Jumat, September 17

PERBEDAAN ENTREPRENEURSHIP, TEKNOPRENEURSHIP DAN SOSIOPRENEURSHIP

PERBEDAAN ENTREPRENEURSHIP, TEKNOPRENEURSHIP DAN SOSIOPRENEURSHIP OLEH : PUTRI AULIYA (@S18-PUTRI)


I.  PENDAHULUAN

Seiring dengan perkembangan zaman, istilah untuk menamakan konsep kewirausahaan saat ini dikenal dengan istilah entrepreneur. Namun, perkembangan zaman serta peningkatan kebutuhan manusia membuat beragam istilah berakhiran “preneur” lainnya muncul. Misalnya saja entrepreneurship, technopreneurship, sociopreneurship. Pada dasarnya istilah-istilah di atas mempunyai tujuan dan konsep yang sama, yaitu mengusung konsep kewirausahaan dalam menjalankan suatu usaha. Tetapi,

terdapat sebuah perbedaan yang menjadi ciri khas dari masing-masing istilah tersebut. Jika diartikan secara harfiah, entrepreneurship dapat didefinisikan sebagai seseorang yang memiliki usaha dan mengelolanya secara mandiri dengan berbagai inovasi serta ide yang diimplementasikan ke dalam usahanya. Seseorang yang menjalankannya kerap kali disebut sebagai wirausaha atau pengusaha.


II.  PEMBAHASAN

a.  Entrepreneurship

Dalam bahasa indonesia terdapat dua terjemahan untuk kata entrepreneur, yaitu wiraswasta dan wirausaha. Wiraswasta atau wirausaha berasal dari bahasa sanskerta yaitu wira- utama, gagah berani, usaha-kegiatan produktif. Dari asal kata tersebut, wiraswasta pada mulanya ditujukan pada orang-orang yang dapat berdiri sendiri. Di (ndonesia kata wiraswasta sering diartikan sebagai orang-orang yang tidak  bekerja pada sektor pemerintah yaitu para pedagang, pengusaha, dan orang-orang yang bekerja di perusahaan swasta, sedangkan wirausahawan adalah orang-orang yang mempunyai usaha sendiri. Dari faktor itulah, adanya mindset entrepreneur sangatlah penting dalam menjalankan bisnis. Sebab dengan mindset entrepreneur,seseorang akan termotivasi untuk selalu produktif dan melakukan inovasi baru untuk menciptakan peluang usaha yang menguntungkan. Contoh wirausaha sukses dan bisnis yang dilakukan Chairil Tanjung.


 

Chairil Tanjung memberi nama perusahaanya Para Group CT mengembangkan bisnisnya ke segala bidang, di bidang keuangan mengambil alih Bank Mega, dan membawahi beberapa bisnis lainnya, diantaranya : Para Global Investindo ( bisnis keuangan), Para Inti Investindo ( media dan investasi ), Para IntiPropertindo ( properti ). Sedangkan di bidang penyiaran dan hiburan memiliki Trans Tv, Trans 7, Trans Studio dan lainsebagainya.


b.  Technopreneurship

Technopreneurship berasal dari gabungan kata “technology” dan “entrepreneurship” (Depositario, et al., 2011). Technopreneurship merupakan proses sinergi dari kemampuan yang kuat pada penguasaan teknologi serta pemahaman menyeluruh tentang konsep kewirausahaan (Sosrowinarsidiono, 2010). Sudarsih dalam Prosiding KNIT RAMP-IPB (2013:57) mengemukakan bahwa technopreneurship adalah proses dan pembentukan usaha baru yang melibatkan teknologi sebagai basisnya dengan harapan bahwa penciptaan strategi dan inovasi yang tepat kelak bisa menempatkan teknologi sebagai salah satu faktor untuk pengembangan ekonomi nasional. Technopreneurship adalah konsep kewirausahaan yang lebih memfokuskan usahanya dalam aspek teknologi. Teknologi tersebut biasanya diciptakan atau diperbarui sajian serta tampilan dari bentuk sebelumnya agar bisa dimanfaatkan sebagai produk yang bisa memudahkan segala pekerjaan manusia. Dengan konsep kewirausahaan seperti ini, maka dibutuhkan beberapa keterampilan atau kemampuan pendukung untuk bisa menjadi seorang technopreneur, diantaranya kreatif, inovatif, mampu menuangkan ide secara benar, paham akan segala jenis risiko yang mungkin dihadapi, dan sebagainya. Daya unggul dari technopreneurship bisa dilihat dari kemutakhiran atas produk yang berhasil diciptakan. Biasanya, produk-produk tersebut akan bertahan dalam jangka waktu lama apabila memiliki nilai ketergantungan atas dasar tersedianya berbagai kebutuhan hidup manusia. Selain itu, dilihat dari konsep dasar wirausahanya yang memanfaatkan teknologi sudah dapat dipastikan produk-produk usaha menampilkan sajian praktis, efisien, dan memudahkan mobilisasi masyarakat. Contoh wirausaha sukses dan bisnis yang dilakukan Achmad Zaky.

 


 

Achmad Zaky merupakan pendiri dari Bukalapak.com yangmampu menfaatkan kebutuhan masyarakat dengan baik yaitumenyediakan akses belanja yang mudah dan cepat dengankonsep e-commerce. Bukapalak tercatat sebagai salah satuperusahaan e-commerce terkemuka di Asia Tenggara dengannilai transaksi mencapai USD 80 juta pada tahun 2014.


c.  Sociopreneurship

Berdasarkan namanya, sociopreneurship adalah kewirausahaan yang mengusung konsep berwirausaha namun di sisi lain bergerak dalam bidang sosial. Jadi, bisa dikatakan jika tujuan utama dari sociopreneurship tidak hanya berfokus pada pencarian keuntungan, tetapi mengejar tujuan dalam hal perwujudan serangkaian kegiatan sosial pula. Makna dari kegiatan sosial di sini adalah bagaimana wirausaha mampu menciptakan ide dan inovasi bisnis untuk menciptakan suatu usaha, di mana tujuan untuk bisa mencapai keuntungan bisa berjalan beriringan dengan serangkaian usaha dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Contoh wirausaha sukses dan bisnis yang dilakukan Nadiem Karim.


Nadime Makarim merupakan seorang lulusan Harvard dan jugapendiri Gojek. Gojek dapat dimasukan ke dalam sociopreneurkarena gojek menyelesaikan permasalahan utama dari ojek yaituketidakpastian dari tarif, gojek berhasil menyisipkan banyaknilai tambah dari ojek seperti go-send, go-food, go-mart, danlain sebagainya, serta gojek juga mengangkat citra profesi pengemudi ojek.

 

III.  KESIMPULAN

Berdasarkan penjelasan di atas mengenai ketiga istilah dalam kegiatan wirausaha, bisa disimpulkan bahwa perbedaan mendasar terletak pada konteks dan tujuan wirausahanya. Ketiga hal tersebut mempunyai konteks berbeda serta tujuan yang hendak diraih. Jika technopreneurship mengusung konsep pada aspek teknologi, maka lainnya halnya dengan sociopreneurship yang menciptakan aspek sosial dan entrepreneurship mengenai pedagang. Ketiga konsep berwirausaha di atas meskipun mempunyai konsep dan tujuan berbeda, tetapi ketiganya sama-sama mempunyai tujuan untuk mendapatkan keuntungan serta memberikan kemudahan bagi masyarakat ketika menggunakannya.


DAFTAR PUSTAKA

https://emiten.com/info/perbedaan-technopreneurship-sociopreneurship-ecopreneurship/

https://medium.com/@nandazmann/perbedaan-entrepreneur-intrapreneur-technopreneur-sociapreneur-dan-ecopreneur-57e220a802b5

https://giletules.blogspot.com/2018/03/pengertian-dan-perbedaan.html

https://core.ac.uk/download/pdf/300042552.pdf

https://www.academia.edu/16506325/MAKALAH_ENTREPRENEURSHIP_entrepreneurial_mindset

https://www.academia.edu/34646977/Macam_Macam_Entrepreneurship_Beserta_Contoh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.