Selasa, Mei 29

Manajemen Dalam Memulai Usaha Bisnis


 Manajemen Dalam Memulai Usaha Bisnis


ABSTRAK
Artikel ini di buat untuk mengetahui cara manajemen dalam memulai usaha bisnis , dan kita harus siap dengan mental yang di perlukan untuk memulai nya. menunjukan bahwa setiap orang mempunyai pola pikir kreatif dan selalu berinovasi,  kreativitas  dapat digunakan oleh semua orang dan menghasilkan suatu pandangan bahwa kreativitas tidak boleh di batasi karena jika dibatasi kreativitas setiap orang tidak dapat berkembang dengan baik. Dan pasti akan mengalami proses menjadi pembisnis yang sukses

PENDAHULUAN
Setiap orang berkeinginan untuk selalu ingin mengembangkan ide kreative nya, dan maka dari itu setiap orang ingin membuka bisnis dengan menerapkan system manajemen yang berfungsi untuk kelancaran berbisnis nya.  akan tetapi banyak sekali penghambat yang akan mengganggu ide kreative setiap orang,  untuk menjadi orang yang sukses kita harus pintar menempatkan waktu dimana orang itu akan mengembangkan ide kreativitas nya , maka dari itu ide kreativitas harus selalu di asah agar wawasan untuk mengembang ide kreativitas selalu akan berkembang dan menghasilkan sesuatu yang baru dan berguna untuk semua orang.  Artikel ini berupaya untuk memberikan bagaimana proses ide kreativitas  untuk pembisnis dan dapat di kembangkan untuk kedepannya.

Rumusan Masalah
1.      Apa itu Bisnis ?
2.      Apa itu Manajemen ?
3.      Ada berapa Tingkatan Manajemen ?
4.      Apa  4 Fungsi elemen Manajemen ?


PEMBAHASAN

Pengertian Bisnis
Bisnis adalah seluruh kegiatan yang diorganisasikan oleh orang-orang di dalam bidang perindustrian. Organisasi bisnis terdiri dari pasar, perusahaan, pihak eksternal, dan konsep perubahan. Manajemen perusahaan harus mampu menggunakan sumber daya konseptual maupun sumber daya fisik Untuk mencapai keunggulan kompetitif.
Pengertian  Bisnis yang berkaitan dengan manajemen secara umum kata bisnis  berasal dari Bahasa Inggris business, dari kata busy yang berarti “sibuk” secara individu, kumunitas, atau masyarakat. Dapat diartikan juga sibuk dalam mengerjakan aktivitas dalam pekerjaan yang mendatangkan sebuah keuntungan, baik pribadi maupun sekitarnya.
Dalam ekonomi kapitalis, dapat diartikan kebanyakan sektor bisnis itu dimiliki oleh swasta, organisasi bisnis juga dibentuk untuk mendapatkan laba, dan meningkatkan kemakmuran pribadi pemiliknya. Hal ini juga berlaku dalam wirausaha atau UMKM secara umum di miliki oleh perseorangan. Orang-orang yang mengembangkan bisnis biasanya karena ingin berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi, dengan beberapa pengecualiaan seperti badan-badan koperasi, organisasi non-profit dan beberapa lembaga pemerintahan.

Pengertian Manajemen
Definisi manajemen didefinisikan  secara  beragam  berdasarkan  pakar  manajemen. Teori manajemen banyak ragamnya, demikian pula fungsi-fungsinya, dari yang sangat sederhana sampai yang kompleks maka dari itu dibuat model manajemen dalam suatu organisasi.
Saat pertama kali Anda mempelajari manajemen muncul pertanyaan mendasar adalah mengapa saya harus mempelajari manajemen? Untuk apa? Jawabannya adalah suatu saat Anda akan berada dalam ruang lingkup suatu organisasi dan Anda memiliki kepentingan untuk terlibat ataupun memperbaiki cara-cara pengelolaan organisasi tempat anda bekerja atau bekerjasama atau menjalakan usaha. Cara-cara pengelolaan organisasi yang anda peroleh dari manajemen dengan berbagai macam ruang lingkupnya.
Ilmu manajemen dapat diterapkan bagi semua bentuk organisasi, seperti perusahaan, pemerintah, pendidikan, sosial, politik, keagamaan, dan lainnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, seseorang mempelajari manajemen diharapkan memiliki pengetahuan dasar manajemen dan dapat menerapkannya pada situasi yang ada, dan mampu fleksibel terhadap perubahan lingkungan di sekitarnya.
Mengapa Manajemen dibutuhkan :
  1. Untuk mencapai tujuan
  2. Untuk menjaga keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang saling bertentangan
  3. Untuk mencapai efisiensi dan efektivitas

Tingkatan Manajemen
1.      Manajer lini – pertama
Mengarahkan karyawan operasional, Contoh : Kepala, mandor, penyelia
2.      Manajer menengah
Mengarahkan kegiatan-kegiatan yang mengimplementasikan kebijakan organisasi dan membuat keseimbangan antara tuntutan atasan dan kemampuan bawahannya. Contoh : Kepala bagian, Kepala sub divisi
3.      Manajer puncak
Bertanggung jawab atas keseluruhan manajemen dari organisasi, menetapkan kebijakan operasional dan menuntun interaksi organisasi dengan lingkungan. Contoh kepala eksekutif, direktur utama, wakil direktur

Tingkatan Ruang Lingkup
1.      Manajer Fungsional ; Bertanggung jawab atas satu kegiatan organisasi
2.      Manajer Umum ; Mengatur dan bertanggung jawab pada sebuah unit/divisi yang komplek dan beroperasi secara mandiri.


4 elemen manajemen fungsi, yaitu :
  1. Perencanaan – Planning
Proses menyangkut upaya yang dilakukan  mengantisipasi kecenderungan di masa  yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi. Kecenderungan dalam dunia bisnis saat ini adalah bagaimana merencanakan bisnis yang ramah lingkungan, bagaimana merancang organisasi bisnis yang mapu bersaing dalam persaingan pasar global.
  1. Pengoganisasian – Organizing
Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan di desain dalam sebuah struktur oragnisasi yang tepat dan tangguh, system dan lingkungan organisasi yang konduksif dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.
  1. Pengimplemtasian – Directing
Proses imlementasi program agar bisa dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaran dan produktivitas yang tinggi.
  1. Pengendalian dan pengawasan – Controlling
Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasiadan diimplementasikan bisa berjalan sesuai dengan target yang diharapkan, walaupun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar