September 10, 2022

PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MANAJEMEN ENTREPRENEURSHIP

 Oleh : Indah Setyawati (@V10-SETYAWATI) 




Abstrak:

Upaya pemberdayaan sumber daya manusia guna meningkatkan kinerja perusahaan secara menyeluruh tersebut dikenal dengan istilah manajemen SDM. Peranan SDM dalam berorganisasi sangatlah penting karena SDM ini sebagai pengelola system dengan memperhatikan aspek-aspek penting seperti pelatihan, pengembangan, dan motivasi. Dalam hal ini sumber daya manusia dijadikan manejemen sebagai salah satu indikator penting pencapaian tujuan organisasi secara efektif. Mengelola sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu aspek penting yang tidak boleh dikesampingkan oleh seorang wirausahawan. Karena manusia (karyawan) yang menjadi motor penggerak kegiatan usaha perlu dikelola secara profesional.

kata kunci : manajemen, Entrepreneurship, strategi

 

PENGERTIAN

SDM adalah individu-individu yang memberi sumbangan berharga pada pencapaian tujuan sistem organisasi kewirausahaan. Sumbangan di sini diartikan sebagai hasil produktivitas pada posisi yang dipegang. Sumber daya manusia (SDM) merupakan kemampuan terpadu dari daya pikir, daya fisik dan memiliki prestasi kerja yang dimiliki tiap individu.

Manajemen sumber daya manusia (MSDM) adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Fungsi MSDM yaitu untuk meningkatkan efektivitas SDM

 Pengertian Manajemen SDM menurut Ahli

Mondy (2008) menarangkan bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) adalah pemafaatan para individu untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi. Sementara Werther & Davis menjelaskan bahwa tujuan manajemen sumber daya manusia, adalah untuk meningkatkan kontribusi produktif para karyawan bagi organisasi secara stratejik, etis, dan bertanggung jawab sosial. Sedangkan Schuler & Jackson mengartikan bahwa SDM adalah aset yang harus dikelola secara cermat dan sejalan dengan kebutuhan organisasi.

PROSES PERENCANAAN SDM

Strategi SDM adalah alat yang digunakan untuk membantu organisasi untuk mengantisipasi dan mengatur penawaran dan permintaan SDM. Strategi SDM ini memberikan arah secara keseluruhan mengenai bagaimana kegiatan SDM akan dikembangkan dan dikelola. Pengembangan rencana SDM merupakan rencana jangka panjang. Contohnya, dalam perencanaan SDM suatu organisasi harus mempertimbangkan alokasi orang-orang pada tugasnya untuk jangka panjang tidak hanya enam bulan kedepan atau hanya untuk tahun kedepan. Alokasi ini membutuhkan pengetahuan untuk dapat meramal kemungkinan apa yang akan terjadi kelak seperti perluasan, pengurangan pengoperasian, dan perubahan teknologi yang dapat mempengaruhi organisasi tersebut.

Prosedur Perencanaan SDM

1. Menetapkan secara jelas kualitas dan kuantitas SDM yang dibutuhkan.

2. Mengumpulkan data dan informasi tentang SDM

3. Mengelompokkan data dan informasi serta menganalisisnya.

4. Menetapkan beberapa alternatif.

5. Memilih yang terbaik dari alternatif yang ada menjadi rencana.

6. Menginformasikan rencana kepada para karyawan untuk direalisasikan.

Dalam melakukan perencanaan SDM yang efektif, organisasi bisnis menghadapi beberapa tantangan penting, yaitu:

1. Mempertahankan keunggulan kompetitif

2. Mendukung keseluruhan strategi bisnis

3. Menghindari konsentrasi berlebihan pada masalah kecil

4. Menyusun strategi SDM yang sesuai dengan karakteristik organisasi bisnis

5. Mengatasi perubahan lingkungan

6. Mengakomodasikan perubahan-perubahan

ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA

Adapun aspek data-data SDM untuk meningkatkan dan mengelola SDM dalam mengembangkan usaha yaitu :

1. Kualitas pekerjaan dan inovatifnya

2. Kejujuran dalam bekerja

3. Kehadiran dalam bekerja

4. Sikap dalam bekerja

5. Inisiatif dan kreatif

6. Kerjasama dengan pihak lain

7. Keandalan dalam bekerja

8. Pengetahuan tentang pekerjaan

9. Tanggung jawab terhadap pekerjaan

10. Pemanfaatan waktu dalam bekerja.

FUNGSI MENGELOLA SDM

1. Fungsi pengadaan tenaga kerja, meliputi kegiatan penentuan kebutuhan tenaga kerja (baik mengenai mutu maupun jumlahnya), mencari sumber-sumber tenaga kerja secara efektif dan efisien, mengadakan seleksi terhadap para pelamar, menempatkan tenaga kerja sesuai dengan posisi yang sesuai, dan memberikan pendidikan serta latihan yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas bagi para tenaga kerja baru.

2. Fungsi pemeliharaan tenaga kerja, mencakup pelaksanaan program-program ekonomis maupun non-ekonomis, yang diharapkan dapat memberikan ketentraman kerja bagi pekerja, sehingga mereka dapat bekerja dengan tenang dan penuh konsentrasi guna menghasilkan prestasi kerja yang diharapkan oleh organisasi.

KESIMPULAN 

Kebutuhan tenaga kerja di masa depan Fungsi dari perencanaan SDM adalah untuk memberikan kepastian bahwa orang-orang yang ada dalam organisasi dapat bersama mangusahakan dan menolong kelancaran operasi organisasi. Ini dapat diartikan bahwa fungsi perencanaan sumber daya manusia dilihat sebagai suatu sarana untuk memastikan adanya tenaga kerja di masa depan supaya dapat menjalankan kegiatan wirausaha kita.

Referensi

Modul Perkuliahan Kewirausahaan III, Advance Business Strategy (Leadership and Management) – Atep Afia Hidayat,Ir.MP,  2022

Wuragil, Sarno. 2021. Kewirausahaan: Mengelola Sumber Daya Manusia. https://www.sarno.id/2021/04/kewirausahaan-mengelola-sumber-daya-manusia/

Recalmaru (2017). Perencanaan Strategis dalam Kewirausahaan.

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.