Sabtu, November 6

“Hubungan dan Manfaat Kewirausahaan Dalam Pengaruh Globalisasi”

 

Oleh :

Debi Kurniawan ( @S07-DEBI )

Abstrak : Kewirausahaan merupakan sebuah bagian yang sangat penting yang terjadi didalam lingkungan secara global, dimana berbagai peluang yang dapat menjadikan seseorang individu  sebagai pelaku wirausaha yang handal dengan memanfaatkan berbagai peluang yang ada. dalam lingkungan global tersebut. Sebagai seorang pelaku industri, tentu dituntut untuk jeli dan kritis terhadap berbagai perubahan dan mampu membaca peluang yang muncul. Hal ini bertujuan agar setiap individu mampu memahami dan membuat solusi yang terbaik sebagai bentuk tindakan perbaikan dan pemenuhan berbagai kekurangan dan kebutuhan yang ada dalam setiap ruang usaha ber-skala global.

Kata Kunci : Kewirausahaan, Peluang, dan  Globalisasi usaha

Dalam konteks persaingan global yang saat ini sudah semakin terbuka, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi. Setiap pelaku wirausaha diharapkan mampu untuk bersaing dan menonjolkan berbagai kaunggulan yang mereka miliki masing-masing, dengan meniliki kaunggulan tersebut bukan tidak mungkin para individu tersebut dapat memenangkan persaingan, keunggulan bersaing yang artinya kemam[uan untuk memeberdayakan berbagai fasilitas yang sumber daya yang ada disekitar mereka, dengan kreatifitas yang mereka miliki untuk menghasilkan suatu produk yang inovatif, menarik dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas atau lingkungan global.

Dalam persaingan global, berbagai sumber daya yang ada akan bergerak secara spontan dan secara bebas dapat melewati batas-batas ketentuan yang ada, demikian juga berbagai pertumbuhan ekonomi penduduk yang terjadai secara cepat, menimbulkan banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Hal ini tentu memaksa berbagai kalangan untuk dapat lebih kompetitif dalam melakukan sebuah perubahan dalam segi peningkatan perekonomian dengan menciptakan berbagai wirausaha dengan disertai berbagai keunggulan-keunggulan dan memiliki daya saing yang baik.

Agar dapat lebih bersaing dalam persaingan secara global, sangat dibutuhkan berbagai produk dengan tingkat daya saing yang tingg, didukung dengan tingkat efisiensi produk yang tinggi. Hal ini dapat dilakukan jika setiap pelaku wirausaha memiliki sumber daya manusia yang berkualitas yang artinya, efiseinsi dapat diperoleh dari sumber daya manusia yag professional dan terampil yang dapat menciptakan nilai tambah bari produk mereka yang baru dan mampu manjawab berbagai tantangan baru yang ada saat ini.

Definisi Kewirausahaan

Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif, kreatif, berdaya, bercipta, berkarsa dan bersahaja dalam berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya atau kiprahnya. Seseorang yang memiliki jiwa, sikap, dan tujuan wirausaha selalu tidak puas dengan apa yang telah dicapainya.

Menurut Achmad Sanusi, 2008, “Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses dan hasil bisnis”

Menurut Zimmerer, 2008,Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan.

Manfaat Kewirausahaan

Berbagai penelitian mengindikasikan bahwa pemilik usaha mikro, kecil dan menengah percaya bahwa mereka cenderung bekerja lebih keras, untuk menghasilkan lebih banyak pendapatan sehingga meningkatkan perekonomian mereka, Hal ini akan lebih menciptakan rasa bangga dalam diri mereka disbanding dengan bekerja pada sebuah perusahaan orang lain.

Dalam mendirikan sebuah usaha, sebagai calon wirausahawan tentu harus memikirkan dan mempertimbangkan berbagai manfaat yang diperoleh dengan memiliki usaha tersebut, manfaat bagi para wirausaha tersebut diantaranya:

1. Berusaha untuk memberikan bantuan kepada orang lain dan membangun lingkungan social sesuai kemampuan yang dimiliki.

2. Menambah daya tampung tenaga kerja sehingga dapat mengurangi pengangguran.

3.  Memberi contoh bagaimana bekerja keras, tekun dan tidak lupa perintah agama.

4.  Menjadi contoh teladan didalam masyarakat sebagai pribadi yang unggul

5. Sebagai pendorong perkembangan pembangunan didalam diri pribadi, dan lingkungan serta kesejahteraan.

6. Menerapakan pola mandiri, disiplin, bertanggung jawab, tekun dan jujur dalam pekerjaan.

7.  Mampu mengarahkan berbagai masyarakat untuk bisa berhemat, efisien dan efektif.

Ruang lingkup Kewirausahaan.

Terdapat beberapa modelbidang usaha yang dapat dikembangkan  oleh para pelaku industry baik secara tradisional ataupu modern diantaranya : 

1. Bidang usaha agraris yang meliputi usaha pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan dan kehutanan.

2. Bidang usaha perdagangan meliputi; jenis usaha perdaganan kecil, menengah dan besar.

3.  Bidang usaha industry meliputi; jenis usaha industry kecil ( home industry), menengah dan besar.

4. Bidang usaha pertambangan dan energi.

5. Bidang usaha jasa meliputi; jasa keuangan, perbankan, kredit, asuransi ( jasa finansial ) dan bengkel, hotel, Gudang, biro iklan dll. ( jasa non finansial).

6. Bidang usaha koperasi.

Kewirausahaan Dalam Era Globalisasi

Meskipun kewirausahaan bukanlah istilah baru bagi negara maju, infrastruktur ekonomi sebagian besar mereka terbentuk karenanya dan setidaknya dalam praktiknya, dapat dikatakan agak baru di negara-negara berkembang. Karena kekurangan akumulasi modal, sumber daya manusia yang berkualitas dan substruktur sosial dan politik, istilah tersebut tetap menjadi konsep teatrikal sampai saat ini dan dapat diterima bahwa fase globalisasi meluncurkan era keemasan didalam kewirausahaan terutama di negara berkembang.

Partisipasi negara-negara berkembang dalam proses globalisasi membuka peluang bagi mereka untuk menjadi lebih baik memanfaatkan keunggulan komparatif mereka, memperkenalkan teknologi canggih, modal asing dan manajemen pengalaman. Hal ini juga menguntungkan untuk menghilangkan perilaku monopoli dan memperkuat persaingan pasar (Shangquan, 2000:4-5) dan pengusaha telah memainkan peran utama dalam memulai proses tersebut.

Hubungan Antara Kewirausahaan dengan Globalisasi

Globalisasi ekonomi telah meningkatkan pentingnya tindakan kewirausahaan untuk menciptakan kekayaan. pergeseran demografis, liberalisasi ekonomi nasional dan pasar yang menyertainya, kegagalan institusional dan negara, dan kemajuan teknologi telah digabungkan untuk meningkatkan panggilan untuk lebih banyak kesadaran sosial dalam bisnis.

(Zahra et al, 2008:118). Audretsch (2007), berpendapat bahwa “globalisasi telah menyebabkan pergeseran dari industri ke model produksi wirausaha. Globalisasi dimaknai sebagai goncangan tingkat dalam pasokan tenaga kerja tidak terampil tenaga kerja ke ekonomi dunia, penurunan tingkat risiko politik yang terkait dengan investasi asing langsung, dan penyebaran luas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Lingkungan bisnis global yang berubah secara dramatis. Secara tradisional, persaingan didalam pasar internasional telah menjadi ranah bagi perusahaan besar, sementara bisnis kecil tetap dalam lingkup lokal atau regional. Namun, penghapusan hambatan yang diberlakukan pemerintah dengan tujuan untuk memisahkan dan melindungi pasar domestic,  saat ini kemajuan teknologi di bidang manufaktur, transportasi dan telekomunikasi memungkinkan  perusahaan terkecil dapat memiliki akses ke pelanggan, pemasok, dan kolaborator di seluruh dunia.

Hal ini tentu dapat kita lihat bagaimana pentingnya hubungan antara pengaruh globalisasi terhadap kewirausahaan yang ada yang menjadikan berbagai kemungkinan dalam pemanfaatan seluruh sumber daya dan perangkat teknologi yang tersedia saat ini.

Kesimpulan

Globalisasi menyebabkan peningkatan besar dalam perdagangan dan pertukaran di seluruh dunia dalam cara yang semakin terbuka, terintegrasi, dan ekonomi internasional tanpa batas. Negara-negara berkembang tidak meninggalkan kebutuhan bisnis yang terlewat untuk mencapai ekonomi perkembangan dan pertumbuhan serta proses globalisasi telah menciptakan peluang bagi mereka untuk memanfaatkan keunggulan komparatif, memperkenalkan teknologi canggih, modal asing dan pengalaman manajemen. Itu juga menguntungkan untuk menghilangkan perilaku monopoli dan memperkuat persaingan pasar.

Dengan munculnya globalisasi, menciptakan berbagai karakteristik kewirausahaan di negara-negara berkembang yang menjadi salah satu ketentuan-ketentuan terkait dengan penciptaan lapangan kerja, penciptaan kekayaan, inovasi dan efek kesejahteraan yang saling berkaitan. Memang, promosi kewirausahaan dan sosialisasi kebijakan usaha kecil dan menengah telah menjadi dasar dari pembangunan yang sangat penting dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini bertujuan untuk berbagai peningkatan kewirausahaan dalam menghadapi berbagai pengaurh globalisasi yang terjadi saat in dan masa yang akan datang.


Referensi 

https://www.merdeka.com/jatim/ketahui-tujuan-wirausaha-beserta-fungsi-manfaat-dan-karakteristiknya-kln.html

http://wirausahasmk.blogspot.com/2011/02/ruang-lingkup-kewirausahaan.html

İncekara, A., Savrul, M.(2012), Impact of Globalization on Entrepreneurship in Developing Countries, International Conference On Eurasian Economies 2013, 13-21, <https://www.avekon.org/papers/734.pdf>


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.