Sabtu, November 13

Sebelum membuka usaha yuk pahami dulu apa itu Market Deman apakah penting ??

     



    I.            Pendahuluan

 

Permintaan pasar (market demand) adalah penjumlahan permintaan individu di pasar pada harga yang diberikan. Dalam ilmu ekonomi, ekonom mendefinisikan permintaan sebagai kesediaan dan kemampuan kita sebagai konsumen untuk membeli barang atau jasa untuk setiap kombinasi harga yang diberikan.

Semakin banyak konsumen tersedia di pasar, semakin besar permintaan. Untuk angka agregat, itu biasanya dikaitkan dengan total populasi. Populasi yang besar menunjukkan potensial permintaan yang tinggi.

Sebagaimana definisi, permintaan memiliki dua kata kunci: kemauan dan kemampuan untuk membayar. Kemauan menunjukkan konsumen menginginkan barang. Kemampuan berarti didukung dengan sumber daya (memiliki uang yang cukup). Sehingga, ketika anda menginginkan sebuah barang dan memiliki uang untuk membeli, itu akan mengarah ke permintaan. Tapi, jika kita hanya memiliki keinginan tapi tidak memiliki uang, atau kita memiliki uang tapi tidak menginginkan barang tersebut, itu tidak mengarah ke permintaan.


      II.            Pembahasan

Pengertian Permintaan dan Penawaran




Permintaan dan Penawaran (Demand and Supply) menggambarkan interaksi hubungan yang terjadi di antara dua pihak, yakni penjual dan pembeli. Apabila penjual menerima banyak permintaan produk dari pelanggan, otomatis hal itu menyebabkan ketidakseimbangan antara pembelian dan produksi. Akibatnya, kelangkaan dapat terjadi.

Untuk mengantisipasi kelangkaan dalam produk, penjual memilih untuk menaikkan harga yang bertujuan untuk menekan ketertarikan tersebut. Dalam kasus ini, pengusaha memang diuntungkan dengan laba yang lebih besar namun mereka juga harus merasa rugi karena tidak mampu menyediakan stok dalam jumlah besar.

Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat perbandingan antara permintaan dan penawaran di bawah ini:

 

Apa Itu Penawaran (Supply) ?

Penawaran (Supply) adalah jumlah kuantitas produk yang disiapkan oleh pihak pengusaha untuk dijual kepada para pelanggannya. Dalam menentukan besaran jumlah produk, pengusaha biasanya akan menentukan melalui beberapa faktor di bawah ini:

1. Keinginan pengusaha untuk menyediakan produk.

  • Permintaan atau minat pembelian dari pelanggan.
  • Perkembangan atau progress dari produk yang ingin dijual (harga ke depannya).
  • Pajak yang harus dibayarkan.

2. Ketersediaan produk di dalam gudang.

  • Tingkat kecepatan sebuah produk bisa dibuat atau diproduksi.
  • Efisiensi pembuatan sebuah produk.
  • Ketersediaan SDM dan SDA dalam membuat produk tertentu.

3. Kemampuan dalam menjual produk

  • Legalitas sebuah produk.
  • Perhatikan hak cipta dari produk.
  • Keperluan logistik dalam penjualan.

Apa Itu Permintaan (Demand)?

Permintaan (Demand) adalah tingkat keinginan pelanggan untuk membeli sebuah produk atau jasa yang diberikan oleh penjual. Biasanya, tinggi permintaan bakalan mempengaruhi harga produk. Sebaliknya, rendahnya permintaan juga bakal membuat harga produk semakin rendah (re: tidak laku).

Di bawah ini, terdapat beberapa faktor yang menimbulkan tingginya tingkat permintaan.

1. Kualitas Produk

Faktor yang menimbukan tingginya tingkat permintaan yang pertama adalah kualitas produk atau jasa. Semakin bagus produk atau jasa yang disiapkan pihak penjual, akan berbanding lurus dengan harga dari produk itu sendiri. Pemilik usaha pastinya tidak akan ragu untuk meningkatkan harga jual setelah melihat antusiasme pasarnya.

2. Peningkatan Harga Lainnya

Selain kualitas produk, peningkatan permintaan juga bisa terjadi lantaran naiknya harga di kategori yang berbeda namun memiliki fungsi yang sama. Dalam ekonomi, peningkatan harga yang dimaksud terjadi kepada barang substitusi.

Contoh barang substitusi dapar terlihat pada saat Idul Adha. Harga sebuah kambing meningkat begitupula dengan sapi (patungan 7 orang). Keduanya memiliki fungsi yang sama yang dipotong untuk kurban.

3. Daya Beli Konsumen

Meningkatnya permintaan yang terakhir juga bisa terjadi sebab dari daya beli konsumen. Semakin besar pendapatan yang seseorang dapatkan akan mempengaruhi cara ia mempergunakan uang mereka. Hal ini lazim terjadi dan terlihat di dalam kehidupan sehari-hari.

Apa perbedaan permintaan pasar dengan permintaan individu?

Sebagaimana definisi, permintaan individu berarti datang dari satu konsumen. Itu bisa datang dari satu individu, perusahaan, atau organisasi lain, tergantung siapa konsumen dari sebuah barang. Itu mewakili kuantitas yang akan dibelinya pada titik harga tertentu pada titik waktu tertentu.

Sedangkan, permintaan pasar datang dari seluruh konsumen, di mana mereka tidak hanya memiliki kemauan untuk membeli barang tapi juga memiliki kemampuan untuk membayar. Dengan kata lain, itu mewakili angka agregat dari semua permintaan individu di pasar.

Beberapa faktor mempengaruhi permintaan individu. Harga adalah penentu utama – dan karena itu, ekonom menggunakannya untuk menjelaskan teori permintaan. Selain harga, faktor lain yang mempengaruhi adalah pendapatan, selera, preferensi, harga barang terkait (substitusi dan komplemen) dan ekspektasi harga di masa depan.

Sementara itu, apa yang menentukan permintaan pasar juga sama dengan faktor-faktor di atas. Hanya saja, itu berada dalam skala yang lebih luas. Jadi, itu tidak hanya tentang pendapatan, selera, kebiasaan seseorang, tapi juga seluruh individu di pasar. Faktor penentu selanjutnya adalah jumlah konsumen di pasar. Semakin besar jumlah konsumen, semakin besar permintaan pasar.

Mengapa permintaan pasar penting dalam pemasaran?

Banyak bisnis melakukan riset pasar untuk menghitung permintaan pasar potensial dan karakteristiknya. Itu membantu mereka untuk memperkirakan potensi penjualan dan juga keuntungan. Ketika permintaan pasar besar, mereka berharap untuk menjual lebih banyak.

Melalui riset, perusahaan menggali informasi yang terkait dengan permintaan produk di pasar. Itu tidak hanya jumlah konsumen tetapi juga terkait dengan profil konsumen di pasar. Dengan data dan informasi tersebut, mereka dapat mendesain produk dan mengembangkan bauran pemasaran yang sesuai.

Kamudian, mereka mungkin menawarkan produk dengan mengembangkan strategi kepemimpinan biaya. Atau, mereka mengadopsi strategi diferensiasi dengan menonjolkan keunikan untuk mendorong permintaan dan kesediaan konsumen untuk membayar lebih tinggi.

Perusahaan biasanya fokus pada tiga variabel dalam menjalankan riset pasar. Mereka adalah:

1.     Ukuran pasar

2.     Profitabilitas

3.     Tingkat pertumbuhan

 

Ukuran pasar mengacu pada jumlah pelanggan potensial. Semakin besar angkanya, semakin menarik sebuah pasar. Seringkali, pemasar akan membagi pasar menjadi segmen pasar dan mengidentifikasi profitabilitas dan prospek pertumbuhannya. Juga, mereka mengidentifikasi tingkat persaingan di masing-masing segmen sebelum memilih yang ditargetkan.

Profitabilitas terkait dengan seberapa menguntungkan pasar untuk dieksploitasi, mempertimbangkan sumber daya dan kapabilitas perusahaan. Beberapa pasar mungkin menawarkan margin keuntungan yang relatif kecil, dan konsumen cenderung sadar harga. Sementara itu, pasar lain menawarkan margin keuntungan yang tebal karena konsumen bersedia membayar harga premium.

Pertumbuhan biasanya terkait dengan siklus hidup produk. Pada awal siklus, pasar menjanjikan peluang pertumbuhan yang besar. Pasar seperti ini menarik bagi perusahaan karena mereka dapat menghasilkan banyak uang di masa depan.

Sebaliknya, pasar yang matang menawarkan prospek pertumbuhan yang lebih rendah. Itu kemudian akan memasuki fase menurun. Di pasar yang matang, persaingan lebih intens daripada fase pertumbuhan. Masing-masing perusahaan yang ada akan berusaha mempertahankan dominasinya. Mereka akan berusaha merebut pesaing pelanggan untuk menumbuhkan bisnis.

  III.            Kesimpulan

 

Permintaan  yang  individual  maupun pasar  sangat  ditentukan  oleh  faktor-faktor yang    menjadi    pertimbangan    konsumen melakukan   pembelian   terhadap   produk. Adapun faktor yang mempengaruhi demand diantaranya   :harga   barang   itu   sendiri, harga  barang  substitusi  (pengganti),  harga barang  komplementer  (pelengkap),  jumlah pendapatan,   selera   konsumen,   intensitas kebutuhan  konsumen,  perkiraan  harga  di masa depan, jumlah penduduk.Pendapat yang senada juga diketengahkan   dalam   uraian   ini,   dimana faktor-faktor  yang  mempengaruhi  demand adalah perilaku/selera konsumen, ketersediaan   dan   harga   barang   sejenis pengganti    dan    pelengkap,pendapatan/penghasilan  konsumen, perkiraan  harga  di masa    depan    dan    banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

https://adoc.pub/analisis-market-demand-function-pada-komoditas-sepeda-motor-.html

https://cerdasco.com/permintaan-pasar/

https://www.paper.id/blog/tips-dan-nasihat-umkm/permintaan-dan-penawaran/

https://cerdasco.com/permintaan-pasar/



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.