Jumat, September 17

STARTUP BLANJA.COM OLEH PUTRI AULIYA

STARTUP PERINGKAT DELAPAN BELAS DIBUAT OLEH PUTRI AULIYA (@S18-PUTRI MEMBAHAS BLANJA.COM)

I.  PENDAHULUAN

Dewasa ini cara berbelanja masyarakat mengalami perubahan trend dari berbelanja secara tradisional menuju berbelanja secara online sejalan dengan berkembanganya teknologi telekomunikasi dan internet yang semakin pesat. Blanja.com adalah e-commerce hasil joint-venture antara PT Telkom dengan eBay Inc sebagai mitra global. Merek Blanja.com adalah merek di industri e-commerce yang tidak sebaik yang diharapkan dengan adanya ecommerce pesaing seperti Tokopedia, Bukalapak, dan lain-lain karena kunjungan situs web yang tidak bertumbuh (iPrice, 2019), selain itu keluhankeluhan konsumen terhadap cara Blanja.com berkomunikasi yang menggunakan sistem Robot, bagaimana Blanja.com menawarkan produk (Playstore, 2019) serta merek Blanja.com yang kurang diakui di industri e-commerce menjadi penyebab dari buruknya nilai merek.

Merek Blanja.com dalam StartupRanking dinyatakan rangking 6 startup Indonesia serta rangking 115 startup dunia karena status Blanja.com masih Cockroach, dibandingkan dengan perusahaan pesaing di industri e-commerce yang sudah memiliki status Unicorn (Gunawan, 2019). Hal ini memberikan citra buruk bagi Blanja.com di mata konsumen pada industri e-commerce dalam interaksi terhadap konsumen. Hal ini membawa serta nilai merek e-commerce Blanja.com tidak terkenal seperti pesaing-pesaing nya di industri e-commerce.

II.  PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil penelitian, temuan peneliti  mengenai  interaktivitas situs web  tidak sepenuhnya berpengaruh terhadap pengetahuan merek dan persepsi nilai merek konsumen. Kendali pengguna menjadi satu variabel dalam penelitian ini yang tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kesadaran merek dan citra merek, bertentangan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Barreda, Bilgihan, Nusair, & Okumus (2016). Kendali pengguna terhadap cara mereka di berikan  kebebasan  dalam  memegang  kendali  terhadap  apa  yang  ingin  mereka lihat  dan  rasakan  dari  situs  web  Blanja.com tidak menjadi acuan dalam membangun kesadaran merek dan citra merek, serta nilai merek dari Blanja.comBerdasarkan   penelitian   ini, komunikasi   dua   arah   dapat   menciptakan kesadaran  merek  dan  citra  merek  online  yang  positif. Perusahaan  di  sarankan untuk  membangun  komunikasi  yang  menyediakan cara  yang  efektif untuk mengumpulkan  umpan  balik  pengunjung,  membuat  pengguna  merasa  seperti merek  ingin  mendengarkan  pengunjungnya,  mendorong  pengunjung  untuk menawarkan umpan balik mereka dan menawarkan    berbagai   peluang pengunjung  untuk  berkomunikasi. Hal  ini  dimungkinkan untuk menyiratkan bahwa  para  pengguna  yang  merasa  berkomunikasi  secara  timbal  balik  dengan merek dan pengguna lain cenderung  membangun  persepsi  positif, kuat, dan berbeda dari merek tersebut.Pada  peningkatan selanjutnya,  Blanja.com diharapkan  dapat  mendesain situs web yang  memberdayakan  pengguna  melalui  interaksi  dua  arah  antara konsumen-perusahaan. Persepsi  mengenai  komunikasi  dapat  meningkatkan persepsi positif dari merek Blanja.com yang pada gilirannya akan mempengaruhi  individu  untuk  menganggap  situs  web  Blanja.com  berharga, bernilai, dan terkenal.Pada  model  penelitian  ini,  terdapat  21%  kemungkinan  bahwa  masih  ada variabel  lain  yang  dapat  menjelaskan Brand  Awareness,  4%  kemungkinan bahwa masih ada variabel lain yang dapat menjelaskan Brand Image, serta 6% kemungkinan  bahwa  masih  ada  variable  lain  yang  dapat  menjelaskan Brand Value.  Pada  penelitian  selanjutnya,  disarankan  untuk  menambahkan  variabel-variabel seperti Brand Choice, Buying Intention, dan Brand Relationship Quality yang berhubungan dengan prediksi Brand Awareness, Brand Image, dan Brand Value. Tujuan penambahan variabel tersebut agar model penelitian  ini  mampu menghasilkan  kemajuan  yang  signifikan dalam menjelaskan  variabel  terhadap Brand Awareness, Brand Image, dan Brand Value.Untuk penelitian selanjutnya, dipersilakan untuk menggunakan objek pada industri-industri lainnya dengan menggunakan penelitian ini sebagai acuan agar terciptanya generalisasi penelitian.

III.  KESIMPULAN

Terdapat  pengaruh  kemudahan  penggunaan  terhadap  minat menggunakan  situs  jual  beli online. Hasil   analisis   menunjukkan   bahwa   dengan   adanya peningkatan kemudahan dalam penggunaan maka minat menggunakan situs jual beli online akan mengalami  peningkatan.  Dari  hasil  analisis  dapat  diketahui  bahwa Blanja.com merupakan  situs jual beli yang harus mengutamakan kemudahan dalam penggunaan.Terdapat pengaruh kemanfaatan terhadap  minat  menggunakan situs jual beli online. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa dengan semakin meningkatnya kemanfaatan maka minat menggunakan situs jual beli online akan  mengalami peningkatan.  Dari  hasilanalisis  dapat  diketahui  bahwa Blanja.com merupakan situs jual beli online yang harus mengutamakan kemanfaatan dalam mendukung minat menggunakan situs jual beli online.


DAFTAR PUSTAKA

https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/management/article/view/12173/11975

https://www.jurnalintelektiva.com/index.php/jurnal/article/view/307/213

https://ejournal.iisip.ac.id/index.php/jisip/article/view/12

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.