Kamis, Maret 22

Kreativitas dan Inovasi Berpengaruh dalam Berwirausaha

Oleh 
1. Lucia Debby Gracela Sihombing @L31-Lucia
2. Maulani Nurtilawah @L32-Maulani
3. Tania Salzabila Fajrin @L37-Tania
@Proyek-L03 , @Startup-L11

Abstrak
Seiring perkembangan dan pesatnya persaingan dalam berwirausaha menuntut wirausahawan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan produk atau jasa yang dimilikinya dalam rangka menyelaraskan kebutuhan konsumen yang semakin beragam dan tanpa batas. Kreativitas diartikan sebagai kemampuan untuk menciptakan suatu produk baru. Inovasi merupakan salah satu proses mengubah peluang menjadi gagasan dan ide-ide yang dapat dijual.

Kata Kunci
Kraetivitas , Inovasi, Kewirausahaan

Pendahuluan
Untuk berwirausaha, inovasi dan kreativitas adalah hal yang perlu dimiliki dan dikembangkan dalam diri wirausaha demi perkembangan dan kesuksesan sebuah usaha. Keduanya sering kali dipandang hampir serupa. Inovasi dan kreativitas adalah inti dari kewirausahaan. Pada dasarnya sebuah inovasi dalam berusaha adalah kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan atau untuk memperbaiki kinerja usaha. Sedangkan kreativitas dapat dipandang sebagai kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk menemukan cara-cara baru dalam melihat masalah dan peluang (Pmct, 2014).
Kemampuan yang dihasilkan oleh kreativitas merupakan kemampuan dalam membuat sesuatu menjadi baru dalam keberadaannya dan merupakan pembentukan ide-ide baru yang original dan tidak biasa atau unik. Produk baru tidak perlu seluruhnya baru, tetapi dapat merupakan bagian-bagian produk saja. Kreativitas juga merupakan kemampuan seseorang untuk melahirkan sesutau yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata, yang relative berbedad dengan apa yang ada sebelumnya.Pola pikir dari orang kreatif adalah berpikir out of the box, serta memiliki pikiran yang terbuka dan bebas untuk mendekati sesuatu dengan cara baru. Sedangkan, inovasi adalah mengimplementasikan kreativitas terhadap sesuatu menjadi satu kombinasi baru yang dapat menghasilkan. inovasi sudah dikenal sebagai salah salah satu fungsi penting dalam proses kewirausahaan. Inovasi merupakan salah satu proses mengubah peluang menjadi gagasan dan ide-ide yang dapat dijual.
Permasalahan
  1. Apa yang dimaksud dengan Kreativitas dan Inovasi?
  2. Apa yang menyebabkan Kretivitas dan Inovasi menjadi penting?
  3. Bagaimana proses untuk berpikir kreatifitias dan Inovasi?
  4. Bagaimana cara untuk meningkatkan Kreatifitas?
Pembahasan

1. Kreativitas dan Inovasi
Kreativitas adalah inisiatif terhadap suatu produk atau proses yang bermanfaat, benar, tepat, dan bernilai terhadap suatu tugas yang lebih bersifat heuristic yaitu sesuatu yang merupakan pedoman, petunjuk, atau panduan yang tidak lengkap yang akan menuntun kita untuk mengerti, mempelajari, atau menemukan sesuatu yang baru (Ernani Hadiyati, 2011)

Inovasi merupakan penerapan secara praktis gagasan kreatif. Inovasi tercipta karena adanya kreativitas yang tinggi. Inovasi adalah kemampuan untuk membawa sesuatu yang baru ke dalam kehidupan. Inovasi adalah kemampuan untuk membuat kombinasi-kombinasi atau melihat hubungan-hubungan baru antara unsur, data, variabel, yang sudah ada sebelumnya (Herulono M).

2. Alasan Kreativitas dan Inovasti itu penting

Menurut Nadia samita, 2016 Kreativitas menjadi sangat penting karena :

1. Wirausaha yang kreatif dapat meluncurkan produk yang belum pernah dibuat dipasar 

2. Manusia kreatif bukanlah peniru, melainkan pemimpin.
3. First mover advantage.

4. Kreativitas dapat mencari cara atau jalan keluar baru, membuka terobosan” dan menciptakan perbedaan2” yang menonjol dan disukai pasar.

5. Risiko adalah bagian dari kehidupan seorang wirausaha sehari-hari.
6. Kreativitas menghubungkan titik-titik yang terpisah dan terisolasi.


Menurut Herulono M, Ada beberapa alasan yang menjadikan inovasi sangat penting. Di antaranya adalah:

  1. Teknologi berubah sangat cepat seiring adanya produk baru, proses dan layanan baru dari pesaing, dan ini mendorong usaha entrepreneurial untuk bersaing dan sukses.  
  2. Efek perubahan lingkungan terhadap siklus hidup produk semakin pendek, yang artinya bahwa produk atau layanan lama harus digantikan dengan yang baru dalam waktu cepat, dan ini bisa terjadi karena ada pemikiran kreatif yang menimbulkan inovasi. 
  3. Konsumen saat ini lebih pintar dan menuntut pemenuhan kebutuhan. Harapan dalam pemenuhan kebutuhan mengharap lebih dalam hal kualitas, pembaruan, dan harga. Oleh karena itu skill inovatif dibutuhkan untuk memuaskan kebutuhan konsumen sekaligus mempertahankan konsumen sebagai pelanggan. 
  4. Dengan pasar dan teknologi yang berubah sangat cepat, ide yang bagus dapat semakin mudah ditiru, dan ini membutuhkan metode penggunaan produk, proses yang baru dan lebih baik, dan layanan yang lebih cepat secara kontinyu. 
  5.  Inovasi bisa menghasilkan pertumbuhan lebih cepat, meningkatkan segmen pasar, dan menciptakan posisi korporat yang lebih baik. 
3. Proses Berpikir Kreativitas dan Inovasi
Menurut Herulono M, cara berpikir kretifitas dan Inovasi sebagai berikut :

1.      Latar Belakang atau Akumulasi Pengetahuan

Kreasi yang baik biasanya didahului oleh penyelidikan dan pengumpulan informasi.
2.      Proses Inkubasi
Dalam tahap ini seseorang tidak selalu harus terus menerus memikirkan masalah yang tengah dihadapinya, tetapi ia dapat  sambil  melakukan  kegiatan  lain yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan masalah.
3.      Melahirkan Ide
Ide atau solusi yang seirama ini dicari-cari mulai ditemukan.
4.      Evaluasi dan Implementasi
Tahap ini merupakan tahap tersulit dalam tahapan-tahapan proses kreativitas karena dalam tahap ini seseorang harus lebih serius, disiplin, dan benar-benar berkonsentrasi.
 

4. Cara meningkatkan Kreativitas

Menurut Herulono,M cara meningkatkan kreatifitas adalah sebagai berikut :

a. Mengenali hubungan

Banyak penemuan dan inovasi lahir sebagai cara pandang terhadap suatu hubungan yang baru dan berbeda antara objek, proses, bahan, teknologi, dan orang.
b. Pengembangan Perspektif Fungsional
Kita dapat melihat adanya suatu perspektif yang fungsional dari benda dan orang.
c.  Gunakan Akal
Fungsi otak pada bagian yang terpisah antara kiri dan kanan telah dilakukan sejak tahun 1950-an dan tahun 1960-an.
d. Hapus Perasaan Ragu-ragu
Kebiasaan mental yang membatasi dan menghambat pemikiran kreatif, diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Pemikiran Lain,
2. Mencari Selamat,
3. Stereotype,
4. Pemikiran  Kemungkinan/Probabilitas,
5. Bagaimana Mengembangkan Sikap Kreatif

Kesimpulan

Kreativitas meliputi terbuka terhadap pengalaman, suka memperhatikan melihat sesuatu dengan cara yang tidak biasa, kesungguhan, menerima dan merekonsiliasi sesuatu yang bertentangan, tole-ransi terhadap sesuatu yang tidak jelas, inde-penden dalam mengambil keputusan, berpikir dan bertindak dan lainnya.

Inovasi yang meliputi menganalisi peluang, apa yang harus dilakukan untuk memuaskan peluang, sederhana dan terarah dimulai dari yang kecil, berpengaruh secara parsial terhadap variabel kewirausahaan.
 
Daftar Pustaka
Ernani, hadiyati. 2011. Kreativitas dan Inovasi Berpengaruh Terhadap Kewirausahaan Usaha Kecil. JURNAL MANAJEMEN DAN KEWIRAUSAHAAN, VOL.13, NO. 1, MARET 2011: 8-16. Universitas Gajayana Malang (diunduh tanggal 22 Maret 2018) dalam http://jurnalmanajemen.petra.ac.id/index.php/man/article/view/18240/18108
Herulono,M. Kewirausahaan 1 Modul 4 : Berpikir Kreativitas dan Inovasi. Universitas Mercu Buana
Nadia, sasmita. 2016. Berpikir Kreatif dan Inovatif. Universitas Negeri Yogyakarta. dalam http://staffnew.uny.ac.id/upload/198807082014042002/pendidikan/materi-kewirausahaan-02.pdf  (diunduh tanggal 22 Maret 2018)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar