Jumat, September 29

Inovasi Bioetanol dari Jamblang

Reporter : Fadhli, Fikri, Ambrin
Startup H07 - 

2017 Indonesia IYIA

Tanggal: 2017/9/22 - 2017/9/24
Tempat: MercuBuana University, Jakarta

IYIA (International Young Inventor's Award)

Untuk menghargai dan mempromosikan inovator muda di seluruh dunia, yang telah mendedikasikan diri dalam membuat inovasi, kreasi, dan kreativitas, Indonesia akan mengadakan "International Young Inventor Award (IYIA)".
IYIA akan berfokus untuk memamerkan inovasi kreatif dari inovator muda di Dunia. Semua peserta dapat mempresentasikan penemuan mereka dalam bentuk sampel, prototipe, tiruan, dan banyak lainnya.

Indonesia, sebagai negara maritim terbesar dengan berbagai budaya, etnis, dan ras, juga didukung oleh keragaman sumber daya alam dan jumlah sumber daya manusia, memberikan tantangan nyata bagi semua penemu muda dalam menghadirkan dan menunjukkan inovasi mereka. Hakim profesional internasional dan sistem evaluasi komprehensif untuk semua entri untuk kompetisi, dan setelah proses seleksi yang adil dan kredibel, pameran yang beredar akan diberikan penghargaan emas, perak, perunggu dan penghargaan kehormatan lainnya.

International Young Inventors Award akan diadakan di Jakarta, yang merupakan ibu kota Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 10 juta. Dengan demikian, dapat diperkirakan, pada saat akan ada lebih dari 100.000 orang yang menghadiri IYIA. Selain itu, pada tahun pertama pameran, partisipasi penemu dari lebih dari 15 negara diharapkan, dengan pameran lebih dari 350 entri dari peserta pameran domestik dan mancanegara.
Penghargaan Inventor Muda Internasional ke-4 (IYIA)
Asosiasi Promosi Inovasi dan Inovasi Indonesia (INNOPA) adalah penyelenggara IYIA 2017. Tahun ini merupakan kali keempat INNOPA memegang IYIA dan setiap tahun selalu ada kesuksesan besar. Tahun lalu, IYIA ke-3 diadakan di Surabaya dengan lebih dari 170 penemuan yang dipresentasikan, dan tahun ini, kami memperkirakan akan ada lebih dari 200 penemuan dengan 100.000 orang yang menghadiri IYIA ke-4, termasuk penemu muda yang berasal dari berbagai negara, wilayah, dan organisasi.

Pada kesempatan ini, IYIA 2017 akan memberi kesempatan untuk menjanjikan inovator muda atau ilmuwan untuk berbagi ide kreatif satu sama lain dan juga memberikan eksposur yang sangat baik dari penemuan dan kemajuan teknologi di berbagai sektor. IYIA 2017 juga akan memberikan kesempatan bagus untuk memperketat hubungan kita dan memberi kesempatan kepada peserta untuk menjelajahi negara yang damai dan ramah di Wonderful Indonesia. Selain itu, kota Jakarta dimana IYIA ke-4 dipegang menjadi kota terbesar pertama di Indonesia dan memiliki banyak tempat menarik untuk tujuan wisata, serta budaya Betawi (suku asli jakart).

INFORMASI PAMERAN
A. Unit
Diselenggarakan oleh: Asosiasi Promosi Inovasi dan Inovasi Indonesia (INNOPA)
Didukung oleh: Federasi Penemu Federasi Internasional (IFIA), Asosiasi Kekayaan Intelektual Penemuan Dunia (WIIPA)
Diselenggarakan oleh: Mercu Buana University, Indonesia

B. Tempat dan Jadwal Tentatif Tempat Pameran: Mercu Buana University, Jakarta, Indonesia
Tanggal pameran: 22 September (Jumat) - 24 (Minggu), 2017

- Instalasi Booth 21 September (Thu), 2017 14.00 - 18.00
- Upacara Pembukaan 22 September (Jum'at, 2017 10.00 - 11.30
- Periode Menilai 22 September (Jumaat), 2017 13.00 - 17.00
- Pameran 22-23 September (Jumat-Sabtu), 2017 08.00 - 17.00
- Upacara Pemberian Penghargaan Sept 23rd (Sat), 2017 19.00 - 21.00
- Jakarta city tour 24 September (matahari), 2017 08.00 - 17.00

* Jadwal di atas dapat berubah sewaktu-waktu. Jadwal akhir akan dirilis saat Anda tiba di Jakarta.
** Tur Kota Jakarta hanya untuk peserta Internasional.

Biaya dan Cara Pembayaran
(1) Biaya Pendaftaran
 Internasional: Silahkan hubungi perwakilan kami dari masing-masing negara atau hubungi organizer untuk info lebih lanjut
 Anggota WIIPA: Silakan hubungi perwakilan kami atau Perwakilan WIIPA di negara Anda untuk mendapatkan harga khusus

 Anggota INNOPA: IDR 1.000.000 (hanya registrasi, penjurian dan stand)
 INNOPA Non-Member: IDR 1.500.000 (hanya registrasi, penjurian dan stand)

(2) Biaya Tambahan
 Internatioal: USD 50 / orang (Opsional - untuk 1 tiket Tour Kota Jakarta dan termasuk makan malam selama tur)

(3) metode pembayaran
Silahkan hubungi iyia.innopa@gmail.com untuk mendapatkan informasi dan faktur

Umum, Promosi dan Perusahaan
- Sewa Stand untuk Promosi: Rp 2.000.000



JAMBLANG
Jamblang (Syzygium cumini) adalah tanaman dari suku Myrtaceae atau jambu-jambuan. Tanaman ini adalah tanaman asli Indonesia dan India, namun sekarang sudah banyak dibudidayakan di negara-negara lain, terutama di kawasan tropik dan subtropis. Nama lain buah yang rasanya sepat manis ini adalah dhuwet dalam bahasa Jawa, dan jambul dalam bahasa Inggris. Pohon jamblang dapat hidup pada daerah dengan ketinggian rendah hingga 1800 dpl. Supaya pohonnya dapat tumbuh dengan baik, diperlukan curah hujan sekitar 1000 mm per tahun. Bila dipelihara dengan baik, pohon jamblang dapat hidup hingga berumur 100 tahun dengan tinggi sekitar 30 meter.
Jamblang mulai berbunga pada bulan Maret hingga April, kemudian diikuti dengan berbuah pada bulan Mei hingga Juni. Buahnya kecil, mirip bentuk lambung, berwarna hijau bila masih muda dan berubah warna menjadi merah kemudian menjadi hitam ketika sudah masak. Ada pula jamblang yang berwarna putih, dinamakan duwet putih. Rasa buah jamblang sedikit asam, sepat, bercampur sedikit manis. Buahnya menimbulkan warna ungu pada lidah yang akan hilang beberapa saat kemudian. Pohon jamblang dimanfaatkan kayunya untuk keperluan ornamental. Kayunya keras dan tahan air. Seringkali kayu jamblang dipakai sebagai bantalan rel kereta api dan sebagai bahan baku furnitur untuk keperluan rumah tangga.
Manfaat buah jamblang ternyata bukan hanya sebagai furnitur, akan tetapi terdapat manfaat yang luas untuk kesehatan. Singh dan Gupta, 2007, menemukan bahwa ekstrak etanol biji buah jamblang dapat meningkatkan berat badan dan menurunkan kadar gula darah pada tikus. Ekstrak etanol ini juga dapat memperbaiki histopatologi pankreas. Senyawa yang berperan dalam manfaat antidiabetes jamblang adalah asam ferulat. Hipotesis sementara menyatakan bahwa asam ferulat dalam biji buah jamblang bermanfaat antidiabetes dengan mekanisme meregenerasi sel pankreas dan sebagai antioksidan.
Penelitian pada manusia yang dilakukan oleh Bopp dkk, 2009, mempertegas hipotesis di atas. Pada pasien yang mengalami hiperglikemia, ekstrak daun jamblang dapat menurunkan kadar gula darah. Mekanismenya adalah dengan cara menghambat aktivitas enzim adenosin deaminase (ADA). Enzim ini berperan penting dalam metabolisme purin dan DNA, respon kekebalan tubuh, serta aktivitas peptidase. Adenosin deaminase diduga memiliki peran terhadap pengaturan bioaktivitas insulin. Diketahui bahwa aktivitas adenosin deaminase lebih tinggi pada pasien yang mengalami hiperglikemia dibandingkan dengan pasien dengan kadar gula normal.
Ekstrak daun jamblang juga bersifat radioprotektif terhadap radiasi sinar gamma yang mematikan. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Jagetia dan Baliga, 2003, terhadap tikus yang diberi radiasi sinar gamma. Tikus yang diberi ekstrak daun jamblang lebih tahan terhadap gejala-gejala sakit yang ditimbulkan oleh radiasi gamma sekaligus menunda onset mortalitas.
Referensi:
Bopp, A., De Bona, K.S., Bellé, L.P., Moresco, R.N. and Moretto, M.B. (2009), Syzygium cumini inhibits adenosine deaminase activity and reduces glucose levels in hyperglycemic patients. Fundamental & Clinical Pharmacology, 23: 501–507
Jagetia, G. C. and Baliga, M. S. (2003), Evaluation of the radioprotective effect of the leaf extract of Syzygium cumini (Jamun) in mice exposed to a lethal dose of γ-irradiation. Nahrung, 47: 181–185
Singh N, Gupta M, 2007, Effects of ethanolic extract of Syzygium cumini (Linn) seed powder on pancreatic islets of alloxan diabetic rats, Indian Journal of Experimental Biology, 45 (10): 861-867.

daftar pustaka:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar