September 08, 2022

PERENCANAAN STRATEGI ENTREPRENEURSHIP DI TENGAH PELUANG PASAR

Oleh : Meli Restiana (@V33 – Meli )



ABSTRAK

Dalam proses mewujudkan suatu usaha diperlukan sebuah ide kreatif dan dibarengi dengan perencanaan strategi untuk mewujudkannya. Perencanaan strategi seorang intrepreneur sangat diperlukan agar usaha yang dijalani dapat berjalan dengan baik dan dapat memperkirakan hal yang mungkin terjadi. Strategi yang dilakukan antara lain : menentukan visi misi, menilai kekuatan dan kelemahan perusahaan, serta melihat lingkungan luar untuk melihat peluang dan ancaman yang ada.

Kata kunci : Perencanaan, Strategi, Intrepreneur .


PENDAHULUAN

Dalam keadaan pasar yang semakin besar serta peluang yang semakin terbuka lebar, tentu menuntut seorang wirausaha untuk bisa menangkap peluang tersebut dan bisa mewujudkannya ke dalam suatu bisnis yang nyata. Dalam menangkap suatu peluang tersebut tentu yang dibutuhkan tidak hanya ide dan inovasi, tetapi juga suatu strategi dalam pewujudan ide tersebut. Strategi dan ide merupakan suatu hal yang saling terikat dan berhubungan. Strategi merupakan perwujudan cara atau jalan yang dianggap lebih cepat untuk mencapai suatu hal yang diinginkan.

 

PERMASALAHAN

Di tengah peluang yang semakin banyak dan ide bisnis yang semakin kreatif, diperlukan adanya suatu manajemen strategi enterpreneurship untuk dapat mewujudkan ide usaha yang akan dibentuk. Apa sajakah strategi enterpreneurship yang diperlukan?

 

PEMBAHASAN

Manajemen strategi enterpreneurship yang digunakan dalam mewujudkan suatu ide bisnis merupakan sebuah proses berkelanjutan yang terdiri dari (Zimmerer, Scarborough, & Wilson, 2008)

1. Mengembangkan visi yang jelas dan diterjemahkan menjadi misi

Visi adalah hasil dari impian wirausaha atas sesuatu yang belum terwujud dan kemampuan melukiskan impian yang menarik tersebut agar bisa dilihat orang lain.

Visi menjawab pertanyaan “Ke mana kita akan pergi?” dan visi yang didefinisikan secara jelas membantu perusahaan dalam tiga cara:

  • Visi memberikan arah
  • Visi memberikan keputusan
  • Visi memotivasi orang-orang

Misi adalah pernyataan jangka panjang mengenai tujuan perusahaan yang menjawab pertanyaan pertama dari usaha bisnis, yaitu “Apa bisnis saya?


2. Menilai kekuatan dan kelemahan perusahaan

Setelah menetapkan visi untuk perusahaannya dan menerjemahkan visi tersebut ke dalam pernyataan misi yang bermakna, wirausaha dapat mengalihkan perhatiannya untuk menilai kekuatan dan kelemahan perusahaan.


3. Mengamati lingkungan sekitar untuk mengetahui peluang dan ancaman penting yang dihadapi perusahaan

Setelah wirausaha menginventarisasi kekuatan dan kelemahan internal perusahaan, mereka kemudian harus beralih ke lingkungan eksternal untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman yang bisa berdampak besar terhadap perusahaan.


4. Mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan utama perusahaan

Faktor-faktor kesuksesan utama (key success factors – KSF) merupakan faktor-faktor yang menentukan kemampuan perusahaan untuk memenangkan persaingan dalam suatu industri.


5. Menganalisis persaingan

Sebuah studi mengenai para pemilik usaha kecil yang dilakukan oleh National Federation of Independent Businesses (NFIB) melaporkan bahwa para pemilik usaha kecil meyakini bahwa mereka beroperasi dalam lingkungan yang sangat ketat persaingannya dan bahwa tingkat persaingan tersebut terus meningkat. Waspada terhadap gerakan pesaing melalui program kecerdasan bersaing (competitive intelligence) menjadi aktivitas strategis yang penting, tujuannya meliputi:

Menghindari kejutan yang berasal dari strategi dan taktik baru pesaing,

Mengidentifikasi calon pesaing baru

Memperbaiki saat yang tepat untuk bereaksi terhadap tindakan pesaing

Mengantisipasi tindakan strategis berikutnya dari pesaing.


6. Menyusun sasaran dan tujuan perusahaan

Sasaran (goal) adalah atribut-atribut jangka panjang dan luas yang berusaha dicapai oleh perusahaan; sasaran cenderung bersifat umum dan bahkan abstrak. Sasaran sebagai dasar bertindak manajer tidak perlu terlalu spesifik, melainkan sekadar menyatakan tingkat pencapaian umum yang ingin diraih.

Tujuan (objective) adalah target kinerja yang lebih spesifik. Tujuan, pada umumnya menyangkut profitabilitas, produktivitas, pertumbuhan, efisien, pasar, sumber daya keuangan, fasilitas fisik, struktur organisasi, kesejahteraan karyawan, dan tanggung jawab sosial.


7. Merumuskan opsi-opsi strategis dan memilih strategi yang tepat

Langkah ini mempersiapkan rencana permainan yang dirancang untuk mencapai misi, sasaran, dan tujuan yang telah ditetapkan. Strategi adalah peta jalan (road map) tindakan-tindakan yang disusun oleh wirausaha untuk mencapai misi, sasaran, dan tujuan perusahaan.


8. Menerjemahkan rencana strategis ke dalam rencana aksi

Agar suatu strategi berhasil diimplementasikan, dibutuhkan suatu proses yang sesuai dengan budaya perusahaan serta orang-orang yang tepat dan berkomitmen untuk membuat proses tersebut terlaksana. Untuk membuat rencana strategi dapat dijalankan, para wirausaha harus membagi rencana tersebut ke dalam beberapa proyek dan dengan hati-hati menentukan tiap hal tersebut. 


9. Menentukan pengendalian yang tepat

Untuk menilai efektivitas strategi, banyak perusahaan mengembangkan balanced scorecard (kartu skor keseimbangan), yang merupakan serangkaian ukuran multi-dimensional yang unik untuk suatu perusahaan dan yang menggabungkan berbagai ukuran keuangan dengan operasional untuk memberikan gambaran yang ringkas, tetapi komperehensif, atas kinerja keseluruhan perusahaan kepada para manajer.

 

KESIMPULAN

Untuk mewujudkan suatu usaha atau bisnis, diperlukan adanya suatu manajemen perancanaan strategi untuk melihat ke arah mana perusahaan akan berjalan. Dalam strategi ini juga dapat digunakan untuk melihat keadaan pasar serta dapat digunakan untuk meminimalisir hal yang tidak baik kedepannya.

 

DAFTAR PUSTAKA

Slamet, Franky. 2014. Dasar-dasar Kewirausahaan. Jakarta: Indeks

http://wddwdynt.blogspot.com/2016/10/perencanaan-strategis-dalam.html

https://www.recalmaru.com/2017/04/perencanaan-strategis-dalam.html

https://prezi.com/p/xlge1yymgyf-/perencanaan-strategis-dalam-kewirausahaan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.