Sabtu, Juni 18

Merancang Strategi Pemasaran

Memasarkan produk usaha tidak bisa dilakukan hanya dengan menunggu datangnya konsumen, penjual perlu menjemput sendiri konsumennya. Maka dari itu dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat untuk memasarkan produk usaha. Pemasaran yang tepat dan jitu akan menghasilkan pelanggan yang tepat dan sesuai pula dengan sasaran penjualan usaha.


Namun, sebelum lebih jauh berlari ke arah strategi-strategi pemasaran ada baiknya terlebih dahulu melakukan analisa secara menyeluruh perusahaan dengan teknik analisis SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Threats). Perusahaan harus mengetahui apa-apa saja aspek SWOT dan bagaimana mengembangkan ataupun meminimalisir hal yang berkaitan dengan perusahaan sebelum perusahaan memancing pelanggan-pelanggannya.
  1. Strenght : kemampuan-kemampuan apa yang dimiliki perusahaan yang dapat membantu perusahaan  untuk memajukan perusahaannya. Hal tersebut bisa saja bergantung terhadap sumber dayanya,aktor situsional, maupun internalnya. 
    • Keuntungan apa saja yang dimiliki perusahaan?
    • Hal apa yang membuat kita lebih baik dibandingkan yang lain?
    • Apa yang akan orang lain lihat sebagai kekuatan dari perusahaan?
    • Apa keunikan yang dimiliki perusahaan?
  2. Weak : keterbatasan-keterbasan dan faktor situsional yang dimiliki perusahaan. Dengan mengetahui kekurang dan kelemahan yang perusahaan miliki kita akan bersikap lebih realistis, dan bisa dengan cepat meminimalisir kekurangan-kekurangan tersebut.
    • Apa yang bisa dikembangkan?
    • Apa yang sebaiknya dihindari?
    • Faktor apa yang membuat perusahaan dapat kalah atau bahkan bangkrut? 
  3.  Opportunities: faktor atau tren eksternal yang bisa digunakan untuk meningkatkan benefit perusahaan.
    • Kesempatan apa yang bisa kita lihat?
    • Tren apa yang sedang terjadi sekarang?
      • Ada beberapa hal yang menyebabkan kesempatan atau opportunities terbuka, yaitu:
        • Perubahan teknologi dan pasar yang berskala luas maupun sempit.
        • Perubahan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan usaha kita.
        • Perubahan pola sosial, profil populasi, lifestyle, dsb.
  4. Threats : bagaimana strenght (kekuatan) mampu menghadapi ancaman (threats) ataupun mengatasi weakness (kelemahan) yang bisa menimbulkan ancaman menjadi nyata atau malah membuat sebuah ancaman baru.
    • Kesulitan apa yang kita hadapi?
    • Apa yang dilakukan lawan kita kerjakan?
    • Apakah ada perubahan-perubahan yang bisa mengancam?
    • Apakah ada weakness yang bisa benar-benar mengancam usaha kita?
 Setelah melakukan analisa SWOT, maka kita bisa memulai strategi-strategi pemasaran, yaitu:
  • Segmentasi Pasar : Membagi atau mensegmentasi pasar menjadi beberap kelompok yang berbeda sesuai dengan kebutuhan, karakteristik, maupun perilaku.
  • Penerapan Target Pasar : Setelah mensegementasi pasar langkah selanjutnya adalah memilih satu kelompok untuk dijadikan target penjualan. Ini dilakukan agar produk kita bisa terjual ke konsumen yang tepat.
  • Diferensiasi dan Posisi Pasar : Perusahaan harus mampu memberikan perbedaan penewaran untuk setiap segmen pasarnya dan menentukan posisi yang tepat pada pasar. Perusahaan harus bisa memberikan perbedaan sehingga konsumen memiliki alasan untuk membeli produk yang dijual oleh perusahaan. 

Sumber:
Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat 2011, Jakarta (Universitas Mercu Buana)
https://www.mindtools.com/pages/article/newTMC_05.htm
https://id.wikipedia.org/wiki/Analisis_SWOT 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar