Sabtu, Juli 29

Mari meniru pola pikir bisnis orang cina

Mengembangkan Sikap Mental Bisnis Orang Cina :



Falsafah dan Budaya Bisnis Cina

Falsafah Bisnis Orang Cina :

·         Untuk mencapai sukses orang Cina harus berdagang, bekerja keras dan berani membuka peluang usaha baru.

·         Menjadikan berdagang sebagai hobi, bukan untuk mengisi waktu luang. Berdagang  adalah pekerjaan yang serius dan bukan pekerjaan ikut-ikutan.


·         Pengalamannya diberikan kepada anak cucu agar mereka mengenal ilmu perdagangan.

·         Keuntungan yang diperoleh sebaiknya tidak dibelanjakan, tetapi digunakan untuk menambah modal kerja dan melakukan investasi.

·         Orang Cina suka perdagangan yang memberikan keuntungan jangka panjang dan berkelanjutan dalam waktu yang lama.

·         Perdagangan yang jatuh akan merasa sakit, tetapi rasa sakit itulah yang membuat bangkit kembali.

Prinsif-prinsif etnis cina untuk memajukan kegiatan perdagangan mereka:

1. Agresif
Dalam kegiatan perdagangan ,tidak ada konsep kompromi dan bertenggang rasa terutama jika berkenaan dengan kualitas barang,untung dan rugi. Dalam kegiatan berdagang ,pedagang harus tahu bagaimana membedakan antara urusan pribadi dan kegiatan perdagangan,keduanya tidak boleh dicampuradukan. Tenggang rasa boleh saja tetapi bukan dalam hal yang bersifat prinsip. Pedagang harus tegas dalam mengurus keuangannya,Hasil keuntungan harus menghasilkan lebih banyak keuntungan lagi,uang harus jadi uang bukanya menimbun utang dan beban.

2.Jangan melepaskan peluang.
Sekali terlepas peluang itu sulit untuk mengejarnya kembali, karena peluang hanya datang sekali.Pedagang harus cepat bertindak, lebih lama menunggu lebih bayak yang terbuang,membiarkannya berarti membuang keuntungan serta menolak kekayaan.

3. Berani mengambil resiko.
Berani mengambil resiko termasuk resiko gagal,rugi ataupun jatuh usaha dagangnya.Berdagang adalah suatu kegiatan yang penuh resiko dan tidak ada jaminan dengan perdagangan itu orang akan untung,oleh karena itu setiap kegiatan perdagangan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, bukan dilakukan sambil lalu.Orang yang berani maka harus berni mencoba,membuka dan memajukan perdagangannya. Musuh utama para pedagang adalah takut bersaing dan takut gagal.

4.Tahan banting.
Berdagang menuntut pengorbanan yang banyak seperti waktu,tenaga,uang dan sebagainya khususnya diawal-awal bisnis berjalan.Adakalanya pedagang mengorbankan waktu bersama keluarga dan terpaksa kerja siang malam untuk memantapkan bisnisnya,dan hal ini akan berangsur membaik seiring dengan maju dan bagusnya sistim bisnis sehingga pedagang tinggal menikmati kesuksesannya saja.Bagi orang cina untuk berhasil seorang harus mengalami rasa sakit dan kesusahan serta penderitaan terlebih dahulu."bersusah-susah dahulu bersenang senang kemudian.

5. Jangan menyerah pada nasib.
Orang cina sebagaimana masyarakat lain ,mereka percaya pada takdir tetapi mereka tidak mudah menyerah pada nasib,mereka akan berusaha mengubah dan mengatasi kedaannya.Dan mereka pwercaya bahwa hidup ini seperti roda sebentar diatas dan adakalanya dibawah,jatuh bangun,untung rugi adalah hal yang biasa, dan pedagang harus terbuka dan berlapang dada dengan situasi yang sulit.

6.Semangat berjuang.
Pedagang atau pebisnis adalah fighter dan survivor,Pedagang harus mempunyai semangat dan motivasiyang tidak kunjung padam, mereka harus selalu bersemangat dengan pa yang dilakukannya.Keuntungan dan keberhasilan mereka dalam berdagang harus membuat mereka lebih bersemangat dan bekerja lebih baik lagi,Keuntungan tidak seharusnya membuat mereka terlena,sebagai pejuang pedagang harus senantiasa waspada dan berjaga-jaga dalam mengatur kegiatan perdagangan.Perdagangan ibarat perjuangan yang menuntut pengorbanan. Kalah dan menang dalam perjuangan peperangan itu tergantung pada pemimpin atau jendralnya, begitu juga dalam dalalam bisnis perlu diaplikasikan oleh pedagang jika bisnisnys ingin sukses.

Berikut adalah salah satu contohnya:

Kisah Sukses Enterpreneur "Slime" Cilik nan Inspiratif.
Tengok saja kisah dari Almeyda Nayara Alzier. Meskipun masih berusia sangat belia, siswa kelas 4 sekolah dasar ini sudah mempunyai pandangan yang panjang untuk mengembangkan sebuah bisnis. Yang unik adalah, bisnis yang ia tekuni bukanlah hal yang terlalu jauh dari dunianya, ia berbisnis mainan yang bernama “slime”.
Dan siapa sangka, berkat  kreativitas dan usaha keras dalam memasarkan mainan yang sedang hits ini, Naya, panggilan akrabnya, mampu mendatangkan pundi keuntungan dalam jumlah yang bisa dibilang luar biasa besar bahkan mencapai puluhan juta setiap bulan.
Dengan bantuan sang kakak, ia membuat akun Instagram @Nayaslime18 untuk memasarkan produk slime buatannya. Usaha tersebut tentu tidak langsung membuahkan hasil. Awalnya akun Instagram miliknya hanya di follow oleh 12 orang  yang kesemuanya merupakan sanak saudara Naya sendiri. Kemudian ia meminta kepada para teman untuk mempromosikan akun Instagramnya agar lebih dikenal banyak orang.

Dari titik inilah, perlahan bisnis online milik Naya dikenal oleh banyak orang. Bahkan hanya berselang beberapa bulan saja, Naya yang saat ini sudah dibantu oleh beberapa karyawan untuk memproduksi slime aneka warna ini, telah mendapat order hingga mencapai ratusan buah tiap bulannya. Yang luar biasa, kabarnya Naya mampu mengantongi omset hingga mencapai Rp60 juta per bulan dari bisnisnya tersebut.



Daftar pustaka:
Http://fennymeifiska045.blogspot.com/2013/04/menerapkan-sikap-mental-bisnis-orang.html
Fajrisalik.blogspot.co.id/2007/08/belajar-bisnis-dari-saudara-etnis-cina.html?m=1
https://youtu.be/xGPgEx5BCYM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar