Rabu, Oktober 13

OPTIMALISASI PROSES PENGELOLAAN KEUANGAN DASAWISMA ALAMANDA PERUMNAS OLEH PUTRI AULIYA (@S18-PUTRI)

OPTIMALISASI PROSES PENGELOLAAN KEUANGAN DASAWISMA ALAMANDA PERUMNAS OLEH PUTRI AULIYA (@S18-PUTRI)


I.  PENDAHULUAN

Dasawisma Alamanda merupakan kelompok ibu berasal dari Perumnas yang berlokasi di Desa Minomartani Jalan Mujair I, RT 06 di kabupaten Sleman yang dibentuk untuk mempermudah jalannya suatu program kegiatan kemasyarakatan. Organisasi Dasawisma Alamanda ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar tetangga yang notabene adalah sebagai pekerja dan menjadi wadah untuk saling mengenal satu sama lain meskipun disibukan dengan pekerjaannya masing- masing [1]. Organisasi ini diikuti sekitar 25 orang yang aktif dan ikut serta dalam kegiatan ini, pertemuan organisasi ini diadakan setiap sebulan sekali yaitu pada setiap tanggal 5 diadakan pada malam hari dengan tempat bergilir sesuai dengan urutan rumah, acara yang diadakan meliputi arisan, pembayaran sampah, pembayaran keamanan, pembayaran dana sosial. Karena kondisi pandemik covid-19 saat ini tidak memungkinkan untuk berkumpul dengan banyak orang maka kegiatan pertemuan dasawisma tetap diadakan tetapi waktu pertemuan diubah menjadi pagi dan tidak lagi diadakan setiap tanggal 5 tetapi pada hari minggu di awal bulan di area jalan perumahan, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan masa pandemik.

 


Kegiatan dasawisma yang semakin banyak ditambah dengan kodisi pandemik seperti saat ini mengakibatkan kegiatan-kegiatan organisasi harus menerapkan hidup sehat dan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Dengan kondisi seperti ini kegiatan arisan, pembayaran rutin tetap diadakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, sistem pencatatan yang digunakan pada dasawisma saat ini masih menggunakan sistem pencatatan manual pembayaran yang dibagi ke beberapa bagian, dan banyaknya anggota yang mengakibatkan pengurus kualahan dalam mengelola keuangan. Maka, untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan sebuah sistem informasi pencatatan keuangan yang dapat membantu pengurus dalam pengelolaan keuangan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang muncul pada Dasawisma Alamanda dalam proses pencatatan keuangan supaya lebih cepat, fleksibel dan meminimalisasi adanya kesalahan dalam penginputan data, pengelolaan data maupun laporan yang akan dibuat. Dengan adanya sistem ini diharap dapat membantu dan mempermudah petugas keuangan dalam proses pengelolaan data keuangan dengan baik dan dapat menghasilkan perhitungan yang akurat.

 

II.  METODE PELAKSANAAN

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pembuatan sistem pengelolaan keuangan yang bertujuan untuk optimalisasi pengelolaan keuangan untuk Dasawisma Alamanda. Kegiatan ini akan kerjasama dengan bendahara dasawisma Alamanda dan seluruh anggota dasawisma. Pelaksanaanya dilakukan pada saat pertemuan dasawisma. Kegiaatan ini dilakukan selama 5 bulan dengan beberapa kegiatan pokok adalah :

a)      Survey dan Penggalian Informasi

b)      Penyusunan kebutuhan fungsional sistem

c)       Pembuatan design Sistem

d)      Pembangunan sistem

e)      Implementasi sistem keuangan Dasawisma

 

Pengabdian masyarakat ini terdapat 4 hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun metode pelaksanaannya. Langkah pertama adalah metode tahapan kegiatan penggalian atau mencari informasi, Langkah kedua adalah menyusun kebutuhan fungsional yang berisi tentang proses- proses atau layanan apa saja yang nantinya akan disediakan oleh sistem yang dibuat, ketiga adalah impementasi kegiatan dengan menerapkan sistem informasi yang baru, dan yang keempat laporan hasil sosialisasi. Terdapat tahapan kegiatan pengelolaan keuangan dasawisma yang dilakukan antara lain adalah sebagai berikut :

1.  Tim abdimas melakukan survei dan berkoordinasi dengan ketua dan anggota Dasawisma, dan mendiskusikan mengenai kebutuhan sistem dan waktu pelaksanaan yang akan digunakan dalam sosialisasi dan penerapan sistem ini. Menghasilkan alur seperti dibawah ini:


 

2.  Tim abdimas menyusun dan mengembangkan design sistem berupa Logo dasawisma dan kebutuhan fugsional yang dikoordinasikan dengan ketua dasawisma Alamanda. Adapun kebutuhan fungsional dari admin adalah:

1)  Sistem dapat masuk sebagai administrator.

2)  Sistem harus dapat menambahkan data, menghapus data, mengedit data dan melihat data anggota.

3)  Sistem harus dapat menginputkan transaksi yaitu arisan, pembayaran sampah dan tabungan.

4)  Sistem dapat menghasilkan laporan keuangan arisan, pembayaran sampah dan tabungan.

5)  Sistem dapat keluar.

 

 

Kebutuhan fungsional dari user adalah:

a)  Sistem dapat masuk sebagai user.

b)  Sistem harus dapat memberikan informasi pembayaran apakah sudah membayar atau belum.

c)   Sistem harus dapat memberikan informasi saldo tabungan.

d)   Sistem dapat keluar.

 

3.       Tim abdimas melakukan implementasi dan sosialisasi penggunaan sistem, dengan susunan acara: pembukaan, pelaksanaan implementasi media dan sosialisasi penggunaan sistem yang diisi oleh narasumber, tanya jawab dengan narasumber dan praktek. Berikut adalah foto kegiatan sosialisasi dan penyerahan sistem:


4.       Tim abdimas membuat laporan pelatian dan menyerahkan kepada LPM Universitas Amikom.

 

III.  HASIL PELAKSANAAN KEGIATAN

Dasawisma Alamanda adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang merupakan program kerja dari Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) warga Perumahan Nasional Minomartani yang beralamat di Jalan Mujair I, Mlandangan, Desa Minomartani, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Dari pertama pembentukan organisasi dasawisma warga Perumahan Nasional Minomartani pencatatan dan pengelolaan keuangan yang digunakan masih menggunakan pencatatan konvensional atau masih ditulis secara manual yang rentan terhadap kesalahan maupun kehilangan data oleh bendahara, Karena keterbatasan tersebut maka pada pengabdian masyarakat ini dibuat pengelolaan keuangan menggunakan sistem pengelolaan keuangan berbasis web. Pada kegiatan ini telah dibangun sistem pengelolaan keuangan yang bertujuan untuk optimalisasi pengelolaan keuangan dasawisma, Supaya lebih cepat, fleksibel dan meminimalisasi adanya kesalahan dalam penginputan data, pengelolaan data maupun laporan. Adapun fitur yang dibuat adalah sebagai berikut:

1.       Login, digunakan oleh administrator atau user untuk dapat masuk kedalam beranda system pengolahan keuangan Dasawisma.


2.       Beranda, memberikan informasi saldo dari masing-masing pembayaran, pembayaran arisan, pembayaran sampah, pembayaran tabungan yang sudah dilakukan oleh pengguna.

 

3.       Transaksi, pengguna dapat memilih pengelolaan pembayaran sampah, pembayaran tabungan dan pembayaran arisan yang dilakukan oleh administrator.


4.       Arisan, memberikan informasi anggota yang sudah melakukan pembayaran dan belum melakukan pembayaran arisan.


5.       Sampah, memberikan informasi anggota yang sudah melakukan pembayaran dan belum melakukan pembayaran sampah.

6.       Anggota, digunakan untuk mengelola data anggota yaitu menambah, merubah dan menghapus data anggota. Dan dalam anggota ini bisa melihat jumlah tabunggan anggota dasawisma.


7.       Logout, dapat keluar dari sistem.

 

IV.  KESIMPULAN

Penutup dari pembahasan kegiatan pengabdian masyarakat ini berujung pada kesimpulan sebagai berikut:

a)  Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini telah menghasilkan beberapa kegiatan seperti pembuatan sistem pengelolaan keuangan berbasis web, pelatihan dan implementasi sistem kepada bendahara dan anggota Dasawisma.

b)  Hasil kegiatan Pengabdian masyarakat ini sesuai dengan harapan, sistem pengelolaan keuangan tersebut sangat membantu dalam pengelolaan keuangan dasawisma.

c)  Harapan kedepannya untuk sistem ini adalah dapat juga mengelola selain data keuangan, seperti pengelolaan posyandu balita dan bisa menyampaikan informasi terkait kegiatan PKK.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

N. Wulansari, B. E. Purnama dan I. U. Wardati, “Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Sekolah Pada Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) Pgri 1 Pacitan,” Indonesian Journal on Networking and Security, p. 7, 2013.

 

Rusmayanti, “Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Pada Desa Ngadirejan,” Journal Speed, vol. 6, no. 2, p. 5, 2014

 

https://ojs.amikom.ac.id/index.php/semhasabdimas/article/view/2642/2461


Kelbandungrejosari, “Dasa Wisma menuju Kesejahteraan Bersama,”Kelurahan Bandungrejosari, Maret 2020. [Online]. Available: https://kelbandungrejosari.malangkota.go.id/?s =DASA+WISMA. [Diakses 30 Mei 2020].

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.