Rabu, Maret 28

KONVENSIONAL vs E-COMMERCE


ABSTRAK
Electronic Commerce atau disingkat E-Commerce, istilah ini biasanya selalu dihubungkan dengan jual-beli online atau transaksi yang melibatkan penjualan dan pembelian produk maupun jasa melalui internet.
E-commerce adalah suatu proses penjualan dan pembelian produk maupun jasa yang dilakukan secara elektronik yaitu melalui jaringan komputer atau internet. Arti lain dari e-commerce yaitu penggunaan teknologi informasi dan komunikasi pengolahan digital dalam melakukan transaksi bisnis untuk menciptakan, mengubah dan mendefenisikan kembali hubungan yang baru antara penjual dan pembeli.
Konvensional atau yang lebih sering dikenal dengan bisnis offline adalah kegiatan atau transaksi jual-beli yang dilakukan secara langsung, bertatap muka antara penjual dengan pembeli.
Pesatnya persaingan e-commerce di dunia maya, membuat perusahaan harus mulai memikirkan strategi agar bisa memenangkan persaingan. Salah satu strategi yang bisa diterapkan adalah dengan mengoptimalkan fitur yang tersedia pada e-commerce. Konsep Customer Knowledge Management (CKM) bisa dijadikan sebagai solusi alternatif untuk mengoptimalkan fitur e-commerce, karena CKM merupakan gabungan antara konsep Customer Relationship Management (CRM) dan Knowledge Management (KM).
Kata Kunci: Bisnis Konvensional, dan Bisnis E-commerce.

ABSTRACT
Electronic Commerce or abbreviated E-Commerce, this term is usually always associated with online buying or transactions involving the sale and purchase of products or services via the internet. E-commerce is a process of selling and purchasing products or services that are done electronically through a computer network or the internet. Another meaning of e-commerce is the use of information technology and digital processing communication in conducting business transactions to create, change and redefine the new relationship between sellers and buyers.
Conventional or more often known as an offline business is an activity or
direct-sale, face-to-face transactions between sellers with buyer.
The rapid competition of e-commerce in cyberspace, make the company must start to ask to win the competition. One of the strategies that can be applied is to use the features available on e-commerce. The concept of Customer Knowledge Management (CKM) can be used as an alternative to e-commerce features, because CKM is a concept between Customer Relationship Management (CRM) and Knowledge Management (KM).
Keywords: Conventional Business, and  E-Commerce.
 
PENDAHULUAN
Pada zaman sekarang ini globalisasi telah merambah keseluruh penjuru dunia, terutama di Indonesia. Dengan hal ini strategi konvensional pun kurang cocok lagi digunakan pada saat ini. Tapi masih cocok digunakan, namun cuma dapat membantu dalam pengembangan market and brand awareness. 

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, telah menciptakan jenis- jenis peluang bagi pembisnis baru dan banyak sekali transaksinya dilakukan secara elektronika. Dengan berkembangannya internet dapat membantu kita dalam segala hal seperti, dalam berinteraksi, berkomunikasi, bahkan melakukan perdagangan dengan orang dari segala penjuru dunia dengan mudah dan cepat. Sekarang ini di Indonesia pun sudah digunakan yang lebih dikenal dengan E-commerce yaitu, bentuk perdagangan secara elektronika melalui media internet. Dengan adanya E-commerce banyak sekali adanya toko-toko online, sehingga konsumen pun lebih tertarik dengan E-commerce dibandingkan konvensional.

Dengan meningkatnya pengunaan internet, untuk para pembisnis dapat mengikuti pengunaan sarana internet dalam strategi pemasarannya. Hal ini agar pemasarannya bisa berjalan sesuai tujuan yang diharapkan.

MASALAH
Pada zaman yang sudah menjajaki dunia digital dan semuanya serba internet. Pada saat ini pula lah masyarakat Indonesia pun sudah berpindah kepada bisnis yang berbasis E-Commerce yang awal mulanya bersifat konvensional. Jikalau ditanya mana yang baik untuk masyarakat Indonesia antara Bisnis Konvensional dengan Bisnis yang bersifat E-Commerce? Tentulah kita semua tidak dapat menjawabnya. Dikarenakan semua itu memiliki kekurangan serta kelebihannya masing-masing.  

PEMBAHASAN
·        Apa itu Bisnis Konvensional?
Bisnis Konvensional yang biasanya disebut dengan istilah bisnis offline, adalah transaksi jual beli yang dilakukan penjual dan pembeli dengan tatap muka secara langsung.
·         Apa saja keunggulan Bisnis konvensional?
1.    Konsumen tidak meragukan kualitas produk karena dapat melihat secara langsung kualitasnya tersebut.
2.    Pembeli dapat bertemu secara langsung dengan si penjual karena biasanya mereka membuka kios atau store.
3.    Pembeli tidak harus menunggu untuk mendapatkan suatu produk yang mereka inginkan, karena biasanya toko sudah menstock barang dalam jumlah banyak.
4.    Tindakan penipuan minim terjadi karena antara penjual dan pembeli bertemu secara langsung.  
·         Apa saja kelemahan Bisnis Konvensional?
1.    Ruang lingkup pemasaran yang terbatas.
2.    Membutuhkan modal yang besar karena mereka biasanya membayar sewa tempat dan juga untuk stock barang yang akan mereka jual.
3.    pembeli harus pergi ke tempat untuk mencari produk yang mereka inginkan.
·         Apa itu Bisnis E-Commerce?
Bisnis E-Commerce adalah bisnis yang berbasis internet. Dimana proses transaksi dilakukan didalam media internet tersebut.
·         Apa saja keunggulan Bisnis E-Commerce?
1.    Lingkup pemasarannya luas. Bisa ke seluruh Indonesia maupun luar negeri.
2.    Tidak memerlukan stock barang yang banyak, tetapi harus memiliki koneksi internet yang baik.
3.    Barang yang dipesan akan dibungkus rapi dan langsung diantarkan ke alamat konsumen.
4.    Tidak memerlukan modal yang besar.
·         Apa saja kelemahan Bisnis E-Commerce?
1.    Barang yang dipesan dapat meragukan para konsumen.
2.    Konsumen harus berhati-hati karena terdapat situs-situs online yang menipu.
3.    Dalam mengantarkan barang kepada konsumen, terkadang tidak sesuai estimasi hari yang diperkirakan.
CONTOH KASUS
Pada kali ini kami mengambil contoh kasus yaitu perusahaan GO-JEK. Dimana gojek adalah sebuah ojek yang berbasis internet dan merupakan E-commerce. Ojek yang kita kenal awal mulanya ialah ojek yang sering mangkal di pertigaan rumah kita. Tapi tidak dengan sekarang masyarakat Indonesia telah dimudahkan oleh GO-JEK ini. Dimana masyarakat Indonesia hanya memesan melalui aplikasi tersebut, tanpa menunggu lama, kita pun mendapatkan ojek yang akan membawakan kita ke tempat tujuan. Kita tidak perlu lagi repot-repot lagi untuk mencari ojek, tetapi kini hanya tinggal memesan melalui aplikasi.  

KESIMPULAN
Pada era saat ini, masyarakat Indonesia telah dimudahkan dengan adanya media Internet. Begitu juga dengan bisnis yang ada di Indonesia yang sudah terbawa  pada media Internet. Dahulunya masyarakat Indonesia hanya melihat yang konvensional saja, tetapi sekarang telah muncul E-Commerce yaitu bisnis yang berbasis internet. Semua jenis bisnis itu memiliki kekurangan serta kelebihannya masing-masing. Tinggal kita saja melihat dari sisi yang kita inginkan, apakah kita lebih mencari keuntungan ataukah mencari kualitas pada produk yang  ingin kita cari. Jikalau kita ingin mencari keuntungan kita bisa menggunakan E-Commerce, tetapi jikalau kita ingin melihat kualitas dari produk yang ingin kita cari sebaiknya kita menggunakan jenis bisnis konvensional.  

DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar