November 11, 2022

Budaya Kerja Berdampak Positif Terhadap Bisnis


Oleh: Yulfara Kartini (@V05-Yulfara)

 Abstrak

Artikel ini membahas tentang dampak positif budaya kerja terhadap bisnis. Latar belakang dari artikel ini adalah masih adanya beberapa perusahaan yang memiliki budaya kerja yang negatif atau dapat dikatakan buruk. Hal inilah yang menyebabkan sebagian karyawan memutuskan resain dari perusahaan tanpa adanya alasan yang jelas serta banyaknya jam lembur yang diberlakukan pada karyawan. Artikel ini disusun bertujuan agar perusahaan dapat menumbuhkan budaya kerja yang positif untuk mencapai kesehatan mental dan produktifitas karyawan. Karena budaya kerja juga menjadi sifat dasar perusahaan. Hal ini berarti, seluruh aktivitas dalam perusahaan mulai dari membuat keputusan hingga bertingkah laku harus memegang budaya kerja atau company value-nya.

Keyword: Budaya Kerja, Positif, Karyawan, Perusahaan.

 

Pendahuluan

Bekerja menjadi salah satu aktivitas manusia untuk bertahan hidup. Setiap orang yang bekerja pasti menginginkan lingkungan kerja yang nyaman. Semua perusahaan pasti memiliki budaya kerja yang terbentuk dari waktu ke waktu melalui interaksi orang-orang di dalamnya. Budaya kerja di perusahaan dapat memberikan pengaruh pada individu dan sebaliknya. Budaya kerja tidak muncul dengan sendirinya, melainkan muncul dari peraturan-peraturan perusahaan dalam menjalankan manajemen dan operasionalnya. Peraturan ini nantinya akan menciptakan konsep kerja unik dan beragam.

Budaya kerja suatu perusahaan tentu akan mempengaruhi terhadap kinerja karyawan. Tujuan adanya budaya kerja adalah untuk mencapai hasil, visi, dan misi yang sesuai dengan keinginan perusahaan. Budaya kerja tak hanya mencakup cara berpakaian dan bekerja, tetapi juga mencakup hubungan antar karyawan dan juga gaya kepemimpinan. Dalam industri startup, salah satu hal yang paling sering dibahas ketika membangun sebuah bisnis adalah kultur atau budaya. Banyak yang meyakini bahwa budaya yang ditumbuhkan di dalam tubuh startup dapat membawa dampak yang positif, baik bagi tim maupun bagi bisnis secara keseluruhan.


Permasalahan

Setiap orang yang bekerja pasti menginginkan lingkungan kerja yang nyaman. Sementara untuk mengetahui ciri-ciri budaya kerja yang buruk, hanya akan diketahui jika sudah mulai merasakan hal-hal yang seharusnya tidak ada atau tidak layak di lakukan didalam suatu perusahaan. Saat ini, masih ditemukan di beberapa perusahaan terkait dengan budaya kerja yang tidak sehat. Seringkali karyawan menggosip satu sama lain dan saling menjelekkan. Tidak adanya karyawan yang bekerja lebih dari satu tahun, hal ini juga masih ditemukan karena begitu banyak karyawan yang resign atau keluar dari perusahaan tanpa sebab yang jelas. Sering lembur, perusahaan yang sering memberikan jam lembur ini di indikasikan bahwa karyawan tidak dapat bekerja secara efektif atau memang perusahaan yang tidak dapat mengatur jumlah pekerja dan jumlah pekerjaan secara profesional. Karena budaya kerja yang buruk ada di lingkungan perusahaan, maka akan timbul dampak negatif budaya kerja yaitu merosotnya laba perusahaan. Sehingga perusahaan bahkan dapat gulung tikar. Selain itu dampak negatif lainnya adalah perusahaan akan dicap sebagai perusahaan yang tidak memperdulikan karyawannya. Karena sejatinya harus ada batasan antara kepentingan pribadi dan kepentingan kantor. Karena hal ini dinilai cukup penting, untuk kesehatan mental para karyawan.

 

Pembahasan

Menurut Mangkunegara (2005) mengemukakan, bahwa budaya kerja merupakan perangkat asumsi atau sistem keyakinan, nilai, dan norma yang dikembangkan dalam suatu organisasi yang dapat dijadikan sebagai landasan tingkah laku anggota, untuk mengatasi masalah adaptasi eksternal maupun integrasi internal. Budaya kerja adalah prinsip yang mengatur perilaku tiap individu dalam perusahaan. Dapat dikatakan, budaya kerja juga menjadi sifat dasar perusahaan. Hal ini berarti, seluruh aktivitas dalam perusahaan mulai dari membuat keputusan hingga bertingkah laku harus memegang budaya kerja atau company value-nya.

Karena dianggap penting, budaya kerja biasanya menjadi prioritas perusahaan dalam menerima kandidat. Budaya kerja adalah konsep yang berdasarkan kebiasaan atau pola perilaku setiap individu atau kelompok dalam suatu perusahaan untuk mencapai efisiensi dalam bekerja. Hal tersebut memiliki tujuan untuk meningkatkan kinerja karyawan lebih produktif sehingga tujuan, visi, dan misi perusahaan dapat terwujud dan mampu melewati masalah.

Budaya kerja muncul dari peraturan-peraturan perusahaan ketika menjalankan manajemen dan operasionalnya. Ini juga dapat diartikan sebagai asumsi hasil dari pemecahan masalah pada perusahaan dalam proses penyesuaian. Budaya kerja juga berhubungan dengan mentalitas karyawan yang nantinya juga akan mempengaruhi suasana kerja. Berikut adalah ciri-ciri budaya kerja yang positif:

1.     Lingkungan Kerja Produktif

Ketika karyawan merasa senang dan nyaman dalam bekerja, itu menandakan bahwa mereka nyaman dengan suasana kerja atau suasana perusahaan yang kondusif dan nyaman. Inilah yang membuat karyawan menjadi lebih produktif dalam bekerja.

2.     Suasana Kerja yang Menyenangkan

Suasana yang menyenangkan dan ceria akan meningkatkan kreativitas dan semangat seseorang dalam bekerja. Tersedianya fasilitas seperti camilan, ruang bersantai juga dapat memberikan energi positif dan suasana yang menyenangkan bagi karyawan.

3.     Komunikasi yang Terbuka dan Jujur

Jika seluruh anggota dapat membuat komunikasi yang jujur dan terbuka, itu akan membuat kondisi kerja yang nyaman dan juga budaya kerja yang positif didalam perusahaan.

4.     Adanya Penghargaan dan Motivasi

Ketika karyawan sudah mencapai target yang diinginkan perusahaan, seharusnya perusahaan memberikan penghargaan agar karyawan merasa senang dan dihargai. Penghargaan itu dapat berupa bonus, sertifikat, promosi, atau hadiah kecil kepada karyawan yang sudah memberikan effort pada perusahaan.

5.     Budaya Kerja yang Sama Baik

Persaingan secara sehat dan adil sesama karyawan merupakan hal yang positif. Budaya kerja yang positif dapat mengurangi karyawan yang bersikap negatif karena akan merugikan perusahaan serta rekan kerjanya dan dapat membangun kerja sama yang baik.

Selain itu terdapat juga jenis-jenis budaya kerja yaitu clan culture yang dimana budaya ini memiliki sifat ramah, kolaborasi, sama seperti keluarga besar. Ikatan yang kuat, loyal, berpegang teguh pada tradisi. Perusahaan yang menggunakan budaya ini terikat dengan komitmen atau tradisi. Adhocracy culture, budaya ini mengutamakan perubahan dari eksperimen dan juga kebebasan individu. Market culture, budaya ini biasanya sangat kompetitif termasuk antar rekan kerja untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya. Hierarchy culture, budaya ini dikendalikann oleh pemimpin yang bertugas untuk memantau dan memfasititasi agar karyawan patuh dengan cara-cara yang benar dalam menjalankan bisnis menurut perusahaan.

Kesimpulan

Budaya kerja yang tidak sehat dalam perusahaan akan berpengaruh besar terhadap kesehatan mental dan juga produktifitas karyawan. Terlebih jika karyawan dianggap sebagai mesin untuk menghasilkan laba bagi perusahaan. Sebenarnya tidak ada budaya kerja yang benar atau salah, yang ada hanya budaya kerja yang sehat atau tidak sehat. Semua tergantung pada tujuan dan nilai-nilai perusahaan. Hal yang perlu diperhatikan adalah memilih perusahaan dengan budaya kerja yang sesuai. Sehingga, akan merasa nyaman dan bekerja dengan maksimal. Maka dari itu, perlu mencari tau terlebih dahulu sebelum melamar pekerjaan ke suatu perusahaan.

Daftar Pustaka

Radikha, KC. (2021). 5 Jenis Budaya Kerja di Perusahaan. Hadirr. Online.

Benefita. (2021). Budaya Kerja Kunci Sukses Perusahaan dan Performa Karyawan. Niagahoster. Online.

Prayogo, Ryza. (2017). Pengaruh Budaya Kerja dalam Bisnis. Daily Sosial. Online.

Muhammad, Syahrian. (2022). Kenali Budaha Kerja yang Berdampak Positif bagi Bisnis. Businesstech. Online.

Lahiwu, J.C Renaldy. (2018). Budaya Kerja. Universitas Sam Ratulangi. Manado.

Wibowo, Bagas N. (2020). Budaya Kerja Sebagai Pondasi Bekerja di Perusahaan. Kementrian Perindustrian Indonesia. Online.

Nandy. (2021). Budaya Kerja Menurut Para Ahli. Gramedia Blog. Online.

Modul Kewirausahaan 3. Universitas Mercu Buana. Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.