September 11, 2022

Memahami Konsep Organisasi dalam Manajemen

 


Oleh : Muhammad Agi Bahrul Faiz (@V36-Agi)

Abstrak

Pengertian manajemen secara dasar adalah suatu seni didalam sebuah proses dan ilmu pengorganisasian contoh diantaranya adalah seperti pergerakan, pengendalian, pengawasan, pengorganisasian, serta perencanaan. Pengertian manajemen didasari sebagai suatu seni karenaseni itu sendiri memiliki beberapa fungsi, diantaranya untuk mewujudkan tujuan yang nyatadengan cara memberikan manfaat, sedangkan pengertian manajemen sebagai suatu ilmudikarenakan ilmu mempunyai fungsi untuk menerangkan serta menjelaskan secara rinci danmudah dimengerti tentang berbagai macam fenomena atau kejadian sehingga kajian tersebutdapat memberikan penjelasan yang benar-benar kongkrit dan jelas.

 

Kata kunci : Manajemen, Ilmu pengorganisasian

 

Pendahuluan

 

Organisasi yang baik dapat terwujud apabila komponen-komponen di dalamnya berfungsi secara maksimal. Suatu organisasi yang baik terdapat fungsi-fungsi manajerial yaitu: planning, organizing, actuating, dan controlling. Masing-masing fungsi saling berkaitan dan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Suatu organisasi akan mencapai tujuan dengan baik apabila mampu merencanakan program-program secara matang dengan memperhitungkan masa yang akan datang dan melaksanakan rencana yang telah dibuat. Perencanaan dalam suatu organisasi merupakan proses dasar dalam manajemen untuk merumuskan tujuan dan cara mencapainya, sehingga perencanaan memegang peranan yang lebih besar dibanding fungsi manajemen lainnya. Semakin besar bentuk organisasi menuntut kemampuan manajemen yang lebih baik, terutama kemampuan teknis, karena semua pekerjaan dalam organisasi tidak dapat dilakukan sendiri.

 

Setiap organisasi memerlukan pengelolaan yang baik dan benar, sehingga pengelolaan dan manajemen organisasi layak untuk dipelajari. Beberapa manfaat mempelajari dan memperluas pengetahuan tentang beberapa teori, konsep, proses, teknik, dan mekanisme manajemen yaitu dapat mengembangkan keterampilan dan menerapkan konsep manajemen pada situasi tertentu, membantu meningkatkan kesejahteraan hidup serta menghapus keterbelakangan manajerial. Manajemen yang baik dibutuhkan untuk semua tipe kegiatan dalam organisasi, baik organisasi besar maupun kecil. Suatu organisasi yang telah menerapkan manajemen yang sehat dan baik dapat menjadi salah satu contoh atau model pengelolaan

 

Pembahasan

 

Pengertian Organisasi dan Manajemen

      Ditjen Dikti (2013) Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dari defenisi tersebut dapat disebutkan bahwa organisasi mengandung berbagai unsur yang terdiri dari dua orang atau lebih, ada kerjasama diantara orang- orang yang tergabung di dalamnya, dan memiliki tujuan bersama. Sedangkan manajemen (Ditjen Dikti 2013) merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan kerjasama di antara semua sumberdaya yang terlibat dalam organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Jika membaca berbagai literatur manajemen, defenisi manajemen oleh para ahli cukup beragam. Namun jika ditelusuri lebih jauh, maka akan ditemukan bahwa istilah manajemen mengandung tiga pengertian yaitu

1. Manajemen sebagai suatu proses

2.  Manajemen sebagai kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajen

3. Manajemen sebagai suatu seni (art) dan sebagai suatu ilmu pengetahuan (science)

 

        Jenis fungsi-fungsi manajemen

Berbagai pendapat ahli juga berbeda-beda mengenai jenis fungsi-fungsi manajemen, diantaranya dikemukakan, sebagai berikut:

       a. George R. Terry: planning, organizing, staffing, motivating, dan controlling.

       b. Henry Fayol: planning, organizing, commanding, coordinating, dan controlling

      c. Luther Gullich: planning, organizing, staffing, directing, coordinating, reporting, dan budgeting. 

               d.  Ernest Dale : planning, organizing, staffing, directing, innovating, representing, dan controling

-        Planning (Perencanaan): pertama- tama harus memutuskan apa yang ingin dikerjakan. Menetapkan tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang serta memutuskan alat apa yang harus digunakan untuk mencapai tujuan.

-        Organizing (pengorganisasian): memutuskan posisi-posisi yang perlu diisi serta tugas tugas dan tanggung jawab yang melekat pada setiap posisi tersebut.

-        Staffing (pengadaan staf): Membuat posisi-posisi dan memutuskan tugas serta tanggungjawab yang melekat pada setiap posisi tersebut. Di dalam pengadaan staf berusaha untuk mendapatkan orang yang tepat untuk setiap pekerjaan, setiap posisi tentu harus di isi oleh otrang-orang yang tepat.

-        Directing (Pengarahan): pengarahan dilakukan kepada para bawahannya, dengan penuh keyakinan bahwa mereka mengetahui hasil-hasil yang diharapkan oleh organisasi. Harus mampu membuat para bawahannya untuk melaksanakan tugas- tugas ataupun pekerjaannya sebaik mungkin, dan tidak puas dengan hasil yang cukup saja.

-        Inovating (Pembaharuan): dalam melaksanakan tugas haruslah lebih kreatif. Fungsi pembaharuan ini harus bisa dilakukan manajer dengan berbagai cara. Dapat pula bertindak sebagai katalisator dan dinamisator untuk merangsang timbulnya pembaharuan.

-        Representing (Perwakilan): manajer mewakili organisasinya dalam hubungannya dengan kelompok luar, pemerintah, serikat sekerja, lembaga dan masyarakat umum.

Fungsi perwakilan mencakup tugas-tugas yang berhubungan dengan perundingan- perundingan.

-        Controlling (Pengawasan): di dalam melakukan pengawasan, manajer harus menentukan sejauhmana pekerjaan yang telah dilaksanakan dan sejauh mana kemajuan telah dilaksanakan untuk mencapai tujuan.


Bentuk Organisasi Perusahaan

Secara umum terdapat tiga bentuk usaha yang secara yuridis dapat diterima keberadaannya, yaitu:

1)     Usaha Perseorangan

Usaha perseorangan atau sering disebut firma adalah bentuk usaha yang paling kecil dan paling umum. Segala sesuatu dalam perusahaan jenis ini tanggung jawabnya pada seorang, yakni pemilik perusahaan.

2)     Usaha Patungan

Usaha patungan atau sering disebut usaha perkongsian merupakan bentuk perusahaan yang status pemilikannya berada di bawah sejumlah orang yang ikut terlibat. Hal ini berarti bahwa segala sesuatu yang terjadi di dalam perusahaan merupakan tanggung jawab sejumlah orang yang terlibat di dalam perkongsian.

 

3)     Perusahaan Perseroan

Perusahaan jenis ini merupakan suatu bentuk perusahaan yang sama sekali terpisah dari pemiliknya. Pemilik perusahaan tidak lebih dari seorang yang berstatus sebagai pemilik saham, namun memiliki hak untuk menunjuk pihak-pihak yang dapat menjalankan perusahaan.


Manajemen 

Manajemen adalah adalah suatu proses yang berbeda terdiri dari planning, organizing, actuating, dan controlling yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang ditentukan dengan menggunakan manusia dan sumber daya lainnya (George R. Terry, 1997).


Jenis fungsi-fungsi manajemen

Berbagai pendapat ahli juga berbeda-beda mengenai jenis fungsi- fungsi manajemen, diantaranya dikemukakan, sebagai berikut:

a. George R. Terry: planning, organizing, staffing, motivating, dan controlling.

b. Henry Fayol: planning, organizing, commanding, coordinating, dan controlling.

c. Luther Gullich: planning, organizing, staffing, directing, coordinating, reporting, dan budgeting.

d. Ernest Dale : planning, organizing, staffing, directing, innovating, representing, dan controling

-        Planning (Perencanaan): pertama- tama harus memutuskan apa yang ingin dikerjakan. Menetapkan tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang serta memutuskan alat apa yang harus digunakan untuk mencapai tujuan.

-        Organizing (pengorganisasian): memutuskan posisi-posisi yang perlu diisi serta tugas tugas dan tanggung jawab yang melekat pada setiap posisi tersebut.

-        Staffing (pengadaan staf): Membuat posisi-posisi dan memutuskan tugas serta tanggungjawab yang melekat pada setiap posisi tersebut. Di dalam pengadaan staf berusaha untuk mendapatkan orang yang tepat untuk setiap pekerjaan, setiap posisi tentu harus di isi oleh otrang-orang yang tepat.

-        Directing (Pengarahan): pengarahan dilakukan kepada para bawahannya, dengan penuh keyakinan bahwa mereka mengetahui hasil-hasil yang diharapkan oleh organisasi. Harus mampu membuat para bawahannya untuk melaksanakan tugas- tugas ataupun pekerjaannya sebaik mungkin, dan tidak puas dengan hasil yang cukup saja.

-        Inovating (Pembaharuan): dalam melaksanakan tugas haruslah lebih kreatif. Fungsi pembaharuan ini harus bisa dilakukan manajer dengan berbagai cara. Dapat pula bertindak sebagai katalisator dan dinamisator untuk merangsang timbulnya pembaharuan.

-        Representing (Perwakilan): manajer mewakili organisasinya dalam hubungannya dengan kelompok luar, pemerintah, serikat sekerja, lembaga dan masyarakat umum.

Fungsi perwakilan mencakup tugas-tugas yang berhubungan dengan perundingan- perundingan.

Controlling (Pengawasan): di dalam melakukan pengawasan, manajer harus menentukan sejauhmana pekerjaan yang telah dilaksanakan dan sejauh mana kemajuan telah dilaksanakan untuk mencapai tujuan.


Bentuk Organisasi Perusahaan

Secara umum terdapat tiga bentuk usaha yang secara yuridis dapat diterima keberadaannya, yaitu:

1)     Usaha Perseorangan

Usaha perseorangan atau sering disebut firma adalah bentuk usaha yang paling kecil dan paling umum. Segala sesuatu dalam perusahaan jenis ini tanggung jawabnya pada seorang, yakni pemilik perusahaan.

2)     Usaha Patungan

Usaha patungan atau sering disebut usaha perkongsian merupakan bentuk perusahaan yang status pemilikannya berada di bawah sejumlah orang yang ikut terlibat. Hal ini berarti bahwa segala sesuatu yang terjadi di dalam perusahaan merupakan tanggung jawab sejumlah orang yang terlibat di dalam perkongsian.

 

3)     Perusahaan Perseroan

Perusahaan jenis ini merupakan suatu bentuk perusahaan yang sama sekali terpisah dari pemiliknya. Pemilik perusahaan tidak lebih dari seorang yang berstatus sebagai pemilik saham, namun memiliki hak untuk menunjuk pihak-pihak yang dapat menjalankan perusahaan.


Manajemen

Manajemen adalah adalah suatu proses yang berbeda terdiri dari planning, organizing, actuating, dan controlling yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang ditentukan dengan menggunakan manusia dan sumber daya lainnya (George R. Terry, 1997).


Fungsi Manajemen

Seperti yang dikutip dalam buku “The Professional Management” oleh Louis A. Alen Fungsi utama manajemen sebagai berikut:

1)     Memimpin (Leading)

Tugas seorang manajer adalah agar orang lain bertindak untuk tujuan organisasi, fungsi ini meliputi:

a.     - mengambil keputusan (decision maker);

b.     - melakukan komunikasi (communicating);

c.      - memberikan motivasi (motivating);

d.     - memilih orang-orang (selecting people);

       - mengembangkan orang lain (developing people) melalui penilaian hasil kinerja, memberikan saran dan pemberian latihan atau training

2)     Merencanakan (Planning)

Tugas dan kegiatan utama pencanaan meliputi:

a.     Forecasting atau meramalkan untuk waktu yang akan datang;

b.     Membuat target dan sasaran (seat goal or targeting);

c.      Programming       (membuat       acara)      membuat      rencana      urutan kegiatan                yang diperlukan untuk pencapaian target;

d.     Schedulling (mengatur urutan waktu pelaksanaan atau time table);

e.     Budgeting (menyusun rencana anggaran biaya);

f.       Membuat Standard Operating Procedure (SOP) tentang pelaksanaan pekerjaan;

g.     Estabilishing and Interpreting Policies (menetapkan dan menafsirkan kebijakan- kebijakan pelaksanaan pekerjaan)

3)     Menyusun (Organizing)

Kegiatan mengatur dan menghubungkan suatu pekerjaan sehingga dilaksanakan lebih efektif dan efisien meliputi:

a.     a. Design Organization Structure (Desain Struktur Organisasi),

b.     Menentukan job description dari masing-masing jabatan untuk mencapai sararan organisasi;

c.      Delegating Responsibility and Authority (mendelegasikan tanggung jawab dan wewenang) menetapkan pertangungjawaban untuk hasil yang dicapai;

d.     Estabilishing Relationship (menetapkan hubungan-hubungan yang membedakan antara atasan dan staff);

e.     Mendeskripsikan hal-hal yang dianggap efektif sehubungan dengan pemanfaatan sumber daya manusia guna pencapaian sasaran.

4)     Mengawasi (Controlling)

Melakukan pengawasan, pengendalian dan pengamatan meliputi:

a.     Developing Performance Standard (perkembangan pekerjaan);

b.     Measuring Performance (pengukuran hasil pekerjaan);

c.      Taking   Corrective   Action           (melakukan tindakan perbaikan dan mengoreksi kesalahan)


Kesimpulan

Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Manajemen merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan kerjasama di antara semua sumberdaya yang terlibat dalam organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dengan adanya manajemen dan organisasi dalam perusahaan, diharapkan dapat membentuk kinerja karyawan yang lebih efektif terutama dalam hal koordinasi antar departemen atau divisi.

 

Daftar Pustaka

Muhammad Rifa’i- Muhammad fadli, Manajemen Organisasi. (Bandung: Citapustaka Media Perintis, 2013)

Modul Perkuliahan Kewirausahaan III, Advance Business Strategy (Leadership and Management) – Atep Afia Hidayat,Ir.MP,  2022

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.