperluas peran merek dalam portofolio secara global.

· Gunakan harga yang kreatif.

· Mengutamakan desain bagi konsumen.

· Gunakan eksperimentasi yang bersifat adaptif.

· Menemukan kembali riset pemasaran dan pemodelan sebagai penciptaan
pengetahuan.

· Langkah-langkah pemasaran digital

· Dalam aktivitas pemasaran digital terdapat istilah AIDA (Awareness,
Interest, Desire, dan Action), khususnya dalam proses memperkenalkan
produk atau jasa ke pasar (konsumen).

Kunci sukses pemasaran digital

· Harus memperhatikan istilah pada AIDA (Awareness, Interest, Desire, dan
Action).

· Pasar adalah tempat komunikasi dua arah. Untuk memperoleh komunikasi tersebut merek harus melakukan positioning terlebih dahulu, dapat melalui berbagai media (Forum, blog dll) dan yang paling efektif  ialah melalui jejaring sosial.
E. Manfaat Pemasaran melalui Media Digital

1.      Menghubungkan usaha yang dimiliki dengan Konsumen di Internet

Saat ini konsumen sudah tak lagi mencari informasi mengenai suatu
produk barang atau jasa melalui halaman iklan baris. Saat ini, setidaknya 80%
konsumen menggunakan internet untuk memperoleh informasi mengenai
produk barang atau jasa dengan lebih mudah dan nyaman.

2.      Menghasilkan Penjualan yang Tinggi

Melalui digital marketing, Anda dapat menjangkau lebih banyak khalayak yang Anda targetkan. Anda juga dapat menghasilkan lead (prospek) dan mencapai peningkatan konversi (penjualan) sampai 24%. Pemasaran digital ‘membuka’ jalan upaya pemasaran yang akan membuahkan hasil yang
menguntungkan.

3.      Membuat lebih Hemat

Pemasaran Digital Gartnet mengeluarkan laporan yang menunjukkan
bagaimana para pengusaha kecil kini sudah mendapatkan banyak keuntungan
dari pemasaran digital. Contohnya saja, sebanyak 40% dari mereka melaporkan adanya efisiensi biaya yang ada pada usaha mereka.

4.      Mengaktifkan Layanan Pelanggan Real-Time

Pemasaran digital menawarkan Anda adanya mekanisme respon
konsumen atau pelanggan real-time, yang akan memberikan dampak besar
pada keberhasilan usaha Anda menurut laporan dari eMarketer.
Keuntungan dari chanel pelayanan yang disediakan oleh pemasaran digital
diantaranya adalah menghasilkan pendapatan yang lebih besar,
mempertahankan pelanggan dan memberikan kepuasan layanan terhadap
konsumen.

5.      Menjangkau Pengguna Mobile (Smartphone)

Pemasaran digital membawa Anda memasuki area pasar raksasa, dimana kegiatan pemasaran digital melalui perangkat mobile menghasilkan hingga 34% dari keseluruhan trafik organik. Menurut eMarketer, teknologi mobile juga mempengaruhi perilaku pembelian konsumen tersebut. Data menunjukkan bahwa 91% orang dewasa di Amerika Serikat selalu menggunakan perangkat mobile mereka setiap saat.

6.      Membantu Menghasilkan Pendapatan Tinggi

Konsumen yang melakukan transaksi secara online membutuhkan enam poin utama untuk meyakinkan mereka agar melakukan pembelian, setelah itu mereka bahkan bisa empat kali lebih banyak melakukan pembelian dari konsumen biasanya. Strategi pemasaran digital dikonfirmasi bisa mengasilkan peningkatan keuntungan 2,8 kali lebih besar bagi sebuah usaha dibandingkan dengan pemasaran tradisional.

7.      ROI Menjadi Lebih Tinggi

Dalam laporan HubSpot, terkonfiramsi bahwa pemasaran digital dapat
membantu Anda untuk menghasilkan Cost-Per-Lead (CPL) yang lebih baik
dibandingkan dengan pemasaran tradisional atau bahkan telemarketing.

8.      Menjaga Posisi Anda Terhadap Pesaing

Banyak merek dan usaha saat ini saling bersaing dengan campaign digital marketing mereka. Para pengusaha menggunakan bermacam-macam chanel termasuk display, PPC, dan penggunaan media sosial.

9.      Membantu Anda Bersaing dengan Perusahaan Besar

Tidak hanya membuat posisi Anda sejajar dengan pesaing, namun digital marketing juga memungkinkan Anda untuk bersaing head to head dengan merek dan perusahaan besar.

10.  Mempersiapkan Anda untuk Era Internet of Things

Gartner melaporkan bahwa pada tahun 2020 diperkirakan adanya 26
miliar gadget, smartphone, tablet, jam tangan, kacamata, sepatu dan peralatan
lainnya yang akan saling terhubung dalam ekosistem online secara global yang
akan membentuk era Internet of Things.

F. Kesimpulan

Era globalisasi memberikan pengaruh cukup besar bagi pemasaran dan menumbuhkan tantangan-tantangan baru dalam profesi pemasaran masa kini. Pemasar dituntut untuk dapat memahami bagaimana kejadian-kejadian yang ada di berbagai penjuru dunia mempengaruhi pasar domestik dan peluang pencarian terobosan baru, dan tentu saja bagaimana perkembangan-perkembangan tersebut akan mempengaruhi pola pemasaran perusahaan. Online marketing adalah alternatif usaha yang dilakukan untuk melakukan pemasaran suatu produk atau jasa pada era global ini, tentunya melalui atau
menggunakan media internet. Internet yang merupakan salah satu penemuan mutakhir era globalisasi di bidang teknologi informasi sangat menguntungkan  semua manusia di seluruh dunia untuk berbagi informasi dan berkomunikasi, termasuk berbagi informasi produk / jasa yang dijual. Online marketing dapat dilakukan melalui beberapa cara, yaitu dengan E-mail marketing dan sales letter, Video marketing, Social media marketing, Partnership / Affiliate Marketing (pemasaran metode afiliasi), dan Search Engine Marketing (pemasaran menggunakan mesin pencari).  Dalam melakukan online marketing tentunya membutuhkan strategi, diantaranya adalah: mengetahui pasar, tetapkan tujuan, tetapkan anggaran, menggunakan merk sendiri, dan mengembangkan relasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.