Kamis, September 29

PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk siap menjadi perusahaan tambang yang ekspansi ke listrik



PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk
siap menjadi perusahaan tambang yang ekspansi ke listrik




Awal mulanya sejarah pertambangan batu bara dimulai sejak zaman kolonial Belanda tahun 1919 di Tanjung Enim dengan menggunakan metode penambangan terbuka (open pit mining) di wilayah operasi pertama, yaitu di Tambang Air Laya. Selanjutnya mulai 1923 beroperasi dengan metode penambangan bawah tanah (underground mining) hingga 1940, sedangkan produksi untuk kepentingan komersial dimulai pada 1938. Setelah berakhirnya kekuasaan kolonial Belanda para karyawan menuntut status tambang menjadi pertambangan nasional tahun 1950. Kemudian pemerintah RI mengesahkan pembentukan Perusahaan Negara Tambang Arang Bukit Asam (PNTABA). Sehingga PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk merupakan Perusahaan Pertambangan yang dimilik oleh Pemerintah Indonesia yang didirikan pada tahun 1950 atau lebih dikenal dengan nama Bukit Asam.
Pada 1981, PNTABA kemudian berubah status menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk, yang selanjutnya disebut Perseroan. Dalam rangka meningkatkan pengembangan industri batu bara di Indonesia, pada 1990 Pemerintah menetapkan penggabungan Perum Tambang Batubara dengan Perseroan. Sesuai dengan program pengembangan ketahanan energi nasional, pada 1993 Pemerintah menugaskan Perseroan untuk mengembangkan usaha briket batu bara. Pada 23 Desember 2002, Perseroan mencatatkan diri sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia dengan kode “PTBA”. Jenis batu bara PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) yaitu: IPC 53, BA 55, BA 59, BA 63, BA 67, BA 70

Penghargaan dan Pencapaian
  1. April - Top Performing Listed Companies 2009 dalam acara Investor Award 2009 untuk emiten sektor Industri Dasar dan Primer.
  2. Februari - Award Terbaik III Bidang Sosial, dalam CSR Award yang diselenggarakan oleh CSR Indonesia
  3. Februari - Award Terbaik III Bidang Sosial, dalam CSR Award yang diselenggarakan oleh CSR Indonesia
  4. Memperoleh sertifikat OHSAS 18001 Standard Management System bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja dari TUV Nord Germany.
  5. Mei 2010 - Best Listed Companies 2010 dari Investor Awards 2010
  6. Mei 2010 - Best Listed Companies 2010 dari Investor Awards 2010
PT Bukit Asam (Persero) Tbk merupakan perusahaan tambang yang siap menjadi perusahaan tambang yang ekspansi ke listrik. Direktur Utama PTBA, Milawarma mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu waktu untuk segera meresmikan PLTU batu bara dengan kapasitas 2×100 MW di Banjarsari, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. PLTU ini merupakan salah satu proyek strategis yang jadi prioritas perseroan. Milawarman mengatakan sebelum PLTU ini selesai, PTBA sudah memiliki pembangkit lain sebesar 2×8 MW dan 3×10 MW. Pada bulan juni ini konstruksi sudah selesai, transmisi selesai, tes selesai. Pernyataan komersial sudah selesai dan tinggal menunggu peresmian.

Pembangkit baru ini akan dialokasikan di sekitar mulut tambang. Milawarman mengaku pihaknya akan menjual listrik ke PT PLN, sedangkan dua pembangkit sebelumnya dimanfaatkan untuk mendukung operasional tambang dan pelabuhan milik perseroan. Banyak manfaat dari pengembangan pembangkit listrik secara mandiri, selain menjual batu bara. Biaya lebih murah dari pada beli dari PLN. Kedua kelebihan bisa dijual. Batu bara yang dipakai kalori rendah atau batu bara sortiran.
 Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meminta agar BUMN memberikan hadiah khusus untuk menyambut hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan ke-70 RI pada 17 Agustus 2015. Karena keberhasilan PT Bukit Asam membangun pembangkit listrik bersinergi. BUMN juga sudah mempersembahkan pelabuhan ‘raksasa’ yang mampu melayani kapal dengan bobot 210.000 DWT di Bandar Lampung. Pelabuhan ini bisa melayani kapal dengan bobot 210.000-240.000 DWT. Selama ini hanya 60.000 DWT. Sekarang bisa naik 3 kali lipat sehingga mampu menurunkan freight cost.
PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) dikabarkan akan mengakuisisi perusahaan tambang batu bara dalam waktu dekat. Jakarta, Senin, 1 Desember 2008 persero  pada akhir tahun ini segera merealisasikan rencananya mengakuisisi produsen batu bara domestik. Sebab, perseroan sudah bernegoisasi dengan perusahaan tambang tersebut. Jadi, tinggal diumumkan saja waktunya. Direktur Utama Tambang Batubara Bukit Asam Sukrisno menyatakan , perseroan berniat mengakuisisi sejumlah perusahaan tambang dalam negeri, setelah berhasil mengambil alih mayoritas saham PT International Prima Coal (IPC) yang berlokasi di Kalimantan Timur.
Akuisisi perusahaan tambang batu bara tersebut belum akan dilakukan dalam waktu dekat. Sebab, selain perseroan sedang melakukan survai dan studi kalayakan, kondisi ekonomi global yang terjadi saat ini turut memengaruhi aksi akuisisi PTBA. Per 31 Oktober 2008, Negara Republik Indonesia menguasai saham berkode PTBA sebanyak 65,02 persen dan sisanya dimiliki publik. Pada perdagangan Senin, 1 Desember 2008, PTBA ditutup terkoreksi Rp 100 menjadi Rp 6.800. Broker CIMB-GK Securities Indonesia dengan kode broker YU diketahui sebagai broker yang paling aktif mengoleksi saham Tambang Batubara Bukit Asam.
Saham Tambang Batubara Bukit Asam masih menarik dikoleksi untuk jangka pendek maupun panjang. Sebab, selain terkait akuisisi tambang batu bara, adanya kerja sama perseroan dengan PT Kereta Api Indonesia (KA) dalam pendistribusian produk perseroan diperkirakan bakal meningkatkan penjualan PTBA. Per 30 September 2008, penjualan bersih PTBA bertambah 65,0 persen menjadi Rp 4,97 triliun dari Rp 3,01 triliun pada periode yang sama 2007. Laba bersih perseroan juga meningkat 150,6 persen dari Rp 527,30 miliar atau Rp 229 per saham pada kuartal III-2008 menjadi Rp 1,32 triliun atau Rp 573 per saham.




6 komentar:

  1. @b07-ANDINI
    adanya perbedaan antara penulisan artikel dengan mainmap yang dibuat , penjelasan dalam artikel dibuat dengan format tulisan yang berbeda . sebenarnya penulis sudah cukup jeli dengan menggambarkan mainmap dan penjelasanya.

    saran saya semoga penulis mampu menjabarkan lebih teliti, sehingga mudah di pahami

    BalasHapus
  2. @b01-vinny
    kurang dijelaskan pada mindmap penghargaan dan pencapaian yang di dapat pada pt tambang batu bara bukit. serta penjualan, jenis-jenis dan kelebihan tidak terlihat jelas dala mindmap yang dibuat

    BalasHapus
  3. @b02-RAUDA
    diartikel ini kurangnya visi dan misi dari PT Tambang Batu Bara dan artikel ini kebanyakan membahas sejarah Perusahaan.

    BalasHapus
  4. @B29-SELFIANA
    Artikel cukup jelas namun untuk mindmap itu sendiri kurang jelas menurut saya coba lebih digambarkan isi nya agar pembaca lebih mengerti isi dari artikel ini lewat maindmap thank's

    BalasHapus
  5. @B37-Ulfi
    Saya kurang mengerti sama mindmapnya, tetapi untuk penjelasan sudah jelas

    BalasHapus
  6. @B44-INDRI
    Mindmap nya kurang jelas tetapi penjelasan sudah lengkap.

    BalasHapus