Diana Septiani (AB23-Diana)

Secara umum, pitch deck dari Bukalapak,
Airbnb, dan Tesla menunjukkan cara yang efektif untuk meyakinkan investor
tentang potensi bisnis mereka. Mereka menyajikan informasi yang relevan,
menggambarkan masalah yang ingin dipecahkan, dan menyoroti keunggulan bisnis
mereka. Adapun perbedaan pitch deck pada ketiga Start-Up ialah sebagai berikut
:
1.
Pitch deck Bukalapak menekankan
keunggulan tim, pertumbuhan yang cepat, dan potensi pendapatan. Dengan
menjelaskan model bisnis dan fokus awal pada marketplace untuk sepeda,
Bukalapak memberikan gambaran yang jelas tentang visi mereka. Data dan validasi
pasar yang disajikan juga menguatkan potensi bisnis mereka.
2.
Pitch deck Airbnb menjelaskan
masalah yang ingin dipecahkan, model bisnis, pertumbuhan pasar, dan keunggulan
dibandingkan dengan kompetitor. Penjelasan tentang fitur produk, pertumbuhan
reservasi, dan rencana bisnis masa depan memberikan gambaran komprehensif
tentang visi dan strategi perusahaan.
3.
Pitch deck Tesla menyoroti tim
yang kuat, dukungan investasi dari perusahaan terkenal, pertumbuhan reservasi,
dan rencana bisnis masa depan. Dengan fokus pada fitur dan performa produk,
Tesla berhasil meyakinkan investor tentang potensi bisnis mereka.
Melalui video tersebut, pemula dapat
mempelajari tentang elemen-elemen penting dalam pitch deck, seperti keunggulan
tim, pertumbuhan yang kuat, solusi untuk masalah yang ada, dan rencana bisnis
yang menarik. Dengan memahami contoh-contoh pitch deck dari
perusahaan-perusahaan sukses ini, mereka dapat mengembangkan presentasi yang
meyakinkan untuk mendapatkan pendanaan bagi ide bisnis mereka sendiri.
Terus belajar dan mengamati pitch deck dari
perusahaan-perusahaan sukses dapat memberikan wawasan berharga bagi pemula yang
ingin mendapatkan pendanaan dari investor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar