Selasa, Maret 20

MENUMBUHKAN WIRAUSAHA MUDA KREATIF DAN INOVATIF


Pendahuluan

Kemampuan berfikir kreatif merupakan kemampuan yang sangat penting dimiliki oleh setiap mahasiswa, Menurut Joyce Wycoff, sebagaimana dikutip oleh Zimmerer, setiap orang dapat diajari teknik dan perilaku yang membantu mereka menghasilkan lebih banyak gagasan.
Selanjutnya kreativitas ini perlu diimbangi dengan inovasi, yakni kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang tersebut untuk meningkatkan atau untuk memperkaya kehidupan orangorang (Zimmerer,dkk, 2008:44). Kedua kemampuan di atas merupakan faktor esensial yang harus dimiliki oleh entrepreneur, oleh karena kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan dan membangun suatu visi dari sesuatu yang tidak ada menjadi ada dan bermakna bagi manusia melalui tindakan kreatif.


Wirausaha yang kreatif
Wirausaha yang kreatif adalah wirausaha yang cepat menangkap peluang yang muncul dari suatu kondisi lingkungan di sekitarnanya, yang tidak pernah melewatkan waktunya dengan sia-sia. Orang yang kreatif akan memandang barang yang oleh orang kebanyakan dianggap tidak berguna, menjadi sangat berguna dan mempunyai nilai jual. Orang yang kreatif tidak akan ikut dalam deretan panjang pencari kerja, karena dia sendiri yang akan menciptakan lapangan kerja untuk dirinya sendiri dan bahkan orang lain.
 Misalnya :
 1. Memanfaatkan barang bekas Misalnya :
  • Sedotan minuman dibuat bunga
  • Bulu ayam menjadi lukisan
  • Perca menjadi keset

2. Memanfaatkan barang yang disediakan oleh alam,
    misalnya : membuat kerajinan dari tanah liat dari gerabah.
3. Memanfaatkan kejadian/peristiwa yang ada,
    misalnya: berjualan aneka minuman seperti es buah/kelapa, es teler pada waktu musim kemarau.


Wirausaha yang Inovatif
Inovatif adalah suatu temuan baru yang menyebabkan berdaya gunanya suatu produk atau jasa ke arah yang lebih produktif. Beberapa faktor yang mendorong untuk melakukan inovasi dalam usaha antara lain keinginan untuk berprestasi, adanya sifat penasaran atau keinginan untuk menanggung risiko, faktor pendidikan, pengalaman, dan adanya peluang.
Untuk itu seorang wirausaha pada dasarnya dituntut untuk memilki mitos dalam meningkatkan kemampuan inovasi diantaranya :
a.       Teknologi merupakan kekuatan pendorong terhadap inovasi dan kesuksesan.
b.      Proyek yang besar akan lebih mengembangkan masalah inovasi dari
c.       pada proyek kecil.
d.      Spesifikasi teknis sebaiknya dipersiapkan secara lengkap.
e.      Inovasi harus direncanakan terlebih dahulu dan dapat diperkirakan.
f.        Ada kreativitas yang tergantung pada mimpi-mimpi dan gagasan-gagasan
g.       yang mengawang-ngawang.


Contoh kasus
Diana Rikasari (Fashion Blogger)



Remaja kelahiran tahun 1994 ini pertama kali menulis blog tahun 2007 karena ikut ikutan temannya. Sejak tahun 2007 ngeblog memang sedang mewabah di Indonesia. Awalnya Diana hanya menjadikan blog nya sebagai tempat curhat biasa tentang kehidupan sehari hari, tapi secara alami ia jadi membahas tentang fashion. Tanpa bosan, hampir setiap hari Diana mengupdate blognya, karena itulah media untuk mengekspresikan dirinya, idenya dan passion nya dengan apa adanya.

Dari blog nya, Diana memberikan inspirasi fashion yang kreatif, unik dan lucu. Oleh karena itu, kesempatan dari industri datang kepada Diana. Ia dipercaya menjadi fashion stylist untuk sejumlah majalah, film dan bekerja sama dengan pengusaha clothing lokal. Tahun 2011 ia dinobatkan menjadi digital ambassador dari sebuah produk kecantikan untuk remaja karena telah sukses menginspirasi para remaja untuk mengekspresikan dirinya melalui media digital dengan kreatif.

Diana hanya berpromosi melalui website, instagram dan jejaring sosial saja, karena internet sangat kuat membentuk word of mouth. Pemasaran konvensional seperti promosi lewat majalah dan sponsor tetap dilakukan, tapi tidak dijadikan fokus. Basis komunitas Diana memang sudah ada di internet (blog dan twitter), sehingga ia memilih untuk fokus disana. Daripada mengeluarkan uang banyak untuk membuka toko, ia lebih memilih meningkatkan inovasi dan pelayanannya kepada pelanggannya.


Daftar Pustaka

  1. Annisah, 2014. Penerapan Metode Mind Map Dalam Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif Mahasiswa. Jurnal Tarbiyah, Vol. 21. PGMI STAIN Metro Lampung. 2018. Dalam : http://download.portalgaruda.org/article.php?article=523782&val=10703&title=PENERAPAN%20METODE%20MIND%20MAP%20DALAM%20MENINGKATKAN%20KEMAMPUAN%20BERFIKIR%20KREATIF%20MAHASISWA%20(Penelitian%20Tindakan%20Kelas%20pada%20Mahasiswa%20PGMI%20Semester%20V%20STAIN%20Jurai%20Siwo%20Metro) (diunduh, 16 Maret 2018)
  2. Abriando, 2011. Peluang Usaha Kreatif Dan Inovatif . Dalam : http://download.portalgaruda.org/article.php?article=91053&val=5001&title=PELUANG%20USAHA%20KREATIF%20DAN%20INOVATIF (diunduh, 16 Maret 2018)
  3. Susanti, 2012. Model Pendidikan Kewirausahaan di Perguruan Tinggi. Forum Ilmu Sosial, Vol. 39. 2018. Dalam : http://download.portalgaruda.org/article.php?article=444798&val=5664&title=MODEL%20PENDIDIKAN%20KEWIRAUSAHAAN%20DI%20PERGURUAN%20TINGGI%20DALAM%20MENUMBUHKAN%20ENTREPRENEUR%20MUDA%20KREATIF%20DAN%20INOVATIF%20DI%20KOTA%20SEMARANG (diunduh, 16 Maret 2018)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.