Minggu, Agustus 7

Belajar Hidup dari Orang Gagal "Usaha Tanpa Modal"

Belajar Hidup Sukses dari Orang Gagal

Halo Bloggers, memulai tulisan ini penulis memperkenalkan diri penulis. Penulis diberikan nama oleh orangtua tercinta dengan nama Suhendra, merupakan anak bungsu dari 12 bersaudara (hihihihihi….hebat yah orangtua penulis).
Dalam keseharian sejak kecil penulis lebih dikenal dengan panggilan Tagor, baik di lingkungan rumah maupun di sekolah. Entah siapa yang memulai panggilan tersebut, padahal penulis ga da darah Sumatera. Penulis beristrikan 1  (Novilia) dengan 2 anak (Annisa dan Avicenna).
Ditulisan pertama ini penulis mencoba berbagi pengalaman “sukses” menjalani usaha dengan belajar dari pengalaman orang gagal, penulis sadar dan paham akan sebuah keberhasilan membutuhkan perjalanan yang panjang dan pengorbanan yang besar, kegagalan merupakan hal yang akan dihadapi setiap orang yang ingin sukses, sebelum penulis memulai sebuah usaha penulis mencoba memahami kesalahan setiap orang yang gagal dan penulis berusaha mengambil pelajaran dari kesalahan orang yang gagal dalam usahanya untuk selanjutnya penulis berusaha untuk tidak melakukan kesalahan yang sama. Banyak orang yang gagal dalam menjalani usahanya karena keyakinanya tidak maksimal, keyakinan dalam hal ini memiliki peranan yang sangat substansial dalam memulai sebuah usaha, orang yang tidak yakin dengan usahanya akan banyak mengalami berbagai kendala :

1. Ketika melakukan usaha tanpa keyakinan maksimal akan mendapatkan hasil yang tidak memuaskan
2. Ketika melakukan usaha tanpa keyakinan maksimal akan berpengaruh terhadap mental (psikologis)
3. Usaha yang tidak dilakukan dengan sepenuh hati mengurangi rasa percaya diri akan sebuah keberhasilan

Keberhasilan bukan ajang coba-coba tetapi keberhasilan harus dilakukan dengan persiapan yang maksimal dan mengerahkan semua potensi yang ada dalam diri kita. Ketika kita tidak berusaha dengan maksimal berarti kita sudah mempraktekan cara-cara orang gagal.

Kebiasaan yang sering dilakukan orang yang mengalami kegagalan dalam usahanya diantaranya :
a. Mudah putus asa dalam setiap aktifitas usaha yang dilakukan.
b. Merasa puas dengan hasil yang diterima
c. Manajemen keuangan buruk
d. Kurangnya perencanaan
e. Tidak berinovasi
f. Salah memilih teman
g. Angkuh dan sombong

Selain keyakinan maksimal yang tidak kalah penting dalam menjalankan usaha adalah melibatkan Tuhan yang Maha Pemberi Allah SWT. Dengan kehendakNya-lah semua usaha yang kita lakukan ditentukan. 

Tidak sedikit orang beranggapan bahwa untuk berwirausaha hal yang paling dibutuhkan adalah modal. Benar, jika berwirausaha memang perlu adanya modal yang cukup, namun modal tidak harus dalam bentuk materi atau uang. Tentu sudah tidak asing lagi jika kita mendengar nama Om Bob Sadino yang sukses menjadi pengusaha besar.

Saat ini penulis menjalani usaha tanpa modal yang mungkin mirip dengan cara yang Om Bob Sadino lakukan pada saat beliau memulai  berwirausaha. Tanpa modal materi atau uang sepeserpun penulis Alhamdulillah menjalankan usaha hampir 2 tahun ini. Bermula dengan menawarkan diri untuk menjadi reseller produk herbal dari salah satu produsen herbal dan toko herbal. Menawarkan dari satu orang ke orang berikutnya. Hingga suatu saat ketika penulis menawarkan salah satu produk ke satu calon pelanggan, pelanggan tersebut langsung menawarkan penulis untuk mengajukan penawaran ke perusahaannya. Ternyata orang yang penulis tawarkan tersebut merupakan Manager dari salah satu perusahaan yang belum lama berdiri. 

Malam itu juga penulis sampaikan kepada pemilik toko herbal bahwa ada pelanggan yang meminta proposal penawaran harga. Pemilik toko setuju untuk siap membantu mensuplai barang yang diperlukan jika proposal penawaran disetujui oleh pelanggan. Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, singkat cerita dengan ketentuan dan kemurahan Allah SWT pengajuan proposal penawaran harga yang penulis ajukan disetujui oleh perusahaan tersebut. 
Sampai saat ini penulis bekerjasama dengan pemilik toko herbal mensuplai 5 item produk yang tiap bulannya mengirimkan produk-produk tersebut tidak kurang dari 300 botol. 
Penulis tidak bermaksud untuk sombong atau pun bangga dengan pencapaian penulis. Hanya bermaksud memotivasi bloggers pada umumnya dan khusus bagi penulis untuk tidak mudah menyalahkan keadaan. Apalagi sampai menyalahkan orangtua yang miskin, bahkan sampai menyalahkan pemerintah yang gagal. 

"Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda kebesaran Tuhan bagi orang yang memikirkan." [QS. An-Nahl : 69]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.