November 11, 2022

PENGARUH MOTIVASI KERJA KARYAWAN TERHADAP PRODUKTIVITAS PERUSAHAAN

Oleh : Nur Qalby Nabila Haswadi (@V30-NABILA)

ABSTRAK 

Motivasi berasal dari bahasa Latin, yang berarti motif kekuasaan.Motivasi hanya diberikan kepada manusia, terutama untuk bawahan atau pengikut. Motivasi sebagai kekuatan yang muncul dari dalam ataupun dari luar diri seseorang dan membangkitkan semangat serta ketekunan untuk mencapai sesuatu yang diinginkan. Kepuasan kerja yang diterima dan dirasakan oleh seseorang pegawai akan berpengaruh terhadap hasil yang diperoleh dari pekerjaannya. Pada dasarnya Motivasi merupakan salah satu faktor yang menentukan produktivitas karyawan dalam bekerja. Motivasi adalah hal yang menyebabkan, menyalurkan dan mendukung perilaku manusia agar mau bekerja giat dan antusias mencapai hasil yang optimal.

Kata kunci : Motivasi,Produktivitas,karyawan

PENDAHULUAN

Sumber Daya Manusia adalah sumber daya yang memiliki peran aktif bagi perkembangan perusahaan dibandingkan dengan sumber daya lainnya. Saat ini sumber daya manusia merupakan salah satu hal yang tergolong penting dan perlu dikembangkan dalam suatu organisasi maupun perusahaan karena sumber daya manusia merupakan tonggak utama sebagai salah satu hal yang dapat mendukung dan memberikan kemajuan di sebuah perusahaan maupun organisasi.

Motivasi terbentuk dari sikap karyawan dalam menghadapi situasi kerja di perusahaan.Motivasi merupakan kondisi atau energy yang menggerakkan diri karyawan yang terarah atau tertuju untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan. Sikap mental karyawan yang pro dan positif terhadap situasi kerja itulah yang memperkuat motivasi kerjanya untuk mencapai kinerja maksimal.

Masalah motivasi merupakan fungsi manajemen personalia atau kepegawaian yang sulit dan kompleks penentuannya, karena salah satu aspek yang penting dan berarti bagi karyawan, maupun kemajuan perusahaan atau organisasi itu sendiri. Untuk itu pemberian motivasi bagi karyawan janganlah sampai diabaikan dan dianggap sudah tidak diperlukan lagi oleh manajemen.

PEMBAHASAN

Motivasi berasal dari bahasa Latin, yang berarti motif kekuasaan.Motivasi hanya diberikan kepada manusia, terutama untuk bawahan atau pengikut. Motivasi mempersoalkan bagaimana mendorong bawahan semangat, sehingga mereka akan bekerja keras untuk memberikan semua kemampuan dan keterampilan untuk mencapai tujuan perusahaan. 


Teori-teori Motivasi Kerja Terdapat beberapa teori motivasi kerja menurut yaitu: 

a. Teori Kebutuhan. 

Kebutuhan dapat didefinisikan sebagai suatu kesenjangan atau pertentangan yang dialami antara suatu kenyataan dengan dorongan yang ada dalam diri, seperti kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan untuk merasa memiliki, kebutuhan akan harga diri dan kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri. 


b. Teori ERG (Existence, Relatedness, Growth) 

Alderfer Teori ERG merupakan refleksi dari nama tiga dasar kebutuhan, yaitu: Kebutuhan yang berhubungan dengan fisik dari eksistensi pegawai, seperti makan, minum, pakaian, bernapas, gaji, keamanan kondisi kerja, fringe benefits. Kemudian kebutuhan interpersonal yaitu kepuasan dalam berinteraksi dalam lingkungan kerja.Terakhir yaitu kebutuhan untuk mengembangkan dan meningkatkan pribadi.Hal ini berhubungan dengan kemampuan dan kecakapan pegawai. 

c. Teori Insting

  Teori ini timbul berdasarkan teori evaluasi Charles Darwin.Darwin berpendapat bahwa tindakan yang intelligent merupakan refleks dan instingtif yang diwariskan.Oleh karena itu, tidak semua tingkah laku dapat direncanakan sebelumnya dan dikontrol oleh pikiran.


Ada beberapa contoh hubungan dalam membangun motivasi di dalam diri seorang karyawan :

Hubungan antara Motivasi Kerja dengan Kinerja Karyawan

                  Motivasi sebagai kekuatan yang muncul dari dalam ataupun dari luar diri seseorang dan membangkitkan semangat serta ketekunan untuk mencapai sesuatu yang diinginkan (Daft, 2010, p. 373). Kasmir (2016, p. 190) menyatakan jika karyawan memiliki dorongan yang kuat dari dalam dirinya atau dorongan dari luar dirinya (misalnya dari pihak perusahaan), maka karyawan akan terdorong untuk melakukan sesuatu dengan baik, semakin baik motivasi kerja karyawan dalam bekerja dalam perusahaan, makan akan semakin meningkat kinerja karyawan.


Hubungan antara Kepuasan Kerja dengan Kinerja Karyawan

          Kepuasan kerja yang diterima dan dirasakan oleh seseorang pegawai akan berpengaruh terhadap hasil yang diperoleh dari pekerjaannya.

kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan karena Ketika karyawan menerima apa yang dia inginkan dari yang dia kerjakan maka akan timbul rasa motivasi yang lebih di dalam dirinya Ketika dia melakukan pekerjaan selanjutnya


Hubungan antara Disiplin Kerja dengan Kinerja Karyawan

Disiplin kerja yang dibentuk oleh pimpinan untuk diterapkan oleh bawahannya sehingga dapat menciptakan rasa tanggung jawab terhadap pekerjaannya karena karyawan menyadari akan kewajibannya dan tentu akan mengutamakan hasil kerja yang baik sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Ketika pimpinan di dalam suatu perusahaan bisa membangun suatu ERP yang bagus untuk para karyawan nya, maka para karyawan akan melakukan pekerjaanya dengan mengikuti SOP yang telah di tetapkan oleh pimpinan. Maka Ketika 2 hal tersebut sudah di implementasikan di dalam sebuah perusahaan tercipta output yang maksimal untuk perusahaan.

Pada dasarnya Motivasi merupakan salah satu faktor yang menentukan produktivitas karyawan dalam bekerja. Motivasi adalah hal yang menyebabkan, menyalurkan dan mendukung perilaku manusia agar mau bekerja giat dan antusias mencapai hasil yang optimal. Motivasi menunjukkan kondisi yang dapat menggerakkan karyawan untuk melaksanakan pekerjaannya. Untuk mencapai produktivitas yang tinggi, diperlukan suatu pendekatan yang dapat memotivasi kerja karyawan. Besarnya produktivitas sangat ditentukan oleh motivasi kerjanya. Dengan mengetahui motif dan motivasi yang diinginkan karyawan, maka dapat disusun strategi agar produktivitas kerja dapat di pertahankan, atau ditingkatkan.


KESIMPULAN 

Motivasi terbentuk dari sikap karyawan dalam menghadapi situasi kerja di perusahaan.Motivasi merupakan kondisi atau energy yang menggerakkan diri karyawan yang terarah atau tertuju untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan. Sikap mental karyawan yang pro dan positif terhadap situasi kerja itulah yang memperkuat motivasi kerjanya untuk mencapai kinerja maksimal. Banyak faktor yang mempengaruhi seorang karyawan untuk meningkatkan motivasi dalam dirinya dan faktor yang paling pentingnya berasal dari dalam diri nya, tetapi untuk menimbulkan ataupun memantik faktor tersebut tentunya ada faktor lain yang harus di penuhi sehingga motivasi itu timbul di dalam diri seorang karyawan yang tentunya sangat berpengaruh untuk meningkat produktivitas perusahaan tempat dimana karyawan itu berada


DAFTAR PUSTAKA 

Kasmir. (2016). Manajemen sumber daya manusia (teori dan praktik). Depok: Rajagrafindo Persada

Daft. (2010). Era baru manajemen (9th ed.). Jakarta: Salemba Empat.

Baskoro & Susanty. 2012. Pengaruh motivasi kerja dan gaya kepemimpinan terhadap disiplin kerja serta dampaknya pada kinerja karyawan (studi kasus pada PT. PLN (Persero) APD Semarang). Jati Undip.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.