Oktober 09, 2022

MEMAKSIMALKAN PRODUKTIVITAS DALAM BISNIS SEBAGAI JALAN MENUJU KESUKSESAN

 

Oleh : Fhiladelvia (@V25-Fhiladelvia)

PENDAHULUAN 

Dewasa ini, dunia bisnis berkembang pesat. Semua  berlomba-lomba untuk mengungguli kompetisi yang ada. Persaingan memiliki banyak tujuan, bersaing untuk mendapatkan keuntungan, mendapatkan pangsa pasar, dan meningkatkan penjualan. 

Produktivitas berarti kemauan untuk terus meningkatkan dan meningkatkan kinerja di tempat kerja. Sikap produktif adalah komitmen untuk maju dan motivasi untuk melakukan pekerjaan yang lebih baik. Produktivitas tenaga kerja merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan agar dapat mengungguli persaingan bisnis antar perusahaan. 

Produktivitas tenaga kerja menjadi fokus manajemen perusahaan. Produktivitas tenaga kerja sangat penting bagi perusahaan. Tentu saja, jika sebuah perusahaan tidak cepat, ia akan ditinggalkan oleh para pesaingnya. Produktivitas yang tinggi dapat mendorong pertumbuhan perusahaan. Menko Perekonomian mengatakan produktivitas UMKM cenderung rendah karena sebagian besar UMKM masih kesulitan mengakses pembiayaan untuk pengembangan usaha. 

Setidaknya ada lima faktor yang menurunkan produktivitas UMKM. Keterbatasan akses permodalan, keterbatasan akses pasar, keterbatasan akses teknologi, keterbatasan akses informasi, dan keterbatasan kewirausahaan. Oleh karena itu, peningkatan produktivitas dalam dunia bisnis sangat penting bagi perusahaan agar dapat bersaing dan berdaya saing.


PENGERTIAN PRODUKTIVITAS

Produktivitas berasal dari kata bahasa Inggris productivity yang merupakan gabungan dari dua kata, yaitu product dan activity. Jika dilihat berdasarkan asal katanya, produktivitas memiliki arti suatu bentuk aktivitas yang dilakukan untuk menghasilkan produk barang atau jasa. Secara umum, produktivitas adalah kemampuan setiap orang, sistem, atau suatu perusahaan dalam menghasilkan produk barang atau jasa dengan cara memanfaatkan sumber daya secara efektif dan efisien.

Menurut Herjanto, produktivitas merupakan suatu ukuran yang menyatakan bagaimana baiknya sumber daya diatur dan dimanfaatkan untuk mencapai hasil yang optimal. Doktrin dalam Konferensi Oslo tahun 1984 mencantumkan definisi umum produktivitas semesta yaitu : Produktivitas adalah suatu konsep yang bersifat universal yang bertujuan untuk menyediakan lebih banyak barang dan jasa untuk lebih banyak manusia, dengan menggunakan sumber-sumber riil yang makin sedikit. Pengertian Produktivitas menurut Handoko (2011:210), Produktivitas adalah hubungan antara masukan-masukan dan keluaran-keluaran suatu sistem produktif. Dalam teori, sering mudah untuk mengukur hubungan ini sebagai rasio keluaran dibagi masukan. Bila lebih banyak keluaran diproduksi dengan jumlah masukan sama, produktivitas naik. Begitu juga, bila lebih sedikit masukan digunakan untuk sejumlah keluaran sama, produktivitas juga naik.

PENGUKURAN PRODUKTIVITAS KERJA

Menurut Simamora faktor-faktor yang digunakan dalam pengukuran produktivitas kerja meliputi kuantitas kerja; kualitas kerja; dan ketepatan waktu.

  1. Kuantitas kerja adalah merupakan suatu hasil yang dicapai oleh karyawan dalam jumlah tertentu dengan perbandingan standart yang ada atau ditetapkan oleh perusahaan.
  2. Kualitas kerja adalah merupakan suatu standar hasil yang berkaitan dengan mutu dari suatu produk yang dihasilkan oleh karyawan dalam hal ini merupakan suatu kemampuan karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya secara teknis dengan perbandingan standart yang ditetapkan oleh perusahaan.
  3. Ketepatan waktu merupakan tingkat suatu aktivitas diselesaikan pada awal waktu yang dinyatakan, dilihat dari sudut koordinasi dengan hasil output serta memaksimalkan waktu yang tersedia untuk aktivitas lain. Ketepatan waktu diukur dari persepsi karyawan terhadap suatu aktivitas yang diselesaikan diawal waktu sampai menjadi output

Peningkatan produktivitas dapat dilihat dalam tiga bentuk :

  1. Jumlah keluaran (output) dalam mencapai tujuan meningkat dengan menggunakan sumber daya (input) yang sama.
  2. Jumlah keluaran (output) dalam mencapai tujuan sama atau meningkat dicapai dengan menggunakan sumber daya (input) yang lebih sedikit.
  3. Jumlah keluaran (output) dalam mencapai tujuan yang jauh lebih besar diperoleh dengan pertambahan sumber daya (input) yang relatif lebih kecil.

 

 FAKTOR PENTING UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS BISNIS

1. Manajemen

Setidaknya ada 7 hal yang perlu dilakukan agar fungsi manajemen ini menghasilkan produktivitas:

  • Menetapkan dan mengembangkan visi serta misi.
  • Melakukan analisis bisnis dan operasional.
  • Merancang strategi dari opsi yang paling baik.
  • Menetapkan tujuan strategis.
  • Melakukan eksekusi terhadap strategi.
  • Menetapkan alokasi sumber daya yang efektif.
  • Senantiasa mengevaluasi apa yang sudah dieksekusi.

2. Orang

Filosofi the right man on the right place sangat relevan dengan bisnis. Tak sedikit bisnis yang runtuh karena diisi orang-orang yang tak memiliki kapasitas dalam mengemban tanggung jawabnya. Jadi, jangan sembarangan mendelegasikan tugas-tugas bisnis jika ingin berkembang. Ketika satu orang tak berjalan sebagaimana mestinya dalam proses bisnis, itu bisa mengganggu keseluruhan.

3. Produk dan Layanan

Terdapat hal -hal penting yang perlu diperhatikan dalam memberikan produk dan layanan kepada konsumen, yaitu:

  • Kualitas terbaik
  • Harga paling pas
  • Pengemasan yang menarik
  • Desain berkesan
  • Distribusi produk atau layanan yang efektif menjangkau konsumen

4. Sistem dan Proses

Bisnis besar selalu memiliki sistem yang jelas dari hulu ke hilir. Setiap divisi bekerja dengan manual yang baku dan profesional. Contohnya pabrik-pabrik raksasa bekerja membangun sistem yang membuat setiap orang bergerak layaknya robot dan juga membuat indikator produktivitas kerja sebagai alat ukur ketercapaian tugas setiap anggota bisnisnya. Peningkatan produktivitas kerja juga berhubungan dengan faktor sistem. Sistem akan mempermudah proses mengarahkan, menertibkan, hingga mengontrol.

5. Pemasaran dan Penjualan

Produktivitas juga sangat bergantung dengan proses memasarkan dan menjual.  Ada lima alasan yang menggambarkan betapa pentingnya faktor ini:

  • Memungkinkan produk dan layanan terjual dan menjangkau sebanyak mungkin market.
  • Menjadi pusat informasi, menghubungkan bisnis dengan audiens.
  • Menentukan reputasi (branding) bisnis di hadapan pasar.
  • Mendorong keterlibatan bisnis dengan pelanggan, sehingga memungkinkan terjadinya penjualan berulang ke pelanggan yang sama.  Dengan demikian, terjadi efektivitas biaya pemasaran.
  • Menentukan perkembangan dan daya tahan bisnis.


TUJUH KUNCI PRODUKTIVITAS TINGGI

  • Keahlian, manajemen yang bertanggungjawab

Untuk mencapai produktivitas yang tinggi, semua anggota manajemen harus memiliki motivasi tinggi, proaktif dan terlibat penuh dalam pekerjaan. Secara keseluruhan, ini membutuhkan kesamaan sikap relatif di seluruh tenaga kerja Anda.

  • Kepemimpinan yang luar biasa

Tujuan organisasi tergantung pada kualitas kepemimpinan. Tidak ada dua gaya kepemimpinan yang sama, dan setiap gaya unik untuk setiap individu. Kepemimpinan yang efektif adalah kepemimpinan yang dapat menumbuhkan, menopang dan mengembangkan usaha serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kehidupan organisasi.

  • Kesederhanaan organisasional dan operasional

Struktur organisasi harus tetap sederhana, fleksibel, dan mudah beradaptasi dengan perubahan, sambil selalu berusaha untuk memberikan jumlah minimum tingkat yang konsisten dengan operasi yang efektif. Ini memberikan arah yang lebih jelas, mengurangi tanggung jawab yang terfragmentasi, dan sangat mendukung inisiatif setiap orang dalam organisasi.

  • Kepegawaian yang efektif

Sebagai langkah awal, banyak perhatian dicurahkan pada pemilihan orang menekankan pada mutu dan bukan kuantitas. Menambah lebih banyak pegawai belum tentu berarti meningkatkan produktivitas. Sebelum mempekerjakan orang baru, seharusnya dipastikan dahulu bahwa yang ada sekarang sudah berkinerja menurut kemampuan.

  • Tugas yang menantang

Tugas merupakan kunci untuk proses yang kreatif dan produktif. Setiap individu mempunyai suatu suasana khusus kegiatan kreatif dan produktif yang tinggi. Akan tetapi, orang yang tepat harus disesuaikan dengan masalah yang tepat baginya. Pekerjaan itu sendiri harus memberikan motivasi. Hal ini terutama menjadi kunci ke proses yang kreatif/inovatif.

  • Perencanaan dan pengendalian tujuan

Perencanaan yang efektif meningkatkan produktivitas operasional, yaitu membantu memastikan penggunaan sumberdaya dengan sebaik- baiknya, memadukan semua aspek program ke dalam sesuatu yang efisien, upaya yang tepat, meminimalkan permulaan yang salah dan pelaksanaan usaha yang tidak produktif , menyediakan kelonggaran untuk risiko dan keadaan darurat pada masa depan dan meniadakan krisis manajemen yang berkelanjutan. Dengan cara yang sama, menjadi sangat penting untuk memantapkan sistem pengendalian yang efektif yang mengukur kemajuan terhadap rencana, menemukan penyimpanagn, menetapkan tanggungjawab, menunjukkan tindakan perbaikan dan memastikan bahwa kinerja yang tidak memenuhi standar ditingkatkan.

  • Pelatihan manajerial khusus

Organisasi berusaha mengembangkan suatu komitmen terhadap produktivitas dalam seluruh tim manajemennya, dan memberikan kepada anggota tim tersebut saran yang berguna untuk menerapkan usaha peningkatan produktivitas yang efektif dalam seluruh organisasi.


KESIMPULAN

Produktivitas kerja adalah hasil kerja yang nyata diperoleh oleh tenaga kerja yang didasari sikap mental yang patriotik yang menganggap bahwa hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Cara-cara kerja hari ini harus lebih baik dari cara-cara kerja kemarin, dan cara-cara kerja hari esok harus lebih baik dari cara- cara kerja hari ini. Pentingnya produktivitas kerja mencakup banyak hal, dimulai dari produktivitas tenaga kerja, produktivitas organisasi, produktivitas modal, produktivitas pemasaran, produktivitas produksi, produktivitas keuangan dan produktivitas produk.


DAFTAR PUSTAKA

Nurmayetti. (2017). MANAJEMEN PRODUKTIVITAS.

Pamungkas, A. (2021, April 5). Memahami Pengertian Produktivitas Kerja dalam Dunia Bisnis. Retrieved from majoo.id.

Yohandoyo, C. (2016, November 26). Peningkatan Bisnis Melalui Peningkatan Produktivitas Kerja. Retrieved from jtanzilco.com. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.