Jumat, Oktober 22

Apa Itu Model Bisnis Canvas Dan Seberapa Pentingnya?

 

Apa Itu Model Bisnis Canvas Dan Seberapa Pentingnya?


(@S16-ANGGA ) 

Abstrak

Bisnis merupakan proses transaksi, baik dalam bentuk produk atau jasa yang ditujukan kepada konsumen untuk mendapatkan keuntungan. Performa bisnis dipengaruhi oleh faktor lingkungan perubahan, serta model bisnis. Lingkungan dianggap sebagai akses pertama perusahaan untuk mendapatkan keuntungan. Sebuah perusahaan dianggap sukses jika mereka mampu mengidentifikasi kebutuhan konsumennya. Sedangkan faktor perubahan merupakan ancaman bagi perusahaan. Perusahaan yang lambat dalam merespon perubahan akan semakin tertinggal.

Sementara itu model bisnis merupakan prototipe yang dikembangkan oleh perusahaan untuk menjabarkan bagaimana sebuah proses dalam perusahaan berjalan dan menciptakan value bagi stakeholder perusahaan. Perusahaan tersebut acapkali menjiplak model bisnis dari perusahaan lain tanpa melakukan penyesuaian terlebih dahulu. Karena itu agar sebuah perusahaan mampu bersaing, maka perusahaan tersebut harus memperhatikan proses desain model bisnisnya. Model Bisnis didefinisikan sebagai model yang menjabarkan bagiamana sebuah perusahaan bergerak dalam mendapatkan keuntungan.

PEMBAHASAN

Business Model Canvas

Business Model Canvas (BMC) ialah suatu kerangka kerja yang membahas model bisnis dengan disajikan dalam bentuk visual berupa kanvas lukisan, agar dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah. Model ini digunakan untuk menjelaskan, memvisualisasikan, menilai, dan mengubah suatu model bisnis, agar mampu menghasilkan kinerja yang lebih optimal.[1]

BMC dapat digunakan untuk semua lini bisnis tanpa terbatas sektor usahanya. BMC sangat membantu untuk mempercepat proses analisis kekuatan dan kekurangan bisnis. Dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan, maka analisis kebutuhan dan profit dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.

Apa itu Bisnis Model Canvas?

Bisnis model canvas adalah kerangka manajemen sebuah bisnis yang dibuat untuk merancang bagaimana strategi bisnis akan dijalankan. 

Sesuai namanya, bisnis canvas dibuat dalam sebuah framework sederhana yang pertama kali diciptakan oleh Alexander Osterwalder, seorang entrepreneur asal Swiss, pada tahun 2005. 

Dengan kerangka sederhana, bisnis model canvas akan memudahkan Anda melihat gambaran tentang sebuah ide bisnis dan rencana realisasinya dengan cepat. Jadi, jauh lebih ringkas dibanding sebuah bisnis plan

Itulah kenapa sebuah model bisnis canvas perlu dibuat untuk mendiskusikan ide bisnis yang dimiliki dan mengembangkannya. Tidak hanya itu, Anda juga bisa lebih cepat dalam mengambil keputusan apakah ide bisnis Anda menguntungkan untuk dilanjutkan atau tidak. 

Tapi, kalau dilihat sepintas, sebenarnya alur model dari BMC ini sangat sederhana dan mudah kamu buat lho. Karena, secara garis besar, alurnya mengalir dari satu elemen bisnis menuju elemen penting berikutnya.

BMC Penting untuk Perusahaan

Nah, kenapa BMC ini sangat penting sebelum memulai bisnis? Karena dengan kesembilan elemennya, sebenarnya kita sudah bisa memvalidasi apakah satu ide bisnis itu potensial atau tidak. Karena itu, membuat bisnis model canvas adalah hal paling awal yang biasanya dibutuhkan seorang pengusaha pemula atau pengusaha yang mau membuat suatu usaha baru.

Pasti pertanyaan selanjutnya yang kamu ingin tahu yaitu apa saja kesembilan elemen ini dan bagaimana cara membuat sebuah BMC yang baik, kan? Tenang, karena kita akan bahas semuanya disini!



 

 Adapun manfaat dari business model canvas yaitu:

Mempersingkat Waktu Penulisan Perencanaan

Jika menggunakan metode konvensional, maka pelaku usaha tentu harus menuliskan panjang lebar terkait perencanaan bisnis yang akan dibuat. Akan tetapi, dengan BMC maka perusahan hanya perlu mengisi poin-poin perencanaan bisnis sesuai dengan blok yang telah ditetapkan tanpa perlu menulis panjang lebar. Penentuan poin-poin penting ni semakin terarah dengan adanya blok yang telah disediakan.

Meningkatkan Fokus Perusahaan

Business model canvas dapat meningkatkan fokus perusahaan terhadap poin penting dari perencanaan penting yang telah dibuat. Dalam hal ini perusahaan perlu fokus pada elemen yang paling penting terlebih dahulu yang dinilai memberikan dampak besar dan mendorong pertumbuhan perusahaan. Intinya, BMC dapat membantu pemahaman dan dapat melihat gambaran keseluruhan bisnis sehingga dapat terlihat kekuatan dan kelemahan tergantung pada inputnya. Hal tersebut akan membangun model bisnis sedemikian rupa sehingga keseluruhannya terdiri dari dan lebih besar dari jumlah bagian yang ada.

Lebih Terstruktur

Perlu diketahui dengan menggunakan business modle canvas maka pelaku bisnis tidak perlu membuat perencanaan bisnis yang sangat panjang dan menghabiskan banyak waktu. Business model camvas dapat dijadikan brainstorming saat meeting dengan seluruh karyawan. Bagian penitngnya business model canvas dapat mempercepat proses meeting dan membuat diskusi menjadi lebih terstruktur agar tidak melenceng ke pembahasan yang lain.

Mengurangi Risiko

Business model canvas dapat mengurangi risiko dari kekeliruan dalam eksekusi bisnis. Jadi, secara tidak langsung BMC ini dapat dijadikan dokumen blueprint perencanaan bisnis untuk suatu perusahaan. Sebagai contoh ketika ada pelaku bisnis yang sedang melakukan eksekusi bisnis maka mereka dapat menjadikan BMC sebagai panduan perusahaan untuk menjalani eksekusi bisnis berdasarkan poin yang telah dirancang sebelumnya. Dengan demikian perusahaan dapat mengurangi risiko kekeliruan dalam eksekusi bisnis.

 

Blok Model 9 Elemen Bisnis Model Canvas :

Offering

·         Value Proposition

Dalam bisnis selalu ada produk atau jasa yang akan ditawarkan. Dalam blok area Value Proposition mencakup produk atau layanan apa yang ditawarkan untuk calon customer.

Customer

·         Customer Segments

Customer Segments menjadi blok area yang paling utama karena dari pelanggan-lah kita akan mendapatkan pemasukan.

·         Channels

Channels merupakan sarana untuk menyampaikan nilai atau manfaat dari produk kepada customer segment.

·         Customer Relationship

Merupakan mekanisme yang dilakukan oleh startup untuk berhubungan dengan pelanggan. Tujuannya untuk meningkatkan traksi, sehingga tidak berpaling ke produk kompetitor. Di dalam lingkup ini yang dinilai adalah bagaimana menjalin hubungan dengan pelanggan. Agar pelanggan tidak mudah berpaling ke bisnis yang lain, maka sangat penting untuk menjalin hubungan yang baik. Selain itu, diperlukan juga pengawasan yang ketat dan intensif.

Infrastructure

·         Key activities

Key activities merupakan berbagai kegiatan yang perlu akan dilakukan untuk merealisasikan empat elemen di atas, mulai dari riset konsumen, pengembangan produk, hingga distribusi melalui kanal yang dipilih. Kemudian mencakup segala aktivitas yang harus dilakukan seorang pelaku bisnis untuk menghasilkan produk atau layanan yang baik dan memuaskan. Yang termasuk dalam lingkup ini adalah branding, packaging, pasaran internet dan lainnya.

·         Key Resources

Berbagai kebutuhan yang perlu disediakan untuk merealisasikan model bisnis, bisa berupa dukungan orang, alat atau perangkat lunak, dan lain-lain. Hal ini yang termasuk dalam area Key Resources adalah berbagai sumber daya yang dimiliki pebisnis atau organisasi untuk mewujudkan proposisi nilai seperti manusia, brand, peralatan, dan teknologi.

·         Key Partnership

Key Partnership berisi pihak-pihak yang menjadi penentu terhadap jalannya suatu bisnis. Key Partnership mempengaruhi suksesnya suatu bisnis. Bisnis yang baik tidak hanya mampu menjalin hubungan dengan para pelanggan saja, tapi juga dengan pihak yang bersangkutan lainnya seperti pemasok dan tim pemasaran.Misalnya yang dikembangkan adalah platform e-commerce, bisa jadi yang menjadi rekanan utamanya adalah pemasok barang atau distributor.

Finance

·         Revenue Stream

Model bisnis kanvas adalah mencakup langkah-langkah yang harus dikuasai oleh seorang pebisnis. Seperti pemanfaatan biaya iklan, langganan, penjualan retail, lisensi, dan sebagainya.

·         Cost Structure

Berisi biaya-biaya yang perlu dikeluarkan untuk mengembangkan, memasarkan dan mendistribusikan layanan yang berhasil dikembangkan startup.Lalu meliputi biaya-biaya apa saja yang harus dikeluarkan untuk membentuk, memproduksi dan memasarkan produk atau layanan bisnis. Dengan pengelolaan biaya yang benar, bisnis yang kita jalankan akan menjadi lebih efisien, hemat dan meminimalkan risiko kerugian.

 

Tujuan Business Model Canvas

Pembuatan business model canvas bertujuan dalam membantu perusahaan guna merancang perencanaan bisnisnya serta menetapkan dan memvalidasi berbagai poin penting dalam bisnis seperti sumber daya yang ada,aktivitas, hubungan yang hendak dijalani dengan pihak-pihak terkait, mengenai pendapatan serta pengeluaran yang harus dikeluarkan.

Referensi :

https://www.jojonomic.com/blog/business-model-canvas/

https://id.wikipedia.org/wiki/Business_Model_Canvas

https://www.niagahoster.co.id/blog/bisnis-model-canvas/

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.