Jumat, Oktober 22

Manfaat Business Model Canvas bagi pebisnis pemula

    


    Di dalam sebuah bisnis, apapun bentuknya, pastinya ada beberapa orang yang mengoperasikan agar kegiatan usaha terus berjalan. Di dalam sebuah bisnis juga memerlukan strategi, manajemen, maupun sistem yang mempermudah orang-orang di dalamnya untuk bekerja secara efektif dan sesuai goals yang dimiliki perusahaan. Salah satu model bisnis yang terbukti efektif dan sering diterapkan adalah bisnis model canvas.

Bisnis model canvas merupakan sebuah tool dalam strategi manajemen untuk menterjemahkan konsep, konsumen, infrastruktur maupun keuangan perusahaan dalam bentuk elemen-elemen visual.

Konsep bisnis model canvas mengandalkan gambar-gambar ide sehingga setiap orang memiliki pemahaman yang sama dan riil terhadap tipe-tipe konsumen mereka, pengeluaran biaya, cara kerja perusahaan dan sebagainya.

Untuk membuat atau membuka sebuah usaha, pastinya dibutuhkan rencana yang sangat matang dan jelas dari segala aspek. Kamu/kita mau  membuka bisnis sendiri, baik itu bisnis kuliner, fashion, edukasi, atau usaha lainnya?

Nah, pastinya wajib membuat perencanaan yang maksimal supaya bisa menarik pelanggan dan produk atau jasa yang ditawarkan bisa laku keras. Karena itu, wajib mengenal dan membuat business model canvas sebelum membuka usaha. Pembuatan business model canvas ini bisa membantu mengatur dan merencanakan usaha, bahkan dari dasarnya. 

Model bisnis ini pertama kali diperkenalkan oleh Alexander Osterwalder dalam bukunya yang berjudul Business Model Generation. Dalam buku tersebut, Alexander mencoba menjelaskan sebuah framework sederhana untuk mempresentasikan elemen-elemen penting yang terdapat dalam sebuah model bisnis.

Kerangka model ini paling populer bagi bisnis startup karena mampu menjelaskan, memvisualisasikan, menilai, dan mengubah model bisnis sehingga menghasilkan kinerja yang lebih optimal.

Perlu diketahui dengan menggunakan business modle canvas maka pelaku bisnis tidak perlu membuat perencanaan bisnis yang sangat panjang dan menghabiskan banyak waktu. Business model canvas dapat dijadikan brainstorming saat meeting dengan seluruh karyawan.

Bagian penitngnya business model canvas dapat mempercepat proses meeting dan membuat diskusi menjadi lebih terstruktur agar tidak melenceng ke pembahasan yang lain.

kalau dilihat sepintas, sebenarnya alur model dari BMC ini sangat sederhana dan mudah buat lho. Karena, secara garis besar, alurnya mengalir dari satu elemen bisnis menuju elemen penting berikutnya.

 


Sembilan elemen BMC tersebut adalah customer segment, value proposition, channels, customer relationship, revenue streams, key resource, key activities, key partnership, cost structure. Berikut adalah penjelasan dari setiap elemen business model canvas.

 

1. Customer Segment​

Salah satu elemen penting untuk memulai langkah awal untuk menentukan target pasar Anda. Dalam hal ini pebisnis harus tahu segment pelanggan sesuai dengan layanan/produk yang akan kita berikan.

 

2. Value Proposition

Menjadi alasan mengapa pelanggan memilih jasa/barang yang perusahaan Anda tawarkan. Kesempatan ini juga dapat digunakan untuk menunjukan keunggulan dan menyelesaikan permasalahan pelanggan dengan cara baru.

 

3. Channels

 

Sederhananya channel adalah cara untuk menjangkau customer melalui media berupa website, aplikasi, sales person, hingga online advertisement. Penentuan channels ini sendiri menjadi elemen penting bagi keberhasilan sebuah  bisnis,

 

4. Customer Relationship

 

Salah satu cara terbaik untuk menjalin hubungan baik dengan konsumen, sehingga dibutuhkan kebijaksanaan untuk memberikan pelayanan yang terbaik, baik dari segi biaya, layanan maupun harga produk.


5. Revenue Streams

 

Aliran pendapatan yang masuk ke perusahaan yang di dapat dari pelanggan, karena dalam menjalankan bisnis perusahaan ada biaya yang harus dipertimbangkan seperti produk, bahan baku atau tenaga kerja.

 

6. Key Resource

 

Merupakan daftar sumber daya yang harus direncanakan, serta menjadi asset penting agar


7. Key Activities

 

Mencakup semua aktivitas yang berkaitan dengan sebuah produk untuk mendapatkan hasil dari bisnis, yang perlu diukur efektifitasnya setiap waktu. Selain itu key activities akan menghasilkan proposisi nilai.

 

8. Key Partnership 

 

Elemen penting yang sangat berpengaruh pada konsistensi dan kelanjutan bisnis dalam periode waktu yang lama. Partner kunci ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dari key activites yang telah dibuat sebelumnya. Selain itu sudah menjadi hal wajib untuk menjalin hubungan baik dalam sebuah kelancaran.

 

9. Cost Structure

 

Elemen terakhir yang tak kalah pentingnya adalah struktur biaya yang perlu dipantau dan diperhatikan agar bisnis tetap efisien dalam perjalanannya untuk mendapatkan Revenue.

 

 

Manfaat Business Model Canvas

 

Terdapat beberapa manfaat Business Model Canvas (BMC) bagi perusahan. Manfaat tersebut antara lain ;

 

•           Mempersingkat penulisan perencanaan bisnis

 

Dengan metode konvensional,  pelaku usaha akan diharuskan menulis panjang lebar mengenai perencanaan bisnis yang akan dibuat. 

Sementara dengan business model ini, perusahaan hanya perlu mengisi poin-poin perencanaan bisnis sesuai blok yang ditetapkan tanpa perlu menulis panjang lebar.  Penentuan poin penting pun semakin terarah dengan blok yang telah disediakan.

 

•           Meningkatkan fokus perusahaan terhadap poin penting perencanaan bisnis

 

BMC memfokuskan bisnis pada elemen strategis yang paling penting dan akan memiliki dampak terbesar pada mendorong pertumbuhan. Sifat visualnya membantu pemahaman dengan dapat melihat gambaran keseluruhan bisnis dan dengan demikian melihat area kekuatan dan kelemahan tergantung pada input. Itu membangun model bisnis sedemikian rupa sehingga keseluruhan terdiri dari dan lebih besar dari jumlah bagian.

 

•           Mengurangi resiko kekeliruan dalam eksekusi bisnis


Secara tidak langsung, business model ini dapat dijadikan dokumen blueprint perencanaan bisnis untuk perusahaan.

 

Ketika pelaku bisnis melakukan eksekusi bisnis, mereka dapat menjadikan Business Model Canvas akan menjadi panduan perusahaan untuk menjalani eksekusi bisnis berdasarkan poin yang telah dirancang sebelumnya. Dengan demikian, perusahaan pun dapat mengurangi resiko kekeliruan dalam eksekusi bisnis.

 


referensi


https://lifepal.co.id/media/contoh-bisnis-model-canvas/ 

https://www.jojonomic.com/blog/business-model-canvas/ 

https://greatdayhr.com/id-id/blog/business-model-canvas/

https://smartpresence.id/blog/bisnis/apa-itu-business-model-canvas










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.