Rabu, Maret 7

Berawal Dari Hobi Kulineran Termotivasi, Membuat Bisnis Usaha Kuliner



ABSTRAK
Artikel ini di buat bertujuan untuk menunjukan bahwa seseorang yang berawal mempunyai hobi kulineran, dan akan ter motivasi dengan orang lain yang suka mengembangkan hobi nya menjadi bisnis sebagai motivasi.
dan sarana pembelajaran agar khalayak memiliki semangat dan tergerak menjadi wirausahawan yang sukses dan disiplin. menambah wawasan secara luas untuk mengenai segala hal berwirausaha yang di mulai dari mengubah pola pikir, memotivasi untuk mengembang ide untuk usaha kuliner ini, dan  sikap  yang baik wirausaha dalam menjalankan usahanya. Sampel penelitian dari artikel ini di ambil dari beberapa sumber mengenai kisah inspirasi  wirausahawan muda bidang kuliner yaitu
Kata kunci :  Pola pikir ,  motivasi berwirausaha , hobi kuliner , kunci sukses dan disiplin.

PENDAHULUAN
Banyak sekali orang berkeinginan untuk menjadi seorang pengusaha yang mandiri dan di siplin, Motivasinya beragam untuk selalu berusaha menjadi pengusaha yang lebih baik dan sukses, namun banyak sekali kendalanya seperti  mulai dari jenuh menjadi karyawan, ingin menjadi boss dan lain-lain. Namun hal tersebut tidak cukup kuat  memotivasi seseorang untuk menjadi pengusaha sukses. Motivasi yang salah bisa membuat usaha seseorang putus ditengah jalan dan tidak mengalami bangkrut dalam usaha.
Artikel ini berupaya untuk memberikan motivasi berwirausaha dan menumbuhkan semangat menjadi seorang pengusaha. Secara terinci, penelitian ini membahas mengenai bagaimana mengubah pola pikir seseorang, memberikan motivasi berwirausaha , dan memanfaatkan kekuatan pikiran bawah sadar, bagaimana sikap seorang wirausaha dan juga faktor – faktor motivasi berwirausaha.

Rumusan Masalah
Apa itu motivasi ?
Apa itu fungsi motivasi ?
Apa itu Kewirausahaan ?
Bagaimana cara mengembangkan bisnis usaha kuliner makanan ?
Pembahasan
Motivasi secara umum adalah suatu dorongan kehendak yang menyebabkan seseorang melakukan suatu perbuatan untuk mencapai tujuan tertentu. Motivasi berasal dari kata motif yang berarti "dorongan" atau rangsangan atau "daya penggerak" yang ada dalam diri seseorang. 
Menurut A.M. Sardiman (2005:75) motivasi belajar dapat juga diartikan sebagai serangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu, sehingga seseorang mau dan ingin melakukan sesuatu, dan bila ia tidak suka, maka akan berusaha untuk meniadakan atau mengelak perasaan tidak suka itu.
Menurut Siti Sumarni (2005), Thomas L. Good dan Jere B. Braphy (1986) mendefinisikan motivasi sebagai suatu energi penggerak dan pengarah, yang dapat memperkuat dan mendorong seseorang untuk bertingkah laku. Ini berarti perbuatan seseorang tergantung motivasi yang mendasarinya.

Fungsi motivasi dalam pembelajaran diantaranya :
1.    Mendorong timbulnya tingkah laku atau perbuatan, tanpa motivasi tidak akan timbul suatu perbuatan misalnya belajar.
2.    Motivasi berfungsi sebagai pengarah, artinya mengarahkan perbuatan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
3.    Motivasi berfungsi sebagai penggerak, artinya menggerakkan tingkah laku seseorang. Besar kecilnya motivasi akan menentukan cepat atau lambatnya suatu pekerjaan.

Pengertian kewirausahaan secara umum adalah kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru atau kreatif dan berbeda (inovatif) yang bermanfaat dalam memberikan nilai lebih.
– Pengertian Kewirausahaan menurut Bapak Soeharto Prawiro (1997) menyatakan bahwa Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan atau dibutuhkan untuk bisa memulai usaha dan mengembangkan usahanya.
– Pengertian Kewirausahaan menurut Zimmerer (1996) adalah suatu proses penerapan keinovasioan dan kreativitas dalam memecahkan suatu persoalan dan menemukan peluang dalam memperbaiki kehidupan usaha.
cara mengembangkan bisnis usaha kuliner makanan, menurut Abdul :
1 Survei Pasar dan Tentukan Diferensiasi
Survei pasar adalah langkah yang perlu Anda lakukan, tertutama jika Anda akan memulai bisnis kuliner. Suvei pasar bertujuan untuk mengetahui target pasar Anda, persaingan di bisnis dan keunikan dari masing-masing pesaing. Anda dapat menggunakan informasi dari Google dan forum. Beberapa waktu belakangan ini banyak pemiliki bisnis kuliner yang bernuansa khusus dan menjadi tempat nongkongnya anak-anak komunitas. Selain itu temukan dan/atau ciptakan faktor “diferensiasi”. Diferensiasi adalah keunikan atau alasan yang membuat orang harus datang dan makan di rumah makan milik Anda.
2. Lokasi
Setelah Anda mendapat target pembeli dan diferensiasinya, saatnya memilih lokasi usaha. Pilihlah lokasi yang strategis, dekat dengan perkantoran, sekolah, perguruan tinggi, di dalam mall yang ramai atau di tengah kota. Penentuan lokasi sangat mempengaruhi masa depan bisnis kuliner yang Anda jalankan. Selain itu cek sekitar lokasi tersebut, apakah ada pesaing yang cukup berat?
3. Desain
Ada beberapa pemilik bisnis kuliner dan tempat makan, yang mendesain rumah makannya dengan mewah. Sebenarnya apakah perlu desain mewah dalam membuat rumah makan? Jawabannya tergantung dari pasar yang dituju. Hal yang paling penting adalah: jagan pelit colokan listrik, pastikan internet dan wifi selalu aktif dan kencang, tempat nyaman dan musik tidak berisik. 
4. Menu
Menu pilihan makanan dan minuman seharusnya disesuaikan dengan pasar yang dituju. Apakah Anda sering datang ke sebuah rumah makan dan memesan menu yang hanya itu-itu saja? Padahal rumah makan tersebut memiliki banyak sekali pilihan makanan? Biasanya orang atau pengunjung mau cari aman dengan memesan makanan yang sudah dia tahu atau tanya menu paling favorit. Anda dapat memanfaatkan menu sebagai media promosi, contoh : beri beberapa gambar makanan pada menu Anda dan beri promo spesial pada makanan baru.

5. Promosi
Terkahir jangan pernah pelit untuk promosi. Anda dapat menggunakan promosi di media cetak : koran, majalah dan membagi-bagi selebaran (bahasa keren: flyering ) dan menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram. Anda juga dapat mengundang food blogger, reporter dan orang-orang yang berpengaruh di target pasar Anda, untuk datang dan memberikan komentar mengenai masakan Anda. Contoh : jika Anda menyasar target pasar komunitas motor, mungkin Anda dapat mengundang pimpinan komunitas untuk mencoba masakan Anda. 

Contoh Pengusaha Bisnis Sukses :

Arief Muhammad yang merintis karir dari sebuah pembuat buku novel pocong, dan membuat vloog kehidupan sehariannya melalui youtube dengan Subscriber -+ 1M. Melihat bagusnya peluang di bisnis kuliner, terutama kue, Arief dan Tipang (panggilan akrab Tiara Pangestika sebagai istrinya arief) memutuskan untuk ikut terjun menjajal peruntungannya. Mereka memilih kota Bogor untuk membukai toko yang dinamai Cake Kekinian. Menjual tiga varian rasa,  tampilan dan lezatnya kue ini tak kalah saing dengan brand milik artis-artis ternama. Gerai Cake Kekinian berada di Foresthree, Jalan Pandu Raya, Bogor.

Usaha kuliner khas tanah sunda milik Santoni ini awalnya adalah usaha keluarga yang dimulai hanya dengan modal Rp8.000.000 saat itu sampai akhirnya setelah Santoni membuat waralaba untuk usaha ini pada tahun 2004, bisnis Santoni melesat sampai menginjak Singapura dan Malaysia.Tidak hanya itu Bumbu Desa sendiri telah membuka lebih dari 50 cabang yang telah tersebar luas di seluruh Indonesia. Omset dari Bumbu Desa sendiri sekarang sudah mencapai miliaran Rupiah perbulannya, baik dari Indonesia sendiri atau dari luar negeri.
Saat ini Bumbu Desa sedang melebarkan sayapnya di kota-kota yang ada di negara Amerika yaitu Vancouver dan Seattle sampai ke negara Kanada.Dengan berpegang teguh terhadap misinya 
yaitu mengenalkan makanan khas tanah pasundan ini ke seluruh dunia.
KESIMPULAN
Pada dasarnya manusia mempunyai otak diciptakan untuk berfikir dan mengembangkan ide. Dan usaha yang dilakukan melalui hobi sangat memungkinkan mengalami banyak perkembangan untuk  mengeluarkan ide kewirausahaan yang baik dan benar. Oleh karena itu kita sebagai mahasiswa jangan takut untuk mencoba menjadi pembisnis muda yang berkompeten, sebab pada saat ini banyak mahasiswa yang sudah takut duluan untuk merintis karir di bidang bisnis. Kita harus Mengubah pola pikir dan juga harus memiliki motivasi yang kuat dalam menjalankan usaha dan mampu mengembangkan ide dan kreativitas yang kita punya.

DAFTAR PUSTAKA
Am sadirman. 2004. teori motivasi dan pengukurannya. PT. Gramedia. Jakarta
Dr Oscarius Wijaya. 2017. entrepreneur. PT. Gramedia. Jakarta




Tidak ada komentar:

Posting Komentar