Jumat, Oktober 1

BERFIKIR KREATIF DAN INOVATIF

 



Disusun Oleh : ( @S16-ANGGA)

ABSTRAK

Kreativitas dan inovasi adalah topik yang relevan tidak hanya untuk pengusaha yang baru mulai, tetapi juga untuk kegiatan bisnis pada umumnya. Konsep kewirausahaan pemasaran adalah disiplin ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan, dan kemampuan seseorang perilaku dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan peluang usaha dalam upaya mendapatkan selesai. Tujuan dari penelitian ini adalah: pertama, untuk mengetahui dan menganalisis kreativitas dan inovasi berpengaruh signifikan secara simultan terhadap pemasaran kewirausahaan. Kedua, untuk mengidentifikasi dan menganalisis kreativitas dan inovasi berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kewirausahaan pemasaran. Ketiga, mengidentifikasi dan menganalisis antara kreativitas dan inovasi yang dominan mempengaruhi pemasaran kewirausahaan.

Berdasarkan hasil analisis data menggunakan regresi linier berganda, hasil penelitian adalah sebagai berikut: Pertama, kreativitas dan inovasi berpengaruh signifikan secara simultan terhadap pemasaran kewirausahaan. Kedua, kreativitas dan inovasi berpengaruh signifikan secara parsial menuju pemasaran kewirausahaan. Ketiga, kreativitas merupakan pengaruh yang dominan terhadap pemasaran kewirausahaan.

Kata kunci: Kreativitas, inovasi pemasaran kewirausahaan 


PEMBAHASAN

K R E A T I F

Kreatif adalah kemampuan memiliki daya cipta atau memiliki kemampuan untuk menciptakan. Sehingga kata kuncinya adalah menciptakan sesuatu yang baru. Kreatif pengusaha/pembisnis yaitu kreatif berbisnis untuk menciptakan kreatif industri.


 


kreatif dalam bisnis

Kreatif dalam usaha :

1. Kreatif membuat usaha baru

2. Kreatif dalam periklanan dan marketing

3. Kreatif dalam pengemasan produk

4. Kreatif dalam menciptakan brand produk

5. Kreatif dalam mengatasi masalah  

Selain itu,ada juga tips untuk mengasah kreatifitas :

a. Menciptakan tujuan yang jelas agar menciptakan ide-ide yang jelas

b. Mempelajari kemampuan fundamental yang diperlukan

c. Focus pada satu aktifitas kreatif

d. Keluar dari zona nyaman

e. Biarkan pikiran bebas berimajinasi

f. Mencoba hal-hal baru untuk meningkatkan pengalaman

g. Motivasi non material

h. Memiliki ketekunan, semangat, kedisiplinan dan kegigihan dalam melakukan sesuatu

i. Percaya bahwa anda kreatif

j. Mengevaluasi ide-ide sendiri secara jujur

 

 

 

KREATIVITAS PRODUK




Pendahuluan

·         Kreativitas merupakan yang sangat penting bagi seorang wirausaha.

·         Wirausaha akan menghadapi medan persaingan yang ketat, sehingga harus kreatif dan tidak mudah mati akal.

·         Dengan kreativitas akan mampu keluar, melihat dan menangkap peluang.


 

 

Kreativitas menjadi sangat penting karena :

1.      Wirausaha yang kreatif dapat meluncurkan produk yang belum pernah dibuat dipasar.

2.      Manusia kreatif bukanlah peniru, melainkan pemimpin.

3.      First mover advantage.

4.      Kreativitas dapat mencari cara atau jalan keluar baru, membuka terobosan” dan menciptakan perbedaan2” yang menonjol dan disukai pasar.

5.      Risiko adalah bagian dari kehidupan seorang wirausaha sehari-hari.

6.      Kreativitas menghubungkan titik-titik yang terpisah dan terisolasi.

 

Contoh Kreativitas dalam Bisnis

·         Pada 1980, seorang mantan pegawai PT Pertamina melihat banyak orang asing tidak berani minum air keran dihotel” Indonesia, padahal dinegaranya air keran dapat langsung diminum karena sangat higienis.

·         Tirto Oetomo segera membangun usaha air yg layak diminum dalam kemasan.

·         Aqua berhasil menggantikan ceret-ceret yang biasa dipakai dirumah-rumah.

·         Berkat manusia kreatif yg melihat celah dan mau mengomersialisasikannya dan menanam resiko.

Orang Dewasa Yang Tidak Kreatif

·         Sejak lahir manusia sudah dibekali modal yang jauh lebih penting dari sekedar uang, yaitu OTAK.

·         Dengan modal tersebut, kita dapat berpikir, bertindak dan menyelesaikan masalah jauh lebih baik dari mesin atau makhluk hidup lainnya.

·         Dengan OTAK yang sehat, kita dapat berpikir kreatif, sehingga timbul gagasan-gagasan dan terobosan-terobosan usaha yang inovatif.

 

 

Pembuka Pintu kesulitan

·         Berpikir Kreatif:

a)      Melihat dengan sudut pandang (perpektif) baru.

b)      Menemukan hubungan baru.

c)      Membentuk kombinasi baru dari objek, konsep atau fenomena.

 

Melihat dengan sudut pandang baru

v  Sebenarnya masalah yang kita hadapi tidak , tetapi yang kita ubah adalah cara kita dalam memandang masalah tersebut melalui pola pikir positif.

v   Misal : memandang kegagalan sebagai sukses yang tertunda, bukan kegagalan sebagai alasan untuk frustasi berat

 



 



Hambatan Kreativitas

v  Sebagai manusia, kita adalah ciptaan Tuhan yang unik, tidak ada dua orang manusia yang 100 % sama, sekalipun mereka kembar.

v  Dalam ilmu ekonomi segala keunikan mempunyai nilai ekonomis, yang dapat dibentuk menjadi sesuatu yang berharga sesuai fitrah keunikan kita masing-masing atau menghasilkan kesejahteraan.

 

Hambatan Kreativitas (Lanjutan)

1. Hambatan Persepsi

2. Hambatan Emosi

3. Hambatan Kultural

4. Hambatan Lingkungan

5. Hambatan Intelektual



Teknik Meningkatkan Kreativitas dengan Teknik“CREATE” dan Teknik Visual

v  Membuat COMBINASI baru

v  Menggunakan input yang RANDOM

v  Membuat ELIMINASI

v  Menggunakan ALTERNATIF

v  Mencoba cara pikirTERBALIK

v  Kasus EKSTRIM

 

TeknikVisual berhubungan dengan Seeing, Imagining, dan Drawing.Prinsip-Prinsip Berpikir Kreatif

1.      Pola pikir kreatif diawali oleh teori ketidak sempurnaan

2.      Berpikir tidak sama dengan pesaing

3.      Berpikir lebih mendetil

4.      Memiliki hasil yang sempurna

5.      Harus menghasilkan sebuah solusi

6.      1% Knowledge + 99% Imagination.

 

 


 

Pola pikir kreatif diawali oleh teori ketidak sempurnaan

 



 

Berpikir tidak sama dengan pesaing



 

 

Creative Product /Packaging


 


 

Creative Product /Packaging

 




 

Berpikir lebih mendetil



 

Memiliki hasil yang sempurna


 

Harus menghasilkan sebuah solusi



 

1% Knowledge + 99% Imagination



 

“Kreativitas terdiri dari 1 persen inspirasi dan 99 persen kerja keras” (Thomas Alva Edison)

KREATIVITAS 99,9 % DIDAPAT KARENA MEMULAI BUKAN MEMIKIRKAN


Pengertian Inovasi

Inovasi adalah suatu ide, barang, kejadian, metode, yang dirasakan atau

diamatisebagai suatu hal baru bagi seseorang atau sekelompok orang

(masyarakat).

Ø 8 th Habits of Highly Effective People (Stephen Covey), terdiri dari :

· Proaktif

Menjadi proaktif adalah sesuatu yang lebih dari sekedar mengambil inisiatif. Proaktif berarti menyadari bahwa kita bertanggung jawab terhadap pilihan-pilihan kita dan memiliki kebebasan untuk memilih berdasarkan prinsip dan nilai, dan bukan berdasarkan suasana hati atau kondisi di sekitar kita. Orang-orang yang proaktif adalah agen-agen perubahan, dan memilih untuk tidak menjadi korban, untuk tidak menjadi reaktif; mereka memilih untuk tidak menyalahkan orang lain.

· Bermula dari ujung pemikiran

Individu, keluarga, tim dan organisasi membentuk masa depan mereka dengan terlebih dahulu menciptakan sebuah visi mental untuk segala proyek, baik besar maupun kecil, pribadi atau antarpribadi. Mereka tidak sekedar hidup dari hari ke hari tanpa tujuan yang jelas dalam pikiran mereka. Mereka mengidentifikasi diri dan memberikan komitmen terhadap prinsip, hubungan, dan tujuan yang paling berarti bagi mereka.

· Dahulukan hal utama

Mendahulukan yang utama berarti mengatur aktivitas dan melaksanakannya berdasarkan prioritas-prioritas yang paling penting. Apa pun situasinya, hal itu berarti menjalani kehidupan dengan didasarkan pada prinsip prinsip yang dirasakan paling berharga, bukan oleh agenda dan kekuatan sekitar yang mendesak saja.

· Berfikir menang-menang

Berpikir menang-menang adalah kerangka pikiran dan hati yang berusaha

mencari manfaat bersama dan saling menghormati di dalam segala jenis interaksi.

Berpikir menang-menang adalah berpikir dengan dasar-dasar Mentalitas Berkelimpahan yang melihat banyak peluang, dan bukan berpikir dengan Mentalitas Berkekurangan dan persaingan yang saling mematikan. Karakter ini bukanlah berpikir secara egois (menang-kalah) atau seperti martir (kalah[1]menang) . Karakter ini adalah berpikir dengan mengacu kepada kepentingan “kita”, bukan “aku”.

· Memahami untuk dipahami

Effective Communication yang dimaksud adalah berkomunikasi dengan

empathy; berusaha memahami dulu, baru kemudian berusaha dipahami. Jika kita

mendengar dengan maksud untuk memahami orang lain, dan bukan sekedar untuk mencai celah untuk menjawab, kita bisa memulai komunikasi dan pembentukan hubungan yang sejati. Peluang-peluang untuk berbicara secara terbuka dan untuk dipahami kemudian akan datang secara lebih alamiah dan mudah. Berusaha untuk memahami memerlukan pertimbangan matang; berusaha untuk dipahami memerlukan keberanian. Efektivitas terletak pada menyeimbangkan atau menggabungkan keduanya.

· Sinergi

Sinergi adalah alternatif ketiga – bukan cara saya, cara Anda, tetapi sebuah

cara ketiga yang lebih baik daripada apa yang bisa kita capai sendiri-sendiri.

Sinergi merupakan buah dari sikap menghormati, menghargai, dan bahkan

merayakan adanya perbedaan di antara orang-orang. Sinergi bersangkut paut

dengan upaya untuk memecahkan masalah, meraih peluang dan menyelesaikan

perbedaan. Ini seperti kerja sama kreatif di mana 1 + 1 = 3, 11, 111, … atau

lebih banyak lagi. Sinergi juga merupakan kunci keberhasilan dari tim atau

hubungan efektif mana pun. Sebuah tim yang bersinergi adalah sebuah tim yang

saling melengkapi, di mana tim itu diatur sedemikian rupa sehingga kekuatan dari

para anggotanya bisa saling menutupi kelemahan-kelemahan nya. Dengan cara

ini kita mengoptimalkan kekuatan, bekerja dengan kekuatan tersebut, dan

membuat kelemahan dari masing-masing orang menjadi tidak relevan.

· Menajamkan Ketahanan, Fleksibilitas dan Kekuatan

Mengasah gergaji berkenaan dengan upaya kita untuk memperbarui diri

secara terus-menerus pada empat bidang dasar kehidupan: fisik,  sosial/emosional, mental, dan spiritual. Ini adalah karakter yang meningkatkan kapasitas kita untuk menjalankan semua kebiasaan lain yang akan meningkatkan efektivitas kita.

· Menemukan Keunikan dan Membantu Orang Lain Menemukannya

Dari perilaku efektif menjadi luar biasa. Mulailah dengan menemukan atau

mengenali keunikan diri sendiri. Potensi diri, pada empat elemen utama :

1. Pikiran (mind)

2. Tubuh

3. Hati

4. Jiwa

 

Ø Inovasi memang mutlak, agar pelanggan tidak lari. Beberapa praktek

inovasi yang paling sederhana dimulai dari :

· Inovasi kemasan,

Di mana sentuhan pembaharuan dilakukan kepada aspek kemasan, namun isi sama, dengan tujuan untuk meningkatkan daya tarik (attractiveness), sehingga secara visual akan cukup kompetitif, bila dipajang berjejer dengan para pesaing. Kemasan yang atraktif juga dapat menjadi elemen promosi yang efektif.

· Inovasi produk,

Dengan melakukan pengembangan produk baru, baik yang berbasis dari produk yang sudah ada ataupun produk yang baru. Kita bisa melihat bagaimana produsen kacang seperti Garudafood berinovasi tidak hanya dengan varian produk kacangnya, namun juga dengan melahirkan jelly, permen, bahkan nasi instant. Inovasi memang bukan hanya bertujuan untuk melahirkan sesuatu yang baru bagi pelanggan yang sudah ada, tetapi juga dapat dilakukan untuk melahirkan produk yang disasarkan untuk segmen lain atau pasar yang baru (new product for new market). Mengapa tidak membuat kopi instant yang diformulasi dan dikemas untuk anak muda? Lahirlah Nescafe Ice, Good Day, dan sebagainya.

· Inovasi tempat,

          Yakni tempat di mana kita menjual agar lebih atraktif dan “catchy‟ (menarik pandangan), kita bisa lihat bagaimana kios ala Danone yang tersebar dimana-mana. Bahkan, di dalam supermarket pun, semua produsen berlomba manata rak dan cara mendisplay produknya

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

file:///C:/Users/ASUS/Downloads/RUA_6_BP2_kreatifitas_inovasi%20(1).pdf

https://permaseta.ub.ac.id/wp-content/uploads/2017/04/RUA_6_BP2_kreat ifitas_inovasu.pdf

Drucker, Peter F.1996. Inovasi dan Kewirausahaan. Erlangga. Jakarta Danuhadimedjo, R.  Djatmiko.1998.Kewiraswastaan dan Pembangunan. Alfabeta. Bandung

GeoffreyG,.Meredith, et all.2000. Kewirausahaan. Teori dan Praktek. Pustaka Binaman Pressindo. Jakarta

http://staffnew.uny.ac.id/upload/198807082014042002/pendidikan/materi-kewirausahaan-02.pdf

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.