April 26, 2022

Model bisnis kanvas sebagai solusi dan inovasi bisnis

 Oleh : Muhammad Azfar Anas (@T06-Azfat)


Sebagai seorang pebisnis, kamu pasti sudah paham bahwa perencanaan bisnis atau business plan merupakan sebuah hal yang perlu dipersiapkan sebaik mungkin. Salah satu strategi yang digunakan dalam perencanaan bisnis adalah dengan menggunakan Bisnis Model Canvas (BMC). Business Model Canvas (BMC) adalah alat manajemen strategis untuk mendefinisikan serta mengkomunikasikan ide atau konsep bisnis dengan cepat dan mudah.

BMC berbentuk dokumen satu halaman yang bekerja melalui elemen fundamental bisnis atau produk, serta menyusun ide dengan cara yang koheren. Di dalam sebuah bisnis, apapun bentuknya, pastinya ada beberapa orang yang mengoperasikan agar kegiatan usaha terus berjalan. Di dalam sebuah bisnis juga memerlukan strategi, manajemen, maupun sistem yang mempermudah orang-orang di dalamnya untuk bekerja secara efektif dan sesuai goals yang dimiliki perusahaan. Salah satu model bisnis yang terbukti efektif dan sering diterapkan adalah bisnis model canvas.

Konsep bisnis model canvas mengandalkan gambar-gambar ide sehingga setiap orang memiliki pemahaman yang sama dan riil terhadap tipe-tipe konsumen mereka, pengeluaran biaya, cara kerja perusahaan dan sebagainya. BMC membantu memberikan gambaran singkat tentang model bisnis dan tidak memiliki detail yang tidak perlu dibandingkan dengan rencana bisnis tradisional, Sifat visual dari Business Model Canvas membuatnya lebih mudah untuk dirujuk dan dipahami oleh siapa pun. Lebih mudah untuk mengedit dan dapat dengan mudah dibagikan dengan karyawan dan pemangku kepentingan. Business Model Canvas dapat digunakan oleh perusahaan besar maupun perusahaan rintisan hanya dengan beberapa karyawan.

  • Mengapa bisnis memerlukan BMC?

-  Untuk menggambarkan dengan cepat tentang apa yang dibutuhkan oleh suatu ide.

- Memungkinkan Anda untuk memahami proses yang diperlukan untuk membuat keterhubungan antara ide Anda hingga membuatnya menjadi suatu bisnis.

- Memperlihatkan seperti apa pengaruh keputusan pelanggan terhadap sistem bisnis.

- Memungkinkan setiap orang untuk mendapatkan ide yang jelas tentang gambaran bisnis.

·         Kelebihan Bisnis Model Canvas 

-          Dapat membantu memberikan gambaran singkat tentang model bisnis dan tidak memiliki detail yang tidak perlu dibandingkan dengan rencana bisnis tradisional.

-          Sifat visual dari bisnis model canvas membuatnya lebih mudah untuk dirujuk dan dipahami oleh siapa pun.

-          Menjadikan para pebisnis untuk lebih mudah mengedit perencanaan dan dapat dengan mudah dibagikan dengan karyawan dan pemangku kepentingan.

-          Bisnis model canvas dapat digunakan oleh perusahaan besar maupun perusahaan rintisan hanya dengan beberapa karyawan.

·         Kekurangan Bisnis Model Canvas 

-          Kurang bisa mengakomodasi bisnis dalam tahap pengembangan yang sangat awal.

-          Kemungkinan adanya asumsi berisiko dalam bisnis model canvas, tanpa menawarkan cara yang jelas untuk memverifikasinya.

-          Berfokus hanya pada bentuk akhir bisnis model canvas tanpa menentukan strategi untuk mencapainya.

·         Cara membuat bisnis model canvas agar bisa berjalan dengan efektif dan efisien. 

1. Melakukan Analisis Kompetitor

Melakukan analisis terhadap kompetitor bisnis baik untuk menambah wawasan kamu. Kamu bisa melihat dari sisi keberhasilan atau juga kegagalan kompetitor sebagai pembelajaran untuk bisnis kamu ke depannya. Melalui informasi tersebut, kamu bisa tahu celah yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis dan menjangkau pasar lebih baik daripada kompetitor.

2. Mengurutkan Elemen secara Sistematis

Tips selanjutnya adalah dengan mencoba mengurutkan 9 elemen bisnis model canvas tersebut secara sistematis supaya kamu tahu mana prioritas yang harus dijalankan. Kamu juga bisa menyusun strategi dengan jangka waktu tertentu. Sebab, semakin jelas target waktu dan tujuannya, semakin mudah mengukur keberhasilannya.

3. Hubungkan Setiap Elemennya

Menghubungkan setiap elemen yang ada dapat membantu kamu untuk menyusun strategi yang tepat. Setiap elemen dalam bisnis model canvas harus terhubung dan mendukung satu sama lain.

4. Fokus pada Kondisi Saat Ini

Kamu bisa saja membuat strategi perencanaan bisnis untuk ke depan. Namun, ada baiknya untuk fokus dalam menyusun strategi dengan kondisi saat ini. Dikarenakan kondisi bisa saja berubah sewaktu-waktu karena berbagai faktor, misalnya perubahan perilaku konsumen atau munculnya kompetitor baru. Maka itu, penting untuk fokus menyusun strategi dengan kondisi sekarang agar perhitungan lebih tepat.

·         Kesimpulan

Business Model Canvas adalah bahasa atau metode bersama untuk mendeskripsikan, memvisualisasikan, menilai, dan mengubah model bisnis. Ini menjelaskan alasan bagaimana organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap nilai mereka. Dari sini juga panduan dalam bisnis untuk perusahaan Anda bisa diambil dan dijadikan pedoman.

Setelah menyelesaikan Business Model Canvas, dapat membedakannya dengan perusahaan dan pemangku kepentingan dan mendapatkan umpan balik mereka juga. Business Model Canvas adalah dokumen hidup, oleh karena itu setelah menyelesaikannya perlu meninjau kembali dan memastikan bahwa itu relevan, diperbarui dan akurat.

·         Daftar pustaka

https://www.luarsekolah.com/article/business-model-canvas-bmc-pengertian-fungsi-dan-contoh

https://simpultumbuh.uii.ac.id/business-model-canvas-bmc/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.