September 18, 2022

Menerapkan Fungsi Manajemen dalam Berwirausaha

 

Oleh: Seisha Milanisti (@V32-SEISHA)


ABSTRAK

           Dalam artikel ini dibahas bagaimana menerapkan fungsi-fungsi manajemen dalam berwirausaha. Kewirausahaan adalah kemampuan dalam menciptakan hal yang baru dan berbeda. Zimmerer menyatakan bahwa kewirausahaan sebagai proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam menyelesaikan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki hidup. Untuk menjalankan usaha diperlukan manajemen yang baik. Manajemen memiliki arti mengatur. Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dan fungsi-fungsi manajemen itu. Fungsi manajemen itu meliputi planning, organizing, actuating, dan controlling.

Kata kunci: Berwirausaha, Manajemen, Fungsi Manajemen

 

PENDAHULUAN

Kemampuan berwirausaha di dasari atas sebuah kepentingan membaca peluang untuk pengembangan sebuah usaha, tersedianya cukup waktu untuk mengimprofisasikan kreativitas usahanya, dan dorongan yang kuat dalam menguasai pasar. Kewirausahaan memiliki arti yang cukup luas, karena menyebutkan seseorang atau setiap orang, yang mampu menangkap peluang-peluang usaha, kemudian peluang usaha tersebut dijadikannya sebagai lahan bisnis dengan mencurahkan segenap waktunya untuk menciptakan peluang bisnis.

Dalam berwirausaha, manajemen sangat diperlukan. Jika manajemen dalam berwirausaha berjalan dengan baik, maka suatu usaha tersebut memiliki peluang berhasil yang lebih besar. Fungsi manajemen menurut G.R Terry adalah Suatu proses yang membedakan atas planning, organizing, actuating, dan controling dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni demi mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

 

PERMASALAHAN

        Manajemen memiliki fungsi-fungsi, yaitu planning, organizing, actuating, dan controlling. Fungsi-fungsi manajemen adalah serangkaian kegiatan yang dijalankan dalam manajemen berdasarkan fungsi masing-masing dan mengikuti satu tahapan-tahapan tertentu dalam pelaksanaanya. Fungsi-fungsi manajemen tersebut berfungsi dalam kemajuan berwirausaha. Maka dari itu, bagaimanakah menerapkan fungsi-fungsi tersebut dalam berwirausaha?

 

PEMBAHASAN

            Fungsi manajemen menurut G.R Terry adalah suatu proses yang membedakan atas perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni demi mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Fungsi-fungsi manajemen tersebut sangat disarankan untuk menerapkannya dalam berwirausaha. Fungsi-fungsi tersebut terdiri dari:

1)      Planning atau Perencanaan

    Perencanaan adalah proses yang sangat penting untuk mencapai tujuan organisasi tanpa perencanaan, fungsi pengorganisasian, pengontrolan maupun pengarahan tidak akan berjalan dengan maksimal. Penerapannya dalam berwirausaha bisa dengan membuat strategi yang digunakan untuk mencapai tujuan organisasi, membuat analisis, dan bisa membuat pelaksanaan tugas menjadi tepat kea rah tujuan yang sama.

Planning atau perencanaan dapat dikategorikan beberapa hal antara lain yaitu:

a.       Perencanaan jika dilihat dari jangka waktu

1. Rencana jangka panjang (long term planning) merupakan perencanaan yang berlaku antara 10 s/d 25 tahun.

2. Rencana jangka menengah (medium range planning) merupakan perencanaan yang berlaku 5 s/d 7 tahun.

3. Rencana jangka pendek (short range planning) merupakan perencanaan yang umumnya hanya berlaku 1 tahun.

b.      Perencanaan jika dilihat dari tingkatannya:

1. Rencana induk (masterplan) adalah sebuah perencanaan yang menitik beratkan uraian-uraian korporasi kebijakan sebuah organisasi. Rencana tersebut memiliki tujuan-tujuan jangka panjang dan mempunyai ruang lingkup yang sangat luas.

2. Rencana operasional (operational planning) adalah sebuah perencanaan yang lebih menitik beratkan kepada pedoman atau petunjuk dalam melaksanakan program-program.

3. Rencana harian (day to day planning) adalah perencanaan harian yang bersifat rutin.

 

2)      Organizing atau Pengorganisasian

Pengorganisasian merupakan tindakan mengusahakan hubungan-hubungan kelakuan yang efektif antara orang-orang sehingga mereka dapat bekerjasama secara efisien dan dengan demikian memperoleh kepuasan pribadi dalam melaksanakan tugastugas tertentu dalam kondisi lingkungan tertentu guna mencapai tujuan tertentu. Penerapannya dalam berwirausaha, yaitu melakukan pengelompokkan tugas-tugas dan membagi-bagikan kepada setiap karyawan, penetapan departemen-departemen, serta penentuan hubungan-hubungan.

Suatu organisasi harus memenuhi beberapa unsur-unsur sebuah organisasi yakni:

a. Manusia, artinya organisasi aka nada jika adanya unsur manusia yang bekerja sama ada yang dipimpin da nada yang dipimpin (karyawan atau bawahan).

b. Tempat kedudukan, artinya organisasi akan ada jika ada tempat kedudukan.

c. Tujuan, artinya organisasi aka nada jika adanya tujuan yang ingin dicapai.

d. Pekerjaan, artinya organisasi jika adanya pekerjaan yang akan dikerjakan serta adanya pembagian kerjaan.

e. Struktur, artinya organisasi akan ada jika ada hubungan dan kerjasama antar manusia yang satu dengan yang lain untuk mencapai tujuan yang sama.

f. Teknologi, artinya organisasi aka nada jika adanya unsur teknis.

g. Lingkungan, artinya organisasi akan ada jika ada lingkungan yang memperngaruhi misalnya ada sistem kerja sama sosial.

 

3)      Actuating atau Pelaksanaan

Acuanting adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran yang sesuai dengan perencanaan manajerial dan usahausaha organisasi. Dapat disimpulkan bahwa implementasi sangat penting untuk sebuah organisasi dalam mecapai tujuan yang sesuai dengan visi misi sebab jika organisasi hanya bisa merencanakan, membuat ide atau gagasan tidak akan berguna jika tidak di laksanakan atau diimplementasikan sebuah rencana tersebut.

 

4)      Controlling atau Pengawasan

Fungsi pengawasan (Controlling) adalah mengukur pelaksanaan dengan tujuantujuan, menentukan sebab-sebab penyimpangan penyimpangan dan mengambil tindakantindakan korektif dimana perlu. Fungsi ini dilaksanakan sebagai upaya untuk lebih menjamin bahwa semua kegiatan operasional berlangsung sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan kata lain, pengawasan merupakan kagiatan yang sistematis untuk memantau penyelenggaraan kegiatan.

 

KESIMPULAN

Kewirausahaan berasal dari kata wira-usaha yang secara sederhana berarti orang yang berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan. Jadi berwirausaha berarti kemampuan seseorang dalam mengambil resiko dan menciptakan sesuatu yang baru. Pengertian manajemen adalah serangkaian kegiatan yang diarahkan langsung untuk penggunaan sumber daya organisasi secra efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Dalam manajemen terdapat beberapa fungsi. Fungsi-fungsi manajemen adalah serangkaian kegiatan yang dijalankan dalam manajemen berdasarkan fungsi masing-masing dan mengikuti satu tahapan-tahapan tertentu dalam pelaksanaanya. Fungsi tersebut terdiri dari, planning, organizing, actuating, dan controlling. Dengan menerapkan fungsi-fungsi manajemen dalam berwirausaha, semua akan lebih terorganisir, lebih mudah dalam menentukan strategi, dan semakin mudah dalam mencapai tujuan.

 

DAFTAR PUSTAKA

Arlennora M. (2013). Kapasitas Manajemen Kewirausahaan dan Kinerja Organisasi. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 12(2), 115–122.

Dzulfikri, A., & Kusworo, B. (2017). Sikap, Motivasi, dan Minat Berwirausaha Mahasiswa di Surabaya. JKMP (Jurnal Kebijakan Dan Manajemen Publik), 5(2), 183–200. https://doi.org/10.21070/jkmp.v5i2.1310

Eko Agus Alfianto. (2012). Kewirausahaan : Sebuah Kajian Pengabdian Kepada Masyarakat. Heritage, 1(2), 33–42.

Rosyidah, E. (2018, Agustus 18). Retrieved from Digilib UIN SUKA: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/32965/1/14240062_BAB%20I_IV_DAFTAR%20PUSTAKA.pdf

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.