Selasa, Maret 20

Kreatif Dan Inovasi, Kunci Sukses Wirausaha






ABSTRAK
Kreativitas adalah merupakan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru untuk memberi ide kreativ dalam memecahkan masalah atau sebagai kemampuan untuk melihat hubungan-hubungan yang baru antara unsur-unsur yang sudah ada sebelumnya.
Inovasi merupakan setiap ide atau pun gagasan baru yang belum pernah ada atau pun diterbitkan sebelumnya. Sebuah inovasi biasanya berisi terobosan-terobosan baru mengenai sebuah hal yang diteliti oleh sang inovator (orang yang membuat inovasi). 

KATA KUNCI : Kreatif, Inovasi, Wirausaha

LATAR BELAKANG
Kreativitas merupakan kemampuan untuk menghasilkan hal baru yang belum pernah ada sebelumnya. Proses untuk menghasilkan hal baru tersebut dapat berasal dari proses imajinatif dari penciptanya sendiri, dapat juga berasal dari informasi dan pengalaman sebelumnya mengenai hal yang akan diciptakan, kemudian pencipta melakukan penggabungan dan pembaharuan dari karya maupun gagasan yang pernah ada untuk mengahasilkan karya maupun gagasan yang baru, dan berbeda dengan karya yang telah ada sebelumnya.
Seorang wirausaha adalah seorang yang memiliki jiwa dan kemampuan tertentu dalam berkreasi dan berinovasi. Ia adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) atau kemampuan kreatif dan inovatif. 

RUMUSAN MASALAH
1. Apa saja kegunaan kemampuan kreatif dan inovasi dalam berwirausaha?
2. Apa saja ciri-ciri pemikiran kreatif?
3. Apa saja tahap-tahap dalam suatu kreativitas?
4. Bagaimana cara mengembangkan kreativitas?



PEMBAHASAN
1. Apa saja kegunaan kemampuan kreatif dan inovasi dalam berwirausaha ?
Seseorang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) atau kemampuan kreatif dan inovatif.   Kemampuan kreatif dan inovatif tersebut secara  riil tercermin dalam kemampuan dan kemauan untuk memulai usaha (start up), kemampuan untuk mengerjakan sesuatu yang baru (creative), kemampuan untuk  mencari peluang (opportunity), keberanian untuk menanggung risiko (risk bearing) dan kemampuan untuk mengembangkan ide. Kemauan dan kemampuan - kemampuan tersebut diperlukan terutama untuk :
a.Melakukan proses/ teknik baru (the new technik)
b.Menghasilkan produk atau jasa baru (the new product or new service),
c.Menghasilkan nilai tambah baru (the new value added),
d.Merintis usaha baru (new businesess), yang mengacu pada pasar
e.Mengembangkan organisasi baru (the new organisaton).

2. Apa saja ciri-ciri pemikiran kreatif ?
Secara umum ciri – ciri pemikiran kreatif yaitu :
a. Sensitif terhadap masalah-masalah,
b. Mampu menghasilkan sejumlah ide besar,
c. Fleksibel,
d. Keaslian,
e. Mau mendengarkan perasaan,
f. Keterbukaan pada gejala bawah sadar,
g. Mempunyai motivasi,
h. Bebas dari rasa takut gagal,
i. Mampu berkonsentrasi, 

3. Apa saja tahap-tahap dalam kreativitas?
Untuk menjadi kreatif, seseorang tidak dapat melakukannya begitu saja. Ada proses yang harus dilalui. Proses kreativitas melibatkan adanya ide-ide baru, berguna, dan tidak terduga tetapi dapat diimplementasikan. Tahap yang biasa dilalui dalam suatu kreativitas yaitu :
a)      Persiapan (Preparation)
Meletakkan dasar pemikiran, mempelajari latar belakang masalah, seluk beluk dan problematikanya.
b)      Penyelidikan (Investigation)
Melakukan penyelidikan terhadap hal-hal yang akan dikembangkan.
c)      Transformasi (Transformation)
Berkaitan dengan proses konversi/perubahan dari data sumber ke data tujuan.
d)     Penetasan (Incubation)
Mengeluarkan atau mendapatkan ide, gagasan baru, pemecahan masalah, penyelesaian, cara kerja, jawaban baru dan lain-lain.
e)      Penerangan (Illumination)
Memberikan uraian yang jelas pada persoalan yang ada sehingga menjadi semakin terang pokok persolan dan pemecahannya.
f)       Pengujian (Verification)
Melakukan pengujian kecil maupun besar dengan alat bantu uji statistik, matematik, historis, maupun diskriptif.
g)      Implementasi (Implementation)
Mengimplementasikan semua yang telah diperoleh agar semakin menunjukkan hasil yang semakin baik dan sempurna.

4. Bagaimana cara mengembangkan kreativitas?
Berikut ini adalah hal-hal yang dapat membantu mengembangkan kemampuan pribadi dalam program peningkatan kreativitas:

a.       Mengenali hubungan
b.      Pengembangan perspektif fungsional
c.       Gunakan akal
d.      Hapus perasaan ragu-ragu

CONTOH KASUS :  
      Batok kelapa yang tidak memiliki nilai, masih dapat disulap menjadi barang yang bermanfaat, salah satunya adalah dibakar untuk menjadi arang. Tetapi ternyata, cangkang kelapa ini masih dapat diubah menjadi barang yang lebih bernilai dari sekedar arang saja. Adalah Ade Sumarno, seorang pria berumur 27 tahun yang sukses menyulap batok kelapa ini menjadi berbagai barang kerajinan batok kelapa unik. Mulai dari barang keperluan sehari hari sampai hiasan rumah yang mempunyai nilai seni.
      Ade Sumarno mulai menggeluti bisnis ini sejak tiga tahun lalu. Awalnya, Ade mengubah limbah kelapa tersebut menjadi pernak pernik untuk ucapan terima kasih di pernikahan. Bentuknya bermacam macam, mulai dari sendok, garpu, asbak dan lainnya. "Modalnya tidak banyak, hanya perlu batok kelapa, alat potong seperti gergaji, lem dan ampelas saja," tuturnya kepada detikFinance saat ditemui di tempat kerjanya, Bandung, Minggu (6/11/2011).
     Ade pun mulai melebarkan usahanya dengan mencoba menggali kreatifitasnya supaya dapat memberi nilai tambah bagi usahanya tersebut. Ade pun mulai mencoba membuat pajangan serta hiasan rumah dari batok kelapa tersebut.
    Telah beberapa pajangan Ade hasilkan, berbentuk gajah, kuda bahkan mahluk mitologi yang hanya ada dalam dongeng, yaitu naga. Ade mengaku dapat menerima pesanan untuk hiasan rumah tersebut, tidak hanya bentuk yang telah ada, tapi tergantung keinginan pelanggan. "Semua model juga dapat tergantung keinginan. Bisa model becak atau motor Harley (Davidson). Binatang lain juga dapat tidak hanya kuda atau naga," kata wirausaha muda ini.


KESIMPULAN
Sebagai seorang wirausaha, kita dituntut untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam berusaha. Karena dengan adanya kreativitas dan kita terus berinovasi, maka itu juga dapat mengembangkan usaha yang sudah kita bangun dari awal. Dalam berwirausaha terdapat persaingan yang ketat. Untuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya kreativitas yang tinggi. Gagasan-gagasan yang kreatif umumnya tidak dapat dibatasi oleh ruang, bentuk ataupun waktu.  Justru seringkali ide-ide jenius yang memberikan terobosan-terobosan baru dalam dunia usaha awalnya adalah dilandasi oleh gagasan-gagasan kreatif yang kelihatannya mustahil.



DAFTAR PUSTAKA 
Rahayu, Srikandi. “Seputar Pengertian Kreativitas”. 21 September 2014. Diambil dari http://seputarpengertian.blogspot.co.id/2014/09/seputar-pengertian-kreativitas.html
Diaz, Rizqi. “Kreativitas Dalam Wirausaha”. Diambil dari http://rizqidiaz.blogspot.co.id/2011/12/kreativitas-dalam-wirausaha.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.