Senin, Desember 19

Semangkuk Ketan


PERENCANAAN USAHA

“ SEMANGKUK KETAN “


PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

 

Dengan perkembangan zaman dan teknologi maka setiap orang akan lebih berhati-hati dalam memilih dan membeli makanan. Karena saat ini, banyak makanan yang dibuat dengan menggunakan bahan kimia yang berbahaya. Sebagian masyarakat kelas menengah kebawah hanya berpedoman pada rasanya yang enak dan harganya yang murah. 

Ketan merupakan makanan tradisonal jaman dulu yang banyak dinikmati oleh setiap kalangan. Tapi semenjak jaman semakin maju, makanan tersebut mulai jarang ditemui lagi. Bahkan hanya beberapa saja yang menjualnya. Ketan sendiri merupakan sejenis beras, dan di olah serta dalam penyajiannya bisa dikombinasikan dengan toping-toping yang menarik.

Semangkuk Ketan dan disingkat SETAN adalah sebuah usaha dibidang kuliner yang menjual ketan dan dibuat dengan semenarik mungkin. Makanan ini bukan hanya sekedar ketan, tapi bisa dikombinasikan dengan fla durian, keju, susu, meses, oreo dan semacamnya sehingga dapat menarik konsumen. Bahan yang digunakanpun juga halal dan dapat ditemui dimana saja.

Makanan ini dijual untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap makanan tradisional yang sudah jarang ditemui, tetapi lebih dikemas dengan bentuk dan tampilan yang mengikuti jaman modern.

Semangkok Ketan ini dapat dinikmati oleh semua kalangan, seperti ibu rumah tangga, karyawan, maupun masiswa atau pelajar. Dan harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau. Rasa yang ada di ketan masih terasa tanpa diubah dengan bahan-bahan pengawet, jadi penikmatnya juga tidak akan merasa kecewa. Semangkok Ketan bisa dipesan melalui media sosial maupun stand.

Saya memilih usaha ini karna ingin lebih mengembangkan makanan yang sudah jarang ditemui dan mengolahnya menjadi semenarik mungkin dengan kualitas yang bagus.

 

1.2  Tujuan

 

1.      Ingin mengembangkan makanan tradisional

2.      Menjual makanan tanpa bahan pengawet

3.      Menjual makanan yang berkualitas dengan harga yang terjangkau dan bisa dinikmati setiap kalangan

 

1.3  Manfaat

 

Agar masyarakat lebih pandai dalam memilih makanan yang bebas dari bahan kimiawi. Dan semangkuk ketan ini menggunakan bahan-bahan alami dengan rasa yang enak serta berkualitas. Harganyapun tidak terlalu mahal

 

 

 TARGET PASAR

2.1 Konsumen
            Konsumen yang difokuskan dalam usaha ini adalah masyarakat umum tetapi lebih kepada ibu rumah tangga, karyawan, mahasiswa ataupun pelajar. Karena makanan ini (semangkuk ketan) bisa dinikmati oleh semua kalangan.
Alasan kenapa memilih ibu rumah tangga, karna ibu rumah tangga lebih tahu akan cita rasa makanan, dan dari sana saya bisa mendapatkan masukan tentang rasa dari ketan ini, dan mereka juga bisa menikmatinya dalam bentuk berbagai macam topping
Karyawan sendiri pastinya memiliki rasa ingin tahu dan ingin mencicipi sesuatu yang baru apalagi bentuk makanan yang saya tawarkan cukup menarik. Karena orang hanya tahu kalau ketan ya ketan dan belum pernah ada yang mencoba menambahkan topping
Mahasiswa dan pelajar seperti yang kita ketahui bahwa remaja sekarang rasa ingin mencoba sesuatu yang baru dan aneh itu sangatlah tinggi. Mereka sangat aktif mencari tahu terutama dalam hal kuliner, apasaja yang disajikan oleh penjual apakah itu sama atau dimodifikasi menjadi semenarik mungkin
Dan karena itulah saya lebih menargetkan kepada orang-orang tersebut, yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dalam mencoba hal yang baru. Dan dengan ini saya juga ingin memperkenalkan kembali makanan yang sudah jarang ditemui tetapi dengan bentuk yang berbeda serta rasa yang sama.


MEMULAI BISNIS

3.1 Skill dan pengetahuan

Sebelum menjalankan usaha pastinya harus membutuhkan skil dalam hal membuat makanan. Saya sendiri mampu membuat makanan ini karna memang cukup mudah dalam mengolahnya. Dan bukan cuma itu saja, saya juga harus mencari tahu apasaja bahan yang bagus untuk diolah menjadi topping ketan ini. Tanpa pengetahuan dan skill , tidak akan mungkin bisa berjalan usaha ini.

3.2 Kerja sama / jaringan

            Dalam menjalankan usaha ini saya belum bekerja sama dengan pihak manapun, tetapi sudah berusaha memperluas jaringan dalam menjual makanan ini. Dengan cara mempromosikan di setiap kampus dengan mengikuti bazar-bazar

3.3 Tenaga Kerja

            Usaha ini belum membutuhkan tenaga kerja, karena masih dikerjakan oleh saya sendiri dan usaha ini juga belum terlalu dijalankan. Ketika membutuhkan bantuan, saya akan meminta bantuan teman. Dan jika usaha ini sudah berjalan maju, kemungkinan saya akan mencari tenaga kerja bantuan.

3.4 Kualitas

            Kualitas semangkuk ketan ini sudah tidak diragukan lagi. Walaupun harganya tidak mahal, tetapi saya tetap memfokuskan pada kualitasnya. Semangkuk ketan ini dibuat dari bahan alami dan dari tangan saya sendiri dan ini menjamin kualitas yang lebih bagus daripada membuat dengan bahan-bahan kimiawi.

3.5 Trending Topik

            Semangkuk Ketan sendiri belum pernah menjadi trending topik di sosial media, tetapi kalau dari omongan orang mungkin pernah. Karena usaha inipun belum berjalan cukup maju, ini masih usaha yang bisa dibilang kecil-kecilan dan masih iseng-iseng mencoba.



KEUNTUNGAN BISNIS

Semangkuk Ketan ini belum mendapatkan keuntungan yang besar, keuntungan yang baru saya dapat hanya berbalik dari modal dan hanya berlebih sedikit. Jadi belum terlalu banyak mendapat keuntungan. Tapi saya yakin jika usaha ini di tekuni terus dan dijalankan, kemungkinan akan mendapatkan keuntungan yang besar, karena dari usaha ini juga banyak yang menikmatinya dan banyak yang tertarik


KENDALA BISNIS

Kendala dalam usaha ini adalah kurangnya mempromosikan dan belum bekerja sama dengan pihak-pihak lain. Jadi cukup susah untuk memasarkannya, karena dari saya sendiri juga belum mempunyai kenalan untuk menjual semangkuk ketan ini. Masih belum mempunyai jaringan yang luas. Disosial mediapun belum terlalu aktif


STRATEGI PEMASARAN

Strategi pemasaran semangkuk ketan ini adalah dengan menjual dengan harga yang relatif terjangkau tetapi tetap dengan kualitas yang bagus. Dan semangkuk ketan ini juga memiliki beberapa variasi topping yang bisa menarik perhatian konsumen untuk mencobanya. Toppingnya itu seperti fla durian, keju, susu dan masih banyak lagi yang belum saya coba olah. Dan dengan itu semua, makanan menjadi lebih menarik dan lebih dinikmati



KUNCI SUKSES

Kunci sukses yang saya terapkan adalah terus berusaha dan tidak pantang menyerah dalam memulai usaha walaupun itu dari nol. Karena dengan terus berusaha pastinya nanti akan ada hasil yang memuaskan. Dan harus mementingkan yang baik untuk konsumen. Selalu membuat konsumen puas dengan cita rasa makanan ini.
Dan yang lebih terpenting adalah berdoa, itu kunci yang paling utama dalam mengerjakan apapun. Segala sesuatu yang diawali niat dan berdoa, kedepannya mungkin lebih baik lagi.
Dalam mencapai kesukseskan kita harus memulai dari hal yang kita sukai, seperti ini saya menyukai kuliner dan saya memulai sebuah usaha dibidang kuliner. Dan kita juga harus mempunyai mimpi untuk kedepannya seperti membuka restoran dari usaha ini dan membuka banyak cabang nantinya.



ANALISA EKONOMI

7.1 Modal Awal
            Modal Awal                                                    Rp. 900.000
7.2 Biaya Penyusutan
            Mejikom                                                          Rp. 100.000/thn
7.3 Biaya Produksi
            Ketan 12 mangkuk ( 2liter x Rp. 21.000) =    Rp. 42.000
            Santen                                                             Rp. 9.000
            Meses                                                              Rp. 12.000
            Oreo                                                                Rp. 9.000
            Listrik (Rp 60.000 : 30) =                               Rp. 20.000/hari
Total Biaya Produksi                                                Rp. 92.000
7.4 Omset Perbulan
            Sekitar 300 mangkuk x Rp. 12.000  =            Rp. 3.600.000
7.5 Laba bersih perbulan
            Pemasukan = 300 x Rp. 12.000 =                   Rp. 3.600.000
            Pengeluaran = Rp. 92.000 x 25/hari =            Rp. 2.300.000
Pemasukan – pengeluaran – b. Penyusutan
Total Pendapatan                                                      Rp. 1.291.700



PENUTUP

 

Dengan perkembangan zaman dan teknologi maka setiap orang akan lebih berhati-hati dalam memilih dan membeli makanan. Karena saat ini, banyak makanan yang dibuat dengan menggunakan bahan kimia yang berbahaya. Sebagian masyarakat kelas menengah kebawah hanya berpedoman pada rasanya yang enak dan harganya yang murah. Masyarakat harus lebih teliti dalam memilih makanan.

 


Semangkuk Ketan adalah usaha dibidang kuliner yang mengangkat kembali makanan tradisioanal dengan mengolahnya semenarik mungkin. Dikombinasikan dengan topping yang lezat dan yang banyak disukai oleh orang-orang, seperti susu, oreo, meses.  Harga yang ditawarkanpun cukup terjangkau dan bisa dinikmati oleh setiap kalangan. Rasa yang nikmat dengan menggunakan bahan-bahan berkualitas. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar