November 17, 2022

PENTINGNYA EVALUASI UNTUK KESUKSESAN BISNIS

Oleh:

Oliver Gideon Parsaoran (@V21-OLIVER)

 

Abstrak

Artikel ini membahas tentang evaluasi bisnis.

 

Kata kunci: Evaluasi, evaluasi bisnis, analisis

Abstract

This article discusses business evaluation.

 

Keywords: Evaluation, business evaluation, analysis

 

PENDAHULUAN

Evaluasi merupakan saduran dari bahasa Inggris "evaluation" yang diartikan sebagai penaksiran atau penilaian. Nurkancana (1983) menyatakan bahwa evaluasi adalah kegiatan yang dilakukan berkenaan dengan proses untuk menentukan nilai dari suatu hal. Sementara Raka Joni (1975) menjelaskan bahwa evaluasi adalah proses untuk mempertimbangkan sesuatu barang, hal atau gejala dengan mempertimbangkan beragam faktor yang kemudian disebut Value Judgment. Maka dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa evaluasi adalah proses menetukan nilai untuk suatu hal atau objek yang berdasarakan pada acuan-acuan tertentu untuk menentukan tujuan tertentu. Dalam perusahaan, evaluasi dapat diartikan sebagai proses pengukuran akan evektivitas strategi yang digunakan dalam upaya mencapai tujuan perusahaan. Data yang diperoleh dari hasil pengukuran tersebut akan digunakan sebagai analisis situasi program berikutnya.

Evaluasi bisnis adalah sebuah aktivitas yang bertujuan untuk mengukur kinerja bisnis secara keseluruhan. Penilaian kinerja ini meliputi aspek ekonomi, kesehatan bisnis, dan indikator bisnis lainnya. Evaluasi usaha dimulai dengan memantau setiap proses bisnis yang dijalankan. Kemudian, hasil pemantauan tersebut akan dianalisis untuk mengetahui apakah bisnis mengalami kemajuan atau kemunduran, dan apa saja pencapaian yang telah diraih bisnis. Selain demi kepentingan bisnis, evaluasi usaha juga bermanfaat bagi pengusaha secara personal. Sebab, proses ini bisa dijadikan pengusaha sebagai saran untuk belajar, mengevaluasi diri, dan meningkatkan kapasitas diri.

 

PEMBAHASAN

A. Fungsi Evaluasi Bisnis

1)     Fungsi Diagnosis

Fungsi diagnosis bertujuan untuk mengevaluasi apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan perusahaan.

2)     Fungsi Penempatan

Perusahaan melakukan evaluasi untuk menilai apakah penempatan posisi pekerja dan bidang bisnis lainnya sudah tepat atau belum.

3)     Fungsi Selektif

Fungsi ini berkaitan dengan berkaitan dengan penialaian kelayakan bisnis dalam menjalankan kegiatan operasional dan mencapai tujuan bisnis.

4)     Fungsi Pengukuran Keberhasilan

Evaluasi usaha dilakukan ketika tim manajemen telah menjalankan strategi bisnisnya. Kemudian, mereka akan mengukur keberhasilan strategi tersebut dan apa saja faktor yang terkait.

Jadi, evaluasi usaha harus dilakukan secara rutin agar dapat diketahui bagaimana bisnis bekerja. Evaluasi usaha juga akan meminimalisir terjadinya risiko bisnis dan mengoptimalkan strategi bisnis yang dijalani.

B. Aspek Yang Perlu Dievaluasi Dalam Bisnis

1)     Posisi Bisnis secara Keseluruhan

Pada awal pendirian bisnis, Kita tentu mempunyai target yang perlu dicapai dan sejumlah strategi yang harus ditempuh untuk mencapai target tersebut. Nah, evaluasi usaha akan membantu Kita mengetahui pencapaian bisnis secara menyeluruh. Misalnya saja, Kita menjadikan pendapatan dan pemasukan bisnis per bulannya untuk menilai kesuksesan bisnis.

2)     Kinerja dan Arah Bisnis

Untuk mengoptimalkan kinerja bisnis, Kita perlu menentukan pasar mana yang harus dituju, produk atau layanan seperti apa yang harus dibuat, dan bagaimana bisnis Kita bisa terus berkembang. Sebelum itu, Kita perlu menyusun rencana pemasaran agar bisa menentukan target pasar pelanggan Kita. Demikian juga, Kita perlu menimbang berbagai faktor yang menyebabkan dinamika pasar. Contohnya perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan konsumen, dan analisis kompetitif.

3)     Produk dan Layanan

Aspek bisnis selanjutnya yang perlu dievaluasi adalah produk dan layanan yang Kita jual. Untuk mengevaluasi ini, Kita bisa memperhatikan daftar pertanyaan yang akan membantu Kita:

·       Apakah produk/layanan sudah sesuai dengan kebutuhan pelanggan? Apabila Kita tidak yakin, Kita perlu melakukan analisis pasar.

·       Mana saja produk/layanan yang berhasil? Dan mana saja produk/layanan yang tidak sesuai dengan rencana awal? Untuk menjawabnya, Kita bisa melihat margin laba bisnis Kita.

·       Mengapa prodk/layanan tidak berhasil di pasaran? Untuk mengetahinya, Kita perlu mempertimbangkan strategi pemasaran, taktik penjualan, desain kemasan produk, dan elemen pemasaran lainnya untuk perbaikan.

·       Apakah harga produk/layanan yang ditetapkan dapat memberikan keuntungan sesuai yang diharapkan?

4)     Operasional Bisnis

Pada tahap ini, Kita perlu mempertimbangkan berbagai faktor internal yang menjadi penghambat bisnis. Bila memang terjadi hambatan, cari cara yang harus dilakukan untuk memperbaikinya. Mengevaluasi operasional bisnis bisa dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek bisnis. Misalnya metode bisnis, teknologi, tempat, dan alur produksi bisnis Kita.

5)     Keuangan

Banyak bisnis yang berakhir bangkrut dikarenakan buruknya perencanaan dan pengelolaan keuangan. Jika Kita tak ingin bernasib sama, Kita perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik karena ini sangat penting bagi bisnis. Ketika ingin mengevaluasi keuangan bisnis, Kita dapat mempertimbangkan berbagai aspek keuangan seperti proyeksi arus kas, modal, laba rugi, pendapatan, hutang, dan aspek lainnya.

6)     Indikator Kemajuan dan Kemunduran Bisnis

Ketika melakukan evaluasi, Anda akan membandingkan kinerja bisnis pada awal periode dengan kondisi saat ini. Hasil perbandingan tersebut, akan menunjukkan berbagai kelebihan dan kekurangan bisnis yang menjadi faktor pendorong pertumbuhan bisnis atau justru sebaliknya sebaliknya.

7)     Karyawan

Karyawan merupakan salah satu aset terpenting yang dimiliki perusahaan. Mempunyai karyawan dengan keterampilan tepat akan memudahkan bisnis dalam mencapai tujuannya. Maka dari itu, Anda perlu melakukan evaluasi keterampilan dan kinerja karyawan secara rutin. Bila perlu, ada baiknya Anda mengadakan pelatihan dan pengembangan untuk karyawan perusahaan Anda. Memiliki karyawan dengan keterampilan yang tepat dapat membantu Anda lebih cepat dalam mencapai tujuan bisnis. Anda bisa menjalankan perencanaan pelatihan dan pengembangan untuk karyawan di perusahaan Anda.

8)     Perencanaan Target

Evaluasi usaha akan menunjukkan apakah target bisnis sebelumnya sudah tercapai. Jika target berhasil dicapai, Anda harus meningkatkan kinerja dan mengembangkan strategi sebelumnya. Sebaliknya, jika belum tercapai, Anda perlu membuat strategi dan target baru beserta aspek pendukungnya.

C. Metode Evaluasi Bisnis

Berikut ini adalah berbagai metode yang bisa dilakukan untuk mengevaluasi usaha:

1)     Membuat daftar pertanyaan untuk menganalisis masalah yang ada

2)     Membaca laporan kinerja perusahaan

3)     Membuat diagram alir untuk mengidentifikasi risiko pada setiap tahapan bisnis.

4)     Berinteraksi secara intensif dengan unit bisnis

5)     Melakukan studi banding dan berbagi pengalaman dengan mitra eksternal

6)     Menganalisis Kerjasama

7)     Analisis lingkungan

D. Tahapan Evaluasi Bisnis

Evaluasi usaha terdiri dari beberapa tahapan berikut ini:

1)     Analisis Aspek Pasar

Analisis aspek pasar akan membantu Anda bagaimana situasi pasar, termasuk target dan permintaan pasar terhadap produk Anda. Analisis ini bida dilakukan dengan mengamati pola perubahan permintaan, perubahan minat konsumen, mengamati trend yang sedang berkembang, dan strategi pemasaran.

2)     Analisis Teknis

Analisis teknis dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai jenis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. Berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan untuk melakukan analisis ini adalah:

·       Jenis teknologi yang akan digunakan harus sesuai dengan standar dan keinginan konsumen.

·       Teknologi harus mampu memperlancar proses produksi yang ekonomis.

·       Pengadaan teknologi harus diiringi dengan kehadiran tenaga ahli, bahan baku, dan bahan pendukung yang diperlukan.

·       Pengadaan teknologi harus sesuai dengan kapasitas keuangan bisnis.

·       Meninjau pengalaman penggunaan teknologi di tempat lain untuk mengetahui bagaimana kualitas produk tersebut.

3)     Analisis Finansial

Analisis finansial dilakukan dengan meninjau informasi keuangan yang terdapat pada laporan keuangan. Hasil analisis tersebut bisa digunakan untuk menentukan bagaimana prospek bisnis di masa depan.

 

KESIMPULAN

Evaluasi bisnis adalah bagian penting dalam menjalankan usaha. Dengan melakukan evaluasi secara rutin, Anda bisa menemukan mana saja aspek yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan lagi. Keuangan merupakan salah satu aspek terpenting dalam proses evaluasi. Diperlukan berbagai data keuangan yang akurat supaya bisa menilai kinerja bisnis yang sesungguhnya.

 

REFERENSI

https://kledo.com/blog/evaluasi-bisnis/

https://id.wikipedia.org/wiki/Evaluasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.