Sabtu, Agustus 6

KONSEP DASAR BISNIS KEWIRAUSAHAAN KULINER

KONSEP DASAR BISNIS KEWIRAUSAHAAN KULINER

Usaha Kuliner adalah salah satu usaha yang tidak akan habis dimakan zaman, karena setiap waktu manusia membutuhkan makanan untuk hidup. Maka peluang ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menciptakan bisnis kuliner yang membawa keuntungan bagi pelaku wirausaha. Jika membangun bisnis kuliner, konsep yang dibangun jangan hanya berdasarkan lokasi saja. Masih bnayak hal lain yang harus diperhatikan agar usaha dapat berjalan dengan baik.
Berikut adalah 7 konsep dasar yang harus diperhatikan demi kelangsungan hidup usaha anda :

1.      Selera
Sesuaikan cita rasa makanan dengan target pasar yang dituju. Lakukan survey pasar untuk mengetahui keinginan konsumen didaerah anda membuka bisnis. Hindari untuk menjadi obyektif terhadap cita rasa produk jualan anda. Jangan hanya memerhatikan selera dan keinginan diri sendiri

2.      Gaya Hidup
Makanan sekarang bukan hanya sebagai pemuas rasa lapar, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup

3.      Daya beli
Perhatikan sumber bahan baku, alur produksi, harga produksi, peralatan, keunggulan produk, sampai kemasan produk. Jangan hanya asal menjual produk, kalau bahan baku sulit didapat maka akan menganggu proses produksi

4.      Rencana Pemasaran
Sebelum memutuskan bisnis yang dijalankan ada baiknya untuk menganalisis pasar dan gaya pemasaran. Berikan discount saat usaha pertama kali dibuka sebagai promosi.

5.      Lokasi
Lokasi menentukan tingkat persaingan, tempat usaha kuliner yang terletak ditempat strategis, seperti area pendidikan dan perkantoran akan semmakin membuat banyak orang yang melihat dan mengakses. Tidak hanya didalam ruangan saja, lahan parker juga harus diperhatikan. Jangan sampai mengganggu akses jalan umum dan semrawut.

6.      Higienis
Tempat usaha makanan harus bersih. Setiap ada tamu pergi meja kursi secepatnya dibersihkan. Alat makan seperti piring, sendok juga diperhatikan kebersihannya. Bagaimanapun juga suasana tempat yang nyaman akan menambah selera makan para pelanggan.

7.      Kotak saran
Sediakan kotak saran atau sms center untuk mengetahui feedback dari pelanggan. Berikan potongan harga atau promo kepada pelanggan yang bersedia memberikan masukan positif untuk tempat usaha. Interaksi dengan pelanggan juga bisa dilakukan melalui social media. Buatlah akun secara khusus untuk berinteraksi sekaligus berpromosi tempat usaha kuliner anda.



Pada prinsipnya semua hal diatas harus didukung dengan cita rasa masakan yang dijual. Tentunya harus enak dan mempunyai ciri khas. Agar tidak sama dengan usaha lain, dengan begitu orang akan selalu ingat dan sering kembali untuk menikmati makanan ditempat anda.

Kisah sukses wirausahawan Kuliner


Putra seorang presiden, Gibran Rakabuming raka tetap melakoni satu persatu tahap dalam merintis bisnis kulinernya. Selepas kuliah di University of technology insearch, Sydney, Australia, pada tahun 2010 pria 28 tahun ini kembali kekampung halamannya. Gibran mengendus peluang berbisnis catering

Pelanggan pertama dari sebuah bank yang menggelar rapat dengan pesanan lebih dari 100 paket. Sejak itu nama nama chili pari catering Gibrant mulai dikenal. Kapasitas jasa kateringnyapun terus meningkat hingga 5.000 paket dalam sebulan. Bahkan kini mencapai 40.000 paket dalam sebulan. Dan saat ini Gibrant juga menekuni menjual martabak. Martabak kota Barat atau disingkat menjadi MARKOBAR adalah usaha yang sedang ditekuninya. Hasil usahanya ini terbilang sukses






Sumber :
Wartawiraysaha.com
m.tribunnews.com
blog.reservasi.com



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.