Oktober 16, 2022

IMPLEMENTASI TELEMARKETING DALAM STRATEGI PEMASARAN PERUSAHAAN

 

IMPLEMENTASI TELEMARKETING DALAM STRATEGI PEMASARAN PERUSAHAAN

 

Oleh : Ryan Setya Rama (@V17-RYAN)

ABSTRAK

Artikel ini membahas implementasi telemarketing dalam strategi pemasaran. Telemarketing merupakan pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan dalam memasarkan produk atau jasa, dengan menghubungi calon pelanggan atau pelanggan tetap dari daftar nomor telepon yang diperoleh perusahaan. Dalam artikel ini dijelaskan mekanisme dari telemarketing, faktor pendukung dan penghambat, serta kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh telemarketing sebagai strategi pemasaran.

Kata kunci : Telemarketing, Strategi, Pemasaran

PENDAHULUAN

Persaingan sengit dalam pemasaran produk barang dan jasa memicu perusahaan untuk lebih tanggap terhadap perubahan pasar yang sangat cepat. Dalam berwirausaha, perkembangan sangat cepat dan untuk itu dibutuhkan strategi untuk dapat tetap bertahan dan berkembang dalam menghadapi para pesaing. Dan juga tetap harus memperhatikan sikap dan perilaku yang sedang trend di kalangan konsumen. Perilaku konsumen di masa modern ini lebih menginginkan sesuatu yang bersifat efisien dan efektif. Nasib sebuah perusahaan, apakah akan berhasil atau tidak, sangat bergantung pada kemampuan perusahaan dalam memasarkan produknya. Pemasaran yang dilakukan dengan strategi yang baik dapat menempatkan produk pada posisi yang tepat dan menguasai pasar. Begitupun sebaliknya, jika strategi pemasaran yang dilakukan kurang tepat maka kegiatan pemasaran tersebut menjadi tidak efektif dan dapat beresiko merugikan perusahaan. Oleh karena itu, sangat penting bagi pelaku usaha untuk menjalankan pemasaran dengan strategi yang tepat untuk mencapai tujuan yang efektif.

Berdasarkan perkembangan strategi pemasaran yang didasarkan pada kebutuhan dan keinginan konsumen serta banyaknya pesaing dalam dunia bisnis saat ini, ada berbagai jenis strategi pemasaran yang digunakan oleh perusahaan, diantaranya yaitu strategi telemarketing. Istilah telemarketing sendiri sudah banyak terdengar di masyarakat, meskipun tidak semua orang memahaminya. Akan tetapi, sebagian besar dari mereka yang memahami beranggapan bahwa tenaga pemasaran ini merupakan salah satu strategi pemasaran produk suatu perusahaan. Strategi pemasaran telemarketing ini biasanya digunakan oleh beberapa perusahaan untuk mempromosikan produknya. Menurut banyak pemasar, penawaran yang dilakukan melalui telemarketing biasanya lebih mudah diterima karena bersifat pribadi bagi konsumen. Strategi telemarketing lebih praktisdan dapat menekan biaya pemasaran karena tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi.

 

PERMASALAHAN

            Dari latar belakang di atas disebutkan bahwa telemarketing menjadi salah satu strategi pemasaran yang masih digunakan oleh perusahaan. Selain itu, penggunaan telemarketing dalam strategi pemasaran lebih efektif dan efisien. Jika menggunakan telemarketing dalam melakukan pemasaran suatu produk atau jasa, perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi. Dari penjelasan tersebut, muncul permasalahan, yaitu bagaimana implementasi telemarketing dalam strategi pemasaran perusahaan?

PEMBAHASAN

a.      Mekanisme Telemarketing dalam Strategi Pemasaran

Pemasaran telemarketing dengan cara menelpon satu per satu nomor telepon pelanggan, menjalin komunikasi yang baik dengan pelanggan, memengaruhi pelanggan supaya mau melakukan pembelian ulang, menyebarkan broadcast ke kontak yang ada di hp telemarketer dan juga melakukan follow up ke pelanggan serta memproses pesanan dari telepon pelanggan yang pernah dihubungi. Macam-macam mekanisme telemarketing dalam strategi pemasaran, yaitu:

  1. Menelepon satu per satu nomor telepon pelanggan
  2. Menjalin komunikasi yang baik dengan pelanggan
  3. Memengaruhi pelanggan supaya mau melakukan pembelian ulang
  4. Menyebarkan broadcast ke kontak yang ada di hp telemarketer dan juga melakukan follow up ke pelanggan
  5. Memproses pesanan dari telepon pelanggan yang pernah dihubungi

 

b.     Faktor Pendukung dan Penghambat Telemarketing dalam Strategi Pemasaran

Telemarketing merupakan pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan dalam memasarkan produk atau jasa, dengan menghubungi calon pelanggan atau pelanggan tetap dari daftar nomor telepon yang diperoleh perusahaan, dalam rangka pembelian produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan. Untuk menghubungi calon konsumen atau konsumen tetap, ini bisa dengan menelepon, mengirim pesan melalui SMS atau WhatsApp, mengirim pesan melalui email, dan sebagainya.Telemarketing merupakan penggunaaan telepon untuk menempatkan dan menerima pesanan. Telemarketing dapat disebut sebagai penjualan pribadi atau pemasaran langsung. Telemarketing dilakukan melalui telepon, baik yang masuk (incoming call) maupun keluar (outcoming).

Faktor pendukung telemarketing dalam strategi pemasaran, yaitu:

  • Karakteristik Organisasi
  • Karakteristik Pekerja
Faktor penghambat telemarketing dalam strategi pemasaran, yaitu:
  • Karakteristik Lingkungan
  • Keterbatasan kemampuan pekerja

 

c.      Kelebihan dan Kekurangan Telemarketinf dalam Strategi Pemasaran

Kelebihan telemarketing terdiri dari:

  •  Menyediakan tempat di mana produsen dapat dengan mudah berinteraksi dengan calon pelanggan, menjawab pertanyaan, atau keprihatinan mereka tentang produk, atau layanan.
  • Lebih hemat biaya disbanding penjualan langsung.
  • Hasil yang sangat terukur.
  • Meningkatkan efisiensi karena dapat menjangkau lebih banyak calon pelanggan melalui telepon.
  • Membuatnya mudah untuk memperluas wilayah penjualan.
Kekurangan telemarketing terdiri dari:

  • Semakin banyak orang yang enggan untuk telemarketing.
  • Lebih banyak orang yang menggunakan teknologi untuk menjaring penelpon yang tidak diinginkan, khususnya telemarketer.
  • Mungkin perlu menyewa seorang professional untuk menyiapkan sebuah script yang dikarang dengan baik dan efektif.

 

 

KESIMPULAN

Telemarketing menjadi salah satu strategi pemasaran yang efektif dan efesien bagi perusahaan. Mekanisme telemarketing dalam melakukan pemasaran, yaitu menelpon satu persatu nomor telepon pelanggan, menjalin komunikasi yang baik dengan pelanggan, memengaruhi pelanggan supaya mau melakukan pembelian ulang, menyebarkan broadcast ke kontak yang ada di HP telemarketer dan juga melakukan follow up ke pelanggan serta memproses pesanan dari telepon pelanggan yang pernah dihubungi. Telemarketing memiliki faktor pendukung dan penghambat, di mana faktor pendukung sebagai berikut: karakteristik organisasi, karakteristik pekerja serta kebijaksanaan dan praktek manajemen. Sementara itu, faktor penghambatnya yaitu terkait dengan karakteristik lingkungan yang masih perlu ditingkatkan untuk mendukung pemasaran melalui telemarketing.

 

DAFTAR PUSTAKA

Abdurrahman, Nana Herdiana. 2015. Manajemen Strategi Pemasaran. Bandung: Pustaka Setia. Adindo, Apri Winge. 2021. Kewirausahaan dan Studi Kelayakan Bisnis Untuk Memulai dan Mengelola Bisnis. Yogyakarta: CV Budi Utama.

Muyassharoh, Elvin. 2020. Analisis Telemarketing Di UD. Hasby Mlarak Ponorogo Dalam Meningkatkan Relationship Marketing. Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Ponorogo.

Video Pembelajaran Kewirausahaan III. Atep Afia. Peranan Telemarketing dalam Kewirausahaan (#KEWIRAUSAHAANTIGA006B).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.