Sabtu, Oktober 9

“Mengenal Konsep , Fungsi dan Tujuan Serta Manfaat Literasi Diri Bagi Mahasiswa”

 

Oleh :

Debi kurniawan ( @S07-DEBI )

Abstrak : Pentingnya memahami konsep diri untuk setiap individu seorang mahasiswa merupakan suatu hal yang sangat penting, dimana hal tersebut dapat memacu setiap individu agar dapat lebih mengenal potensi-potensi yang ada didalam diri mereka masing-masing.

Sebagai seorang mahasiswa yang dianggap sebagai sosok penting dalam membangun dan memberikan kontribusi yang nyata terhadap kehidupan sosial masyarakat, tentu akan dituntut agar dapat memberikan pemikiran-pemikiran, ide atau gagasan yang cemerlang dan dapat diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sosial masyarakat itu sendiri. Harapan-harapan yang sangat besar sebagai generasi penerus dengan tingkat intelektualitas yang berbeda, menjadi upaya-upaya bagi bangsa dalam melanjutkan pembangunan bangsa secara baik.

Sebelum kita dapat mengimplementasikan literasi diri, tentu terlebih dahulu kita harus mengenal dan memahami apa itu literasi, baik dari segi konsep, fungsi dan tujuan serta manfaat literasi diri tersebut. Sehingga apa yang menjadi tujuan dalam meliterasi diri dapat berjalan dengan baik.

Kata Kunci : Memahami Konsep Literasi diri, Fungsi dan Tujuan, Manfaat, Mahasiswa.

1.     Pendahuluan.

Sebagian mahasiswa mungkin masih terasa asing dalam mendengar kata literasi diri, atau malah tidak tahu apa itu literasi diri. Hal ini tentu menjadikan tingkat intelektualitas dan kepekaan seorang mahasiswa terhadap masalah-masalah yang muncul menjadi tidak maksimal, dimana mereka terkesan hanya menjadi penonton tanpa dapat memberikan ide-ide atau gagasan dalam konteks sebagai peyelesaian masalah tersebut.

Secara tidak dan tanpa disadari, literasi diri telah melekat dalam kegiatan akademik selama perkuliahan berlangsung. Mulai dari membaca modul yang diberikan, buku referensi, diskusi kelompok terkait mata kuliah yang diambil, menyelesaikan tugas baik secara individu atau kelompok. Serta membuat berbagai laporan, makalah dan karya-karya ilmiah yang menjadi bagian-bagian penting dalam literasi diri tersebut. Akan tetapi pemahaman konsep dari litersi itu sendiri masih sangat kurang bagi kalangan mahasiswa itu sendiri, sehingga tak jarang hal-hal dasar dalam melakukan literasi diri sebagai seorang mahasiswa cenderung diabaikan dan memilih fokus terhadap kegiatan yang bersifat hanya membuang waktu tanpa meghasilkan hal-hal positif untuk kemajuan diri mereka masing-masing.

Optimalisasi pemahaman tentang konsep, fungsi dan tujuan serta manfaat literasi diri seorang mahasiswa dirasa perlu untuk kembali menjadi sebuah budaya bukan hanya didalam lingkungan aktifitas akademik saja, tapi juga dalam lingkungan bermasyarakat. Hal ini sangat penting karena sebagai individu, seorang mahasiswa akan lebih banyak terlibat langsung didalam lingkungan kegiatan sosial bermasyarakat, hal ini tentu menjadi factor penting kenapa pemahaman literasi diri harus benar-benar dilakukan secara optimal agar setiap potensi dan pengembangan individu mahasiswa menjadi lebih baik lagi.

Kebiasaan membaca yang belum banyak diterapkan sejak dini, menjadi salah satu factor penting dalam perkembangan terkait konsep literasi diri mahasiswa, sehingga menjadikan individu tidak dapat berkembang dengan baik. Dalam hal ini dengan membaca, tentu dapat menjadi salah satu factor penting dalam mendukung dan meningkatkan kemampuan literasi diri dalam berfikir secara akademik, memperluas pengetahuan global, memperkaya bekal informasi dan dapat membentuk kepribadian serta kapasitas mental individu mahsiswa itu sendiri. Membaca dapat dijadikan sebagai kegiatan yang sangat berguna bagi cara berfikir dan penalaran yang baik. Disamping itu, dengan membaca seorang individu dapat mengembangkan kemampuan literasi mereka, dalam arti dapat mengembangkan keterampilan (skill) membaca, menarasikan gagasan melalui tulisan yang berkualitas.

2.     Pembahasan

Definisi Literasi

Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa.

Dalam Bahasa latin, istilah literasi disebut sebagai literatus, artinya adalah orang yang belajar. Selanjutnya, National Institute for Literacy menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan literasi adalah kemampuan seseorang untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga, dan masyarakat.

Definisi Literasi Menurut Para Ahli

Menurut Elizabeth Sulzby (1986), Literasi ialah kemampuan berbahasa yang dimiliki oleh seseorang dalam berkomunikasi “membaca, berbicara, menyimak dan menulis” dengan cara yang berbeda sesuai dengan tujuannya. Jika didefinisikan secara singkat, definisi literasi yaitu kemampuan menulis dan membaca.

Menurut kamus online Merriam – Webster, Literasi ialah suatu kemampuan atau kualitas melek aksara di dalam diri seseorang dimana di dalamnya terdapat kemampuan membaca, menulis dan juga mengenali serta memahami ide-ide secara visual.

Menurut Alberta, Literasi ialah kemampuan membaca dan menulis, menambah pengetahuan dan ketrampilan, berpikir kritis dalam memecahkan masalah, serta kemampuan berkomunikasi secara efektif yang dapat mengembangkan potensi dan berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat.

Enam Literasi Dasar

Dalam konsep literasi terdapat beberapa literasi dasar yang perlu dikuasai oleh individu mahasiswa yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan individu mahasiswa baik dalam bidang akademis maupun non-akademis. Beberapa litersai dasar tersebut diantaranya:

     1.   Literasi Baca dan Tulis.

Merupakan pengetahuan dan kecakapan dalam memperoleh dan mengolah informasi untuk mengembangkan pemahan dan potensi. Literasi ini tergolong sebagai literasi fungsional dan berguna besar dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memiliki kemampuan baca-tulis, seseorang dapat menjalani hidupnya dengan kualitas yang lebih baik. Terlebih lagi di era yang semakin modern yang ditandai dengan persaingan yang ketat dan pergerakan yang cepat. Kompetensi individu sangat diperlukan agar dapat bertahan hidup dengan baik.

2.      Literasi Numerasi.

Merupakan pengetahuan dan kecakapan dalam memperoleh dan mengkomunikasikan berbagai macam angka dan symbol untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Literasi ini berkaitan dengan kemampuan berhitung dan memahami angka dan data yang dapa membantu mahasiswa untuk berfikir rasional, sistematis, mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah secara kritis.

3.      Literasi Sains

Merupakan pengetauhan dan kecakapan dalam memperoleh pengetahuan dan menjelaskan fenomena yang terjadi secara ilmiah dan meningkatkan keinginan untuk peduli terhadap isu-isu yang berkaitan secara sosial dan sains. Hal ini diperlukan dalam menghadapi tantangan di era modern seperti sekarang ini.

4.      Literasi Digital.

Yaitu kemampuan dalam menggunakan media digital dan alat-alat komunikasi dalam rangka menjalin interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini juga bertujuan agar setiap mahasiswa mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan informasi yang ada.

5.      Literasi Finansial.

Yaitu merupakan kemampuan dalam memahami konsep dan resiko dalam konteks finansial untuk meningkatkan kemampuan terhadap indvidu maupun sosial.

6.      Literasi Budaya.

Yaitu kemampuan dimana setiap individu tersebut mampu memahami dan bersikap terhadap kebudayaan Indonesia sebagai salah satu identitas bangsa.

Definisi Konsep Diri

Konsep diri merupakan sifat yang dimiliki manusia dengan keunikan tersendiri yang selalu menjadi bahan pembicaraan dan menjadi perbedaan manusia dengan mahluk ciptaan lainnya. Konsep diri manusia dapat dilihat melalui sikap individu yang mengaktualisasi orang tersebut yang berhubungan dengan pengenalan diri.

Konsep diri terbagi menjadi empat sudut pandang yang berbeda diantaranya: 

  1. Konsep diri dengan nilai positif ( tinggi) dan nilai negative ( rendah), yang digunakan untuk membedakan apakah kita memandang diri sendiri baik (Positif) atau sebaliknya (negatif).
  2. Konsep diri secara fisik dan konsep dirinsecara sosial. Sudut pandang yang membedakan pandangan terhadap diri kita sendiri atas kepribadian kita dan pandangan masyarakat atas kepribadian kita.
  3. Konsep diri emosional dan konsep diri akademis. Dengan sudut pandang ini kita dapat membedakan pandangan terhadap diri kita sendiri dengan dipengaruhi oleh perasaan/faktor psikologis dan secara ilmiah dapat dibuktikan.
  4. Konsep diri secara riil dan konsep diri secara ideal. Sudut pandang ini memberi arti bahwa kita dapat membedakan diri kita yang nyata atau sebenarnya dan yang kita inginkan.

Fungsi Literasi


Dalam meningkatkan kemampuan terhadap literasi diri, fungsi literasi tentu memiliki berbagai kemungkinan yang akan terjadi. Bagi individu yang dapat menerapkan hal tersebut, diharapkan akan lebih mengerti dalam memahami fungsi-fungsi literasi diri. 

Fungsi literasi diri diantaranya : 

  • Menumbuh-kembangkan budi pekerti yang baik.
  • Meningkatkan budaya literasi di lingkungan universitas atau masyarakat luas.
  • Meningkatkan pengetahuan.
  • Meningkatkan pemahaman
  • Mengisi waktu luang agar lebih berguna
  • Memperkuat nilai-nilai keefektifan
Tujuan Literasi
Adapun tujuan dari literasi diantaranya sebagai berikut 
  • Membantu meningkatkan pengetahuan masyarakan terutama mahasiswa dengan cara membaca brbagai informasi yang bermanfaat.
  • Membantu meningkatkan tingkat pemahaman sesorang dalam mengambil keputusan berdasarkan informasi yang diperoleh.
  • Meningkatkan kemampuan seseorang dalam melakukan penilaian terhadap suatu karya tulis.
  • Meningkatkan nilai-nilai kepribadian melalui kegiatan membaca dan menulis.
  • Mengembangkan budaya literasi ditengah masyarakat terutama didalam lingkungan universitas dan sekolah.
  • Membantu seseorang untuk dapat menggunakan waktu dengan sebaik mungkin dan bermanfaat.

Manfaat Literasi

Setelah melihat berbagai tujaun dalam literasi yang sangat baik, tentu hal ini akan berdampak baik bagi individu baik didalam masyarakat terlebih lagi bagi mahasiswa didlam lingkungan universitas.

Adapun beberapa manfaat literasi diataranya sebgai berikut:

  • Menambah perbendaharaan “kata” bagi setiap individu.
  • Mengoptimalkan kinerja otak karena sering digunakan dalam kegiatan membaca dan menulis.
  • Mendapatk berbagai wawasan dan informs baru.
  • Kemampuan interpersonal yang semakin baik
  • Kemampuan memahami makna sebuah informasi yang semakin menigkat.
  • Meningkatkan kemampuan verbal seseorang.
  • Meningkatkan kemampuan mealakukan analisis dan berfikir
  • Membantu meningkatkan daya fokus dan kosentrasi seseorang.
  • Meningkatkan kemampuan dalam merangkai kata yang bermakna dan menulis.

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa literasi bukan hanya sekedar kemampuan individu dalam membaca dan menulis, tapi juga melibatkan pengetahuan terkait Bahasa ( lisan dan tulisan), kemampuan kognitif serta pengetahuan mengenai pemahaman tentang sifat-sifat dari literasi itu sendiri,

Kemampuan didalam memahami dan mengimplementasikan literasi diri sangat dibutuhkan oleh setiap individu mahasiswa, karena bertujuan untuk pengembangan potensi-potensi yang ada didalam diri  mereka masing-masing. Hal ini bertujuan agar setiap individu mampu menambah wawasan dan pengetahuan, menjaling komunikasi yang baik, dan berfikir secara kritis, serta mampu mengoptimalkan setiap potensi-potensi diri, baik didalam lingkungan akademi maupun non-akademis.


Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Literasi

http://berita.upi.edu/mahasiswa-dan-budaya-literasi/

https://caritahu.kontan.co.id/news/kenali-literasi-dasar-yang-perlu-dikuasai-pelajar-dan-mahasiswa?page=all

https://gln.kemdikbud.go.id/glnsite/

https://voi.co.id/literasi-adalah/

 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.