Jumat, Agustus 12

G050-Ade (Tugas KWU 005)

Kreativitas dan Inovasi Dalam Berwirausaha

            Kreativitas adalah kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan cara-cara baru dalam pemecahan masalah dan menemukan peluang (thinking new thing).
            Inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan kreativitas dalam rangka pemecahan masalah dan menemukan peluang (doing new thing).
Proses berpikir kreatif dan bertindak inovatif merupakan nilai tambah (value added), dan hal ini merupakan sumber peluang bagi wirausaha. 
Tuntutan Kreativitas Dalam Bisnis Masa Kini
Agar memiliki keunggulan dibanding dengan pesaing dan mempertahankan eksistensi usaha, maka harus terus berupaya mencari sesuatu yang baru dan mengembangkan apa yang sudah ada agar menjadi lebih baik. Oleh karena itu, kreativitas sangat diperlukan oleh setiap wirausaha.
Seorang wirausahawan harus memastikan bahwa kreativitas yang telah usang, harus ada solusi yang lebih kreatif lagi.
Para peneliti telah mengatakan bahwa kreatifitas menyangkut keputusan-keputusan tentang apa yang anda inginkan, dan bagaimana anda melakukannya dengan lebih baik.
Jadi, urutan tersebut melibatkan sebuah proses, bukan hanya melihat hasil akhir yang diharapkan. Sehingga kita tidak perlu merasa sangat terbebani untuk menjadi kreatif.
Hambatan dan Teknik Meningkatkan Kreativitas
Secara rinci hambatan-hambatan kreativitas dapat dijelaskan sebagai berikut:
·         Hambatan Psikologis
·         Hambatan Budaya
·         Hambatan Lingkungan
·         Hambatan Bahasa Berpikir
·         Hambatan Keterpakuan Fungsional
·         Hambatan Kebiasaan Memandang
Tehnik Meningkatkan Kreativitas
Cara umum meningkatkan kreativitas adalah dengan mengubah pola piker dan proses bertindak. Walaupun demikian, berbagai riset telah dilakukan untk mencari cara-cara meningkatkan kreativitas dalam proses pemecahan masalah.
Ø  Perumusan masalah secara kreatif
Perumusan masalah secara kreatif adalah usaha yang dilakukan untuk menghindar dari perumusan masalah yang sudah jelas. Tetapi coba berpikir secara divergen bukan convergen dengan melontarkan pertanyaan baru maupun mencoba melihat dari sudut padang yang berbeda agar memperoleh kemungkinan baru.

Ø  Bertanya dan bertanya
Sikap bertanya merupakan sesuatu yang instinktif pada anak-anak, tetapii keberadaannya semakin berkurang ketika usia seseorang semakin bertambah. Salah satunya adalah kecenderungan orang-orang dewasa untuk meredam pertanyaan-pertanyaan yang diajukan anak-anak.
Jadi untuk membangkitkan kembali sikap bertanya adalah dengan melontarkan pertanyaan, tanpa perlu khawatir apakah pertanyaan yang kita ajukan salah atau karena pertanyaan tersebut orang lain menganggap kita bodoh.
Ø  Curah gagasan
Salah satu tehnik dalam kelompok untuk mengembangkan kreativitas adalah curah gagasan. Biasanya dipakai untuk memecahkan masalah yang kompleks oleh kelompok yang terdiri atas dua sampai tujuh orang. Untuk dapat melakukan curah gagasan yang efektif, perlu diperhatikan tiga kondisi :
1.       Selama proses mencurahkan gagasan jangan melakukan penilaian.
2.       Proses pencurahan gagasan harus benar-benar bebas, artinya semua gagasan harus di tampung termasuk gagasan yang “gila” sekalipun.
3.       Usahakan sebanyak mungkin gagasan dapat dilontarkan, karena kemungkinan untuk memperoleh jawaban yang kreatif semakin besar.
Ø  Orang aneh
Maksudnya adalah memasukkan orang lain yang tidak begitu tahu tentang bidang pekerjaan atau bidang pengetahuan yang sedang dipecahkan masalahnya.
Ø  Iklim kreatif
Tehnik terakhir dalam pemecahan masalah secara kreatif dalam kelompok adalah menciptakan iklim kreatif. Pedoman utamanya adalah dengan menciptkan suasana yang kondusif. Ini berarti harus membuang semua hambatan terjadinya kreativita, sekaligus menciptakan lingkungan fisik, psikologis dan social yang kondusif untuk kreatif.

Apapun yang anda lakukan, bagian otak anda yang dominan akan selalu mendikte bagaimana anda berpikir. Bagaimanapun, jika ingin memperkuat otak bagian kanan dalam berpikir, anda harus melakukan banyak latihan.
Arti penting inovasi dalam kewirausahaan
Pengusaha menciptakan kombinasi-kombinasi baru dengan menggunakan factor produksi. Ada lima jenis inovasi yang penting dilakukan oleh pengusaha, yaitu :
1.       Pengenalan barang baru atau perbaikan barang yang sudah ada.
2.       Pengenalan metode produksi baru.
3.       Pembukaan pasar baru, khususnya pasar ekspor atau daerah yang baru.
4.       Penciptaan/pengadaan persedian (supply) bahan mentah atau setengah jadi.
5.       Penciptaan suatu bentuk organisasi industry baru.
Tehnik mengembangkan inovasi
Kotler, pakar pemasaran, pernah menegaskan pentingnya inovasi. Pakar pemasaran ini mengingatkan bahwa tanpa inovasi perusahaan akan menjadi tua, kuno, rapuh, dan tidak langgeng. Inovasi harus terus dibangun melalui budaya kreatif, mengikuti tren, perubahanm dan membangun pasar. Untuk membangun perusahaan inovatif, kotler menekankan pentingnya sejumlah factor sebagai berikut :
1.       Adanya budaya penemuan. Setiap organisasi harus disesaki orang-orang yang punya semangat inovasi.
2.       Mengembangkan inovasi sebaiknya berdasarkan riset, sebab, perusahaan dikatakan inovatif kalau sengaja membangun dan melakukan proses untuk menghasilkan temuan terbaru. Inovasi tersebut haruslah merupakan sesuatu revolusioner, dapat menembus pasar global, dan mendapatkan persaingan sangat keras.
Melindungi gagasan dari hasil kreativitas dan inovasi
Ketika seseorang pengusaha mendapatkan gagasan inovasi untuk produk atau jasa yang memiliki potensi pasar, dengan segera mereka harus melindungi dari penggunaan yang tidak sah. Banyak perusahaan yang tidak mengetahui pentingnya hak perlindungan usaha. Lingkup dari Hak kekayaan intelektual dapat kita kenal dengan sebutan Hak Cipta dan Hak Kekayaan Industri, dimana :
1.       Hak Cipta adalah hak istimewa guna melindungi pencipta dan keorisinilan ciptaanya. Hak cipta yang sah biasanya diberikan kepada penulis, composer, drama, hak cipta untuk memproduksi, memperbaiki.
2.       Hak Kekayaan Industri terdiri dari paten, desain industri, desain tata letak sirkuit terpadu, merek rahasia dagang :
a.  Paten : merupakan hak yang diberikan pemerintah kepada penemu suatu produk atau proses memabrikasi, mengeksploitasi, menggunakan, dan menjual penemuan proses tersebut.
b. Desain industry : merupakan hak yang diberikan pemerintah atas karya pada estetika produk, misalnya bentuk, konfigurasi, dan komposisi garis atau warna, dengan masa perlindungan 10 tahun sejak filing date.
c. Merek dagang : merupakan istilah khusus dalam perdagangan, yaitu rancangan dan nama produk yang digunakan oleh para pedagang atau pabrikan dan biasanya terdaftar secara resmi yang merupakan tanda (gambar, nama, kata , huruf, angka dan susunan warna, dan kombinasi dan unsur tersebut) untuk membedakan produk satu dengan produk yang digunakan lainnya. Hak ini diberikan dengan masa perlindungan maksimal 10 tahun.


Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat 2011, Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar