Selasa, Maret 6

Bagaimana Menumbuhkan Semangat Menjadi Pengusaha(?)


PENULIS:
ARVIA NUR VIANHANI
LUTVIYANTI TAMARA
TAVNI HARSENIA

KODE PESERTA 
@J28-Arvia @J14-Lutviyanti @J39-Tavni

KODE KELOMPOK @Startup-J09
KODE PROYEK
@Proyek-J01


ABSTRAK

Artikel ini bertujuan untuk memotivasi sarjana menjadi wirausahawan muda. 
Bahwa dalam Berwirausaha Peranan Universitas sangat penting dalam menumbuhkan jumlah wirausahawan. Dengan meningkatnya wirausahawan dari kalangan sarjana akan mengurangi pertambahan jumlah pengangguran bahkan menambah jumlah lapangan pekerjaan.


Pertanyaannya adalah bagaimana pihak universitas dapat mencetak wirausahawan muda. 
Pihak universitas berperan menjadi pemberi informasi tentang kesempatan apa yang akan didapat jika menjadi wirausahawan, serta memberikan pendidikan kewirausahaan dan memberikan wadah bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmunya dengan mendirikan bisnis kecil di lokasi universitas. 

Peranan universitas sangat menentukan tercetaknya wirausahawan muda yang handal. Sampel Penelitian dari artikel ini diambil dari beberapa sumber mengenai kisah Inspiratif Wirausaha seperti Colonel Sanders.Beliau yang memulai karirnya dari nol sebagai Penjual Ayam Goreng keliling. Hingga saat ini Brandnya terkenal  dan menjadi pelopor di industri waralaba  makanan siap saji di diberbagai dunia.


Kata kunci :

Wirausahawan, Motivasi, Peranan Universitas.



BAB I
PENDAHULUAN 


 1.1  Latar Belakang

Untuk menjadi seorang wirausaha yang Sukses  dan Kaya itu bukan bakat, dan juga tidak harus keturunan. Tapi, Sukses dan kaya itu mimpi atau visi. Mimpi yang menjadi kenyataan. Artinya, Jika Seseorang  tidak berusaha sama sekali untuk menjadi kaya, misalnya dengan jalan berwirausaha, maka mana mungkin kekayaan itu bisa  didapat. 

Terlepas dari itu, semua orang mempunyai mimpi. Dalam menjalankan bisnis apapun, sebenarnya yang dicari bukanlah semata-mata uang atau ingin kaya. Tetapi, karena adanya keinginan untuk mewujudkan mimpi tersebut. Sebagai konsekuensi logis atas jerih payah dari semua itu  yaitu mendapatkan keuntungan. 

Artikel ini berupaya untuk memberikan motivasi dalam berwirausaha dan menumbuhkan semangat menjadi seseorang Pengusaha. Penelitian juga membahas mengenai Bagaimana mengubah pola pikir pembaca menjadi seorang pengusaha,Motivasi berprestasi bagi seorang wirausahan , Menumbuhkan Semangat dan Mengembangkan Peluang Usaha.

BAB II 
PEMBAHASAN

2.1 Mengubah Pola Pikir Dalam Berwirausaha 


Sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut. 


Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, lalu berdampak  performa kita mengecewakan. Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung. Untuk itu dalam memulai berwirausaha seseorang harus memiliki motivasi positive terhadap diri sendiri. Seseorang pengusaha harus mampu meraih mimpinya untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses. Pola pikir yang harus dimiliki oleh seorang yang ingin menjadi pengusaha muda adalah pola pikir yang creative, inovative dan produktive dalam menjalankan bisnisnya. 


2.2 Menumbuhkan Semangat Mengembangkan Peluang Usaha 

Sebagian besar pendorong perubahan, inovasi dan kemajuan suatu negara adalah para wirausahawan. Wirausahawan adalah seorang yang menciptakan sebuah bisnis yang berhadapan dengan resiko dan ketidakpastian bertujuan untuk memperoleh profit dan mengalami pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi kesempatan dan memanfaatkan sumber daya yang diperlukan.

Banyak kesempatan untuk berwirausaha bagi setiap orang yang jeli melihat potensi dan peluang bisnis yang ada. Karier wirausahaan dapat mendukung kesejahteraan serta memberikan banyak pilihan barang ataupun jasa bagi konsumen, baik dalam maupun luar negeri. 


2.3 Motivasi Berprestasi 

Menurut Masykur (1996:204) 
Model motivasi kebutuhan dan tujuan dimulai dengan perasaan kebutuhan individu. Kebutuhan ini kemudian ditransformasi menjadi perilaku yang diarahkan untuk mendukung pelaksanaan perilaku tujuan. Tujuan dari perilaku tujuan adalah untuk mengurangi kebutuhan yang dirasakan.



2.4 Kisah Inspirasi Dalam Membangun Usaha

Inilah kisah kegigihan Kolonel Sanders, pendiri waralaba ayam goreng terkenal KFC. Dia memulainya di usia 66 tahun. 

Pensiunan angkatan darat Amerika ini tidak memiliki uang sepeser pun kecuali dari tunjangan hari tuanya, yang semakin menipis. 


Namun dia memiliki keahlian dalam memasak dan menawarkan resep masakannya ke lebih dari 1.000 restoran di negaranya. Kolonel Harland Sanders adalah pelopor Kentucky Fried Chicken atau KFC yang telah tumbuh menjadi salah satu yang terbesar dalam industri waralaba makanan siap saji di dunia. Sosok Kolonel Sanders, Bahkan kini menjadi simbol dari semangat berwirausahaa. Dia Lahir pada 9 September 1890 DI Henryville, Indiana, Namun baru mulai aktif dalam mewaralabakan bisnis di usia 65 Tahun.


2.5  Awal Mula Mendirikan KFC



Pertama, sebagai tukang parkir di usia 15 tahun di New Albany, Indiana dan kemudian menjadi tentara yang dikirim selama 6 bulan ke Kuba. Setelah itu ia menjadi petugas pemadam kebakaran, belajar ilmu hukum melalui korespondensi, praktik dalam pengadilan, asuransi, operator Kapal Fero, Penjual Ban, dan Operator Bengkel. Di usia 40 tahun, Kolonel ini mulai memasak untuk orang yang bepergian yang singgah di bengkelnya di Corbin. Kolonel Sanders belum punya restoran pada saat itu. Ia menyajikan makanannya di ruang makan di bengkel tersebut. Karena semakin banyak orang yang datang ke tempatnya untuk makan, akhirnya ia pindah ke seberang jalan dekat penginapan dan restoran bisa menampung 142 orang.

Selama hampir 9 tahun ia menggunakan resep yang dibuatnya dengan teknik dasar memasak hingga saat ini. Citra Sander semakin baik. Gubernur Ruby Laffoon memberi penghargaan Kentucky Colonel pada tahun 1935 atas kontribusinya bagi negara bagian Cuisine. Dan pada tahun 1939, keberadaannya pertama kali terdaftar di Duncan Hines “Adventures in Good Eating.”
Dikarenakan memiliki rasa percaya diri kuat akan kualitas ayam gorengnya, Kolonel membuka usaha waralaba yang dimulai tahun 1952. Ia pergi jauh menyeberangi negara bagian ini dengan mobil dari satu restoran ke restoran lainnya, memasak sejumlah ayam untuk pemilik restoran dan karyawannya. Jika reaksi yang terlihat bagus, ia menawarkan perjanjian untuk mendapatkan pembayaran dari setiap ayam yang laku terjual.

Pada 1964, Kolonel Sanders sudah memiliki lebih dari 600 outlet waralaba untuk ayam gorengnya di seluruh Amerika dan Kanada. Pada tahun itu juga ia menjual bunga dari pembayarannya untuk perusahaan Amerika sebanyak 2 juta dolar kepada sejumlah grup investor termasuk John Y Brown Jr, (kelak menjadi Gubernur Kentucky). Pada tahun 1976, sebuah survey independen menempatkan Kolonel Sanders sebagai peringkat kedua dari deretan selebriti yang terkenal di dunia.



KESIMPULAN

Kesimpulan dari artikel ini adalah:

Bahwa dalam memulai sebuah usaha diperlukan NIAT. Serta keinginan yang tinggi untuk memulai usaha. Impian meraih sukses tidak harus dimasa kecil. Impian bisa juga di saat usia senja. Sebab, banyak kesempatan untuk berwirausaha bagi setiap orang yang jeli dalam melihat potensi dan peluang bisnis yang ada serta jangan cepat menyerah untuk mencapai suatu tujuan karena dalam berwirausaha pasti ada berbagai macam rintangan dan tantangan yang akan dihadapi. 




DAFTAR PUSTAKA

( Diunduh 3 maret 2018)
Yohson, 2004, Peran Universitas Dalam Memotivasi Sarjana Menjadi Young Enterpreneurs. ( Dalam Link )
(Diunduh 04 maret 2018) 









UNIVERSITAS MERCU BUANA
JAKARTA

2018

10 komentar:

  1. Biar proyek cepet cair amiin...

    BalasHapus
  2. Sangat bermanfaat upi kuuuh 💕

    BalasHapus
  3. Sangat bermanfaat upi kuuuh 💕

    BalasHapus
  4. Sangat bermanfaat upi kuuuh 💕

    BalasHapus
  5. Artikel yang bagus, namun realitanya banyak dari sarjana muda ini memiliki ide kreatif dan inovatif namun terhalang masalah biaya,nah disinilah peran kampus sangat penting untuk membantu para sarjana muda ini agar bisa mengembangkan sektor bisnis mereka dengan cara memberikan mereka dukungan asistensi bisnis/startup atau dicarikan lomba startup supaya mereka dapat tambahan dana untuk mengembangkan bisnis mereka.

    Regards,

    Tedjo Kusumo SB

    BalasHapus
  6. Artikel yang bermanfaat,,,
    Lebih di tingkatkan lagi,,,
    Semangat yaaaahhhhhhhhh

    BalasHapus
  7. Worth It Bgt...Keep up!
    Di Era Menghadapi MEA, Enterpreneurship Adalah Fondasi Yg Sudah Benar, Terutama Untuk kawula muda, agar Mindset EKONOMI BERDIKARI Bisa Terealisasi.

    BalasHapus